PERTEMUAN IX : INTERVIEW YANG EFEKTIF. RESPON INADEQUATE  Respon yg tidak memadai merupakan situasi yang memerlukan probing/penggalian  Respon yg tidak.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
KONSELING KARYA >MU’MIN. PENDEKATAN KONSELING BEHAVIORAL.
Advertisements

KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN KONSELING ( KIP/K )
PEMBAHASAN Kasus Diselidiki Jelas bahwa kecelakaan menyebabkan kematian atau cedera fisik yang serius harus diselidiki. Selain itu, kecelakaan yang mungkin.
Metode Penelitian.
KARANGAN ILMIAH Marlina, M.Pd..
KOMUNIKASI EFEKTIF Dirangkum oleh: ANANG HERMAWAN.
RUMUSAN MASALAH & LANDASAN TEORI
PERTEMUAN VIII : BIAS DALAM INTERVIEW
PENGENALAN PENELITIAN
Badan Penelitian & Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI
RISET PEMASARAN Lecturer Note : Retno Budi Lestari
Pertemuan V Materi 5. Ketramp Mikro Konsel 2
Penelitian Kualitatif
PERTEMUAN VI : MENYUSUN PERTANYAAN
PERTEMUAN IV: BAHASA & KERANGKA ACUAN DALAM INTERVIEW
Questions and Their Uses
PERTEMUAN 15.
Pertemuan III: Motivasi & Penyusunan Guidance Interview
VEIT & GOULD, 2004:8, Benefit of Doing Research Mempelajari suatu keahlian dasar (learning an essential skill). Secara pribadi/langsung mendapatkan.
Kompetensi yang diharapkan tujuan Topik 2 : Topik 2 : Kontek Sejarah Analisa Kebijakan Kesehatan pengertian analisis kebijakan.
KETERAMPILAN BERTANYA
Interview 1.
DEFINISI Umpan balik merupakan suatu proses dimana seseorang memberi tahu berdasarkan pengamatan dan perasaannya, tentang tingkah laku seseorang  Informasi.
Observasi, Wawancara Dan Studi Dokumentasi
KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN KONSELING ( KIP/K )
KETERAMPILAN DASAR KONSELING
KOMUNIKASI EFEKTIF.
Komunikasi Antarpribadi (2)
WAWANCARA MENDALAM Dr. HARIS BUDI WIDODO.
Mengelola Dinamika Kelompok
KOMUNIKASI TERAPIUTIK DALAM PROSES KONSELING By Mawaddah Nst. M.Psi
Pertemuan 11 Wawancara Kerja.
Ertemuan 11 Wawancara Kerja.
Etika Dan Regulasi Maria Christina.
INTERVIEW EFEKTIF Dra. Sulis Mariyanti, M.Si, Psi
DISTORSI PESAN dalam KOMUNIKASI ORGANISASI Pertemuan 12
KOMUNIKASI EFEKTIF.
LANGKAH-LANGKAH METODE ILMIAH :
Questions and Their Uses
Pengertian gestalt Gestalt merupakan salah satu aliran psikologi yang mempelajari suatu gejala sebagai suatu keseluruhan atau totalitas, data-data dalam.
KOMUNIKASI Drs. Karyono, M.Si
KOMUNIKASI EFEKTIF Dirangkum oleh: ANANG HERMAWAN.
KEPUTUSAN DALAM PEMBUATAN PERTANYAAN
KOMUNIKASI Ilmi A Stialani, S.Psi.
PERTEMUAN 6 MENYUSUN PERTANYAAN oleh : Sulis Mariyanti
KOMUNIKASI EFEKTIF Nia H. Septianni, S. Psi -Pengantar Psikologi-
BAHASA & KERANGKA ACUAN
DEFINISI Umpan balik merupakan suatu proses dimana seseorang memberi tahu berdasarkan pengamatan dan perasaannya, tentang tingkah laku seseorang  Informasi.
LISTENING, OBSERVING, QUESTIONING, RESPONDING
ASESMEN DALAM PSIKOLOGI KLINIS
KOMUNIKASI INTERPERSONAL
BIAS DALAM INTERVIEW Pertemuan 8 Sulis Mariyanti PSIKOLOGI.
KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR
KOMUNIKASI EFEKTIF Dirangkum oleh: ANANG HERMAWAN.
KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR
KOMUNIKASI EFEKTIF Oleh: M. Noor Alamsyah Rain Suyati.
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Metodologi.
Interview Suatu situasi dimana terjadi pembagian pandangan dan informasi antara 2 orang yg bertemu. Terjadi pembentukan relasi antar personal. Terjadi.
MASALAH PENELITIAN SUMBER MASALAH: SARAN DOSEN, PENELITI SENIOR
ASKEP KLIEN DENGAN WAHAM PERTEMUAN : Diah Sukaesti, M. Kep, Sp.Kep J
Questions and Their Uses
Unsur2 penting dlm ketrampilan wwc adl sbb:
KETRAMPILAN DASAR MENGAJAR DALAM PEMBELAJARAN TERPADU
Mengelola Dinamika Kelompok
Muhammad Nidzomuddin, S.Sos
KEPRIBADIAN, KONSEP & CITRA DIRI
Mengelola Dinamika Kelompok
KOMUNIKASI EFEKTIF -Pengantar Psikologi-. 2 *Komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dari si pengirim ke si penerima. *Suatu ide, tidak peduli.
Transcript presentasi:

PERTEMUAN IX : INTERVIEW YANG EFEKTIF

RESPON INADEQUATE  Respon yg tidak memadai merupakan situasi yang memerlukan probing/penggalian  Respon yg tidak memadai Partial Respons Non Respons Irrelevant Respons Inaccurate Respons Verbalized Respons Problem

PENYEBAB MUNCULNYA RESPON INADEQUATE  Pola motif dan konflik antar motif dapat menim- bulkan respons yg tdk adekuat. Jalan yang akan ditempuh seseorang dalam menghadapi situasi yg mengancam tergantung pada : Kepribadian Kebiasaan Persepsi tentang yg paling “acceptable”

PENYEBAB YANG MENDASARI RESPONS INADEQUATE Itee gagal memahami maksud pertanyaan Bahasa & Konsep dalam pertanyaan di luar daya pemahaman Itee Itee tdk memiliki informasi atau latar belakang yg diperlukan Itee tdk mampu menyatakan perasaannya dlm bentuk kata Itee merasa bahwa pertanyaan tdk cocok dng wawancara Iter dianggap berada di luar “jangkauan”nya

ANALISA HASIL Wawancara Pertanyaan2 Tabulasi Tujuan Spesifik Analisis Maksud & Tujuan Umumu

EFFECTIVE INTERVIEW Rumus : Ein + R X 100% > 60% n – (F + T) Keterangan : I = Informasi yg diberikan ITER, agar ITEE memperhatikan hal tertentu I-ex = Informasi di luar alur pikir & kerangka acuan Itee I-in = Informasi yg sejalan alur pikir & kerangka acuan Itee

F = Formalitas, ungkapan sopan santun dan adat kebiasan yg berlaku. Misal: terimakasih… S = Selaan atau sisipan ungkapan ITER disela- sela pernyataan yg sedang diberikan oleh ITEE. Misal : ya..ya..lalu..Hm..hm –S-pos : Bernada mendorong ITEE agar melan- jutkan pernyataannya –S-neg : Bernada menghambat E = Eksplorasi pertanyaan yg diajukan ITER un- tuk dijawab ITEE –E-ex : pertanyaan diluar alur pikir/kerangka acu-an ITEE –E-in : pernyataan sejalan dg alur pikir ITEE

–Ein-R : mengenal perasaan –Ein-F : mengenal fakta R = Rangkuman atau penataan kembali pernya- taan/jawaban ITEE –Ru=Mengulang apa yang dikatakan –Ri =Menyimpulkan Isi (Oh..jd yg Anda maksud..) –Rr= Mengungkapkan perasaan yg tersirat (se- nang, sedih, bingung) Is= Interpretasi yg memberikan wawasan kepada ITEE tentang perilakunya, hubungannya dgn perasaan, dng motifnya dll yg belum pernah diutarakan Itee (Merang- kum keseluruhan tetapi tdk berdasarkan apa yg diung- kapkan saja)  memberi makna atas gejala

D= Dugaan/pernyataan ITER yg menyiratkan dugaan yg tdk dapat langsung diuji kebenarannya (mengajukan pi- kirannya sendiri) –Tergantung Jawaban ITEE  Salah  D –Benar  Is Ev= Evaluasi penilaian normative moralistic mengenai perilaku atau situasi ITER T= Penenangan atau penentraman sbg upaya utk mene- nangkan hati ITEE agar tdk perlu cemas, khawatir dan merasa gagal, dst… N= Nasihat, saran, petunjuk kepada ITEE tentang apa yg harus dilakukan, dihindari & tdk dilakukan (biasanya di konseling)

TUGAS LATIHAN MAHASISWA  Setiap Mahasiswa diwajibkan melakukan skoring atas hasil interview yang telah dilakukan dan hasil interview rekan mahasiswa lain  Menghitung hasilnya, Efektifkah ?  Memberikan komentar tentang kelebihan dan kekurangan terhadap interview yang dilakukan dan interview yg dilakukan rekannya.  Memberikan saran perbaikan