Lingkungan Pemasaran Makro: Fad, Trend, dan Megatrend

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Bab 1 Pemasaran Mengatur Hubungan Pelanggan yang Menguntungkan
Advertisements

Keluarga dan Rumah Tangga
Memahami Proses Pemasaran Dan Perilaku Konsumen
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS ANDALAS
PEMASARAN.
ManajemenPemasaran.
Pemasaran Agroindustri
MANAJEMEN PEMASARAN.
PERILAKU KONSUMEN Tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului.
Memanfaatkan Peluang Usaha
DEFINISI PEMASARAN DAN MANAJEMEN PEMASARAN
Peluang Pasar.
Bab 7 Manajemen dan Strategi Pemasaran
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pembelian Konsumen
MODUL 3 SEGMENTASI PASAR Konsep Segmentasi Pasar
Kelompok Sosial & Perilaku Konsumen
Informasi dan Lingkungan Pemasaran
Matakuliah : O0174/Komunikasi Antar Budaya
MATA KULIAH : PERILAKU KONSUMEN Dosen : Agus Arijanto,SE,MM
PENGARUH KEPRIBADIAN DAN GAYA HIDUP
Kota yang berkelanjutan
8 MODUL MEMPREDIKSI DAN MENILAI PELUANG PASAR KEWIRAUSAHAAN (3 SKS)
PEMASARAN By Dody Pernadi.
Materi Tutorial Tatap Muka
Memahami Proses Pemasaran Dan Perilaku Konsumen
Konsep dan lingkungan pemasaran
Mata Kuliah : Perilaku Konsumen Fak. Ekonomi UMB – PKK Menteng Jakarta
WIRAUSAHA KAOS UNIK, KREATIF, DAN BERKUALITAS SEKALIGUS MEDIA EDUKASI UNTUK MEMBANGUN GENERASI MUDA BERKARAKTER DAN BERJIWA NASIONALISME.
Lingkungan Pemasaran Pertemuan 3 Buku 1 Hal:
Perspektif Global Pentingnya Wawasan dalam Perspektif Global
Prinsip-prinsip Pemasaran
MEMANTAU LINGKUNGAN PEMASARAN
Bagian 1 Definisi Pemasaran dan Proses Pemasaran
EKONOMI Kelas / Semester : X / 1 Permasalahan Ekonomi.
Bab 6 Menganalisis Pasar Konsumen
Aspek Pemasaran Menganalisis pemasaran secara komprehensif bertujuan untuk merinci pemasaran secara lebih jelas dimulai dari memahami dan mengerti betul.
BAGIAN II Dasar Manajemen dan Bisnis
Menganalisa Pasar Konsumen
Strategi Pemasaran Jasa
EKONOMI Permasalahan Ekonomi.
Bab 3 Mengumpulkan Informasi & Memindai Lingkungan
SISTEM INFORMASI PEMASARAN
PERILAKU KONSUMEN Tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului.
Bab 1 pengantar manajemen periklanan
Laba Kompetitif.
Dra Lidia Evelina MM Dosen dan Praktisi
Bab 1 Pemasaran dalam Abad Kedua Puluh Satu Manajemen Pemasaran
MANAJEMEN PEMASARAN Chapter 6 “ANALYZING CONSUMER MARKETS”
Bab 1 Pemasaran dalam Abad Kedua Puluh Satu Manajemen Pemasaran
BAB 1 Definisi dan filosofi pemasaran global
Lingkungan Pemasaran Makro DESAIN INDUSTRI FAK DESAIN UEU
MATERI 3 ASPEK PEMASARAN
Aspek Pemasaran Menganalisis pemasaran secara komprehensif bertujuan untuk merinci pemasaran secara lebih jelas dimulai dari memahami dan mengerti betul.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN ANAK USIA SEKOLAH DAN REMAJA
Hak dan Kewajiban Warga Negara
Masalah Pokok Dalam Perekonomian dan Cara Mengatasinya
Kepuasan Kerja, dan Stress
PEMASARAN Suatu proses perencanaan dan pelaksanaan kosepsi, penetapan harga, promosi dan distribusi dari gagasan, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran.
Dasar Manajemen dan Bisnis
Prinsip-prinsip Pemasaran
BAGIAN II Dasar Manajemen dan Bisnis
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pembelian Konsumen
ManajemenPemasaran.
UNIVERSITAS SATYAGAMA
Sexual Behaviour Bayi dan Anak. Perkembangan seksualitas bukan hanya perilaku pemuasan seks semata, tapi juga mencakup pembentukan nilai, sikap, perasaan,
SMART PARENTING KKN Universitas Muhammadiyah Purwokerto 2016.
Bagian 1 Definisi Pemasaran dan Proses Pemasaran
MENGANALISIS PELUANG USAHA PRODUK BARANG / JASA SMK NEGERI 1 GEROKGAK.
Bab 3 Lingkungan Pemasaran
Beberapa definisi Pemasaran : Menurut W Stanton, adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi.
Transcript presentasi:

Lingkungan Pemasaran Makro: Fad, Trend, dan Megatrend Kuliah 3 Lingkungan Pemasaran Makro: Fad, Trend, dan Megatrend

Tujuan Instruksional Memberikan pemahaman tentang : Lingkungan Makro perusahaan Perbedaan antara Fad, Trend dan Megatrend Kotler. Philip. (2003). Manajemen Pemasaran. Jilid 1. hal. 176-179.

