Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kantor Regional II BKN SURABAYA 2013. I.MENGAPA PENILAIAN KINERJA II. APA ITU SASARAN KERJA PEGAWAI (SKP) III. BAGAIMANA MENGHITUNG SKP ? IV.BAGAIMANA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kantor Regional II BKN SURABAYA 2013. I.MENGAPA PENILAIAN KINERJA II. APA ITU SASARAN KERJA PEGAWAI (SKP) III. BAGAIMANA MENGHITUNG SKP ? IV.BAGAIMANA."— Transcript presentasi:

1 Kantor Regional II BKN SURABAYA 2013

2 I.MENGAPA PENILAIAN KINERJA II. APA ITU SASARAN KERJA PEGAWAI (SKP) III. BAGAIMANA MENGHITUNG SKP ? IV.BAGAIMANA DENGAN ASPEK PERILAKU KERJA DALAM SKP ? V.LAIN-LAIN TERKAIT SKP

3

4 4 1.PENGERTIAN Penilaian pelaksanaan pekerjaan pegawai adalah merupakan proses kegiatan yang dilakukan untuk mengevaluasi tingkat pelaksanaan pekerjaan atau unjuk kerja (perfomance appraisal) seorang pegawai. Dilingkungan PNS dikenal dengan DP-3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan) yang diatur dalam PP 10 Tahun PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI

5 2.MANFAAT a. Untuk menetapkan pengembangan karier atau promosi b. Untuk menentukan training c.Untuk menentukan standar penggajian d.Untuk menentukan mutasi atau perpindahan pegawai e.Meningkatkan produktivitas & tanggung jawab karyawan f.Meningkatkan motivasi pegawai g.Menghindari pilih kasih h.Mengukur keberhasilan kepemimpinan seseorang

6 6 3. BIAS DALAM PENGUKURAN KINERJA a.Hallo effect yaitu pendapat pribadi penilai tentang karya- wannya yang akan berpengaruh dalam pengukuran prestasi kerja. b.Central tendency yaitu penilaian prestasi kerja cenderung dibuat rata-rata dan penilai menghindari penilaian yang bersifat ekstrim;

7 c.Leniency bias, yaitu kecenderungan penilaian untuk meberikan nilai yang murah dalam evaluasi pelaksanaan kerja para karyawannya; d.Strickness bias, yaitu kecenderungan penilai terlalu ketat dan keras serta mahal dalam evaluasi pelaksanaan kerja para karyawannya e.Recency effect (kesan terakhir) yaitu kegiatan terakhir dari karyawan yang terkesan baik atau buruk, cenderung dijadikan dasar penilaian prestasi kerja oleh atasannya.

8 Penilaian prestasi kerja PNS bertujuan untuk menjamin objektivitas pembinaan PNS yang dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja. Penilaian prestasi kerja PNS dilakukan berdasarkan prinsip : a.objektif; b.Terukur; c.Akuntabel; d.Partisipatif; dan e.Transparan. Penilaian prestasi kerja PNS terdiri atas unsur : a.SKP; dan b.Perilaku kerja.

9

10 Dalam Pasal 12 dan Pasal 20 UU No. 43 Tahun 1999 antara lain mengamanatkan bahwa pembinaan PNS dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja dan untuk menjamin obyektivitas dalam mempertimbangkan pengangkatan dalam jabatan dan kenaikan pangkat diadakan penilaian prestasi kerja. 1.UMUM

11 Penilaian prestasi kerja PNS penekanannya pada pengukuran tingkat capaian sasaran kerja pegawai atau tingkat capaian hasil kerja (output) yang direncanakan dan disepakati antara pejabat penilaian dan PNS yang dinilai sebagai kontrak prestasi kerja. Obyektivitas penilaian prestasi kerja PNS diperlukan parameter penilaian sebagai ukuran dan standar penilaian hasil kerja dari tingkat capaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP). Penilaian prestasi kerja PNS penekanannya pada pengukuran tingkat capaian sasaran kerja pegawai atau tingkat capaian hasil kerja (output) yang direncanakan dan disepakati antara pejabat penilaian dan PNS yang dinilai sebagai kontrak prestasi kerja. Obyektivitas penilaian prestasi kerja PNS diperlukan parameter penilaian sebagai ukuran dan standar penilaian hasil kerja dari tingkat capaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP).

