PERANAN ILMU-ILMU SOSIAL DALAM STUDI SEJARAH LOKAL

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
ILMU POLITIK MELIPUTI BIDANG-BIDANG:
Advertisements

Pertemuan Pertama Karakteristik SKI.
ILMU POLITIK MELIPUTI BIDANG-BIDANG:
MOBILITAS SOSIAL Perpindahan posisi seseorang atau sekelompok orang dari lapisan satu ke lapisan yang lain. Pengertian.
SEJARAH SOSIAL TERRY IRENEWATY, M.Hum.
TIPE-TIPE SEJARAH LOKAL
ILMU SEJARAH DI PRANCIS
BEBERAPA CONTOH KAJIAN SEJARAH LOKAL
PERKEMBANGAN MASYARAKAT INDONESIA
SEJARAH, KEBUDAYAAN, IPTEK DAN MASALAH SOSIAL
HUBUNGAN SEJARAH LOKAL DENGAN NASIONAL, DAERAH, REGIONAL
HUBUNGAN SEJARAH LOKAL DENGAN SUB- DISIPLIN LAINNYA
Struktur sosial masyarakat
Metodologi Penelitian, Kajian Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora
(2)KARAKTERISTIK IPS SD
STRATIFIKASI SOSIAL DAN KEKUASAAN
SEJARAH DAN ILMU-ILMU SOSIAL
Konsep Dasar Sejarah.
DRA.HJ.ARIATI PAKAYA, MPd
ANTROPOLOGI DI INDONESIA PADA MASA ORDE BARU
ANTROPOLOGI Minggu ke 3.
PEMIKIRAN TOKOH – TOKOH DALAM ILMU SOSIAL
Dimensi dan Struktur Pendidikan IPS Oleh: Dr
DINAMIKA KEHIDUPAN SOSIAL
PERTEMUAN 4 HARLINDA SYOFYAN, S.Si., M.Pd
Pendekatan Sosiologis Tentang Ekonomi :
STRUKTUR SOSIAL & INTERAKSI SOSIAL
Ilmu Sosial Dasar.
EKONOMI KEPENDUDUKAN.
Budaya Politik.
D. Hubungan antara Antropologi-Sosial dan Sosiologi
Istilah Antropologi Hukum
BUDAYA POLITIK DI I N D O N E S I A
BAB 2 STRATIFIKASI SOSIAL.
PENELITIAN SEJARAH.
C DASAR-DASAR PENELITIAN SEJARAH.
Struktur sosial masyarakat
Perubahan yang Terjadi pada Masyarakat
Perubahan Sosial dan Pembangunan
STRUKTUR SOSIAL OLEH SRI SUNTARI
Perubahan Sosial Modrenisasi.
Matakuliah : L0094-Ilmu Sosial Untuk Psikologi
Dinamika Pembangunan Desa
Mengkaji sejarah masyarakat atau kemasyarakatan
EKONOMI KEPENDUDUKAN 2015.
(IBD) ILMU BUDAYA DASAR Kian Amboro, M.Pd.
Perubahan Perubahan Kebudayaan
PERUBAHAN SOSIAL MATERI SOSPEND.
Tinjauan Pustaka TINJAUAN TEORI yang berkaitan dengan permasalahan yang akan diteliti. TINJAUAN DARI HASIL PENELITIAN LAIN yang berkaitan dengan masalah.
Struktur sosial masyarakat
Kuliah 5 Sosiologi Komunikasi
EKONOMI KEPENDUDUKAN.
SOSIOLOGI UNTUK KESEJAHTERAAN SOSIAL
HUBUNGAN ANTROPOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA
TUGAS PERTEMUAN 8 & 10 SOSIOLOGI POLITIK.
Penduduk dan Pembangunan Ekonomi
Sosiologi Pedesaan (Sosiologi Pertanian)
Konsep dan pendekatan sosiologi
SEJARAH DAN ILMU-ILMU SOSIAL
EKONOMI KEPENDUDUKAN.
KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN. 1. KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN 11. HUBUNGAN KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN OVERVIEW.
EKONOMI KEPENDUDUKAN.
LEMBAGA SOSIAL SOCIAL INSTITUTION
Pendalaman Materi Sosiologi
EKONOMI KEPENDUDUKAN.
EKONOMI KEPENDUDUKAN.
LAPISAN MASYARAKAT (Stratifikasi Sosial)
ANTROPOLOGI.
KEPENDUDUKAN DAN DEMOGRAFI
Langkah-langkah dalam penelitian
Transcript presentasi:

PERANAN ILMU-ILMU SOSIAL DALAM STUDI SEJARAH LOKAL

PENTINGNYA PENDEKATAN ILMU SOSIAL DALAM SEJARAH LOKAL Sejarah lokal adalah sejarah mikro,sehingga menuntut metodologi khusus, yaitu harus mempunyai kerangka yang cukup halus agar dapat melakukan analisis yang tajam. Biasanya peristiwa kecil atau lokal tidak terlalu menarik, misalnya peristiwa kecil sekitar pemberontakan petani yang terbatas di suatu desa dan hanya berlangsung beberapa hari saja. Peristiwa tersebut baru mulai bermakna apabila pelbagai fakta ditempatkan pada suatu konteks atau mengandung struktur, pola, atau kecenderungan tertentu. Yang menarik misalnya sifat kepemimpinannya, jenis idiologinya, pola mobilitasnya, dsb.

