Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Di susun oleh : Ahmad Ali Ridho 6301408167 Aldhila Anjas Careca 6301408168 Guru Pamong : H. Ali Zuhdi, SPd.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Di susun oleh : Ahmad Ali Ridho 6301408167 Aldhila Anjas Careca 6301408168 Guru Pamong : H. Ali Zuhdi, SPd."— Transcript presentasi:

1 Di susun oleh : Ahmad Ali Ridho Aldhila Anjas Careca Guru Pamong : H. Ali Zuhdi, SPd

2  Untuk dapat mencapai puncak prestasi lari 100 meter ada beberapa teknik dasar yanag harus dikuasai oleh seorang pelari,yaitu (1).teknik awalan (2)teknik lari cepat (3)teknik memasuki garis finis.

3  teknik awalan sering juga disebut dengan teknik start, start adalah suatu istilah yang digunakan dalam olahraga,khususnya pada saat mulainya pertandingan. Sesuai dengan jenis dan fungsinya teknik start yang dilakukan pada saat perlombaan lari dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:.start berdiri,start melayang dan start jongkok.

4  Lari sprint adalah lari yang digunakan dngan kecepatan maksimum dengan waktu singkat.oleh karena itu pelari harus bisa menguasai teknik lari cepat dengan baik.   (a). posisi tubuh  Posisi seorang pelari pada saat berlari cepat badan harus condong ke depan kira- kira 2 sampai 30 drajat dari garis vertical. Sikap ini dapat mengatasi hambatan udara dan mempunyai kecenderungan dalam menjaga titik berat badan agar selalu berada pada telapak kaki tumpu pada bagian depan.  (b). Kedua kaki pada saat menumpu tanah  Pada saat menumpukan kedua kaki seorang pelari harus menghasilkan gaya dorong ke belakang sebesar mungkin. Oleh karena itu pelari harus menggunakan ujung kaki atau jari-jari kakinya.selain itu, pada saat mendorong tanah tungkai harus benar-benar dalam posisi lurus sehingga bisa menghasilkan kecepatan gerak yang tinggi.  (c). Gerakan lengan  Pada saat pelari berlari gerakan lengan harus berlawanan dengan gerakan kaki, sedangkan lengan agak menyikang kedepan dada. Hal ini dilakuk untuk menjaga keseimbangan pinggul pada saat berlari.pelari yang mempunyai pinggul dan tungkai yang kuat,namum lengan dan bahunya lemah, pelari harus mengayunkan kedua lenganya lebih jauh disbanding pelari yang mempunyai kekuatan yang seimbang.  (d). Titik berat badan  Pada saat lari letak titik berat seorang pelari cepat posisinya tidak tetap artinya posisi titik berat badan mengalami naik turun.oleh karena itu keberadaan titik berat dalam keadaan stabil.dalam kaiyan hal ini kecondomgan badan saat berlari harus selalu dipertahankan.karena hal ini dapat membantu kesetabilan titik berat badan.

5  Ada bebrapa hal yang perlu diperhatikan agar dapat menghasilkan gerakan yang sempurna.yaitu:  harus mampu membuat langkah yang lebar dan frekuensi yang secepat mungkin.  pendaratan kaki harus selalu berada pada ujung bola telapak kaki, dan lutuk ditekuk dengan sedikit begkok.  kaki bagian belakang paha harus benar-benar lurus dengan cepat dibawa ke depan.  gerakan lengan diayunkan dengan wajar dengan frekuensi gerak disesuaikan dengan frekuensi kaki. 

6  Dalam lari 100 meter teknik ini merupakan salah satu hal yang sangat menentukan siapa yang akan menjadi juara.oleh karena itu teknik memasuki garis finis bagi seprang pelari 100 meter adalah sama pentingya dengan teknik setart maupun teknik lari cepat.  Teknik memasuki garis finis untuk lari 100 meter dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu:  (1). Lari terus tanpa mengubah sikap  (2). Dada dicondongkan kedepan dengan kedua lengan diayun ke belakang  (3). Dada diputar dengan mengayunkan tangan ke atas sehinggga bahu sebelah maju kedepan.  Untuk mencapai prestasi maksimal seorang pelari harus mampu menguasai dengan baik teknik-teknik diatas agar pelari bisa berlari dangan baik dan maksimal dan bisa meraih prestasi. 

7


Download ppt "Di susun oleh : Ahmad Ali Ridho 6301408167 Aldhila Anjas Careca 6301408168 Guru Pamong : H. Ali Zuhdi, SPd."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google