Model Kesuksesan Sistem Informasi

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
MULTIPLEXING.
Advertisements

Analisa Perancangan Sistem
SISTEM PAKAR Ari Eko Wardoyo, ST.
Gambaran Umum Sistem Informasi dan Teknologi Informasi
Mengembangkan Solusi Bisnis / TI Trisnadi Wijaya, SE, S.Kom
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Dasar-Dasar Sistem Informasi
Sistem Pengambil Keputusan
KNOWLEDGE TRANSFER IN THE e - WORLD
Sasaran Menjelaskan apa yang dimaksud model proses
Sistem Informasi Manajemen 3 sks
Pengembangan Sistem Informasi
Komunikasi Lisan Kelompok Manajemen Rapat
Minggu 1/EIH/ERP1 Pengantar Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Eka Ismantohadi, S.Kom.
BAB III ANGKET DWI ATMAJA, S.Pd, M.Psi
TUGAS PENHENDALIAN KULITAS RESUME JURNAL
MENJADI SEORANG PEMIMPIN
PENDIDIKAN SEBAGAI SISTEM
Pengetahuan Auditor tentang Kualitas
MODUL 3 PENGERTIAN MODEL Oleh : Rosad Ma’ali El Hadi
FUNGSI DAN TUJUAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
MENINGKATKAN ENAM SIGMA DENGAN SISTEM DINAMIS MENINGKATKAN ENAM SIGMA DENGAN SISTEM DINAMIS Oleh Puput Candra utami NPM:
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN (DECISION SUPPORT SYSTEM)
PROSEDUR AUDIT.
Tenia Wahyuningrum ST3 Telkom Purwokerto
4 BAB II: KAJIAN PUSTAKA.
Materi Tutorial Tatap Muka Pertemuan ke-5
KONSEP SISTEM INFORMASI KORPORASI
KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI
Pengembangan Sistem Informasi
1 DASAR-DASAR SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS CHAPTER
Misi Perusahaan Tanggung Jawab Sosial & Etika ( Bab 2,3 )
System Development Part 1
Oleh Untung Widodo, SE, MM
Perubahan dan Pengembangan Organisasi
Pengembangan Dokumentasi Asuhan Keperawatan dalam SIMRS dengan Menggunakan Diagnosa Keperawatan NANDA-I berlisensi Intansari Nurjannah 2016.
ANALISA PERANCANGAN SISTEM
Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan
Gambaran Umum Sistem Informasi dan Teknologi Informasi
Gambaran Umum Sistem Informasi
Pertemuan 03 Materi : Buku Wajib & Sumber Materi :
Gambaran Umum Sistem Informasi dan Teknologi Informasi
Jaminan Mutu dalam Kebutuhan Rekayasa
Teori Dasar Sistem [IS1223]
Disusun Oleh : Rizki Farina Amelia (060604) Kelas : B
KESUKSESAN DAN KEGAGALAN PENERAPAN SI-TI
METODE DALAM STUDI AMDAL
Analisis Arsitektur Enterprise
Komponen E-Learning
Materi Tutorial Tatap Muka
BAB V PENGANDALIAN DAN PENGGUNAAN DORONGAN EKSEKUTIF ANDA
BLOK I PROSES BELAJAR & HUMANIORA
POKOK BAHASAN MARKETING
BAB III ANALISIS DAN PERENCANAAN SISTEM
BAB IV PENDEKATAN-PENDEKATAN PENGEMBANGAN SISTEM
Tahapan Hubungan Terapeutik Perawat – Klien
Dasar-Dasar Sistem Informasi
PERENCANAAN Aku adalah tuan dari takdirku sendiri
Dasar-Dasar Sistem Informasi
SISTEM PAKAR.
Materi Tutorial Tatap Muka Pertemuan ke-5
BAB 6 MULTIKOLINIERITAS
BAB 7 PEMBUATAN KEPUTUSAN.
FIKES – MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN
SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
Dasar Manajemen dan Bisnis Pengantar: I Gede Iwan Suryadi,SE.,MM.
Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan Suksma Ratri.
Hilya Millati Era Anida R Risha Dwi
Pengembangan Sistem Informasi
Metode penelitian Usability Nielsen
Transcript presentasi:

Model Kesuksesan Sistem Informasi M. Tamam Mubarok Dyan Kresste Efendi

Pengantar Kehadiran sistem teknologi informasi telah memberikan begitu banyak pengaruh terhadap sebuah organisasi, bukan hanya organisasi namun pengaruh tersebut meluas hingga proses bisnis dan transaksi organisasi. Namun apakah semua sistem teknologi informasi yang diterapkan  pada organisasi dapat dikategorikan sukses? Lalu bagaimana organisasi dapat mengetahui kesuksesan sistem teknologi informasi yang diterapkan dan bagaimana membuat sistem teknologi informasi menjadi sukses.

