Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

INFORMASI DASAR HIV - AIDS

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "INFORMASI DASAR HIV - AIDS"— Transcript presentasi:

1 INFORMASI DASAR HIV - AIDS
Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

2 H I V H = Human I=Immunodeficiency V= Virus
Virus hanya dapat menginfeksi manusia Virus, membuat tubuh manusia turun sistem kekebalannya , sehingga tubuh gagal melawan infeksi Virus,karakteristiknya mereproduksi diri sendiri didalam sel manusia Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

3 Sistem tahapan infeksi WHO
Stadium I: infeksi HIV asimtomatik dan tidak dikategorikan sebagai AIDS Stadium II: termasuk manifestasi membran mukosa kecil dan radang saluran pernapasan atas yang berulang Stadium III: termasuk diare kronik yang tidak dapat dijelaskan selama lebih dari sebulan, infeksi bakteri parah, dan tuberkulosis. Stadium IV: termasuk toksoplasmosis otak, kandidiasis esofagus, trakea, bronkus atau paru-paru, dan sarkoma kaposi. Semua penyakit ini adalah indikator AIDS 4/17/2017

4 Apa arti dari …. A CQUIRED (BUKAN KETURUNAN / DITURUNKAN)
I MMUNE (SISTEM KEKEBALAN TUBUH) D EFICIENCY (TIDAK BERFUNGSI DENGAN BAIK) S YNDROME (MEMILIKI BANYAK GEJALA) Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

5 Apa itu HIV – AIDS …..? Adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh ‘ VIRUS ‘ yang merusak sistim kekebalan tubuh manusia.Virus tersebut dinamakan ‘ HIV ‘ (Human Immunodeficiency Virus ). Virus HIV membunuh sel darah putih dalam tubuh manusia. Biasanya sistim kekebalan tubuh melindungi tubuh terhadap penyakit Kalau sistim kekebalan tubuh dirusak oleh Virus HIV, maka serangan penyakit yang biasanya tidak berbahayapun akan menyebabkan sakit dan meninggal Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

6 Sistim Kekebalan Tubuh
ORANG YANG TERINFEKSI HIV, DIMANA SISTEM KEKEBALAN TUBUHNYA AKAN MELEMAH TUBUH TIDAK MAMPU LAGI MELAWAN BAKTERI, VIRUS, PARASIT  MENDERITA INFEKSI OPORTUNISTIK  KEMATIAN Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

7 HIV yang baru memperbanyak diri tampak bermunculan sebagai bulatan-bulatan kecil (diwarnai hijau) pada permukaan limfosit setelah menyerang sel tersebut; dilihat dengan mikroskop elektron Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

8 AIDS merupakan bentuk terparah atas akibat infeksi HIV.
HIV adalah retrovirus yang biasanya menyerang organ-organ vital sistem kekebalan manusia, seperti sel T CD4+ (sejenis sel T), makrofaga, dan sel dendritik. HIV merusak sel T CD4+ secara langsung dan tidak langsung, padahal sel T CD4+ dibutuhkan agar sistem kekebalan tubuh dapat berfungsi baik. Bila HIV telah membunuh sel T CD4+ hingga jumlahnya menyusut hingga kurang dari 200 per mikroliter (µL) darah, maka kekebalan di tingkat sel akan hilang, dan akibatnya ialah kondisi yang disebut AIDS.  Infeksi akut HIV akan berlanjut menjadi infeksi laten klinis, kemudian timbul gejala infeksi HIV awal, dan akhirnya AIDS; yang diidentifikasi dengan memeriksa jumlah sel T CD4+ di dalam darah serta adanya infeksi tertentu. Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

9 Bagaimana seseorang dapat tertular HIV ……?
Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

10 Cara penularan HIV-AIDS
Penularan melalui darah Penularan melalui transfusi darah yang mengandung virus HIV Alat suntik atau alat tusuk lain ( tusuk jarum, tindik, tatto)yang tidak disterilisasi dengan benar, pisau cukur, sikat gigi yang terkena darah pengidap HIV/AIDS Pengguna narkoba suntik yang menggunakan alat suntik yang terkena darah pengidap HIV/AIDS Penularan melalui cairan tubuh lain Melalui donor organ, jaringan yang mengandung virus HIV Melalui hubungan seks yang tidak aman (vagina,anus/dubur,mulut) dengan orang yang teriinfeksi HIV Penularan secara perinatal ( ibu ke anak ) Melalui ibu hamil yang mengidap virus HIV kepada bayi yang dikandung JARUM SUNTIK Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

