PRA PRODUKSI-1 M.SUYANTO

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PRA PRODUKSI-3D M.SUYANTO
Advertisements

SATU KATA dalam suatu TEAM WORK MENULIS LOGLINE
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN M.SUYANTO
MENULIS SKENARIO KELAS FILM BOX OFFICE
UNSUR INTRINSIK & EKSTRINSIK PROSA (cerpen/novel)
Unsur-unsur dalam Karya Sastra
CERPEN.
ALL MOTIVATIONS BY: RIO WIRAWAN, S.Kom., MMSi
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN-5 M.SUYANTO
SHAPESHIFTERS SHAPESHIFTERS : Dalam cerita, makhluk seperti vampir atau manusia serigala yang dapat berubah bentuk. Dalam kehidupan, shapeshifter mewakili.
Pertemuan 3: Karakter & Cara Membaca + Menulis Fiksi
Bahan Ajar Bahasa Indonesia SMP Kelas IX
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN M.SUYANTO
SMART IN S ATU KATA dalam suatu TEAM WORK S ATU KATA dalam suatu TEAM WORK M ENULIS LOGLINE M ENULIS LOGLINE A DA TUJUH PERTANYAAN POKOK A DA TUJUH PERTANYAAN.
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN-3 M.SUYANTO
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN-2 M.SUYANTO
Herdito Sandi Pratama, M.Hum Dari beberapa sumber
HIKAYAT.
Unsur-unsur dalam Karya Sastra
UNSUR INTRINSIK CERITA
NAMA : RAHMAT HIDAYAT AKKAS NIS : KELAS : XI IPA 1
UNSUR INTRINSIK & EKSTRINSIK PROSA (cerpen/novel)
PERTEMUAN VIII (KE DELAPAN) MATA KULIAH : PENULISAN NASKAH SEMESTER : GANJIL DOSEN : BAMBANG SUDJATI TAHUN : 2011.
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN-2 M.SUYANTO
PRA PRODUKSI-3A M.SUYANTO
MENULIS SKENARIO KELAS FILM BOX OFFICE (Richard Krevolin)
Membangun Saling Percaya
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN-2 M.SUYANTO
Memperkenalkan cerita perjuangan bangsa Indonesia
SHAPESHIFTERS SHAPESHIFTERS : Dalam cerita, makhluk seperti vampir atau manusia serigala yang dapat berubah bentuk. Dalam kehidupan, shapeshifter mewakili.
PERTEMUAN XIII (TIGA BELAS)
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN-4 M.SUYANTO
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN-3 M.SUYANTO
UNSUR-UNSUR INTRINSIK PROSA
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN-4 M.SUYANTO
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN-2 M.SUYANTO
PACARAN SEHAT.
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN-5 M.SUYANTO
SELAMAT SIANG Mari Bermain drama ! “Dunia ini panggung sandiwara
IDENTITAS PROGRAM AUDIO VISUAL
DRAMA Senada dengan film, drama adalah karangan yang berbentuk dialog/percakapan antara pemainnya. Dialog dalam drama tidak jauh berbeda dengan percakapan.
Kompetensi Dasar : 7.1 Mengidentifikasi unsur intrinsik teks drama
MENULIS SKENARIO SEKOLAHKU
TEKS ANEKDOT.
PROSES PRODUKSI FILM KARTUN (1) M.SUYANTO
Unsur Instrinsik dan ekstrinsik Novel
" Si Minem Beranak Bayi" ? 1. Bagaimana kesan yang anda dapat dari penggambaran lingkungan alam di sekitar desa pada awal cerita? 2. Bagaimana kesan ini.
*STORYTELLING.
BROADCASTING TV M.SUYANTO
Unsur A U D I O VISUAL INTRINSIK.
Menulis berbgai karya sastra/cerpem
UNSUR-UNSUR PROSA FIKSI
MENULIS SKENARIO KELAS FILM KARTUN BOX OFFICE
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN M.SUYANTO
Menulis skenario? Gampang, Kok!
UNSUR INTRINSIK & EKSTRINSIK PROSA (cerpen/novel)
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN M.SUYANTO
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN M.SUYANTO
SHAPESHIFTERS SHAPESHIFTERS : Dalam cerita, makhluk seperti vampir atau manusia serigala yang dapat berubah bentuk. Dalam kehidupan, shapeshifter mewakili.
Menganalisis Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik
Unsur-unsur dalam Karya Sastra
LATIHAN 2 EXTROVERT Oleh. : Rismawaty.
Mengelola Stres pada Pekerja Kemanusiaan: Membantu diri sendiri
MENGOMENTARI BUKU CERITA YANG DIBACA
KELOMPOK VI NAMA : Farid M Z Hilman S Erlangga G Zulfahmi.
Memahami Novel Remaja (Asli atau Terjemahan) Kelas VIII Semester II (Genap)
Velly Xibb-15 Erica Xibb-11 Gerry xibb-04 Yosa xibb-01
Unsur-unsur dalam Karya Sastra
Unsur-unsur dalam Karya Sastra
Narrative Strategies.
Transcript presentasi:

PRA PRODUKSI-1 M.SUYANTO www.msuyanto.com

PRA PRODUKSI PRA PRODUKSI mencakup seluruh persiapan dan aktivitas sebelum ke studio atau lapangan pada hari pertama produksi Tahap 1 : aktivitas menstransformasi dari ide menjadi naskah.

