RUDY AFRIANT Bag. Ilmu Penyakit Dalam FKUA/RSUP M. Djamil Padang 2013

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Tentang Mineral Gizi tielumphd.
Advertisements

TURUNAN/ DIFERENSIAL.
Program Pelangsing Tubuh Dengan terapi Organik dan terapi berpuasa 1. Persiapan berpuasa…… 3 hari minum healthpack 08.00Organik + Gold Soya 09.00Sarapan.
“DIET PENYAKIT HATI DAN KANDUNG EMPEDU”
ULANGAN HARIAN PERTAMA SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA
Dr. Ina Hernawati, MPH Direktur Bina Gizi Masyarakat
SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA
STATUS GIZI LANJUT USIA
Hiperurisemia (Asam Urat Berlebih)
HEMATINIKA.
Batu Empedu Sering Dikira Sakit Maag
Pengobatan dan Pencegahan Gastroenteritis
Penderita Asam Urat Lebih Banyak Lelaki
KEPERAWATAN SISTEM PERKEMIHAN GLOMERULUSNEFROTIK KRONIK
SIKLUS KEHIDUPAN WANITA
KELOMPOK 5.
UNIVERSITAS SETIA BUDI SURAKARTA
DIET PADA PENDERITA PREMENSTRUAL SINDROM (PMS)
Ns. Janny Erika, S.Kep,M.Kes KMB
Diagnosis dan analisis batu
GANGGUAN KESEIMBANGAN ASAM DAN BASA
PATOFISIOLOGI DIABETES MELITUS
Biokimia Pengasaman Urin.
Keseimbangan Asam Basa
Kalsium & Fosfor Nama Kelompok 12:
Pemeriksaan Faal Ginjal
Tekanan Darah (TD,Tensi)
Wahai Penggemar Makan Enak, Awasi Ginjalmu!
MENYIAPKAN DAN MENYAJIKAN HIDANGAN DIET
KISTA GINJAL Rudy Afriant Bagian Ilmu Penyakit Dalam
PENYAKIT GINJAL Kelompok 10 : Nisatin Asila (D )
Tips Mencegah Timbulnya Gangguan Pencernaan
Kehamilan disertai penyakit
ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN GASTRITIS PADA LANSIA
GIZI PADA LANJUT USIA OLEH IKA PUTRI RAMADHANI, M. Biomed.
Awas! Bahaya Diet Ada beberapa cara diet yang dapat menimbulkan gejala-gejala seperti berkurangnya volume darah (hypovolemia). Penyakit ini diketahui dengan.
Sistem Ekskresi Manusia
GIZI MASA NIFAS DAN MENYUSUI
Sistem Ekskresi Manusia
Jenis, Penyebab, Patofisiologi dan gambaran klinis pada ibu MASTITIS
Di susun oleh : Abdull Rahim Mokodompit
DIURETIK.
Idiopatik Diabetes Mellitus (DM)
Hepatitis A Nurmayanti.
PENYAKIT GINJAL KHRONIK
Sistem Ekskresi.
Konsep Kebutuhan Eliminasi
Erlita febriani ( ) Only ivon riwu ( )
Terapi Jus & Diet (7.8): Jenis-jenis Penyakit dan Resep Terapinya
GOLONGAN ANTI SPASMODIK
KELOMPOK VI GAGAL GINJAL AKUT & KRONIK
PENYAKIT BATU SALURAN KEMIH (UROLITHIASIS)
Maintenance of Acid-Base Balance
DIABETES MELLITUS “The Best Prescription is Knowledge"
Ns. DIAN MIFTAHUL MIZAN S.Kep.,CWCS
Cakupan Ilmu Toksikologi
Penatalaksanaan Diare Berdasarkan MTBS
Hati (hepar) Merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia (2 kg) yang terletak di rongga perut sabelah kanan di bawah diafragma.
Anemia pada Remaja Puteri Siti Fathimatuz Zahroh UPT Puskesmas Karangmojo II.
Sistem Ekskresi Manusia
Keseimbangan Cairan, elektrolit, dan Asam Basa
Sistem Ekskresi Manusia
Gizi Pada Orang Dewasa Ayu Dwi Nitisari Kp
Anemia pada Remaja Puteri Puskesmas Cipedes dr Rinny Oktafiani 2017.
Anemia pada Remaja Puteri dr. Aris Rahmanda UPTD Puskesmas Bojong Rawalumbu – Peserta Dokter Intership Indonesia 2016.
Penggunaan Jamu Untuk Terapi Penyakit Saluran Cerna
PRESENTASI ramuan tradisional batu ginjal
Gizi Ibu Menyusui Ade Saputra Nasution. Menyusui Menyusui merupakan cara alamiah mahluk mamalia untuk memberi makan dan minuman bagi keturunannya termasuk.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN NEFROLITIASIS OLEH : 1. LUCI ANDRIANA 2. AIYUB.
Transcript presentasi:

RUDY AFRIANT Bag. Ilmu Penyakit Dalam FKUA/RSUP M. Djamil Padang 2013 BATU SALURAN KEMIH RUDY AFRIANT Bag. Ilmu Penyakit Dalam FKUA/RSUP M. Djamil Padang 2013

PENDAHULUAN Batu saluran kemih : Batu ginjal Batu kandung kemih Mengandung kristal serta matriks organik Lokasi di kaliks atau pelvis Bila keluar terhenti di ureter atau kandung kemih

Pria : wanita = 3:1, puncak 20-40 th 25% penderita memiliki riwayat keluarga Batu Asam urat dan kalsium lebih sering pada pria, batu krn infeksi pada wanita

FAKTOR RISIKO >85% batu pd pria dan 70% pd wanita mengandung kalsium, terutama kalsium oksalat. HIPERKALSIURIA Peningkatan eksresi kalsium ditemukan pd ½ pembentuk batu kalsium idiopatik. Tdd : A. Hiperkalsiuria absortif ; kenaikan ca dr lumen usus B. Hiperkalsiuria puasa ; kelebihan kalsium diduga dr tulang C. Hiperkalsiuria ginjal ; kelainan reabsorbsi kalsium di tubulus ginjal

2. HIPOSITRATURIA Inhibitor pembentukan kristal dalam air kemih Masukan protein membatasi ekskresi sitrat Sitrat pd lumen tubulus akan mengikat kalsium Sitrat menghambat aglomerasi kristal

3. HIPERURIKOSURIA Hiperurikosuria dapat memacu pembentukan batu kalsium Kristal asam urat membentuk nidus utk presipitasi kalsium 4. PENURUNAN JUMLAH AIR KEMIH Dpt menimbulkan pembentukan batu dg peningkatan reaktan dan pengurangan aliran air kemih Penambahan masukan air ; rendahnya kejadian batu kambuh

5. JENIS CAIRAN YANG DIMINUM Soft drink > 1 ltr/mgg menyebabkan pengasaman dg asam fosfor ; meningkatkan risiko batu. Beban asam meningkatkan ekskresi ca dan asam urat serta mengurangi sitrat Jus apel dan jus anggur meningkatkan risiko batu Kopi, teh, bir mengurangi risiko batu

6. HIPEROKSALURIA Peningkatan kecil eksksresi oksalat dpt memacu presipitasi ca oksalat dg derajat besar dibanding kenaikan ca. Ca berguna utk mengikat oksalat di lumen intestinal Absorbsi oksalat intestinal dan ekskresi oksalat dpt meningkat pd keadaan; A. Diet ca rendah, tdk dianjurkan utk psn batu ca B. Hiperkalsiuria C. Gangguan absorbsi asam lemak dan garam empedu

7. GINJAL SPONGIOSA MEDULLA Akibat adanya kelainan duktus kolektikus terminal dg daerah statis yg memacu presipitasi kristal dan kelekatan epitel tubulus 8. BATU CA FOSFAT DAN ASIDOSIS TUBULUS GINJAL TIPE 1 Faktor risiko sama dg batu ca oksalat Pd bbrp kasus diakibatkan ketidakmampuan menurunkan nilai pH air kemih sp normal

9. FAKTOR DIET Suplementasi vit dpt meningkatkan absorbsi ca dan ekskresi ca Masukan ca tinggi dianggap tdk penting, krn diabsorbsi hy 6% dr kelebihan ca yg bebas dr oksalat intestinal Faktor diet yg penting; A. Masukan NaCl tinggi meningkatkan ekskresi ca ; reabsorbsi ca secara pasif mengikuti na. B. Masukan protein. Mskn protein tinggi meningkatkan ca, asam urat dan fosfat serta penurunan ekskresi sitrat.

