ARTI AROFAH 20100510142 Politik dan Pemerintahan Amerika Serikat (2012)

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Peranan Bahasa Indonesia dalam Memasuki Dunia Kerja
Advertisements

Pertemuan 13 Strategi Promosi
Partisipasi Politik Amerika Serikat
KEMUNCULAN PARTAI POLITIK DALAM DEMOKRASI BARAT DAN PENGARUH-PENGARUH PARTAI TERHADAP SISTEM PEMILIHAN.
KELOMPOK SOSIAL Adalah : kumpulan orang yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi. Kelompok diciptakan oleh anggota masyarakat.
Materi kuliah Pemilu dan Perilaku Politik
Sistem Politik di Indonesia
Negara dan Kebijakan Publik. Pertumbuhan Kegiatan Negara Sejak 1880 Istilah “negara” dan “pemerintah” kerap dipertukarkan, yakni lembaga yang memiliki.
Pentingnya Pengakuan Suatu Negara Terhadap Negara Lain
KONFLIK-KONFLIK PILKADA YANG TERJADI SELAMA INI
Bambang Cipto Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
KEKUASAAN KEPRESIDENAN AMERIKA SERIKAT Politik dan Pemerintahan Amerika Serikat (2012) DHITSAHANINGRUM G.P
TIPOLOGI PARTAI POLITIK
ALIRAN INFORMASI DALAM ORGANISASI
Menganalisis Pasar Bisnis dan Perilaku Pembelian Bisnis
Media Massa dan Demokrasi Amerika Rofiq Eko Syahri | Politik dan Pemerintahan Amerika Serikat (2012)
Birokrasi Gedung Putih (Politik Pemerintahan Amerika Serikat)
P ARTAI POLITIK AMERIKA SERIKAT Rachmalia Dewi Sukmawati Politik dan Pemerintahan Amerika Serikat (2012)
BUDAYA POLITIK PARTISIPAN
KARAKTERISTIK PEMILIHAN UMUM DI AMERIKA SERIKAT
SOSIALISASI POLITIK DAN KEHIDUPAN BERPOLITIK
PERILAKU KONSUMEN Tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului.
KETERLEKATAN PERILAKU EKONOMI
Psikologi Dunia Kerja Organisasi Informal
Nunung Nasikhah ( ) Fahmi Setya Gana ( ) Ma’rifa Nurjanah ( )
TEKNIK POLLING DAN OPINI PUBLIK Pertemuan 9
PENGERTIAN PROMOSI Promosi adalah upaya untuk menginformasikan produk atau jasa pada calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi.
TIPOLOGI PARTAI POLITIK. Metode Klasifikasi A. Klasifikasi Katz dan Mair membagi tipe partai politik menjadi 4 tipe, yaitu : 1. Partai Elit. Partai jenis.
PARTAI POLITIK Ahmad Nasher.
SURAT LAMARAN & WAWANCARA KERJA
Budaya Politik di Indonesia
Aktor-aktor Yang Terlibat dalam
Menganalisis Pasar Bisnis dan Perilaku Pembelian Bisnis
Promosi Media.
Partai Politik & Pemilu
Peran KPU Dalam Upaya Meningkatkan Keterwakilan Perempuan
Mata kuliah : O Public Relations Management
`SOSIOLOGI PERTANIAN` Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
PARTISIPASI POLITIK DALAM DISTRIBUSI DAN ALOKASI SUMBER POLITIK
Oleh: Adiyana Slamet, S.IP., M.Si
PENGORGANISASIAN Obon Tabroni.
TEKNIK POLLING DAN OPINI PUBLIK Pertemuan 10
PENGERTIAN PROMOSI Promosi adalah upaya untuk menginformasikan produk atau jasa pada calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi.
Desentralisasi dan Demokratisasi di Daerah
PENGERTIAN PROMOSI Aspek bauran pemasaran yang berhubungan dengan teknik-teknik yang paling efektif untuk menjual suatu barang.
STRATEGI PROMOSI KHUSNUL KHOTIMAH ( )
Sistem Kepartaian dan Pemilu di Indonesia
LEMBAGA KEPARTAIAN DAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN
Pengantar Ilmu Politik Identifikasi Struktur Politik
Perilaku Politik Partisipasi Politik
PERAN SERTA BUDAYA POLITIK PARTISIPAN
By : Ratnasari Fajariya Abidin
SOSIOLOGI “Gerakan Sosial’’
Bentuk-bentuk Komunikasi Kelompok
12. Promosi Prinsip-prinsip promosi Pertemuan ke 12 .
Sosiologycal Approach
TUGAS KOMUNIKASI PUBLIK “The Presentation of Self In Everyday Life”
MULTIPARTAI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KETAHANAN NASIONAL
Communications to Promote Interest and Participation
PERILAKU KONSUMEN Tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului.
Menganalisis Pasar Bisnis dan Perilaku Pembelian Bisnis
Aturan dan Larangan Kampanye
Kontribusi Media Lokal dalam Memacu Pertumbuhan Ekonomi
PARTAI POLITIK.
PENGARUH DIRECT MARKETING (DIRECT SELLING, DIRECT MAIL DAN
SISTEM PERUBAHAN KONSTITUSI
PEMASARAN Suatu proses perencanaan dan pelaksanaan kosepsi, penetapan harga, promosi dan distribusi dari gagasan, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran.
PERILAKU KONSUMEN Tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului.
KELOMPOK/GOLONGAN KEPENTINGAN KELOMPOK/GOLONGAN PENEKAN Dr. Indah Adi Putri, M.Si.
KAMPANYE PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH
Transcript presentasi:

