Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Cost Benefit Analysis untuk kelayakan investasi Sistem Informasi Terintegrasi pada Perguruan Tinggi Swasta (studi kasus Politeknik LP3I Medan) Disampaikan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Cost Benefit Analysis untuk kelayakan investasi Sistem Informasi Terintegrasi pada Perguruan Tinggi Swasta (studi kasus Politeknik LP3I Medan) Disampaikan."— Transcript presentasi:

1 Cost Benefit Analysis untuk kelayakan investasi Sistem Informasi Terintegrasi pada Perguruan Tinggi Swasta (studi kasus Politeknik LP3I Medan) Disampaikan pada Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi (SNITI 2014) Okt 2014 Tuk-tuk Danau Toba, Samosir - Sumatera Utara, Indonesia

2 Pendahuluan  SI sarana andalan guna memenangkan persaingan, membantu Perguruan Tinggi dalam kualitas layanan kepada konsumen, menjadi pemicu juga bagi PT untuk dapat menciptakan proses dan aktifitas pendidikan yang berkualitas, dan cepat Kondisi Sistem Informasi di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) belum terbangun dengan baik, dibutuhkan analisa biaya yang tepat apakah biaya desain Sistem Informasi Terintegrasi (SIT) layak diimplementasikan, enguntungkan tidak untuk PTS Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi 2014 (SNITI) Tuktuk-Samosir, Oktober 2014

3 METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian Studi Literatur dengan objek penelitian adalah aktivitas PLM yang berkaitan dengan SIM. Langkah selanjutnya adalah uji Analisis Biaya SIT Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi 2014 (SNITI) Tuktuk-Samosir, Oktober 2014

4 ANALISIS BIAYA DESAIN SIT Penentu sistem layak atau tidak diimplementasikan Apakah terlalu mahal atau payback period terlalu lama Hitungan untung rugi Investasi harus menguntungkan ada keuntungan yang berujud (tangible cost) dan keuntungan tidak berujud (intangible cost). Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi 2014 (SNITI) Tuktuk-Samosir, Oktober 2014

5 Jika manfaat atau keuntungan yang diperoleh lebih kecil dari nilai investasi, maka sistem informasi tersebut tidak layak dikembangkan. Sedangkan jika manfaat yang diperoleh sama atau lebih besar dari nilai investasi, maka sistem informasi layak dikembangkan Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi 2014 (SNITI) Tuktuk-Samosir, Oktober 2014

6 Analisis biaya dalam desain sistem informasi bisa dilakukan dengan beragam cara salah satunya dengan Cost Benefit Analysis (CBA). Perhitungan CBA melibatkan perhitungan komponen biaya dan komponen manfaat. Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi 2014 (SNITI) Tuktuk-Samosir, Oktober 2014

7 Komponen biaya biaya pengadaan (procurement cost), biaya persiapan operasi (start-up cost), biaya proyek (project cost), dan biaya operasi serta perawatan (on going and maintenance cost). Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi 2014 (SNITI) Tuktuk-Samosir, Oktober 2014

8 Biaya Pengadaan Biaya pengadaan diperhitungkan di awal tahun (tahun ke-0) dan masuk dalam capital cost. Komponen yang masuk dalam biaya pengadaan yaitu biaya konsultasi pengadaan perangkat keras, biaya pembelian atau sewa (leasing) perangkat keras, biaya instalasi perangkat keras, biaya fasilitasi ruangan, biaya modal pengadaan perangkat keras, dan biaya manajemen dan staf selama proses pengadaan. Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi 2014 (SNITI) Tuktuk-Samosir, Oktober 2014

9 Biaya persiapan operasi Biaya persiapan operasi, didalamnya terdapat biaya pembelian perangkat lunak, biaya instalasi peralatan komunikasi, biaya persiapan personil, biaya reorganisasi, biaya manajemen dan staf selama proses persiapan. Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi 2014 (SNITI) Tuktuk-Samosir, Oktober 2014

10 Biaya proyek Biaya proyek berhubungan dengan biaya untuk mengembangkan sistem yang meliputi biaya tahap analisis sistem, biaya tahap disain sistem, dan biaya tahap penerapan sistem. Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi 2014 (SNITI) Tuktuk-Samosir, Oktober 2014

11 Biaya operasi perawatan Biaya operasi serta perawatan dikeluarkan setelah tahun ke-0 meliputi operasi dan perawatan perangkat keras, perangkat lunak, dan fasilitas. Biaya tersebut meliputi biaya personil, biaya overhead, biaya perawatan perangkat keras, biaya perawatan perangkat lunak, biaya manajemen yang terlibat, dan biaya penyusutan (depresiasi). Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi 2014 (SNITI) Tuktuk-Samosir, Oktober 2014

12 manfaat mengurangi kesalahan (error reduction, ER), manfaat mengurangi biaya (cost reduction or avoidance, CR), manfaat meningkatkan kecepatan aktivitas (increased speed of activity, IS), manfaat meningkatkan perencanaan dan pengendalian manajemen (improved in management planning or control, MC). Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi 2014 (SNITI) Tuktuk-Samosir, Oktober 2014 Komponen Manfaat

13 Kategori komponen Manfaat tangible cost Manfaat berujud diantaranya adalah pengurangan biaya operasi, pengurangan kesalahan proses, pengurangan biaya telekomunikasi, peningkatan penjualan, pengurangan biaya persediaan, dan pengurangan kredit tak tertagih intangible cost keuntungan-keuntungan yang sulit diukur dalam bentuk satuan unit uang, diantaranya peningkatan pelayanan, peningkatan kepuasan konsumen, peningkatan kepuasan kerja personil, dan peningkatan pengambilan keputusan manajemen. Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi 2014 (SNITI) Tuktuk-Samosir, Oktober 2014

14 dari hasil perhitungan BCR di PLM yaitu = total manfaat / total biaya = total PV/ total investasi = 3,546,313,939/ 761,029,817=4.66 Hasil perhitungan BCR menunjukkan rasio lebih besar dari 1 (satu) yaitu sebesar 4.66 sehingga menunjukkan nilai benefit manfaat lebih dominan dibanding cost yang dihasilkan sehingga alternative ini akan lebih menguntungkan sekitar 400% dari total investasi jika SIT ini dikembangkan. Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi 2014 (SNITI) Tuktuk-Samosir, Oktober 2014

15 Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi 2014 (SNITI) Tuktuk-Samosir, Oktober 2014 BCR dapat membantu penggunanya untuk:  Membantu dalam proses pengambilan keputusan.  Menambah alternatif atau pilihan.  Mengurangi biaya alternatif yang tidak efektif. Kesimpulan


Download ppt "Cost Benefit Analysis untuk kelayakan investasi Sistem Informasi Terintegrasi pada Perguruan Tinggi Swasta (studi kasus Politeknik LP3I Medan) Disampaikan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google