CERITA CERITA MERUPAKAN SEBUAH NARASI BERBAGAI PERISTIWA YANG SENGAJA DISUSUN BERDASARKAN WAKTU MISALNYA : PERISTIWA ANAK DITINGGAL KEDUA ORANG TUANYA HILANGNYA SEPATU ADIKNYA PERISTIWA MENGANTUK KEMUDIAN TIDUR MELIHAT WANITA CANTIK KEMUDIAN LANGSUNG JATUH CINTA

Script writer, Creator dan Pembuat cerita. Creator adalah seseorang atau sekelompok orang yang menciptakan suatu cerita atau karya. Pembuat cerita adalah seseorang yang membuat alur cerita dan unsur-unsur cerita. Pembuat naskah (Scriptwriter) adalah Seseorang atau sekelompok orang yang bertugas untuk menulis dan mencatat naskah dalam sebuah film baik itu film biasa atau animasi..

Proses Pembuatan Cerita Ide Adalah Sesuatu yang ingin kita ciptakan setelah melihat atau memperhatikan lingkungan. b. Proses pengembangan ide Proses pengembangan ide adalah suatu langkah untuk memproses ide yang telah kita dapatkan untuk menjadi sebuah cerita baik untuk komik, novel, film, sinetron atau animasi. Tema. Tema adalah suatu pesan yang akan kita sampaikan kepada audiens ketika mereka nanti menonton atau membaca karya kita.

STRUKTUR CERITA DRAMATIS TEMA : Apa yang ingin disampaikan dalam cerita PLOT : Bagaimana cerita mengalir ke depan dan berkembang. KARAKTER : Bagaimana seseorang berbeda dari yang lainnya dan bagaimana masing-masing bereakti terhadap situasi yang terjadi LINGKUNGAN : Tempat adegan terjadi

TEMA TEMA : Apa yang ingin disampaikan dalam cerita CONTOH : Cinta dan keluarga dapat mengalahkan segalanya (Harry Potter) Kerja keras, doa dan kesabaran dapat mengalahkan segala rintangan (Petualangan Abdan) Keluarga lebih berharga daripada kekayaan yang melimpah (Charlie and Chocolate Factory) Menyenangkan adiknya lebih berharga daripada menjadi juara (Children of Heaven)

PLOT PLOT : Bagaimana cerita mengalir ke depan dan berkembang. PLOT SUMMARY, PLOT SYNOPSIS Batman, Gordon dan Harvey Dent dipaksa untuk berurusan dengan kekacauan yang disebabkan oleh seorang dalang anarkis yang dikenal hanya sebagai Joker, dengan keterbatasan mereka masing-masing (The Dark Knight). Diselamatkan dari pengabaian memalukan bibi dan pamannya, seorang anak laki-laki dengan takdir besar membuktikan kemampuannya saat hadir pada Sekolah Sihir “Hogwarts” (Harry Potter).

DRAMATURGI KLASIK -PERKENALAN : yang mengatur konteks dalam adegan yang terjadi -TITIK BANGKIT : munculnya krisis yang pertama -PENINGKATAN KETEGANGAN : konflik dan kesulitan meningkat -KLIMAKS : terjadinya krisis terbesar atau titik belok -PENURUNAN KETEGANGAN : ketegangan menurun, pejahat di atas angin -PEMECAHAN : Pahlawan masuk dalam kesulitan dan menang atau kalah

DRAMATURGI KLASIK Klimaks Peningkatan ketegangan Pemecahan Perkenalan (krisis terbesar) Penurunan ketegangan Peningkatan ketegangan Baik (Pahlawan Selamat) Konsekuensi Krisis terbesar Peningkatan konflik Pemecahan Jelek (Pahlawan Mati) Perkenalan (suasana) Titik bangkit (krisis yang pertama)

RAHASIA SKENARIO: DIAGRAM SCENE Latar belakang BY KREVOLIN Judul dan Pengarang Unsur-unsur Pemadu film Judul Babak I Judul Babak II Judul Babak III Awal Cerita Tema Titik balik Titik Tengah Titik Balik Klimaks

DIAGRAM PERJALANAN PAHLAWAN By M. Suyanto Unsur-unsur Pemadu film DUNIA BIASA DUNIA KUSUS DUNIA BIASA 2.Pang gilan (Pening- katan Kesa- daran) 3.Peno- lakan Pang gilan (Keeng ganan) 4.Bertemu Pembim bing (Menga- tasi Kesu- litan) 6.Ujian, Sekutu, Musuh (Bereks perimen) 7.Pende Katan Tempat Bahaya (Persi- apan) 9.Peng- hargaan (Konse kuensi) 10.Peno- lakan Utk Kembali (Keeng- ganan (Rededi- kasi) 12.Kebang kitan/ Klimaks (Upaya Akhir) 1.Dunia Biasa (Kesadaran Terbatas) Tema 5.Melewati Amban Batas (Berkomitmen) 8.Ujian Berat (Perubahan Besar) 11.Jalan Kembali (Rededikasi) 13.Kembali (Penguasaan)

