Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

NAMA : DINKA RAHMANTO KELAS : D NIM : 20110110176 MEKANIKA FLUIDA TEKNIK SIPIL 2011.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "NAMA : DINKA RAHMANTO KELAS : D NIM : 20110110176 MEKANIKA FLUIDA TEKNIK SIPIL 2011."— Transcript presentasi:

1 NAMA : DINKA RAHMANTO KELAS : D NIM : 20110110176 MEKANIKA FLUIDA TEKNIK SIPIL 2011

2 Soal 1 Batu di udara mempunyai berat 1000N, sedang beratnya di dalam air adalah 600N. Hitung volume dan rapat relatif batu?

3 Penyelesaian: Gaya apung(FB) adalah perbedaan antara berat batu di udara dan di dalam air: FB=Wdi udara – Wdi air =1000-600=400N

4 Menurut hukum Archimedes gaya apung (FB) adalah sama dengan berat air yang dipindahkan batu (FB) adalah sama dengan perkalian antara volume air yang di pindahkan(V) dan berat jenis air. FB=yV= ῤ gV=1000x9.81xV=9810V

5 Dari kedua nilai FB di atas, 400=9810V→V=0.0408M Volume air adalah sama dengan volume batu,sehingga volume batu adalah V=0.0408M. Berat batu di udara adalah sama dengan berat jenis batu dikalikan volume batu.

6 Wdi udara=yV= ῤ gV 1000= ῤ x9.81x0.0408 ῤ =2500Kg/M2 r=2500:1000=2.5

7 Pusat apung (B) adalah titik pada mana gaya apung bekerja.pusat apung ini merupakan pusat berat dari volume zat cair yang di pindahkan.

8 Soal 2 Suatu balok dengan panjang 2m mempunyai tampang lintang bujur sangkar dengan lebar sisi 10cm mempunyai rapat relatif 0.5 bagian bawah balok tersebut 2.5cm mempunyai rapat relatif 8. Balok di apungkan dengan posisi berdiri.(lihat gambar)

9 10 200 2.5

10 Selidiki stabilitas benda Penyelesaian: Stabilitas benda terapung S1=0.5→ ῤ 1=0.5x1000=500Kg/m S2=8.0→ ῤ 2=8.0x1000=8000Kg/m Panjang benda dengan rapat massa ῤ 1:L1=200-2.5cm=197.5cm

11 Panjang benda dengan rapat massa ῤ 2:L2=2.5cm Luas tampang lintang benda:A=0.1x0.1=0.01m Berat benda 1:W1= ῤ 1gAL1=500x9.81x0.01x1.97 5=96.876N Berat benda 2:W2= ῤ 2gAL2=8000x9.81x0.01x0. 025=19.62N

12 Berat benda total W=W1+W2=116.496d Gaya apung : FB=Ad ῤ air g=0.01xdx1000x9.81=98.1d Dalam kondisi mengapung : W=FB, sehingga : 116.496=98.1d→d=116.496:9 8.1=1.1875

13 Jarak pusat apung terhadap dasar :OB=1.1875:2=0.594 Jarak antara pusat berat G kedasar O: OG=(W1xOG1+W2xOG2) : (W1+W2) =(96.876x(0.025+1.975/2)+19.62x 0.025) : (96.876+19.62) =0.8462m

14 Jarak antara pusat apung dan pusat berat: BG=OG-OB=0.8462- 0.594=0.2522 Momen inersiatampang lintang benda: Io=b= x0.1x0.=6.94444444x1

15 Volume air yang dipindahkan: V=A d =0.01x1.1875=0.011875 Jarak antar pusat apung dan titik metasentrum:BM=Io:V=0.00005 8971 Tinggi metasentrum: GM=BM-BG=0.000058971- 0.2522= -25214109 m

16 Tanda negatif menunjukan bahwa metasentrum M berada dibawah pusat berat G,sehingga benda dalam keadaan tidak stabil.


Download ppt "NAMA : DINKA RAHMANTO KELAS : D NIM : 20110110176 MEKANIKA FLUIDA TEKNIK SIPIL 2011."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google