Paragraf Naratif (Novella Cathlin).

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PARAGRAF PENGERTIAN Kalimat/ rangkaian kalimat yang mengungkapkan satu ide pokok (boleh dilengkapi dengan ide penjelas) Ide pokok dituangkan dalam kalimat.
Advertisements

PARAGRAF II Pertemuan 8 Matakuliah : G0012 Bahasa Indonesia
MITOS TENTANG MENULIS Mitos tentang Menulis Menurut Suparno dan Yunus (2003) ada beberapa mitos yang keliru tentang keterampilan menulis. Asumsi-asumsi.
UNSUR INTRINSIK & EKSTRINSIK PROSA (cerpen/novel)
MENDENGARKAN Memahami siaran atau cerita yang disampaikan secara langsung /tidak langsung Memahami puisi yang disampaikan secara langsung/ tidak langsung.
PARAGRAF NARASI.
D. Memebaca: Menulis Paragraf Naratif
PARAGRAF.
JENIS-JENIS TULISAN BY : LIONI RINDI.
Paragraf Deduksi Paragraf Deduksi menguraikan masalah umum ke masalah khusus. Proses pengembangan paragraf deduksi adalah: Memandang masalah secara umum.
MENDENGARKAN BERBICARA MEMBACA MENULIS
Matakuliah Pembelajaran
KARANGAN.
Mazzmardli (4) 4.1 Menulis gagasan dengan menggunakan pola urutan waktu dan tempat dalam bentuk paragraf naratif Tujuan Pembelajaran: Siswa dapat membuat.
Oleh: Annisa Maulidya Chasanah X4
Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
KD: 12.1 Menulis gagasan untuk mendukung suatu pendapat dalam bentuk paragraf argumentatif Tujuan: Siswa dapat menulis gagasan berupa penyampaian pendapat.
BAB I PENULISAN KARANGAN
Mata Kuliah Metode Penulisan Karya Ilmiah Maret 2012
Narasi.
Wacana Deskriptif Wacana deskriptif adalah wacana/bacaan yang menggambarkan sesuatu dengan jelas dan terperinci dengan cara menjelaskan detail-detailnya.
Menulis hasil observasi dalam bentuk paragraf deskriptif INDIKATOR
PARAGRAF 2.
Pembuka Pembagian Paragraf Menurut Jenisnya Penutup Pengembang
MEMBACA KRITIS A. SYUKUR GHAZALI.
ANGGOTA KELOMPOK BENI SUSANTO (06) DYAH AYU A. (12) PINTA IKAWATI (23)
Penulisan Paragraf Bahasa Indonesia
Alinea Alinea atau paragraf adalah rentetan kalimat yang berkaitan sehingga membentuk makna yang serasi antarkalimat tersebut. Struktur alinea terdiri.
Proposal Penyusunan perencanaan penelitian hukum perlu dijelaskan mengenai metode analisa yang akan diterapkan. Misalnya metode kualitatif atau metode.
Nina Widyaningsih, S.Pd, M.Hum
BAB VIII. PARAGRAF DALAM TULISAN Kompetensi Dasar: Mahasiswa dapat menerapkan paragraf yang benar dalam tulisan Paragraf adalah kalimat-kalimat yang bertalian.
PENDEKATAN DALAM APRESIASI SASTRA
Menulis berbgai karya sastra/cerpem
KESALAHAN DALAM PENULISAN
MEMBACA & MENULIS KARANGAN POPULER
PENGERTIAN KURIKULUM Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman.
PARAGRAF DISUSUN OLEH : Ulfa Yana Dhiro ( )
PARAGRAF.
KARANGAN RINI ASTUTI S.I.KOM., MM.
PENULISAN KARANGAN Mengarang adalah :
Karangan Ilmiah, Ilmiah Populer, dan Nonilmiah
Modul 2 Kegiatan Belajar 1
KARANGAN RINI ASTUTI S.I.KOM.,MM.
HAKIKAT SASTRA DAN HAKIKAT TEKS
Pola Pengembangan Paragraf
Danang Wahyu Utomo WACANA Danang Wahyu Utomo
KALIMAT Kalimat: rentetan kata yang disusun sesuai kaidah yang berlaku/bagian teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran secara utuh.
MULTIPLE INTELEGENSI (KECERDASAN MAJEMUK)
PARAGRAF/ALINEA Pertemuan 7
Menganalisis Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik
JENIS TULISAN EKSPOSISI
Teks Cerita Sejarah.
BAHASA UNTUK PENELITIAN
JENIS TULISAN EKSPOSISI
WACANA NARASI TUJUAN CIRI-CIR I LANGKAH MENULIS NARASI MENULIS NARASI POLAJENIS WACANA DESKRIPSI CIRI 2MACAM DESKRIPSI DESKRIPSI TAHAP PENULISAN WACANA.
PRESENTASI Gagasan Utama
CERPEN -Novella Cathlin-.
JASON A MARTIN L MICHAEL L REYVIN A RONALDO M
السلام عليكم Bahasa Indonesia TOPIK 2.
MENULIS PARAGRAF NARASI
Kompetensi Dasar Memahami struktur dan kaidah teks novel, baik melalui lisan maupun tulisan.
MENULIS DAN MENGARANG Tulisan yang telah tercipta didukung oleh beberapa unsur dan berada pada satu garis pemahaman, yaitu bersama mengungkapkan gagasan.
Apa yang anda banyangkan ketika mendengar kata “menulis”?
Paragraf. Paragraf merupakan sebuah kata yang diadopsi dari bahasa Yunani paragraphos, yang berarti "menulis di samping" atau "tertulis di samping“ Sedangkan.
PENGEMBANGAN PARAGRAF
PARAGRAF/ALINEA DAN POLA PENGEMBANGANNYA
MEMBACA KRITIS A. SYUKUR GHAZALI. PERINGKAT MEMBACA MEMBACA PERINGKAT RENDAH MENGENAL BENTUK HURUF MENGENAL UNSUR KEBAHASAAN (KATA, FRASE, KALIMAT, DLL.
Penulisan Karangan Ilmiah
H. M. JUPRI RIYADI Kepala Dinas Pendidikan. Keterampilan dasar mengajar yaitu keterampilan yang bersifat mendasar atau umum yang harus dikuasai oleh setiap.
Deskripsi EksposisiPersuasi Argumentasi Narasi Gambaran Paparan/ Penjelasan Pengaruh Pendapat Cerita.
Transcript presentasi:

Paragraf Naratif (Novella Cathlin)

STANDAR KOMPETENSI Menulis: 4. Mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraph (naratif, deskriptif, ekspositif)   KOMPETENSI DASAR 4.1 Menulis gagasan dengan menggunakan pola urutan waktu dan tempat dalam bentuk paragraf naratif.

Paragraf Paragraf merupakan semua tulisan yang mempunyai tujuan dan ide Jenis-jenis paragraf: Naratif Deskriptif Eksposisi Argumentasi Persuasi

Naratif Pengertian mengisahkan suatu kejadian atau peristiwa secara kronologis perbuatan aktif dari tokoh ilustrasi

Ciri-ciri Paragraf Naratif: Menonjolkan unsur perbuatan atau tindakan. Berusaha menjawab pertanyaan "apa yang terjadi?“ Dikembangkan dengan pola urutan waktu dan tempat. Tedapat tokoh (subjek) yang diceritakan Berbentuk fiksi atau non-fiksi.

Jenis-jenis paragraf naratif Naratif Ekspositoris Naratif Sugestif

Naratif Ekspositoris/ Non Fiktif Paragraf narasi ekspositoris adalah paragraf narasi yang menyampaikan informasi mengenai suatu kejadian berdasarkan penalaran. Penulis bertujuan menambah pengetahuan pembaca melalui uraian perisiwa yang disajikan. Yang termasuk dalam paragraf ekspositoris misalnya: biografi (riwayat hidup orang lain), otobiografi (riwayat hidup diri sendiri), sejarah,

Ciri-ciri memperluas pengetahuan Menyampaikan informasi mengenai suatu kejadian. Didasarkan pada penalaran untuk mencapai kesepakatan rasional Bahasanya lebih condong ke bahasa informatif dengan titik berat pada penggunaan kata-kata denotatif.

Contoh: Siang itu, Sabtu pekan lalu, Ramin bermain bagus. Mula-mula ia menyodorkan sebuah kontramelodi yang hebat, lalu bergantian dengan klarinet, meniupkan garis melodi utamanya. Ramin dan tujuh kawannya berbaris seperti serdadu masuk ke tangsi, mengiringi Ahmad, mempelai pria yang akan menyunting Mulyati, gadis yang rumahnya di Perumahan Kampung Meruyung. Mereka membawakan lagu “Mars Jalan” yang dirasa tepat untuk mengantar Ahmad, sang pengantin…. (Sumber : Tempo, 20 Februari 2005) Kembali

Naratif Sugestif Paragraf narasi sugestif adalah paragraf narasi yang menguraikan suatu kejadian berdasarkan khayalan (imajinasi). Penulis berusaha memberi makna atas peristiwa atau kejadian pengalama atau pelajaran dalam kehidupan. Paragraf ini sering ditemukan dalam cerita rekaan, seperti cerpen, novel, atau roman.