12 ♦ Setiap PNS wajib menyusun SKP sebagai rancangan pelaksanaan Kegiatan Tugas Jabatan sesuai dengan rincian tugas, tanggungjawab dan wewenangnya sesuai dengan struktur dan tata kerja organisasi. ♦ Sasaran Kerja Pegawai (SKP) disusun dan ditetapkan sebagai rencana operasional pelaksanaan tugas pokok jabatan dengan mengacu pada Renstra dan Renja. ♦ Setiap PNS wajib menyusun SKP sebagai rancangan pelaksanaan Kegiatan Tugas Jabatan sesuai dengan rincian tugas, tanggungjawab dan wewenangnya sesuai dengan struktur dan tata kerja organisasi. ♦ Sasaran Kerja Pegawai (SKP) disusun dan ditetapkan sebagai rencana operasional pelaksanaan tugas pokok jabatan dengan mengacu pada Renstra dan Renja.

13 a. Kegiatan Tugas Jabatan Tugas Jabatan yang dilakukan harus didasarkan pada rincian tugas, tanggung jawab dan wewenang jabatan sesuai yang ditetapkan dalam struktur dan tata kerja organisasi. b. Angka Kredit Angka kredit adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan/atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh seorang PNS dalam rangka pembinaan karier dan jabatannya. 3. UNSUR-UNSUR SKP

14 c. Target Setiap pelaksanaan Kegiatan Tugas Jabatan harus ditetapkan target yang diwujudkan dengan jelas sebagai ukuran prestasi kerja, baik dari aspek kuantitas, kualitas, waktu dapat disertai biaya. d.Tugas Tambahan dan/atau Kreativitas Selain melakukan Kegiatan Tugas Jabatan apabila ada tugas tambahan terkait dengan jabatan dapat ditetapkan menjadi tugas tambahan dan/atau kreatifitas dalam pelaksanaan Kegiatan Tugas Jabatan.

15

16 Penilaian SKP meliputi aspek kuantitas, kualitas, waktu, dan/atau sesuai dengan karakteristik, sifat, dan jenis kegiatan pada masing-masing unit kerja. Formula Rumus Penilaian Capaian SKP, aspek : a. kuantitas, Penilaian SKP (kuant) = X 100 Ket : Ro = Realisasi Output To = Target Output RO TO b. kualitas, Penilaian SKP (kual) = Ket : Rk = Realisasi Kualitas TK = Target Kualitas RK TK X 100

17 c. waktu, Penilaian SKP (waktu) = Ket : NT = Nilai Tertimbang =1,76 TW = Target Waktu RW = Realisasi Waktu d. biaya. Penilaian SKP (biaya) = Ket : NT = Nilai Tertimbang =1,76 TB = Target Biaya RB = Realisasi Biaya NT.TW – RW TW X 100 NT.TB – RB TB X 100

18 FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL NOI. PEJABAT PENILAINOII. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI 1Nama1 2NIP2 3Pangkat/Gol.Ruang3 4Jabatan4 5Unit Kerja5 NOIII. KEGIATAN TUGAS JABATAN ANGKA KREDIT TARGET KUANT/ OUTPUT KUAL/ MUTU WAKTUBIAYA Jakarta, … Januari 20… Pejabat PenilaiPegawai Negeri Sipil Yang Dinilai ………………………………………………………… NIP. ………………………………..NIP. …………………………..

19 PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL Jangka waktu penilaian … Januari s/d 31 Desember 20… NO I. Kegiatan Tugas JabatanAK TARGET AK REALISASI PENGHITUNGAN NILAI CAPAIAN SKP Kua nt/ outp ut Kual / Mut u Wak tu Biay a Kuant / outpu t Kual / Mut u Wak tu Biaya II. Tugas Tambahan dan Kreativitas/ Unsur Penunjang : 10,00a. Tugas Tambahan 30,00b. Kreativitas JUMLAH NILAI CAPAIAN SKP Jakarta, 31 Desember 2012 Pejabat Penilai …………………………….. NIP. ………………………………………….