C. Masukan kalsium Setiap 100 mg ca; pd subyek n 8% diabsorbsi dan kmdn diekskresi, pd psn hiperkalsiuri sebesar 20%. Diet tinggi ca dpt menimbulkan peny. Batu. Pemberian ca waktu makan akan mengikat oksalat Pemberian ca diluar makan akan menghilangkan kesempatan ca mengikat oksalat; ca bebas di lumen dan oksalat tetap diekskresi; kenaikan absorbsi ca dan kenaikan ekskresi ca

D. Masukan kalium Diet tinggi K mengurangi risiko batu; menurunkan ekskresi ca dan meningkatkan ekskresi sitrat E. Sukrosa ; meningkatkan ekskresi ca F. Vitamin Vit C dosis besar risiko pembentukan batu ca oksalat. Vit C 1500 mg/hr tdk ada hbgn dg pembentukan batu. Vit B6(piridoksin) mengurangi ekskresi oksalat

G. Asam lemak suplemen kapsul minyak ikan (eicosapentanoic acid) slm 8 mgg menurunkan ekskresi ca 36% dan ekskresi oksalat 51%. H. Masukan air peningkatan volume mskn air menurunkan risiko pembentukan batu. Dg meningkatnya vol air kemih maka tingkat kejenuhan ca oksalat menurun.

PATOGENESIS

EVALUASI PASIEN BATU GINJAL Riwayat penyakit batu Gambaran batu sal kemih a. USG ; Dpt menunjukan ukuran, bentuk dan posisi batu Diperlukan pd perempuan hamil dan psn alergi kontras radiologi dpt diketahui batu radiolusen dan dilatasi sistem kolektikus Tdk dpt membedakan batu kalsifikasi dan radiolusen

b. Pemeriksaan radiografi Dpt membedakan batu kalsifikasi Tdk dpt menentukan batu radiolusen, batu kecil, batu tertutup tulang Tdk dpt membedakan batu dalam ginjal atau luar ginjal c. Urogram Deteksi batu radiolusen Investigasi biokimiawi Pem lab rutin, sampel dan air kemih. Pem pH, BJ,sedimen, kultur kuman

PENGOBATAN MENGATASI GEJALA Kolik ; dilatasi sistem sumbatan dan iritasi lokal diberikan spasme analgetik atau inhibitor sintesis prostaglandin. PENGAMBILAN BATU A. Batu dpt keluar spontan; ukuran <6mm B. Pengambilan batu; gelombang kejutan litotripsekstrakorporeal, perkutaneus nefrolitotomi, pembedahan.

PENCEGAHAN a. Menurunkan konsentrasi reaktan (ca dan oksalat) b. Meningkatkan konsentrasi inhibitor : - sitrat ; minum jeruk nipis atau lemon pc malam / kalium sitrat 20 mEq c. Pengaturan diet : - meningkatkan masukan cairan - hindari soft drinks > 1 ltr/mgg - kurangi mskn protein - membatasi natrium ; memperbaiki reabsorbsi ca - pembatasan ca tdk dianjurkan; penurunan ca intestinal akan meningkatkan absorsbsi oksalat . Memacu pengambilan ca dr tulang dan ginjal.

PEMBERIAN OBAT a. Batasi garam dan Diuretic tiazid 25-50 mg/hr - menurunkan ekskresi ca 150 mg/hr dan insiden batu 90% b. Pemberian fosfat netral (ortofosfat) - mengurangi ekskresi ca dan meningkatkan inhibitor c. Alopurinol 100-300 mg/hr d. Kalium sitrat (jeruk nipis/lemon); 2 bh pc malam atau 4 ons+ 2 ltr air/hr)

KESIMPULAN Penanganan batu saluran kemih dilakukan sedini mungkin. Tatalaksana awal adalah evaluasi faktor risiko. Terapi untuk mengatasi keluhan dan pencegahan serta mengobati gangguan akibat batu saluran kemih. Pengambilan batu dapat dengan gelombang kejutan litotrips atau pembedahan.

TERIMA KASIH