Adanya perkembangan baru dalam studi sejarah di Indonesia, yang bukan saja ke arah sifat kritis analitisnya tetapi juga pergeseran ke arah tema-tema baru dalam objek studinya, sangat berkaitan dengan kajian sejarah lokal, karena tema-temanya banyak menyangkut peran khusus daerah tertentu di Indonesia. Di samping itu, sejarah lokal baru memperoleh relief jika ada pendekatan struktural, misalnya ada masalah tentang struktur agraria, struktur kekuasaan, struktur sosial, dan lain sebagainya.

TEORI DAN METODOLOGI DALAM PENULISAN SEJARAH Teori dan metodologi mulai diketengahkan apabila penulisan sejarah tidak semata-mata bertujuan menceritakan kejadian tetapi bermaksud menerangkan kejadian dengan mengkaji sebab-sebabnya, kondisi lingkungannya, konteks sosialkulturalnya. Artinya secara mendalam hendak diadakan analisis tentang faktor-faktor kausalnya, kondisional, kontekstual, serta unsur-unsur yang merupakan komponen dan eksponen dari proses sejarah yang dikaji.

Langkah yang sangat penting dalam membuat analisis sejarah ialah menyediakan suatu kerangka pemikiran atau kerangka referensi yang mencakup pelbagai konsep dan teori yang akan dipakai dalam membuat analisis itu. Kerangka konseptual dan teoritis sebagai alat analisis tersedia dalam ilmu-ilmu sosial, seperti sosiologi, antropologi, politikologi, dll.

KEGUNAAN ILMU-ILMU SOSIAL UNTUK SEJARAH Pengaruh ilmu-limu sosial pada sejarah dapat digolongkan ke dalam konsep (gagasan atau ide), teori (kaidah yang mendasari suatu gejala yang sudah melalui verivikasi), permasalaha, dan pendekatan. A. Ekonomi Konsep-konsepnya seperti ekonomi makro, ekonomi mikro, ekonomi pembangunan, pemasara, inflasi, devaluasi, upah, gaji, biaya, bunga, nilai tambah, harga dan sewa.

B. Sosiologi Teori-tori sosiologi, seperti stratifikasi, revolusi, kekuasaan. Konsep-konsep sosiologi, seperti mobilitas sosial, perubahan sosial, dan solidaritas. Sejarawan yang mengutarakan struktur sosial dari masa tertentu semestinya memakai konsep stratifikasi sosial, kelas sosial, elite, struktur kekuasaan dll. C. Ilmu Politik Beberapa yang senantiasa dijumpai dalam proses gejala politik ialah kepemimpinan, otoritas, idiologi, organisasi, sistem politik, demokrasi, konstitusi, bargaining, birokrasi, kharisma, korupsi dll.

D. Antropologi Konsep-konsep yang perlu diketahui diantaranya: simbol, sistem kepercayaan, folklore, tradisi besar, tradisi kecil, enkulturasi (pembudayaan), inkulturasi (menyesuaikan diri dengan budaya setempat), primitif, dan agraris. E. Demografi Konsep-konsep sederhana seperti pekembangan penduduk, sensus, proyeksi, fertilitas, mortalitas, morbiditas, umur, jenis kelamin, dan migrasi.

BEBERAPA CONTOH BUKU KAJIAN SEJARAH DENGAN PENDEKATAN ILMU SOSIAL

Sartono Kartodirdjo, Peasant’s Revolt of Banten in 1888 (1966) dan Protest Movements in Rural Java (1973) Konsep-konsep ilmu soaial yang digunakan, seprti struktur, fungsi, elite, birokrasi, mobilitas sosial, patron-klien, kelas, dan perubahan sosial. Serta ideal type Max Weber, seperti patrimonialisme dan birokrasi rasional.

Suhartono, Apanage dan Bekel: Perubahan Sosial di Pedesaan Surakarta (1830-1920) Ilmu-ilmu soaial sangat berguna untuk mendiskripsikan masyarakat desa tradisional dan hubungan horisontal serta vertikalnya. Tanpa penguasaan teori sosial, topik-topik tentang apanage, bekel, status sosial, perubahan sosial, mobilitas sosial, elite pedesaan, dan keresahan sosial tidak akan menjadi jelas.

Elly Touwen Bouwsma, Negara, Islam, dan Kepemimpinan Lokal di Madura Bagian Barat: Studi Sejarah-Antropologi Buku ini berisi penelitian lapangan antropologi di desa Beru, Sampang, Madura Barat. Seteleh mendeskripsikan mengenai desa Beru tentang letak dan setting alam, keadaan tanah, data kependudukan, mata pencaharian, tratifikasi sosial, dan kelompok sosial (kekeluargaan dan keagamaan, orang-orang tua, kyai desa, aparat desa) sampailah buku ini pada penelitian sejarah antropologi.