JENIS KONFLIK DRAMATIS AREA UMUM KONFLIK Budaya sama vs budaya berbeda Ideologi sama vs ideologi berbeda Ideal vs rasional Perasaan vs pikiran Berpikir bijaksana vs realitas Sosial vs individual Kebaikan vs kejahatan Kaya vs miskin

JENIS KONFLIK DRAMATIS AREA KHUSUS Agama Alam Anggota keluarga Birokrasi Diri sendiri Gaya hidup Kawan Keadaan Kebenaran Kepercayaan Kesamaan Kekuasaan KONFLIK Kewenangan Kekuasaan Lingkungan Moral Pemerintah Prinsip Sahabat Sistem sosial Tekanan pasangan Teman sekelas Tetangga

KARAKTER Tokoh Protagonis / Tokoh Utama. Adalah tokoh yang biasanya menjadi “pahlawan” dalam cerita dan ditempatkan sebagai tokoh utama, Kepribadiannya cenderung baik hati, suka menolong pokoknya “All Around Good guy.” Harry Potter, Dumbledorf (Harry Potter), Batman (The Dark Knight) Tokoh Antagonis. Adalah tokoh yang biasanya menjadi “penjahat” atau lawan dari tokoh Protagonis, kepribadiannya adalah lawan dari kepribadian tokoh Protagonis. Voldemorf (Harry Potter), Joker (The Dark Knight) Tokoh Grey (Abu-abu). Adalah tokoh yang tidak jelas apakah Protagonis atau Antagonis biasanya kepribadiannya cenderung kejam dalam bertindak tetapi berdasarkan alasan yang benar. Prof. Snape (Harry Potter), Harvey Dent (The Dark Knight)

ARCHETYPES (C. VOGLER) HEROES : Tokoh sentral dalam cerita-cerita. Setiap orang adalah pahlawan untuk ceritanya sendiri. SHADOWS : Penjahat, antagonis atau musuh, mungkin musuh dari dalam. Sisi gelap dari Kekuatan, kemungkinan menindas pahlawan, dia mempunyai potensi untuk kejahatan. Bisa jenis lain dari penindasan, seperti tekanan kesedihan , kemarahan, frustrasi atau kreativitas yang berbahaya jika tidak memiliki jalan keluar. MENTORS :Pemandu atau prinsip panduan bagi pahlawan, misalnya Yoda, Merlin, pelatih atau guru yang hebat. HERALD: Seseorang atau peristiwa yang membawa panggilan untuk melakukan petualangan

ARCHETYPES THRESHOLD GUARDIANS : Kekuatan yang berdiri di jalan pada titik-titik balik yang penting, termasuk musuh yang cemburu, penjaga gerbang yang profesional, atau ketakutan dan keraguan dari Heroes. 6. SHAPESHIFTERS : Dalam cerita, makhluk seperti vampir atau manusia serigala yang dapat berubah bentuk. Dalam kehidupan, shapeshifter mewakili perubahan atau ambiguitas. Cara orang lain (atau persepsi kita tentang mereka) terus berubah. Lawan jenis, orang yang dapat bermuka dua. 7. TRICKSTERS : Badut dan pembuat-kenakalan, Bugs Bunny dan Daffy Duck, Richard Pryor dan Eddie Murphy. Kenakalan bawah sadar kita sendiri, mendesak kita untuk berubah. 8. ALLIES : Karakter yang membantu pahlawan melewati perubahan. Sahabat karib, teman, pacar yang menasehati pahlawan melewati masa perubahan kehidupannya.

LINGKUNGAN Setelah membuat karakter maka kita juga harus menentukan tempat, tahun sebagai latar belakang cerita kita, disini kita menentukan secara mendetil tempat (Pulau, daerah, lokal atau regional), tempat tinggal, kantor, sekolah (interior dan exterior) dan lingkungannya agar memudahkan background artist. Contoh : -HOGWARTS dan sekitarnya (Harry Potter) Gotham dan sekitarnya (The Dark Knight)

REFERENSI Brown, Blain. 2002. Cinematography : Theory and Practice. Focal Press. Berlington, UK Krevolin, Richard, 2003, How to Adapt Anything into a Screenplay, John Wiley & Sons, Inc. Suyanto, M., Aryanto Y. 2006. Perancangan Film Kartun Kelas Dunia, Andi-STMIK AMIKOM Yogyakarta Vogler Christopher, 2007, The Writers Journey, : Mythic Structure for Writers, 3rd Edition, Michael Wiese Production. Zettl, Herbert. 2009. Television Production Handbook. Tenth Edition. Wadsworth Cengage Learning. Belmont, USA