Privatisasi dan Liberalisasi

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
EKONOMI INTERNASIONAL
Advertisements

Bab 6 LINGKUNGAN GLOBAL.
NERACA ARUS DANA.
Oleh: Jonathan Parapak
Dibalik Pembatasan Subsidi BBM
KELOMPOK 1 AYU AGUSTIN (ERC1B011074) 2. HERLINA SINAGA (ERC1B011068)
Persaingan dalam pasar bebas (Memahami konteks bisnis global)
DUALISME Pengertian Pengaruh Dualisme
PRIVATISASI. Apa itu privatisasi? Menurut Undang-undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (“UU BUMN”), Privatisasi adalah penjualan.
Aspek Ekonomi, Sosial, dan Politik
Ekonomi untuk SMA/MA kelas X
ALIRAN STRUKTURALIS Adalah aliran pengembangan ide dasar sosialisme yang muncul di akhir 1940 dan 1950an. Teori strukturalis percaya bahwa pembangunan.
ASPEK FINANCIAL DALAM KELAYAKAN USAHA
BENTUK-BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS (ORGANISASI BISNIS)
ARUS DANA INTERNASIONAL
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar!
LEMBAGA KEUANGAN INTERNASIONAL
Pengaruh Lingkungan luar terhadap Perubahan (2)
PERKEMBANGAN BUMN. UU. No. 19/2003 ttg BUMN (ps. 1) Badan usaha yg seluruh atau sebagian modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan langsung yg.
Magister Administrasi Publik
Bentuk – bentuk Perusahaan
Perdagangan Internasional
ARUS DANA INTERNASIONAL
DUKUNGAN DPR DALAM PEMBENTUKAN LEMBAGA PEMBIAYAAN INDUSTRI
GAMBARAN UMUM PEREKONOMIAN INDONESIA
PENGARUH PEMERINTAH ATAS NILAI TUKAR
Oleh: Ricky W. Griffin Ronald J. Ebert
GLOBALISASI DAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL
I. PERANAN MANAJEMEN KEUANGAN INTERNASIONAL
5 Bab Bank, Lembaga Keuangan Bukan Bank, dan Otoritas Jasa Keuangan.
BENTUK BADAN USAHA DAN PERKEMBANGAN BADAN USAHA
PERAN DAN PELAKU EKONOMI
FOREIGN DIRECT INVESTMENT (FDI)
KONTROVERSI PENANAMAN MODAL ASING (PMA) & UTANG LUAR NEGERI (ULN)
BISNIS GLOBAL.
PERDAGANGAN DAN HUBUNGAN EKONOMI INTERNASIONAL DALAM ERA GLOBALISASI
Perdagangan Luar Negeri, Proteksi dan Globalisasi
PELAKU KEGIATAN EKONOMI DI INDONESIA
PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Ekonomi untuk SMA/MA kelas X
PERDAGANGAN INTERNASIONAL
PERDAGANGAN INTERNASIONAL DAN EKSPOR-IMPOR
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM EKONOMI MAKRO
EKONOMI POLITIK PEMBANGUNAN
International Trade Condition Kondisi Perdagangan International
Perkembangan Perekonomian Indonesia dan Pelaku Ekonomi
PERKEMBANGAN BUMN.
MANAJEMEN DANA BANK.
BENTUK – BENTUK BADAN USAHA
Bank dan Lembaga Keuangan
Gambaran Umum Ekonomi Internasional
Perdagangan bebas dan bisnis global
Pasar uang dan pasar modal
PRIVATISASI BUMN.
PRIVATISASI BUMN DI INDONESIA
05 PENGANTAR BISNIS MEMAHAMI KONTEKS BISNIS GLOBAL
Lembaga Keuangan Bukan Bank dan Otoritas jasa Keuangan
EKSPOR IMPOR.
Perkembangan Perekonomian Indonesia dan Pelaku Ekonomi
Masalah – masalah EKONOMI INTERNASIONAL
SMP Kelas 3 Semester 1 BAB VIII
ASPEK FINANCIAL DALAM KELAYAKAN USAHA
PERKEMBANGAN BUMN.
Perkembangan Perekonomian Indonesia dan Pelaku Ekonomi
Perdagangan Luar Negeri, Proteksi dan Globalisasi
Laksono Trisnantoro Universitas Gadjah Mada
Globalisasi Ekonomi dan Demokrasi Ekonomi
PERDAGANGAN INTERNASIONAL
PERKEMBANGAN BUMN.
PRESENTATION GLOBALISASI DI BIDANG HUKUM. NAMA ANGGOTA 1.PUTRA HANDOYO 2.FEBRY ENDRIANI 3.JONATHAN FAZA 4.ARTHA ZABILHA 5.M.RAJAB 6.MONICA DWI 7.WAHYU.
Transcript presentasi:

Privatisasi dan Liberalisasi

Privatisasi Secara teori, privatisasi membantu terbentuknya pasar bebas, mengembangnya kompetisi kapitalis, yang oleh para pendukungnya dianggap akan memberikan harga yang lebih kompetitif kepada publik. Sebaliknya, para sosialis menganggap privatisasi sebagai hal yang negatif, karena memberikan layanan penting untuk publik kepada sektor privat akan menghilangkan kontrol publik dan mengakibatkan kualitas layanan yang buruk, akibat penghematan-penghematan yang dilakukan oleh perusahaan dalam mendapatkan profit. Konsep privatisasi seharusnya diarahkan terutama untuk kepentingan perusahaan dalam rangka pengembangan usahanya, tidak semata-mata untuk menutup APBN

Lanjutan... Orientasi pembangunan yang mengacu kepada pertumbuhan ekonomi yang pesat menuntut partisipasi pihak swasta dan asing untuk secara aktif terlibat dalam proses pembangunan nasional. Pertimbangan dan tujuan dari privatisasi dari setiap negara berbeda-beda, pertimbangan aspek ; politis (beban pemerintah) swasta lebih efisien dan efektif dibandingkan dengan lembaga pemerintah

Lanjutan... Pandangan dari sisi manajemen puncak perusahaan, tujuan privatisasi ; dapat tercipta adanya keterbukaan, budaya displin organisasi diperolehnya sumber pendanaan yang lebih murah bagi pengembangan perusahaan. Sementara itu dari sisi karyawan dapat  timbul pandangan dan kekhawatiran akan kemungkinan hilangnya pekerjaan.

Lanjutan... Para pendukung privatisasi menyatakan bahwa hanya melalui privatisasi tenga kerja yang tidk produktif daat dikurangi. Sementara para penentangnya beragumen bahwa pemecatan bisa menimbulkan biaya sosial yang masih tinggi.(kekerasan diperkotaan, jahatan yang meningkat, serta keusuhan sosial dan politik.

Liberalisasi Liberaliasi-pelepasan campur tagan pemerintah dalam pasar keuangan, pasar modal dan hambatan perdagangan. Liberalisasi perdagangan seharusnya meningkatkan pendapat suatu negara dengan mendorong sumber daya dari penggunaan yang kurang produktif menjadi penggunaan yang lebih produktif atau meunurut istilah ekonomi memanfaatkan keunggulan komparatif. Sementara ideologi IMF menyatakan bahwa pekerjaan yang baru dan lebih produktif akan tercipta apabila pekerjaan sebelumnya yang tidak efisien karena diciptakan dibalik dinding proteksionisme, dapat dihilangkan. Negara-negara berkembang yang paling berhasil, yaitu negara-negara yang berada di kawasan Asia Timur, membuka dirinya terhadap dunia luar tetapi melakukanya denga begitu lamban dan sangat bertahap.

