PRINSIP-PRINSIP TEORI BELAJAR HUMANISTIK.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PERANAN GURU DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING
Advertisements

Pelayanan konseling di sekolah merupakan usaha membantu peserta didik dalam pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kegiatan belajar, serta.
Muhammad Fathurrohman.
TRIYONO UNIVERSITAS NEGERI MALANG YOGYAKARTA, 3 Juli 2011
BKSekolah Luar Sekolah  Sekolah merupakan lembaga formal untuk menyelenggarakan pendidikan  Dalam kelembagaan sekolah ada sejumlah bidang kegiatan.
Penerapan PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH dalam pembelajaran matematika
SURVEY PERMASALAHAN BK
DOMAIN KOGNITIF DAN KOMPETENSI PROFESIONAL KONSELOR 1 Desember 2006.
KONSELING PERORANGAN Kerangka Kerja Praktis
1. 2 PARADIGMA SOSOK KEILMUAN DASAR LAP. PRAKTIK PROSPEM LINGKAR KEILMUAN PENDIDIKAN.
Keprofesian Bidang Bimbingan dan Konseling serta Ketatalaksanaan Pendidikan Adriy.weebly.com.
KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PROFESIONALISME KONSELOR (GURU BK)
KONSELING PROSES PEMBERIAN BANTUAN DARI KONSELOR KEPADA KLIEN YANG DILAKUKAN MELALUI WAWANCARA BANTUAN KONSELOR KLIEN WAWANCARA.
Client-Centered Approach (Carl Rogers)
A. Orientasi Umum : 1. Pelayanan 2. Pelayanan Pendidikan 3
BAB 12 Etika Dalam Kantor Akuntan Publik
Tugas dan Tanggung Jawab Konselor Karir
Etika Bisnis.
Etika dan Dampak IT Terhadap Individu dan Perusahaan
Terapi Client Centered
PENDEKATAN PERSON CENTER
III. Teori Belajar Humanistik
BERFIKIR KRITIS.
“IMAN DAN IPTEK”.
HUBUNGAN TIK DENGAN KOMPUTER
PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Bimbingan dan Konseling Komprehensif
PROGRAM STUDI PGSD 3 SKS 3 JS
PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PENGEMBANGAN DIRI
PRINSIP–PRINSIP Perkembangan
“Teori dan Pendekatan Gestalt”
Bimbingan Karir Fitria Nurmastuti –
Teori Belajar Humanistik
BAB IV PERAN GURU DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING
Wisnu Haryo Pramudya, S.E., M.Si., Ak., CA
Pengertian gestalt Gestalt merupakan salah satu aliran psikologi yang mempelajari suatu gejala sebagai suatu keseluruhan atau totalitas, data-data dalam.
Teori Belajar Humanistik
Sistem Manajemen Mutu (SMM) III
Asas-asas Bimbingan Konseling
Peran Guru BK dalam Menyongsong kurikulum 2013
TEKNIK PELATIHAN.
Terapi Gestalt Terapi Gestalt dikembangkan oleh Frederick Perls
PENDEKATAN EKLEKTIK DALAM PSIKOLOGI KONSELING DAN TERAPI
Tania Clara Dewanti BK/B
Person centered.
KONSEPTUALISASI KONSELING DI INDONESIA
KONSEP PENDEKTAN KONSELING
WORK – EDUCATION – TRAINING:AN INTERDISCIPLINARY RESEARCH APPROACH Oleh: Atikah Mauluddiyah Dila Fipta W.S Oktarica Pratiwi S
BIMBINGAN KONSELING: SEBUAH PENGERTIAN
KONSELING SEPTEMBER 2011.
KELOMPOK 2 PROFESIONALISME GURU MATA KULIAH : PROFESI KEPENDIDIKAN
A. PENGERTIAN BIMBINGAN
PENGEMBANGAN PROFESI ESTY ARYANI SAFITHRY, M.PSI, PSI.
Humanistik - PERSON CENTERED
KONSEP DASAR “KLAB”.
LANDASAN KONSELING LINTAS AGAMA BUDAYA
TEORI BELAJAR Teori Pembelajaran Humanistik Oleh : Iswadi, M. Pd.
POLA 17 (+) BK Ber Keluarga Keber -Agamaan Tampilan Kepustakaan
profil guru yang ideal dengan pendekatan psikologis
SEJARAH PERKEMBANGAN PEMIKIRAN
SEJARAH PERKEMBANGAN PEMIKIRAN
Pelatihan Dasar Konsultan
Perbedaan konseling dengan nasehat. Konseling Konseling adalah proses pemberian informasi objektif dan lengkap, dilakukan secara sistematik dengan panduan.
PENDEKATAN EKSISTENSIAL-HUMANISTIK
KOMUNIKASI DALAM ASUHAN MASA NIFAS
Siapa Guru BK.
K P E I P M M N E A N I [TGS7204] 2 SKS teori Semester 2,
Penyaji : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia PEMBELAJARAN ORANG DEWASA Tahun, 2018.
TELA’AH KURIKULUM. A.Metode Tanya Jawab Metode tanya jawab adalah suatu cara penyampaian pelajaran oleh guru dengan jalan mengajukan pertanyaan dan murid.
Persamaan dan Perbedaan. Dalam konseling lintas budaya, budaya atau kebudayaan (culture) meliputi tradisi, kebiasaan, nilai-nilai, norma, bahasa, keyakinan.
Transcript presentasi:

PRINSIP-PRINSIP TEORI BELAJAR HUMANISTIK

Profesional Orang yang menyandang suatu profesi : “Dia orang yang profesional”. Penampilan seseorang dalam melakukan pekerjaan yang sesuai dengan profesinya : istilah profesional dikontraskan dengan “non-profesional” atau “amatiran”

KONSELING PROFESIONAL Dapat dipertanggungjawab- kan dasar keilmuan dan teknologinya Berdasar acuan dari pendekatan konseling tertentu

TINGKAT KEPROFESIONALAN PELAYANAN KONSELING PRAGMATIK DOGMATIK SINKRETIK EKLEKTIK MEMPRIBADI

TINGKAT PRAGMATIK penyelenggaraan konseling yang menggunakan cara-cara yang menu-rut pengalaman konselor pada waktu terdahulu dianggap memberikan hasil yang optimal, meskipun cara-cara tersebut sama sekali tidak berdasarkan pada teori tertentu.

TINGKAT DOGMATIK Konselor telah menggunakan pendekatan tertentu, bahkan pendekatan tersebut di-jadikan dogma untuk segenap permasa-lahan dari semua klien Siapapun kliennya dan apapun permasa-lahannya konselor menggunakan pende-katan yang telah dijadikan dogma

TINGKAT SINKRETIK Konselor telah menggunakan sejumlah pendekatan konseling, namun pengguna-an pendekatan tersebut bercampur aduk tanpa sistematika ataupun pertimbangan yang matang Pendekatan-pendekatan yang digunakan sekedar dicomot dan diterapkan untuk menangani permasalahan tanpa memper-hatikan relevansi dan ketepatannya.

TINGKAT EKLEKTIK Konselor memiliki pemahaman yang mendalam tentang berbagai pende-katan konseling dengan berbagai teknologinya, dan berusaha memilih serta menerapkan sebagian atau satu kesatuan pendekatan beserta tekno-loginya sesuai dengan kondisi dan permasalahan klien

Konselor tidak mencampur aduk pende-katan yang digunakan, namun dipilah-pilah, masing-masing dipilih secara cermat untuk menangani permasalahan klien Konselor tidak mengangungkan atau men-jadikan suatu pendekatan konseling ter-tentu sebagai dogma Konselor secara mendasar memahami kapan menggunakan atau tidak menggu-nakan pendekatan konseling tertentu.

TINGKAT MEMPRIBADI Konselor secara mendalam menguasai sejumlah pendekatan konseling beserta teknologinya Konselor mampu memilih dan menerapkan secara tepat pendekatan berserta teknologinya untuk menangani permasalahan klien Konselor mampu memberi warna pribadi yang khas sehingga tercipta praktik konseling yang benar-benar ilmiah, tepat guna, produktif, dan unik.

Pandangan terhadap Manusia dilahirkan dgn pembawaan dasar yang baik; memiliki kecenderungan yg bertujuan positif, konstruktif, rasional, dan sosial; berkeinginan untuk maju;

memiliki kapasitas untuk menilai diri dan mampu membawa dirinya utk mengaktualisasikan diri; memiliki kesadaran diri; memiliki kebebasan dan tanggung jawab untuk memilih/memutuskan nasibnya sendiri; mencari makna yang unik dalam hi-dupnya

Belajar akan membawa perubahan bila orang yang belajar bebas menentukan bahan pelajaran dan cara yang dipakai untuk mempelajarinnya. Pembelajaran adalah memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk memilih bahan pelajaran dan cara mempelajarinnya sesuai dengan minat dan kemampuan.

KONSELING Membantu klien agar merasa bebas dan bertanggung jawab atas arah kehidupan yang dipilihnya

Menghilangkan penghambat ak-tualisasi potensi diri Menemukan dan menggunakan kebebasan memilih Menyajikan kondisi untuk memfasilitasi klien menyedari kebe-radaannya secara otentik Memahami potensinya dan me-nyadari bahwa ia dapat bertin-dak sesuai dengan potensinya/ kemampuannya

KEBERADAAN OTENTIK Menyadari sepenuhnya keadaan sekarang Memilih bagaimana hidup pada saat sekarang Siap memikul tanggung jawab atas pilihannya