Model Kesuksesan Sistem Informasi DeLone & McLean (1992) Banyak penelitian telah dilakukan untuk mengidentifikasikan faktor- faktor yang menyebabkan kesuksesan sistem teknologi informasi. Salah satu penelitian yang terkenal di bidang ini adalah penelitian yang dilakukan oleh DeLone & McLean (1992). Model kesuksesan sistem teknologi informasi yang dikembangkan oleh DeLone & McLean (1992) ini cepat mendapat tanggapan. Salah satu sebabnya adalah model mereka merupakan model yang sederhana tetapi dianggap cukup valid.

pengukuran kesuksesan sistem informasi DeLone & McLean (1992) Keenam elemen atau faktor atau komponen atau pengukuran dari model ini adalah: Kualitas system (system quality) Kualitas informasi (information quality) Penggunaan (use) Kepuasan pemakai (user satisfaction) Dampak individual (individual impact) Dampak organisasional (organizational impact)

Gambar Model DeLone & McLean (1992) Dari model proses dan kausal ini, maka dapat dijelaskan bahwa kualitas sistem(system quality) dan kualitas informasi (information quality) secara mandiri dan bersama-sama mempengaruhi baik penggunaan (use) dan kepuasan pemakai(user satisfaction). Besarnya penggunaan (use) dapat mempengaruhi kepuasan pemakai (user satisfaction) secara positif atau negatif. Penggunaan (use) dan kepuasan pemakai (user satisfaction) mempengaruhi dampak individual(individual impact) dan selanjutnya mempengaruhi dampak organisasional(organizational impact).

Penjelasan Gambar Model DeLone & McLean (1992) Dari model proses dan kausal ini, maka dapat dijelaskan bahwa kualitas sistem(system quality) dan kualitas informasi (information quality) secara mandiri dan bersama-sama mempengaruhi baik penggunaan (use) dan kepuasan pemakai(user satisfaction). Besarnya penggunaan (use) dapat mempengaruhi kepuasan pemakai (user satisfaction) secara positif atau negatif. Penggunaan (use) dan kepuasan pemakai (user satisfaction) mempengaruhi dampak individual(individual impact) dan selanjutnya mempengaruhi dampak organisasional(organizational impact).

Kritik Seddon (1997) Model DeLone & Mclean (1992) banyak mengundang perhatian dari para peneliti, salah satunya adalah Peter B. Seddon yang melontarkan kritik terhadap model yang diajukan oleh DeLone & Mclean. Menurut Seddon  (1997) masalah utama dari model D&M (DeLone & McLean) adalah mencoba mengkombinasikan proses dan penjelasan kausal dari kesuksesan sistem informasi di model mereka. Dengan demikian model mereka tercampur antara model proses (process model) dan model varian (variance model).

Lanjutan Lebih lanjut, Seddon (1997) mengatakan bahwa kotak-kotak dan arah panah di model D&M dapat diintepretasikan keduanya yaitu suatu varian dan suatu kejadian di dalam proses. Dalam usaha mengatasi kesulitan-kesulitan di model D&M ini, Seddon (1997) mencoba melakukan spesifikasi ulang dan mengembangkan sedikit versi dari model D&M. Model yang dispesifikasi ulang ini tetap mempertahankan fitur-fitur di model D&M tetapi menghilangkan kebingungan yang disebabkan oleh arti ganda dari kotak-kotak dan arah-arah panahnya.

Gambar Model Seddon (1997) yang menggabungkan dua model varian

Kritik Kembar Siam: Alter (1999) Mengukur efektivitas suatu sistem informasi ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Alter (1999) berargumentasi bahwa pengukuran efektivitas suatu sistem informasi belum tentu mengukur efektivitas suatu sistem informasi itu sendiri. Alasannya adalah karena suatu sistem informasi tidak dapat dilepaskan dengan sistem kerja yang didukungnya. Sistem-sistem informasi dan sistem-sistem kerja yang didukungnya semakin menjadi kembar siam terkait. Menurut Alter (1999) mengabaikan sistem-sistem kerja yang didukungnya, sistem-sistem informasi tidak akan mempunyai arti.

Lanjutan Analogi menggunakan kembar siam ini tampaknya berlebihan, tetapi cukup berguna untuk pemahaman kemungkinan- kemungkinan hubungan antara sistem informasi dan sistem kerja yang didukungnya. Analogi ini juga relevan. Beberapa tahun yang lalu, kedua sistem ini tidak begitu overlap dengan sistem informasi yang menyediakan atau menerima informasi dari sistem kerja tetapi tidak menjadi bagian integral darinya. Tren mengarah ke komputasi interaktif di sepuluh tahun terakhir membuat hubungan kedua sistem ini menjadi komplek karena tumpang tindih keduanya meningkat.

Kesimpulan Kesuksesan Sistem informasi dianggap sukses diukur dengan kualitas sistem dan informasi yang variabel konsekuensi individual mempunyai dampak positif terhadap organisasional perusahaan. Dan bekerja secara efektif dan efisien Adanya perkembangan teknologi informasi dan kiritik oleh pakar lain pada Model kesuksessan sistem informasi, DeLone dan McLean memperbarui modelnya dan menyebutnya sebagai model kesuksesan sistem informasi D&M yang diperbarui

sekian TERIMAKASIH