E-Learning by : AIRA 2009.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
OLEH: NI KOMANG DEPI LESTARI
Advertisements

Pemanfaatan Komputer - 1
Konsep e-Learning Oleh Dwi Susanto 1 1.
Internet sebagai media pembelajaran Jurusan Informatika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2012 Pengantar TIK.
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI
E-LEARNING E-LEARNING KELOMPOK III HEDI SUSANTO HERY WAHYUDI HUSMADIA
WELCOME TO MYPRESENTATION
BY VI / K PANDE HARI DHARMA PATHNI( ) NI LUH INDRA PARWATI( ) NI KADEK HENDRAYANI PUTRI( ) NI MADE SUKMAWATI ( )
e-Education: Model Pendidikan Masa Depan di Indonesia
MEDIA E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN REPRODUKSI VIRUS
Kegunaan Web Bagi Pendidikan
Pemahaman Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran
Banyak pakar pendidikan memberikan defenisi mengenai E- Learning, seperti yang dipaparkan oleh Siahaan (2004) dalam ”Penerapan E-Learning Dalam Pembelajaran”
Komputer untuk Pendidikan
DEFINISI TEKNOLOGI PENDIDIKAN Suatu cara yang sistematis dalam mendesain, melaksanakan, dan mengevaluasi proses keseluruhan dari belajar dan pembelajaran.
DIKLAT TEMATIK Pengenalan E Learning ICT TERAPAN PPPPTK PKn IPS
Komponen E-Learning Musdalifah Dj PTIK-A.
SOSIALISASI e-LEARNING DI PERGURUAN TINGGI
MATERI PELATIHAN E-LEARNING
SISTEM BELAJAR MENGAJAR ON-LINE
Simulasi Digital Kelas Maya.
Kelompok 3 Pipih Resti Rohaeni
E-LEARNING.
KOMPUTER & MASYARAKAT Pertemuan 3.
MUSDALIFAH DJ PTIK-A Blended Learning Versus E-Learning.
PROPOSAL PENELITIAN PENEMPATAN DATABASE SERVER DALAM EMBEDDED SYSTEM UNTUK EFISIENSI ENERGI MUASDA PROGRAM PASCASARJANA STMIK HANDAYANI.
WELCOME Loading ….
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Edison Makatulung.
SISTEM MANAJEMEN PEMBELAJARAN
Pengantar Teknologi Komputer & Informatika
Pembelajaran Berbasis Web (E-learning)
Peranan sistem informasi dan teknologi informasi
BERORIENTASI AKTIVITAS SISWA
STRATEGI PEMBELAJARAN
Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi & Komunikasi
“Website Latihan Soal – Soal Mata Pelajaran Bahasa Inggris Untuk Kelas
PERKEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS ICT TERKINI
Pemanfaatan IT dalam Pembelajaran Bahasa Asing
Komputer Untuk Pendidikan
1.
OM SWASTYASTU.
KONSEP BLENDED LEARNING
Komponen E-Learning
TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENDIDIKAN
PERANAN TIK Bidang Pendidikan
SISTEM MANAJEMEN PEMBELAJARAN
Blended Learning Versus E-Learning
E-Learning dan Strategi Implementasinya
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
MEDIA PEMBELAJARAN By: Durinda Puspasari.
PEMBLAJARAN BERBASIS INTERNET UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN
PEMBUATAN APLIKASI E-LEARNING INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER Ullya Chaerunnisa for further detail, please visit
Komputer dan Pemerintahan
Mendesain Pembelajaran yang Inovatif untuk Suatu Program Pelatihan
PENGALAMAN PENGELOLAAN MATA AJAR dengan E-Learning Di SCELE
E-Learning Fungsi Implementasi Oleh: Izzul Fatawi, M.Pd.I.
PENGALAMAN PEMANFAATAN E-LEARNING DI POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA
Model Pembelajaran Berbasis Komputer
Penggunaan Komputer di Bidang Pendidikan
Sistem Belajar Jarak Jauh: Penerapannya di Universitas Terbuka
KOMPUTER DALAM BIDANG PENDIDIKAN & PEMBELAJARAN
II. KELAS MAYA Kegiatan Belajar 5: Memahami Kelas Maya – Perangkat Lunak Pendukung Kelas Maya.
OLEH : SHENI TRESNANING AYU NIM
PERANGKAT LUNAK PEMBELAJARAN KOLABORATIF DARING God Bless & & SIMULA SI KOMUNIKAS I DIGITAL Pembelajaran dengan memanfaatkan kelas maya (cyber class) merupakan.
Pengantar Teknologi Komputer & Informatika
Warahmatullahi Wabarakatuh
Pengantar E-Learning.
PHP DAN MYSQL PEMBUATAN WEB E-LEARNING ROUTER DENGAN MENGGUNAKAN
E-learning berbasis Student-centered Learning
Transcript presentasi:

e-Learning by : AIRA 2009

AIRA Presentation 2009 anton ivan rico agus

Welcome to AIRA Presentation E-Learning Preliminary E-Learning Definition E-Learning Component E-Learning Method E-Learning Developed Strategy E-Learning Impact E-Learning Financial Student Psichology E-Learning Final

Definisi e-Learning E-Learning adalah pembelajaran jarak jauh (distance Learning) yang memanfaatkan teknologi komputer, jaringan komputer dan/atau Internet. E-Learning memungkinkan pembelajar untuk belajar melalui komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus secara fisik pergi mengikuti pelajaran/per- kuliahan di kelas.

Komponen e-Learning Infrastruktur e-Learning: Infrastruktur e-Learning dapat berupa personal computer (PC), jaringan komputer, internet dan perlengkapan multimedia. Sistem dan Aplikasi e-Learning: Sistem perangkat lunak yang mem-virtualisasi proses belajar mengajar konvensional. Bagaimana manajemen kelas, pembuatan materi atau konten, forum diskusi, sistem penilaian (rapor), sistem ujian online dan segala fitur yang berhubungan dengan manajemen proses belajar mengajar.

Konten e-Learning: Konten dan bahan ajar yang ada pada e-Learning system (Learning Management System). Konten dan bahan ajar ini bisa dalam bentuk Multimedia-based Content (konten berbentuk multimedia interaktif) atau Text-based Content (konten berbentuk teks seperti pada buku pelajaran biasa).

Metode e-Learning Synchrounous e-Learning Guru dan siswa dalam kelas dan waktu yang sama meskipun secara tempat berbeda. Nah peran teleconference ada di sini. Misalnya saya mahasiswa di Universitas Ujung Aspal mengikuti kuliah lewat teleconference dengan professor yang ada di Stanford University.

Asynchronous e-Learning Guru dan siswa dalam kelas yang sama (kelas virtual), meskipun dalam waktu dan tempat yang berbeda. Nah disinilah diperlukan peranan sistem (aplikasi) e-Learning berupa Learning Management System dan content baik berbasis text atau multimedia. Sistem dan content tersedia dan online dalam 24 jam nonstop di Internet

Strategi Pengembangan e-Learning Informasi tentang unit-unit terkait dalam proses belajar mengajar Kemudahan akses ke sumber referensi Komunikasi dalam kelas Sarana untuk melakukan kerja kelompok Sistem ujian online dan pengumpulan feedback

Dampak e-Learning Para pelajar merasakan sensasi belajar yang benar-benar berbeda dibandingkan kelas konvensional. Akses mereka terhadap informasi juga meningkat dengan drastis. Para pendidik merasakan dampak dari penggunaan e-learning terhadap metode pengajaran yang digunakan. Mereka perlu melakukan adaptasi dalam cara pengajaran yang disampaikan yang tentunya berbeda dengan metode konvensional.

Secara umum kekurangan e-Learning, antara lain : Tidak ada kontak emosi antara dosen dan mahasiswa. Investasi infrastruktur yg relatif mahal. Infrastruktur SDM belum menguasai IT. Koneksi internet di Indonesia belum stabil . Butuh usaha lebih dalam mempersiapkan materi pembelajaran. Siswa perlu dimotivasi dan diorganisir.

Pembiayaan e-Learning Segi pembiayaan adalah salah satu perhatian utama bagi pihak yang ingin menggunakan sistem e-learning, baik pihak bisnis perusahaan, pihak institusi pendidikan, maupun pihak pemakai. Perlu diketahui bahwa ternyata dalam pembiayaan sistem e-learning, dana yang harus dikeluarkan tidak sedikit. Jika dibandingkan dengan kelas konvensional, biaya yang dikeluarkan untuk mengadakan e-learning ternyata lebih besar karena infrastruktur yang dibutuhkan untuk kelangsungan e-learning juga menuntut investasi yang besar.