Lingkungan Makro Demografi Ekonomi Alam Teknologi Politik – hukum Sosial – budaya Keenamnya menjadi dasar bagi peluang dan ancaman baru bagi perusahaan

Lingkungan Usaha * politik *makro ekonomi * pemerintah * undang-undang * prasarana Marketing mix * persaingan * Sosial budaya price * demografi product konsumen * globalisasi * pers price * publik promotion * teknologi Hubungan Pemasaran dengan Lingkungan

Diskusikan! Apakah peluang pasar baru akan berarti program pemasaran akan berhasil?

Peluang pasar baru belum menjamin keberhasilan meski dapat terlaksanakan karena program dan pemasaran baru akan berhasil jika sejalan dengan tren yang kuat

Fad Kesukaan masyarakat yang berlangsung singkat Bersifat tidak dapat diduga, berusia pendek, tidak penting secara sosial, ekonomi, dan politik Contoh: boneka Pet Rocks, boneka Beanie Babies, Pokemon, Tamagochi

Trend Arah atau urutan kejadian yang memiliki daya gerak (momentum) dan keberlanjutan jangka panjang (durability) Trend memiiki umur yang lebih panjang, dapat diamati sejumlah wilayah pasar dan kegiatan kosumen, konsisten dengan indikator-indikator penting lain yang terjadi atau muncul saat bersamaan Catatan Naisbitt : tren Kebangkitan Kawasan Perairan Pasifik, Era Biologi, Gaya Hidup Global, Nasionalisme Budaya

Megatrend Tokoh: John Naisbitt (futuris) Perubahan besar di bidang sosial, ekonomi, politik, dan teknologi yang lebih lambat terbentuknya , dan pada saat terjadi, perubahan itu akan mempengaruhi kita untuk waktu yang lama-antara tujuh dan sepuluh tahun atau lebih

Faith Popcorn: Trend dalam Perekonomian Pemberi rasa aman (anchoring): kecenderungan untuk menggunakan praktek2 kuno sebagai pemberi rasa aman atau sebagai pendukung gaya hidup modern: meditasi, yoga, agama2 Timur Sadar akan kehidupan (being alive): keinginan yang mengantarkan ke hidup yang lebih lama dan lebih dinikmati: vegetarianisme, obat dengan teknologi rendah, meditasi Menghitung2 hasil kerja merantau (cashing out): keinginan akan gaya hidup lebih sederhana namun lebih tenang: nostalgia utnuk kembali ke nilai-nilai kota kecil. Contoh: Ayip Rosidi Pembentukan kelompok dengan semangat kekeluargaan (clanning): perkembangan kebutuhan untuk bergabung dan menjadi anggota kelompok guna menghadapi dunia yang lebih kacau. Contoh: Harley Owners Group (HOG) milik perusahaan Harley-Davidson Hidup sebagai kepompong (cocooning): dorongan utnuk berdiam diri di rumah ketika keadaan di luar terlalu keras dan menakutkan: mendekorasi ulang rumah mereka, menonton TV dan film-film sewaan, memesan barang dari katalog``` Bergaya muda (down-aging) : kecenderungan orang yang lebih tua untuk bertindak dan merasa lebih muda dari usia mereka: pakaian yang berjiwa muda dan pengecatan rambut, mainan untuk orang dewasa, liburan yang penuh petualangan

Mementingkan diri sendiri (egonomics): keinginan untuk mengindividualisasikan diri melalui kepemilikan dan pengalaman: menawarkan barang, jasa, dan pengalaman Mengejar situasi semu yang menyenangkan (fantasy adventure): kebutuhan untuk mendapatkan pelarian emosional: liburan safari, makanan yang eksotik Hidup dengan banyak tugas (99 lives): melakukan banyak hal sekaligus “multi tugas”: menciptakan perusahaan pemasaran secara berkelompok-pos-pos pelayanan terpadu Selamatkan masyarakat kami/SOS (save our society): keinginan untuk membuat masyarakat lebih bertanggung jawab secara sosial: pendidikan, etika, dan lingkungan hidup Menyadari adanya perbedaan jender (female think): pengakuan bahwa pria dan wanita bertindak dan berpikir secara berbeda Kesamaan hak dan peluang (emancipation): emansipasi pria dari peran pria yang stereotip pria tidak lagi dituntut untuk tampil macho, dan kuat dan mencirikan pria sebagai ayah yang mengasuh anak dan suami yang penuh perhatian Sedikit memanjakan diri (small indulgences): kecondongan untuk mengikuti dorongan hati untuk beroyal-royal dalam skala kecil untuk sesekali mendapatkan pelampiasan emosional Bersenang-senang karena jenuh mengendalikan diri (pleasure revenge): kebanggaan dan pengejaran publik akan kesenangan sebagai pemberontakan melawan pengendalian diri dan penghindaran hal-hal penting Memperkecil simbol kehebatan (icon toppling): hasil atas bungan lebih kecil dan lebih ke organisasi dan produk lokal Konsumen yang sensitif terhadap ketidakberesan (the vigilant consumer): tidak lagi toleran terhadap produk yang jelek dan layanan uang tidak layak