Lanjutan lib... Banyak negara memiliki regulasi keungan yang fungsinya adalah membatasi arus modal. Liberalisai pasar modal mendorong pengahapusan regulasi yang dimaksudkan untuk mengontrol arus uang panas yang keluar masuk dari sebuah negara-yaitu pinjaman-pinjaman dan kontrak-kontrak jangka pendek yang biasanya merupakan spekulasi terhadap pergerakan kurs.

Sebagai anggota WTO dan aplikasi kesepakatan peminjaman hutang terhadap IMF, Bank Dunia, dan ADB, Indonesia terlibat dalam alur perdagangan pasar bebas. Terintegrasinya perekonomian Indonesia dengan dunia telah berpengaruh pada perekonomian nasional, terutama terhadap sektor migas yang menjadi sektor utama liberalisasi ekonomi

Privatisasi sebagai bagian dari liberalisasi ekonomi di Indonesia sebenarnya diisukan secara bertahap sejak masa pemerintahan Suharto, yakni sejak diberlakukannya deregulasi dan dikorporasikannya perusahaan negara menjadi perusahaan umum. Didorong oleh krisis keuangan pada tahun 1998, menyusul dikenakannya kewajiban pemerintah untuk melakukan bail out atas hutang bank-bank swasta yang menyebabkan deficit APBN, maka pemerintah diminta oleh IMF melalui Letter of Intent memberlakukan Undang-undang No 22 Tahun 2001 mengenai privatisasi BUMN sebagai perusahaan public (PERSERO). engurangi defisit APBN. Sejak kebijakan privatisasi dimulai pada tahun 1991,

Sejak ekonomi Indonesia berada dalam pengawasan IMF, Indonesia ditekan untuk melakukan reformasi ekonomi : (1) intervensi pemerintah harus dihilangkan atau diminimumkan, (2) swastanisasi perekonomian Indonesia seluas-luasnya, (3) liberalisasi seluruh kegiatan ekonomi dengan menghilangkan segala bentuk proteksi dan subsidi, (4) memperbesar dan memperlancar arus masuk modal asing dengan fasilitas yang lebih besar (Sritua Arief: 2001).

Di bawah IMF, Indonesia dipaksa mengetatkan anggaran dengan pengurangan dan penghapusan subsidi, menaikkan harga barang-barang pokok dan public utilities, peningkatan penerimaan sektor pajak dan penjualan aset-aset negara dengan memprivatisasi BUMN

Program privatisasi yang sudah dijalankan Orde Baru dilanjutkan lagi dengan memperbanyak jumlah BUMN yang dijual baik di pasar modal maupun kepada investor strategis. Tahun 1998 pemerintah kembali menjual PT Semen Gresik, PT Telkom, PT Pelindo II PT Pelindo III. Tahun 2001 Kimia Farma, Indofarma, Socufindo, PT Telkom. Antara tahun 2002-2006 privatisasi dilanjutkan dengan menjual saham 14 BUMN dengan cara IPO dan strategic sales (www.bumn-ri.com)

Kerugiannya??? Indonesia, dengan menjual PT Telkom berarti mengalihkan rahasia negara ke perusahaan/negara pembeli. Mengapa? Karena PT Telkom adalah perusahaan telekomunikasi Negara yang menghimpun seluruh saluran telekomunikasi yang pasti meliputi rahasia telekomunikasi. Indonesia banyak kehilangan akses dan potensi ekonomi di negeri sendiri. Gas Negara sudah dikuasai Jepang, juga lalu lintas perdagangan dan harga minyak yang dikuasai Singapore dan korporasi-korporasi internasional itu.

BUMN yang diprivatisasi kemudian PT Waskita Karya, Bank BTN, PT Krakatau Steel, PT Garuda Indonesia, PTPN III, PTPN IV, PTPN VII, PT Asuransi jasa Indonesia, PT Rekayasa Industri, PT Rukindo, PT Bahtera Adiguna, PT Industri Sandang, dan PT Sarana Karya, PT Cambrics Primissima, PT Industri Gelas, dan PT Bank BNI Tbk, Semen Kupang dan Semen Baturaja.