11 Penularan melalui kontak seksual
Aktivitas Seksual memberikan risiko penularan berbeda, berdasarkan gradasinya : 1. Hubungan seksual lewat liang dubur 2. Hubungan seksual lewat liang vagina 3. Kontak dengan menggunakan mulut 4. Ciuman mulut dengan mulut, mulut dgn alat kelamin 5. Hubungan seksual menggunakan kondom Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

12 Perkembangan dari HIV menjadi AIDS
Tertular Periode Jendela HIV + AIDS 3 - 6 BULAN 3 - 8 TAHUN 1 - 2 TAHUN Hari ke 1 Terinfeksi HIV Belum terlihat tanda2 penurunan kesehatan Pemeriksaan darah ‘ negatif ‘ Setelah bulan ke 3 kesehatan yang nyata Pemeriksaan darah ‘ positif ‘ Setelah tahun ke 8 Cepat dan sering merasa lelah Pembesaran kelenjar di leher, ketiak, lipatan paha tanpa sebab yang jelas Berat badan turun secara drastis Tahun ke 8 sampai tahun ke 10 Diare ( mencret ) Radang ( infeksi) kulit berupa koreng diseluruh tubuh & radang ( infeksi) selaput otak Tidak bisa mengurus diri sendiri shg perlu bantuan orang lain Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

13 HIV tidak ditularkan melalui :
* Hidup serumah dgn pengidap HIV/AIDS asal tidak melakukan hubungan seks * Berjabatan tangan, mengobrol, berpelukan, bersin, batuk, mencium pipi, air mata, keringat * Peralatan makan dan minum yang dipakai bersm pengidap HIV/AIDS * Gigitan nyamuk, serangga, binatang peliharaan * Pemakaian WC dan kolam renang bersama * Nonton bioskop bersama, memakai telepon umum, di tempat kerja dan sekolah Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

14 Pemeriksaan HIV Setiap orang yang merasa dirinya memiliki risiko terinfeksi HIV/AIDS, dapat memeriksakan darahnya di Rumah Sakit, klinik VCT Sebelum dilakukan pemeriksaan, harus membuat surat persetujuan (Informed Consent) dan mendpt Pra-tes & Paska tes konseling yg memadai Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil contoh darah dan dilakukan 3 kali pemeriksaan ‘ Rapid Test ‘ ( Standar Diagnostik, Determine,dan Hexagon ) Bila hasil pemeriksaan 3 x Rapid Test : ‘ Reaktif ‘ dianggap terinfeksi HIV + Protokol Dep Kes 3 x Rapid tes hasil ‘ REAKTIF ’, tdk perlu tes konfirmasi Bila hasil pemeriksaan ‘ Negatif ‘ berarti belum ditemukan zat anti terhadap virus HIV didalam tubuh kita, krn tubuh butuh waktu sekitar 3 bln untuk membuat zat anti tersebut ( MASA JENDELA ). Maka dianjurkan untuk mengulangi pemeriksaan 1-2 bln berikutnya Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

15 Bagaimana kita tahu kalau terinfeksi HIV-AIDS ?
TIDAK SEORANGPUN DAPAT MENGETAHUINYA APAKAH SESEORANG SUDAH TERINFEKSI HIV ATAU BELUM.. HANYA DENGAN MELIHAT PENAMPILANNYA ORANG YANG TERINFEKSI HIV , BIASANYA TIDAK TAHU BAHWA DIRINYA SUDAH TERINFEKSI HIV, KARENA GEJALANYA TIDAK NAMPAK SEHINGGA DAPAT MENYEBARKAN VIRUS INI KEPADA ORANG LAIN. TES HIV ADALAH SALAH SATU CARA UNTUK MENGETAHUI APAKAH SESEORANG SUDAH TERINFEKSI HIV Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