Ciri-ciri Menyampaikan suatu makna atau suatu amanat yang tersirat. Menimbulkan daya khayal. Penalaran hanya berfungsi sebagai alat untuk menyampaikan makna, sehingga penalaran dapat dilanggar. Bahasanya lebih condong ke bahasa figuratif dengan menitikberatkan penggunaan kata-kata konotatif. Banyak menggunakan majas/gaya bahasa.

Contoh: Demikianlah ia berpikir-pikir pada suatu petang, ketika matahari hampir terbenam. Tatkala ia duduk di kebun, yang di belakang rumah mereka, sedang anaknya yang laki-laki bermain di tempat itu. Mariamin yang berumur dua belas tahun itu sedang mengerjakan pelajaran yang dibawanya dari sekolah. Tampaklah anaknya mengambil sepotong kayu hendak memukul kupu-kupu yang hinggap pada sekuntum bunga melati. Akan tetapi, dengan sebentar itu juga ia berlari, lalu menangkap tangan anaknya. Kembali

TUGAS Susunlah sebuah kerangka paragraf naratif! Kembangkan kerangka tersebut menjadi sebuah paragraf naratif! Tukarkan hasil pekerjaanmu dengan teman! Suntinglah hasil pekerjaan temanmu sesuai dengan EYD!

TERIMA KASIH

Objek yang dideskripsikan dapat berupa orang, benda, atau tempat. Deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan suatu objek sehingga pembaca seakan bisa melihat, mendengar, atau merasa objek yang digambarkan itu. Objek yang dideskripsikan dapat berupa orang, benda, atau tempat. Ciri-cirinya: ada objek yang digambarkan. Contoh: Perempuan itu tinggi semampai. Jilbab warna ungu yang menutupi kepalanya membuat kulit wajanya yang kuning nampak semakin cantik. Matanya bulat bersinar disertai bulu mata yang tebal. Hidungnya mancung sekali mirip dengan para wanita Palestina. Kembali

Ciri-cirinya: ada informasi. Contoh: Eksposisi adalah paragraf yang menginformasikan suatu teori, teknik, kiat, atau petunjuk sehingga orang yang membacanya akan bertambah wawasannya. Ciri-cirinya: ada informasi. Contoh: Bahtsul Masail sendiri merupakan forum diskusi keagamaan yang sudah mendarah daging di pesantren. Di dalamnya, dibahas persoalan-persoalan masyarakat yang membutuhkan tinjauan keagamaan secara ilmiah, rinci, dan terukur. Perlu diketahui pula bahwa sebagian besar topik yang muncul didasarkan atas laporan, aduan, atau keluhan masyarakat tentang persoalan agama, sosial, budaya, hingga ekonomi. Bisa dikatakan bahwa bahtsul masail sesungguhnya merupakan cara khas pesantren untuk menyuarakan aspirasi masyarakat melalui perspektif agama. Kembali

Ciri-cirinya: ada pendapat dan ada alasannya. Contoh: Argumentasi adalah paragraf yang mengemukakan suatu pendapat beserta alasannya. Ciri-cirinya: ada pendapat dan ada alasannya. Contoh: Keberhasilan domain itu memang tidak mudah diukur. Sebab, domain tersebut menyangkut hal yang sangat rumit, bahkan terkait dengan "meta penampilan" siswa yang kadang-kadang tidak kelihatan. Membentuk karakter manusia memang membutuhkan pengorbanan, sebagaimana yang dilakukan negara-negara maju seperti Jepang, Singapura, dan Malaysia. Mereka bisa maju karena memiliki banyak orang pintar dan berkarakter. Kembali

Ciri-cirinya: ada bujukan atau ajakan untuk berbuat sesuatu. Contoh: Persuasi adalah paragraf yang mengajak, membujuk, atau mempengaruhi pembaca agar melakukan sesuatu. Ciri-cirinya: ada bujukan atau ajakan untuk berbuat sesuatu. Contoh: Sebaiknya pemerintah melakukan penghematan. Selama ini, pemerintah boros dengan cara tiap tahun membeli ribuan mobil dinas baru serta membangun kantor-kantor baru dan guest house. Pemerintah juga selalu menambah jumlah PNS tanpa melakukan perampingan, membeli alat tulis kantor (ATK) secara berlebihan, dan sebagainya. Padahal, dana yang dimiliki tidak cukup untuk itu. Kembali