20 Ket : PKr = Penilaian Kreativitas RO = Realisasi Output TO = Target Output Dalam hal PNS : a.Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh pimpinan atau pejabat penilai yang berkaitan dengan tugas jabatan; Formula Rumus Tugas Tambahan : PTT = X 10 x 10 % Ket : PTT = Penilaian Tugas Tambahan RO = Realisasi Output TO = Target Output b. Menunjukkan kreativitas yang bermanfaat bagi organisasi dalam melaksanakan tugas jabatan. Formula Rumus Kreativitas : RO TO PKr = X 30 X 30 % RO TO

21 Dalam hal kegiatan tugas jabatan didukung oleh anggaran maka penilaian meliputi aspek biaya. Setiap instansi menyusun dan menetapkan standar teknis kegiatan sesuai dengan karakteristik, sifat, jenis kegiatan, dan kebutuhan tugas masing-masing jabatan. Instansi dalam menyusun standar teknis kegiatan dilakukan berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negar

22 Dalam hal SKP tidak tercapai yang diakibatkan oleh faktor diluar kemampuan individu PNS maka penilaian didasarkan pada pertimbangan kondisi penyebabnya Ketentuan lebih lanjut mengenai pedoman penyusunan dan penilaian SKP diatur dengan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara. Dalam hal realisasi kerja melebihi dari target maka penilaian SKP capaiannya dapat lebih dari 100 (seratus)

23

24 ASPEK PERILAKU KERJA DALAM SKP •Penilaian perilaku kerja meliputi aspek : orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin, kerjasama; dan kepemimpinan. •Penilaian kepemimpinan hanya dilakukan bagi PNS yang menduduki jabatan struktural. • Penilaian perilaku dilakukan melalui pengamatan oleh pejabat penilai terhadap PNS sesuai kriteria yang ditentukan.

25 • Pejabat penilai dalam melakukan penilaian perilaku kerja PNS dapat mempertimbangkan masukan dari pejabat penilai lain yang setingkat di lingkungan unit kerja masing-masing. • Nilai perilaku kerja dapat diberikan paling tinggi 100 (seratus).

26 Tata Cara Penilaian  Penilaian prestasi kerja dilakukan dengan cara menggabungkan penilaian SKP dengan penilaian perilaku kerja.  Bobot nilai unsur SKP 60% (enam puluh persen) dan perilaku kerja 40% (empat puluh persen). 4.UNSUR YANG DINILAI JUMLAH a. Sasaran Kerja PNS (SKP) 86 x 60 % 51,60 b. Perilaku Kerja 1. Orientasi Pelayanan90 Baik 2. Integritas90 Baik 3. Komitmen90 Baik 4. Disiplin90 Baik 5. Kerjasama90 Baik 6. Kepemimpinan Jumlah Nilai rata – rata Nilai Perilaku Kerja 90 x 40 % 36,00 Nilai Prestasi Kerja 87,60 (Baik) 5. KEBERATAN DARI PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI (APABILA ADA) Tanggal,

27  Nilai Prestasi Kerja PNS dinyatakan dengan angka dan sebutan sebagai berikut : a.91 – ke atas: sangat baik b.76 – 90: baik c.61 – 75: cukup d.51 – 60: kurang e.50 ke bawah: buruk  Nilai Prestasi Kerja PNS dinyatakan dengan angka dan sebutan sebagai berikut : a.91 – ke atas: sangat baik b.76 – 90: baik c.61 – 75: cukup d.51 – 60: kurang e.50 ke bawah: buruk  Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penilaian diatur dengan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara.  Penilaian prestasi kerja dilaksanakan oleh pejabat penilai sekali dalam 1 (satu) tahun.  Penilaian prestasi kerja dilakukan setiap akhir Desember pada tahun yang bersangkutan dan paling lama akhir Januari tahun berikutnya.

28  Pejabat penilai wajib melakukan penilaian prestasi kerja terhadap setiap PNS di lingkungan unit kerjanya.  Pejabat penilai yang tidak melaksanakan penilaian prestasi kerja dijatuhi hukuman disiplin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang mengatur disiplin PNS.  Pejabat pembina kepegawaian sebagai pejabat penilai dan/atau atasan pejabat penilai yang tertinggi di lingkungan unit kerja masing-masing.

29

30 1.Penyusunan dan penilaian SKP bagi PNS yang mutasi/pindah. Perpindahan pegawai dapat terjadi baik secara horizontal dan vertikal (promosi/demosi), maupun diagonal (antar jabatan struktural, fungsional, dari struktural ke fungsional atau sebaliknya). Selama di jabatan lama dan di jabatan baru dibuat SKP-nya, kemudian untuk menentukan hasilnya, dijumlahkan kemudian dibagi 2 (dua).

