5. BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
MEMILIH BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS by :teur afriany
Advertisements

BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS
HASIL TEMUAN BAPEPAM-LK BERKAITAN DENGAN PENYAJIAN LAPORAN TAHUNAN
BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS
Estri Yulianti SMA NEGERI 1 SEWON EKONOMI. BISNISBUMNKeluar Badan Usaha STANDAR KOMPETENSIKOMPETENSI DASAR.
MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Chapter 2 Selecting a Form of Business Ownership Introduction to.
MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Chapter 4 Selecting a Form of Business Ownership.
PERSEKUTUAN FIRMA.
Badan Usaha dalam kegiatan Bisnis -1 M-3
BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN
PERSEROAN TERBATAS.
Bentuk Kepemilikan Bisnis
Bentuk-Bentuk Badan Usaha
BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS (P7)
Bentuk Kepemilikan Bisnis, Etika Bisnis, dan Tanggung Jawab Sosial
BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN
Memilih Bentuk Kepemilikan Bisnis
Organisasi & sistem bisnis (lanjutan…)
UNIVERSITAS ESA UNGGUL FAKULTAS EKONOMI
Perseroan Terbatas (Corporation)
Pertemuan 2 Bentuk Kepemilikan Bisnis
ASPEK HUKUM F. Hafiz Saragih M.Sc.
14 MODUL PERENCANAAN USAHA II (BUSINESS PLAN II)
PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP BISNIS
STIE DEWANTARA ASPEK HUKUM Studi Kelayakan Bisnis, Sesi 4.
HUBUNGAN-HUBUNGAN BISNIS
2 Chapter Selecting a Form of Business Ownership Introduction to
UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO
IAS 27: CONSOLIDATED AND SEPARATE FINANCIAL STATEMENTS
Mata Kuliah Pengantar Bisnis Fak. Ekonomi & Bisnis Univ. Mercu Buana
BENTUK-BENTUK BADAN USAHA
Universitas Esa Unggul
Memulai Bisnis dan Jenis-jenis Bisnis
Kapita Selekta Hukum Perdata
Bentuk-Bentuk Badan Usaha
Bentuk Bisnis Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)
Bentuk Bisnis Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)
Modul 4 BENTUK ORGANISASI BISNIS Dra. Popon Herawati, MSi PENDAHULUAN
Pilihan Pilihan Badan Usaha
Franchise Bisnis dan Pengaturan Hukum Lintas Batas
2 Chapter Selecting a Form of Business Ownership Introduction to
Bentuk Kerjasama Penanaman Modal
KEWIRASWASTAAN DAN PERUSAHAAN KECIL
Modul Pengantar Akuntansi 1 MODUL 1
Universitas Esa Unggul
MEMILIH BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS
BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN
Bab 1 Merencanakan Bisnis.
Presented by Prasetyo Widyo Iswara, S.E., M.A.
KEWIRASWASTAAN DAN PERUSAHAAN KECIL
Sistem Bisnis Terintegrasi (Integrated Business System)
PSAK 12 – Joint Venture Bimo Satryo Nugrohudi ( )
PENGANTAR AKUNTANSI.
Bentuk-Bentuk Kepemilikan
Introduction to Badan Usaha.
Organ Perusahaan & Pemangku Kepentingan
Bisnis, Pajak dan Lingkungan Keuangan
Manajemen Tatap Muka 5.
BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS (Selecting a Form of Business Ownership)
PERSEROAN TERBATAS OLEH : Marsya Adelia Rosyid D ( )
BENTUK-BENTUK ORGANISASI BISNIS
2 Chapter Selecting a Form of Business Ownership Introduction to
Bentuk Bisnis Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)
MATERI - II BENTUK-BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS
2 Chapter Selecting a Form of Business Ownership Introduction to
Bentuk Bisnis Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)
Bentuk Bisnis Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)
Bentuk Bisnis Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)
Bentuk Bisnis Perusahaan Perseorangan (Proprietorship) Perusahaan Kemitraan / Partnership (Firma, CV) Korporasi / corporation Perusahaan Perseorangan adalah.
Memilih Bentuk Kepemilikan Usaha Pengantar Bisnis Manajemen, Pertemuan ke 3.
Transcript presentasi:

5. BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS PERTEMUAN-5 Fakultas Teknik Jurusan teknik Industri Universitas esa unggul

ALTERNATIF BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS Apabila wiraswasta mendirikan suatu bisnis, mereka harus menentukan bentuk kepemilikan bisnis. Bentuk kepemilikan bisnis : Perusahaan Perseorangan Perusahaan Kemitraan Korporasi Waralaba

A. Perusahaan Perseorangan Lanjutan… A. Perusahaan Perseorangan Perusahaan Perseorangan adalah suatu bisnis yang dimiliki oleh pemilik tunggal, dan pemilik perusahaan tersebut disebut pengusaha. Karakteristik Perusahaan Perseorangan yang berhasil : Pengusaha perseorangan harus mau menerima tanggung jawab penuh atas kinerja perusahaan. Tanggung jawab untuk keberhasilan bisnisnya mendorong mereka untuk selalu terus-menerus memonitot operasional bisnisnya mere

