Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pembagian Tugas Pemantauan Wawancara Pengurangan Nonrespon Penundaan Wawancara Pembangunan Motivasi dan Semangat Kerja Tim Evaluasi Hasil Tugas Pewawancara.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pembagian Tugas Pemantauan Wawancara Pengurangan Nonrespon Penundaan Wawancara Pembangunan Motivasi dan Semangat Kerja Tim Evaluasi Hasil Tugas Pewawancara."— Transcript presentasi:

1 Pembagian Tugas Pemantauan Wawancara Pengurangan Nonrespon Penundaan Wawancara Pembangunan Motivasi dan Semangat Kerja Tim Evaluasi Hasil Tugas Pewawancara Gambar: sheelamohan / FreeDigitalPhotos.net Bab 3 Pengawasan Kegiatan Lapangan 100% SDKI 2012 Pengawas-Editor m

2 100% SDKI 2012 Beban Tugas Pembagian Tugas m Pedoman Pengawas dan Editor Hal

3 Jenis Tugas Sesuai Fungsi • Semua petugas mencacah dengan Daftar SDKI12-RT. • Pewawancara wanita berwawancara dengan responden wanita. • Pewawancara pria berwawancara dengan responden pria. • Semua petugas mencacah dengan Daftar SDKI12-RT. • Pewawancara wanita berwawancara dengan responden wanita. • Pewawancara pria berwawancara dengan responden pria. 100% SDKI 2012 Pembagian Tugas m Pedoman Pengawas dan Editor Hal

4 Beberapa Kerumitan Pembagian Tugas (1) • Setiap tim melibatkan 8 (relatif banyak) petugas dengan jenis tugas yang beragam (RT, WUS, PK, RP). •Ada batasan, misalnya:  Harus wawancara RT dulu baru modul,  Belum tentu semua RT ada responden untuk setiap daftar,  Durasi wawancara tiap jenis daftar berbeda. • Setiap tim melibatkan 8 (relatif banyak) petugas dengan jenis tugas yang beragam (RT, WUS, PK, RP). •Ada batasan, misalnya:  Harus wawancara RT dulu baru modul,  Belum tentu semua RT ada responden untuk setiap daftar,  Durasi wawancara tiap jenis daftar berbeda. 100% SDKI 2012 Pembagian Tugas m Pedoman Pengawas dan Editor Hal

5 Beberapa Kerumitan Pembagian Tugas (2) • Jika kunjungan dilakukan tim sekaligus ke suatu ruta, maka wawancara tidak efektif dan efisien, • Kunjungan yang berulang-ulang ke ruta yang sama bisa membuat responden tidak nyaman, • Wawancara harus langsung kepada eligible respondent yang bersangkutan, tidak boleh diwakilkan • Lokasi rumah ruta sampel tidak selalu berdekatan, • Jika kunjungan dilakukan tim sekaligus ke suatu ruta, maka wawancara tidak efektif dan efisien, • Kunjungan yang berulang-ulang ke ruta yang sama bisa membuat responden tidak nyaman, • Wawancara harus langsung kepada eligible respondent yang bersangkutan, tidak boleh diwakilkan • Lokasi rumah ruta sampel tidak selalu berdekatan, 100% SDKI 2012 Pembagian Tugas m Pedoman Pengawas dan Editor Hal

6 Pembagian Kerja Situasional menurut:  Kondisi lapangan,  Penyebaran sampel ruta,  Keberadaan responden di rumah,  Keamanan,  Kemudahan/kesulitan mobilisasi petugas,  Kemampuan riil masing-masing petugas. Situasional menurut:  Kondisi lapangan,  Penyebaran sampel ruta,  Keberadaan responden di rumah,  Keamanan,  Kemudahan/kesulitan mobilisasi petugas,  Kemampuan riil masing-masing petugas. 100% SDKI 2012 Pembagian Tugas m Pedoman Pengawas dan Editor Hal