16 Bagaimana HIV-AIDS ini dapat dicegah
1. Perilaku Seksual A = Anda hindari hubungan seks bebas / hedonistik B = Bersikap saling setia C = Cegah dengan menggunakan kondom D = Dihindari pemakaian narkoba suntik E = Edukasi, pendidikan dan penyuluhan tentang HIV-AIDS 2. Pengamanan Darah Jika memerlukan transfusi darah, korban /keluarga korban harus minta kepastian terlebih dahulu bahwa darah yang akan dipakai telah melalui proses skrining 3. Penggunaan jarum suntik dan benda tajam lainnya Gunakan peralatan yang sudah disterilisasi dengan benar Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

17 IMS FAKTA PINTU GERBANG MASUKNYA HIV
BEBERAPA IMS DAN HIV DITULARKAN DENGAN CARA SAMA HIV DAN BEBERAPA IMS DAPAT DICEGAH DENGAN CARA SAMA BILA SESEORANG MENGIDAP IMS, AKAN LEBIH MUDAH UNTUK TERINFEKSI HIV ANTIBIOTIK TIDAK DAPAT MELINDUNGI ANDA DARI IMS DAN HIV Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

18 Siapa saja yang termasik kelompok risiko tinggi tertular HIV-AIDS
Mereka yg mempunyai banyak pasangan seksual seperti ; PSK dan pelanggannya, mucikari, kelompok homoseks, biseks (berhubungan seks dgn wanita atau sesama lelaki), dan waria Penerima transfusi darah Bayi yang dilahirkan dari ibu penderita HIV + Pecandu narkotika suntikan Pasangan dari pengidap HIV Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

19 Fenomena Gunung Es Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

20 Bagiamana kalau ‘ Anda’ sudah terinfeksi HIV-AIDS …?
Gunakan selalu ‘ Kondom’ bila berhubungan seksual Suami istri yang sudah terinfeksi tetap memakai ‘ Kondom’ bila berhubungan seksual Mintalah nasehat pada Dokter yang merawat Anda Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

21 Bagaimana bila anggota keluarga
terinfeksi HIV-AIDS Keluarga harus menerima kenyataan ini dan membantu merawatnya dengan penuh kasih sayang Beri makanan bergizi cukup, istirahat dan jangan kurangi perhatian kepadanya Ajaklah ia untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan, berdoalah selalu bersamanya Jangan melakukan diskriminasi dan melarang penderita kemana-mana Berikan selalu dorongan dan semangat kepadanya Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

22 Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

23 WASTING Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

24 Pruritic Papular Eruption = PPE
Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

25 Kulit Kering dan Gatal Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

26 Dermatitis Seboroik Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017
Figure Seborrheic dermatitis. (Courtesy William D. James, M.D.) Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

27 Infeksi Jamur di Kuku(Onikomikosis)
Disebabkan oleh T. rubrum. Paling sering pada pasien HIV Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

28 Oral Hairy Leukoplakia ( ringan )
Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

29 Oral Hairy Leukoplakia ( berat )
Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

30 Oral Kandidiasis Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

31 Oral Trush Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

32 Kandidiasis Esofageus
Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

33 Recurrent Aphthous Ulcerations
Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

34 Scrofuloderma ( TB kulit)
Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

35 Herpes Zoster Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

36 Herpetic Lession Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

37 Cheilitis Angularis ( H. Simpleks) Cheilitis Angularis ( Candida)
Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

38 Kriptokokosis Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

39 Retinitis karena Toksoplasma
Retinitis karena CMV Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

40 Sarkoma Kaposi Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

41 Stadium terminal AIDS Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

42 Stadium terminal AIDS Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

43 Care for the dying at home: No ‘bad smell’
Excreta under the house covered with hot ashes

44 Kesimpulan Sampai saat ini belum ada obat atau vaksin untuk mencegah infeksi HIV, pencegahannya adalah secara ‘ Non Medik ‘ Penggunaan kondom pd kelompok risiko tinggi : PSK, Homoseksual Perilaku seksual yang sehat dan bertanggung jawab melalui ‘ABCDE ‘ Pengamanan darah donor, organ atau jaringan, sperma Pelayanan VCT pada sarana pelayanan kesehatan Kelompok risiko tinggi dianjurkan untuk tidak menjadi donor darah atau organ Ibu yang terinfeksi HIV +, hendaknya jangan hamil Prosedur ‘ Kewaspadaan Universal ’ selalu dilaksanakan dengan baik Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017

45 Terima kasih Tim Yandu Infus,RSMM 4/17/2017


Download ppt "INFORMASI DASAR HIV - AIDS"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google