Lanjutan… Keuntungan Perusahaan Perorangan : Semua laba hanya untuk pengusaha peorangan. Organisasi sederhana Pengendalian seutuhnya Kerugian Perusahaan Perseorangan : Pengusaha perseorangan bertanggungjawab atas semua kerugian. Tanggung jawab tdk terbatas Dana terbatas Ketrampilan terbatas

B. Perusahaan Kemitraan Lanjutan… B. Perusahaan Kemitraan Perusahaan kemitraan adalah Bisnis yang dimiliki oleh dua orang atau lebih secara bersama. Ada dua jenis perusahaan kemitraan : Perusahaan kemitraan Umum (general partner) Perusahaan kemitraan terbatas (limited partner)

Keuntungan Perusahaan Kemitraan : Lanjutan… 1. Perusahaan Kemitraan Umum semua mitra pengusaha mempunyai tanggung jawab yang tidak terbatas, yaitu mitra pengusaha secara pribadi bertanggungjawab atas kewajiban perusahaan. 2. Perusahaan Kemitraan Terbatas - Mempunyai beberapa mitra pengusaha terbatas Mitra pengusaha yang tanggung jawabnya terbatas pada modal atau properti yang dikontribusikan pada perusahaan kemitraan tersebut. Mitra pengusaha tidak berpartisipasi dalam manajemen Keuntungan Perusahaan Kemitraan :

Keuntungan Perusahaan Kemitraan : Lanjutan… Keuntungan Perusahaan Kemitraan : Dana tambahan Kerugian ditanggung bersama Lebih asa spesialisasi Kerugian Perusahaan Kemitraan Berbagi Pengandalian Tanggung jawab yang tidak terbatas Berbagi Laba

B. Perusahaan Korporasi Lanjutan… B. Perusahaan Korporasi Suatu badan hukum (terdaftar pada negara) yang membayar pajak dan secara hukum terpisah dari pemiliknya. Untuk mendirikan sebuah korporasi, seorang individu atau kelompok harus memakai akta pendirian perusahaan, dimana di dalam akta pendirian menunjukkan aspek penting dari korporasi, misalnya nama perusahaan, informasi mengenai saham yang diterbitkan dan deskripsi operasi perusahaan.

Lanjutan… Pemegang saham mempunyai tanggung jawab terbatas, artinya mereka tidak harus menanggung secara pribadi kegiatan perusahaan, tapi menanggung kerugian sebatas modal yang ditanamkan. Pemegang saham korporasi memilih dewan direksi yang bertanggungjawab untuk menciptakan kebijakan umum perusahaan, diantaranya adalah memilih seorang presiden direktur dan wakil presiden direktur, untuk menjalankan bisnis sehari-hari.

Keuntungan dari Korporasi Tanggung jawab terbatas Akses terhadap dana Lanjutan… Keuntungan dari Korporasi Tanggung jawab terbatas Akses terhadap dana Transfer kepemilikan Kerugian dari korporasi Biaya keorganisasian yang tinggi Pajak tinggi

D. Perusahaan Waralaba (Franchice) Lanjutan… D. Perusahaan Waralaba (Franchice) Suatu pengaturan perjanjian di mana seorang pemilik bisnis (franchisor) memperbolehkan pemilik bisnis lain (franchisee) memakai merek dagangnya, nama dagangnya atau hak ciptanya, dalam kondisi tertentu. Setiap waralaba menjalankan operasi bisnisnya secara mandiri dan biasanya dimiliki oleh pengusaha perseorangan.

Jenia Waralaba : Waralaba Distributor (Distributorship), seorang dealer boleh menjual produk yang dihasilkan oleh sebuah manufaktur. Misalnya dealer honda, ford, dll Bisnis Gaya-Rantai (Chain-Style Business), suatu perusahaan diperbolehkan menggunakan nama dagang suatu perusahaan lain dengan mengikuti petunjuk yang berhubungan dengan harga dan penjualan produk tersebut. Contoh : Mc Donald, Pizza Hut.

Lanjutan… 3. Pengaturan Manufaktur (Manufacturing Arrangement), sebuah perusahaan diperkenankan menghasilkan produk pemakai formula yang diberikan oleh perusahaan lain. Misalnya Microsoft memperbolehkan perusahaan asing untuk menghasilkan perangkat lunak sejauh perangkat lunak tersebut dijual hanya dalam negara tersebut. Microsoft akan menerima suatu porsi dari penerimaan yang dihasilkan perusahaan tersebut.

Gaya pengelolaan yang telah terbukti Nama yang telah dikenal Lanjutan… Keuntungan Waralaba : Gaya pengelolaan yang telah terbukti Nama yang telah dikenal Dukungan Dana Kerugian Waralaba: Berbagi keuntungan Pengendalian Keuntungan

Lanjutan… Membandingkan bentuk-bentuk Kepemilikan Bisnis Tidak ada satupun dari bentuk kepemilikan yang ideal bagi semua pemilik. Seorang individu yang mendirikan bisnis kecil mungkin memilih perusahaan perseorangan. Beberapa orang mungkin memutuskan untuk perusahaan kemitraan, namun demikian apabila lebih suka tanggung jawab terbatas, mereka mungkin memutuskan untuk memilih korporasi dengan kepemiikan kelompok terbatas.