7 Pembagian Kerja 1.Bagi habis RT sampel kepada semua pewawancara (4-5 RT per petugas). 2.(Tahap I) Semua petugas wawancara RT dan langsung berlanjut ke Modul yang bersangkutan. 3.Petugas menyerahkan Daftar SDKI12-RT kepada Editor/Pengawas. 4.Pengawas membagi tugas kepada Pewawancara Modul lain. (Daftar SDKI12-DTP) 5.(Tahap II) Wawancara masing-masing modul. 6.Menyerahkan modul kepada Editor/Pengawas. 1.Bagi habis RT sampel kepada semua pewawancara (4-5 RT per petugas). 2.(Tahap I) Semua petugas wawancara RT dan langsung berlanjut ke Modul yang bersangkutan. 3.Petugas menyerahkan Daftar SDKI12-RT kepada Editor/Pengawas. 4.Pengawas membagi tugas kepada Pewawancara Modul lain. (Daftar SDKI12-DTP) 5.(Tahap II) Wawancara masing-masing modul. 6.Menyerahkan modul kepada Editor/Pengawas. 100% SDKI 2012 Pembagian Tugas m Pedoman Pengawas dan Editor Hal

8 100% SDKI 2012 Pembagian Tugas m Pedoman Pengawas dan Editor Hal

9 W1 W2 W3 W4 RP PK Pembagian Tahap I Sketsa Peta Jatah W1 Jatah W2 Jatah W3 Jatah W4 Jatah RP Jatah PK 100% SDKI 2012 Atur Ulang Pembagian Tugas m Pedoman Pengawas dan Editor Hal

10 Contoh: Dalam satu BS diperoleh hasil: 1. Responden WUS = 19 orang 2. Responden PK = 6 orang 3. Responden RP = 7 orang No RT Sampel Wawancara Tahap ITahap 2 Pewawa ncara RT Eligible Responden Pewawa ncara Modul WUSPK RP 1W1 1RP 2W11 3PK11 W1, PK 4W1 5 6PK1 W W2, RP 8W2 9PK11 W2, PK 10W21 No RT Sampel Wawancara Tahap ITahap 2 Pewawancara RT Eligible Responden Pewawancara Modul WUSPK RP 11W2 1RP 12PK11 W2, PK 13W31 14W31 15W3 16PK1 W3 17W31 1W3, RP 18W41 19W4111W4, PK, RP 20W41 1W4, RP 21W41 22RP11 W4, PK 23RP1 W1 24RP1 W1 25RP111W1, PK, RP 100% SDKI 2012 Pembagian Tugas m Pedoman Pengawas dan Editor Hal

11 Pembagian Tahap II WUS W1 W2 W3 W4 Sketsa Peta W1W1 W1W1 W2W2 W2W2 W3W3 W3W3 W4W4 W4W4 100% SDKI 2012 Atur Ulang Pembagian Tugas m Pedoman Pengawas dan Editor Hal

12 PK Pembagian Tahap II PK 100% SDKI 2012 PK Sketsa Peta Atur Ulang Pembagian Tugas m

13 Pembagian Tahap II RP RP 100% Sketsa Peta Atur Ulang Pembagian Tugas m Pedoman Pengawas dan Editor Hal

14 100% SDKI 2012 Pemantauan Wawancara m  Suasana wawancara  Privasi saat wawancara berlangsung  Kenyamanan responden  Ada tidaknya tekanan dari pewawancara  Kejelasan dalam bertanya  Kepatuhan pada aturan dalam kuesioner, dll  Suasana wawancara  Privasi saat wawancara berlangsung  Kenyamanan responden  Ada tidaknya tekanan dari pewawancara  Kejelasan dalam bertanya  Kepatuhan pada aturan dalam kuesioner, dll Cakupan Peman- tauan Cakupan Peman- tauan Pedoman Pengawas dan Editor Hal

15 100% SDKI 2012 Pemantauan Wawancara m Pengawas dapat menghadiri bahkan melakukan wawancara langsung dengan responden. Pengawas memeriksa apakah responden sesuai syarat. Periksa hasil pekerjaan editor. Pedoman Pengawas dan Editor Hal

16 100% Pengurangan Nonrespon m Tidak berhasilnya petugas memperoleh keterangan responden, bisa karena  Petugas tidak berhasil menemui responden  Responden menolak diwawancarai Tidak berhasilnya petugas memperoleh keterangan responden, bisa karena  Petugas tidak berhasil menemui responden  Responden menolak diwawancarai Pedoman Pengawas dan Editor Hal Nonrespon? Gambar: Stuart Miles / FreeDigitalPhotos.net