31 Contoh Penilaian SKP bagi PNS yang Mutasi / Pindah Seorang PNS bernama Ali Muktar Raja, S.Sos dimutasikan ke unit kerja lain SASARAN KERJA PEGAWAI (UNIT KERJA YANG LAMA) NoI. PEJABAT PENILAINoII. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI 1NamaDrs. Indra Hidayat1NamaAli Muktar Raja, S.Sos 2NIP NIP Pangkat/Gol.RuangPenata Tk. I/ III/d3Pangkat/Gol.RuangPenata / III/c 4JabatanKepala Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non Dosen 4JabatanKepala Subbagian Mutasi Tenaga Fungsional Guru 5Unit KerjaBiro Kepegawaian5Unit KerjaBiro Kepegawaian NoIII. KEGIATAN TUGAS POKOK JABATANAK TARGET KUANT/ OUTPUT KUAL/ MUTU WAKTUBIAYA 1Menyelesaikan Nota Persetujuan KP Guru Golru III/d ke bawah NP10012 bln- 2Menyelesaikan Nota Persetujuan KP Penilik Sekolah Golru III/d ke bawah NP10012 bln- 3Menyelesaikan Nota Persetujuan KP Jabatan Fungsional Tertentu Golru III/d ke bawah NP10012 bln- 4Membuat laporan tahunan- 1 laporan10012 bln- Pejabat Penilai Drs. Indra Hidayat NIP Jakarta, 5 Januari 2014 Pegawai Negeri Sipil Yang Dinilai Ali Muktar Raja, S.Sos NIP

32 PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL Jangka waktu penilaian 5 Januari s/d 31 Desember 2014 NO I. Kegiatan Tugas Pokok Jabatan AKAK Target AKAK REALISASI PENGHI- TUNGAN NILAI CAPAIA N SKP Kuan/ Output Kual/ Mutu Wakt u Biay a Kuan/ Output Kual/ Mutu Wakt u Biaya Menyelesaikan Nota Persetujuan KP Guru Golru III/d ke bawah NP Bln NP 856 bln Menyelesaikan Nota Persetujuan KP Penilik Sekolah Golru III/d ke bawah NP Bln NP 806 bln -269,3389,78 3Menyelesaikan Nota Persetujuan KP Jabatan Fungsional Tertentu Golru III/d ke bawah NP bln bln ,33 4Membuat laporan tahunan-1 laporan bln II Tugas Tambahan dan kreativitas unsur penunjang: a. Tugas Tambahan b. Kreativitas NILAI CAPAIAN SK (429,99:5)=89,04 (Baik) Jakarta, 30 Juni 2014 Pejabat Penilai (Drs. Indra Hidayat) NIP

33 Pada unit kerja baru Sdr. Ali Muktar Raja, S.Sos meyusun SKP yang baru untuk periode Juli sampai dengan Desember 2014, sebagai berikut: SASARAN KERJA PEGAWAI (UNIT KERJA YANG BARU) NoI. PEJABAT PENILAINoII. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI 1NamaDra. Indra1NamaAli Muktar Raja, S.Sos 2NIP NIP Pangkat/Gol.Ruan g Pembina/ IV/a3Pangkat/Gol.RuangPenata / III/c 4JabatanKabag Perbendaharaan4JabatanKasubbag Tatalaksana Keuangan 5Unit KerjaBiro Keuangan5Unit KerjaBiro Keuangan NoIII. KEGIATAN TUGAS POKOK JABATANAK TARGET KUANT/ OUTPUT KUAL/ MUTU WAKTUBIAYA (Rp) 1Memeriksa Kelengkapan dan Menganalisa SPP SPP1006 bln- 2Memeriksa Kelengkapan dan Menganalisa SPM SPM100 6 bln- 3Membuat laporan Tatalaksana Keuangan- 1 laporan100 6 bln- Pejabat Penilai Drs. Indra Hidayat NIP Jakarta, 31 desember 2014 PNS Yang Dinilai Ali Muktar Raja, S.Sos NIP

34 PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL Jangka waktu penilaian 1 Juli s/d 31 Desember 2014 NO I. Kegiatan Tugas Pokok Jabatan AKTargetAKREALISASI PENG HI- TUNG AN NILAI CAPAIAN SKP Kuan/ Output Kual/ Mutu Wakt u Biay a Kuan/ Output Kual/ Mutu Wakt u Biaya Memeriksa Kelengkapan dan Menganalisa SPP SPP 1006 bln SPP 1006 bln ,67 2Memeriksa Kelengkapan dan Menganalisa SPM SPM bln SPM bln ,33 3Membuat laporan Tatalaksana Keuangan - 1 laporan bln -- 1 laporan bln II Tugas Tambahan dan kreativitas unsur penunjang: a. Tugas Tambahan b. Kreativitas NILAI CAPAIAN SK77 (Baik) Jakarta, 31 Desember 2014 Pejabat Penilai (Dra. indira) NIP

35 Maka pada akhir tahun 2014, yang bersangkutan memperoleh penilaian SKP sebagai berikut: - Nilai SKP pada unit kerja lama = 89,04 - Nilai SKP pada unit kerja baru = 77 89, = 166,04 = 83,02 2 Sehingga nilai SKP Sdr. Ali Muktar Raja, S.Sos tahun 2014 adalah 83,02

36 2. PNS yang melaksanakan tugas belajar di dalam maupun di luar negeri tidak wajib menyusun SKP pada awal tahun. Penilaian prestasi kerja pada akhir tahun dinilai dari prestasi akademik dan unsur perilaku kerja.

