Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Testing Pertemuan ke 2.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Testing Pertemuan ke 2."— Transcript presentasi:

1 Testing Pertemuan ke 2

2 Software Tester Individu / tim yang bertugas untuk melakukan testing terhadap suatu software Prinsip Software Tester Menemukan bugs software Memposisikan diri sebagai customer Menemukan sedini mungkin

3 Software Tester ST dikategorikan baik jika
ST harus menguasai knowledge seperti programmer Pendekatan yang disiplin dan metodologis memerlukan kerja keras dan dedikasi setara programmer Tidak semua perusahaan memandang ST sebagai profesi yang penting.

4 Sifat-sifat Penjelajah  suka hal2 baru Pemecah masalah
 mengerti bagaimana memecahkan bugs Pantang menyerah  terus mencari bugs2 yang tersembunyi Kreatif  mampu mencari bugs2 yang tidak terpikirikan

5 Sifat – sifat (2) Perfectionis
 Berorientasi untuk menghasilkan produk yang sempurna Diplomatis dan komunikatif  Mampu berkomunikasi dengan programmer Selektif  Mampu memilih dan memilah mana yang perlu dicari bug nya, dan mana yang tidak

6 Is it bugs? Software tidak melakukan sesuatu seperti yg dinyatakan dalam spesifikasi produk Software melakukan sesuatu yang seharusnya tidak perlu dilakukan Software melakukan sesuatu yang tidak disebutkan dalam spesifikasi produk Software tidak melakukan sesuatu seperti spesifikasi, tetapi seharusnya software melakukan itu Software sulit dipahami, sulit digunakan dan lambat

7 Bugs Mustahil mencari bugs secara menyeluruh. Why?
Jumlah kemungkinan input yang sangat besar Jumlah kemungkinan output yang sangat besar Jumlah jalur menuju pembuatan software sangat besar Spesifikasi software bersifat subjektif Input yang sangat besar  misal dalam menguji kalkulator sederhana, anda akan mencoba mengiputkan 1+1, kemudian dan seterusnya// Output yang sangat besar idem Jalur menuju software sangat besar  Software Tester musti memiliki sudut pandang yang sama dengan pembuat software

8 Pengujian,Biaya dan missed bugs
Menguji semua spot software, membuat biaya yang meledak, dan belum tentu dapat ketemu semua bug nya. Menguji spot software terlalu sedikit, makin banyak kemungkinan bugs yang akan terlewatkan, tetapi biaya nya rendah. Paton, Ron. Software Testing ISBN Sams Publishing

9 Paradoks Pestisida Software yang menjalani pengujian yang sama dan berulang akhirnya akan membangun resistensi sendiri

10 Tidak Semua Bug perlu diperbaiki
Alasan nya Tidak terdapat waktu yang cukup Bukan bugs yang sebenarnya (salah paham, beda persepsi) Terlalu beresiko untuk diperbaiki Tidak sepadan dengan usaha perbaikan nya

11 Prinsip – Prinsip Testing
Testing yang komplit tidak mungkin Testing merupakan pekerjaan kreatif dan sulit Alasan penting dilakukan testing adalah untuk mencegah terjadinya error Testing berbasis pada resiko Testing harus direncanakan Testing membutuhkan independensi

12 Testabilitas & Atributnya
Adalah seberapa mudah suatu program komputer dapat dites (James Bach) Atribut Operability “Semakin baik software bekerja, akan membuat software di tes dengan lebih efisien” Observability “Apa yang anda lihat, adalah apa yang anda tes” Controllability “Semakin baik kita dapat mengendalikan software, makin banyak testing dapat diotomatisasi dan dioptimalisasi” Operability “Semakin baik Software berkerja, akan membuat software dites dengan lebih efisien.”  Observability “Apa yang Anda lihat, adalah apa yang Anda tes.”  Controllability “Semakin baik kita dapat mengendalikan software, makin banyak testing dapat diotomatisasi dan dioptimalisasi.”

13 Testabilitas & Atributnya (2)
Decomposability “Dengan pengendalian batasan testing, dapat lebih cepat dalam mengisolasi masalah dan melakukan testing ulang” Simplicity “Semakin sedikit yang di tes, semakin cepat dilakukan tes” Stability “Semakin sedikit perubahan, semakin sedikit masalah/gangguan” Understandability “Semakin banyak informasi yang kita miliki, kita akan dapat melakukan tes lebih baik”  Decomposability “Dengan pengendalian batasan testing, dapat lebih cepat dlm mengisolasi masalah dan melakukan testing ulang.”  Simplicity “Semakin sedikit yang dites, semakin cepat dilakukan tes.”  Stability “Semakin sedikit perubahan, semakin sedikit mslh / gangguan”  Understandability “Semakin banyak informasi yang kita miliki, kita akan dapat melakukan tes lebih baik.”


Download ppt "Testing Pertemuan ke 2."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google