17 Cara Mengurangi Dua jenis Non Respon 100% SDKI 2012 Pengurangan Nonrespon m Cari informasi dari ART yang lain ataupun dari tetangga. Cari informasi dari ART yang lain ataupun dari tetangga. Pewawancara tidak memutuskan sendiri bahwa responden tidak dapat ditemukan. Pengawaslah yang memutuskannya. Pewawancara tidak memutuskan sendiri bahwa responden tidak dapat ditemukan. Pengawaslah yang memutuskannya. Buat jadwal kunjungan berikutnya dan usahakan menemui responden paling sedikit 3 kali. Buat jadwal kunjungan berikutnya dan usahakan menemui responden paling sedikit 3 kali. Bila pewawancara tidak berhasil menemui responden Bila pewawancara tidak berhasil menemui responden Cara Mengurangi Nonrespon Cara Mengurangi Nonrespon Pedoman Pengawas dan Editor Hal

18 2. Responden menolak untuk diwawancarai Cara Mengurangi Dua jenis Non Respon (Lanjutan)… 100% SDKI 2012 Pengurangan Nonrespon m Berikan penjelasan yang cukup kepada responden mengenai survei ini. Berikan penjelasan yang cukup kepada responden mengenai survei ini. Tawarkan kunjungan pada waktu lain, bila saat itu waktu kunjungan memang tidak tepat. Tawarkan kunjungan pada waktu lain, bila saat itu waktu kunjungan memang tidak tepat. Bila responden menolak diwawancarai Bila responden menolak diwawancarai Cara Mengurangi Nonrespon Cara Mengurangi Nonrespon Pedoman Pengawas dan Editor Hal

19  Pewawancara harus menyelesaikan wawancara yang tertunda dengan tuntas.  Mengadakan kunjungan ulang yang direncanakan dengan baik. 100% SDKI 2012 Penundaan Wawancara m Pedoman Pengawas dan Editor Hal. 15

20 Untuk mencapai hal ini pengawas harus berusaha agar pewawancara: Memahami hasil yang harus dicapai Bekerja dalam suasana yang tenang, aman dan menyenangkan Menerima petunjuk pengawas Menerima penghargaan sesuai hasil kerjanya Mendapat dorongan untuk meningkatkan hasil dan mutu pekerjaannya 100% SDKI 2012 Pembangunan Motivasi dan Semangat Kerja Tim m Pedoman Pengawas dan Editor Hal

21 Pedoman Pengawas dan Editor Hal. 16 Petunjuk bagi pengawas dalam melakukan tugas bersama pewawancara:  Bersikap tegas dan keputusan harus dihormati.  Memberi kritik yang baik, membantu dan membahas masalah yang dihadapi.  Jika pewawancara mengeluh, dengarkan dan coba atasi persoalan tersebut.  Menanamkan semangat kerja dalam tim.  Mempertimbangkan keadilan antar petugas.  Usahakan selalu berada dalam suasana bersahabat dan tidak kaku.  Bersikap tegas dan keputusan harus dihormati.  Memberi kritik yang baik, membantu dan membahas masalah yang dihadapi.  Jika pewawancara mengeluh, dengarkan dan coba atasi persoalan tersebut.  Menanamkan semangat kerja dalam tim.  Mempertimbangkan keadilan antar petugas.  Usahakan selalu berada dalam suasana bersahabat dan tidak kaku. Pembangunan Motivasi dan Semangat Kerja Tim m

22 Dalam Setiap Pertemuan  Pengawas menunjukkan kesalahan yang ditemukan.  Bicarakan setiap kesalahan.  Baca bersama Buku Pedoman Pewawancara untuk memecahkan persoalan.  Bersama memutuskan cara memecahkan persoalan.  Cara serupa harus dilakukan apabila menemukan masalah serupa.  Pengawas menunjukkan kesalahan yang ditemukan.  Bicarakan setiap kesalahan.  Baca bersama Buku Pedoman Pewawancara untuk memecahkan persoalan.  Bersama memutuskan cara memecahkan persoalan.  Cara serupa harus dilakukan apabila menemukan masalah serupa. 100% SDKI 2012 Evaluasi Hasil Tugas Wawancara m Pedoman Pengawas dan Editor Hal


Download ppt "Pembagian Tugas Pemantauan Wawancara Pengurangan Nonrespon Penundaan Wawancara Pembangunan Motivasi dan Semangat Kerja Tim Evaluasi Hasil Tugas Pewawancara."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google