Psikologi Pelajar Motivasi Motivasi sangat mempengaruhi sukses atau tidaknya seseorang dalam melakukan sesuatu. Motivasi juga berfungsi sebagai pendorong individu untuk memulai maupun meneruskan kegiatannya. Emosi Emosi memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran, termasuk pembelajaran e-learning. Sistem e-learning membuat para pesertanya merasa terisolasi dari yang lain karena adanya gap baik antar pelajar maupun antara pelajar dengan pengajar.

Disiplin Diri Mengenai disiplin diri, yang perlu diperhatikan adalah sifat dari sistem e-learning yang memberi kebebasan bagi para pesertanya untuk memilih cara belajar yang paling cocok dengan kepribadian pelajar tersebut. Hal ini tentunya dapat mendatangkan keuntungan bagi para pelajar. Namun, para peserta harus dapat menjaga dirinya agar tetap disiplin dalam mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan konsisten.

Latar Belakang Seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi yang makin pesat di era globalisasi maka tidak mengherankan bahwa hampir semua bidang menggunakan alat yang bernama komputer ataupun internet. Salah satu langkah konkret yang dijalankan pemerintah saat ini dalam mengatasi permasalahan tadi adalah dengan menggunakan konsep teknologi informasi. Jelas dalam hal ini konsep teknologi informasi dipakai untuk mengatasi permasalahan di dunia pendidikan yakni pergeseran dari buku tebal dengan kertas diganti menjadi buku digital.

Konsep di atas tadi kemudian terkenal dengan sebutan e-Learning Konsep di atas tadi kemudian terkenal dengan sebutan e-Learning. e - learning ini membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik secara isi (contents) dan sistemnya. Saat ini konsep e-Learning sudah banyak diterima oleh masyarakat dunia, terbukti dengan maraknya implementasi e-Learning di lembaga pendidikan (sekolah, training dan universitas) maupun industri.

Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah yang menjadi patokan permasalahan pokok dalam karya tulis ini yaitu : Apakah pengertian dari e – Learning ? Apa saja yang menjadi komponen dari e – learning ? Apakah metode yang digunakan pada e – learning? Bagaimana cara dan strategi yang digunakan dalam pengembangan e – Learning ? Apa saja dampak yang ditimbulkan dari e – Learning ? 1Bagaimana pembiayaan pada e – learning ?

Tujuan Penulisan Mengetahui pengertian dari e – Learning Mengetahui apa saja yang menjadi komponen dari e – learning Mengetahui metode yang digunakan pada e – learning Mengetahui bagaimana cara dan strategi yang digunakan dalam pengembangan e – Learning Mengetahui apa saja dampak yang ditimbulkan dari e – Learning Mengetahui tentang pembiayaan pada e – learning

Manfaat Penulisan Mendorong dan memacu masyarakat untuk mampu menggunakan berbagai aplikasi yang berhubungan dengan IT Mendorong dan memacu masyarakat untuk mampu menggunakan berbagai aplikasi yang berhubungan dengan berbagai bahasa. Menghemat waktu proses belajar mengajar(efisiensi waktu). Melatih pembelajaran mandiri dalam mendapatkan pengetahuan. Memberikan fitur pembelajaran yang berbeda dan lebih menarik.

Kesimpulan E-learning sebagai suatu alternatif dalam pembelajaran memang menawarkan banyak manfaat dan kegunaan. Bagaimanapun juga e-learning tetap memiliki tuntutan dan keterbatasannya sendiri yang patut diperhitungkan oleh setiap pihak yang ingin turut serta dalam proses e-learning. Walaupun pada awalnya e-learning diproyeksikan sebagai pengganti metode pembelajaran tradisional, tapi ternyata e-learning belum dapat menggantikan peran dan keuntungan dari metode pembelajaran konvensional. Hal ini terjadi karena metode-metode pembelajaran yang digunakan dalam e-learning belum dapat menandingi superioritas metode interaksi tatap muka konvensional. Akibatnya, sampai dengan saat ini, e-learning dengan berbagai kelebihannya lebih cocok berperan sebagai pelengkap bagi metode pembelajaran konvensional.

Saran Harapan atas sistem e-learning di masa mendatang adalah penggunaan e-learning menjadi semakin efektif seiring dengan semakin berkembangnya teknologi dan metode pembelajaran yang digunakan. Pengembangan sistem e-learning juga diharapkan tidak hanya memperhitungkan masalah finansial dan profitabilitas, tetapi juga memperhatikan sisi psikologis pelajar dan mampu mengakomodasi berbagai kepribadian dan cara belajar masing-masing peserta.

Sesi Pembantaian