37 UNSUR YANG DINILAIJumlah 4. a. Sasaran kerja Pegawai (SKP)/ Nilai Akademik 91,26 x 60% 54,76 b. Perilaku Kerja1. Orientasi pelayanan82Baik 2. Integritas85Baik 3. Komitmen85Baik 4. Disiplin86Baik 5. Kerja sama87Baik 6. Kepemimpinan-Baik Jumlah425Baik Nilai rata-rata85Baik Nilai Perilaku kerja 85 x 40%34 NILAI PRESTASI KERJA88,76 (Baik) 5.KEBERATAN DARI PNS YANG DINILAI (APABILA ADA) Tanggal, PENILAIAN PRESTASI KERJA BAGI PNS YANG TUGAS BELAJAR

38 6.TANGGAPAN PEJABAT PENILAI ATAS KEBERATAN Tanggal, KEPUTUSAN ATASAN PEJABAT PENILAI ATAS KEBERATAN Tanggal, REKOMENDASI 9. DIBUAT TANGGAL 31 DESEMBER 2014 PEJABAT PENILAI, Bintarti, S.Sos. NIP DITERIMA TANGGAL 5 JANUARI 2015 PEJABAT NEGERI SIPIL YANG DINILAI, Lukito NIP DITERIMA TANGGAL 7 JANUARI 2015 ATASAN PEJABAT PENILAI, Drs. Andra Kesumawati, M.Si. NIP

39 3. Penyusunan SKP bagi PNS yang menjalani cuti bersalin/cuti besar harus mempertimbangkan jumlah kegiatan dan target serta waktu yang akan dilaksanakan oleh PNS ybs. 4. Penyusunan SKP bagi PNS yang menjalani cuti sakit harus disesuaikan dengan sisa waktu dalam tahun berjalan 5. Penyusunan SKP bagi PNS yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt), maka tugas- tugas sebagai Plt. dihitung sebagai tugas tambahan

40 6. SKP bagi PNS yang kegiatannya dilakukan dengan tim kerja, maka Penyusunan berlaku ketentuan sbb: a.Jika kegiatan yang dilakukan merupakan tugas jabatannya, maka dimasukkan ke dalam SKP ybs. b.Jika kegiatannya bukan merupakan tugas jabatannya, maka kinerja yang bersangkutan dinilai sebagai tugas tambahan. 7.Penyusunan SKP bagi PNS yang dipekerjakan/ diperbantukan, maka penyusunan/penilaiannya dilakukan di tempat ybs dipekerjakan/ diperbantukan.

41 8. Penilaian SKP apabila terjadi faktor-faktor di luar kemampuan PNS (bencana alam/force major), maka penilaiannya disesuaikan dengan kegiatan-kegiatan di luar SKP yang telah ditetapkan 9.Penyusunan SKP bagi PNS yang menduduki jabatan rangkap sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka penyusunan SKP yang dilakukan sesuai dengan tugas dan fungsi jabatan struktural

42 9.PENILAIAN TUGAS TAMBAHAN PNS yang diberikan tugas lain atau tugas tambahan oleh atasan langsungnya dan dapat dibuktikan dengan surat keterangan maka akan diberikan nilai tugas tambahan NoTugas tambahanNilai 1.Tugas tambahan yang dilakukan dalam 1 tahun sebanyak 1-3 kegiatan 1 2.Tugas tambahan yang dilakukan dalam 1 tahun sebanyak 4-6 kegiatan 2 3.Tugas tambahan yang dilakukan dalam 1 tahun sebanyak 7 kegiatan atau lebih 3

43


Download ppt "Kantor Regional II BKN SURABAYA 2013. I.MENGAPA PENILAIAN KINERJA II. APA ITU SASARAN KERJA PEGAWAI (SKP) III. BAGAIMANA MENGHITUNG SKP ? IV.BAGAIMANA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google