ARTI AROFAH Politik dan Pemerintahan Amerika Serikat (2012)

 Tipe Interest Group menurut Gabriel Almond o Kelompok Kepentingan o Kelompok Kepentingan Non-asosiasi o Kelompok Kepentingan Institusional o Kelompok Kepentingan Asosiasi  Special Interest Group  Strategi Special Interest group

1. Kelompok Kepentingan Mengajukan kepentingan secara spontan dan berorientiasi pada tindakan segera seperti demonstrasi, pemogokan dan huru- hara. Kelompok ini disebut anomik karena identitasnya kurang jelas.

2. Kelompok Kepentingan Non-asosiasi Terbentuk apabila terdapat kepentingan yang sama untuk diperjuangkan (kegiatan yang bersifat temporer). Setelah melakukan kegiatan, kelompok ini bubar dengan sendirinya seperti kelompok suku, ras, dan kedaerahan. Kelompok ini biasanya menggunakan cara-cara pendekatan informal terhadap pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan.

3. Kelompok Kepentingan Institusional Muncul didalam lembaga-lembaga politik dan pemerintahan yang fungsinya bukan mengartikulasikan kepentingan, seperti kelompok tertentu dalam angkatan bersenjata, birokrasi, dan partai politik. Karena anggota kelompok itu menduduki posisi-posisi penting maka pengaruh mereka terhadap proses penyusunan sangat besar, tetapi cenderung melayani kepentingan sendiri.

4. Kelompok Kepentingan Asosiasi Berfungsi mengartikulasikan kepentingan kelompok. Kelompok ini terorganisasi dengan baik, dan secara terus menerus menjalin hubungan dengan para anggota dan pemerintah. Termasuk dalam kategori ini, kelompok kepentingan seperti Kamar Dagang dan Industri, Serikat Pekerja, Himpunan Petani, dan Ikatan Dokter

 Roda pemerintahan yang ada di Amerika dipengaruhi oleh SIG dengan mewakilkannya pada para birokrat.  SIG lebih memperjuangkan kepentingan kelompok, sehingga terkadang merugikan masyarakat umum. Tetapi, mampu menjaga stabilitasperpolitikan di Amerika Serikat.

 Direct Lobbying : kontak langsung dengan para pejabat politik dan mencoba membujuk mereka untuk mendukung tujuan dari SIG.  Grassroots Lobbying : meyakinkan para pemilik suara dan publik untuk mendukung kedudukan dari SIG dengan cara pengiriman surat secara masal, iklan di televisi atau Koran, menelpon konstituen, melakukan posting di internet, dan kampanye dari rumah ke rumah.  Campaign Involvement : Keikutsertaan SIG dalam kampanya politik dapat berupa mendaftarkan pemilik suara yang bekerja dibawah kandidat tertentu, meyakinkan kandidat untuk mendukung posisi tertentu, bergabung dengan partai politik dan membentuk tujuan dan keputusan partai dari dalam, atau dengan berkonstribusi dalam kampanye.  Direct Contribution or Independent Expenditures : Direct contribution adalah kontribusi yang diberikan secara langsung kepada kandidat tertentu, sedangkan independent expenditure adalah uang yang dikeluarkan atas nama kandidat tertentu namun uang tersebut tidak secara langsung diberikan pada kandidat tersebut.  Bundling : proses menggabungkan sejumlah konstribusi secara bersama untuk membuat sebuah konstribusi yang besar.  Judicial Involvement : SIG biasanya mencoba untuk membentuk keputusan- keputusan hukum dengan cara mengajukan amicus curiae briefs. Mereka adalah ‘friend of the court’, diajukan oleh suatu entitas (dalam hal ini SIG) yang bukan pihak yang berkompeten dalam kasus tersebut. ‘friend of the court’ dapat digunakan apabila SIG mempertimbangkan hasil dari suatu kasus apakah relevan dengan tujuan SIG tersebut.  Protest: strategi lain dari SIG. Piket, demonstrasi dan pawai dapat digunakan untuk mempublikasikan pandangan suatu SIG dan untuk membentuk pandangan publik.