Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Memilih dan Menginstall DBMS  salah satu tugas DBA  Asumsi : DBMS sudah terinstall  pekerjaan terselesaikan  Memilih dan Menginstall DBMS  membutuhkan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Memilih dan Menginstall DBMS  salah satu tugas DBA  Asumsi : DBMS sudah terinstall  pekerjaan terselesaikan  Memilih dan Menginstall DBMS  membutuhkan."— Transcript presentasi:

1

2  Memilih dan Menginstall DBMS  salah satu tugas DBA  Asumsi : DBMS sudah terinstall  pekerjaan terselesaikan  Memilih dan Menginstall DBMS  membutuhkan keahlian, pengetahuan, dan pertimbangan.

3  Proses memilih DBMS yang cocok tidak sesulit dulu.  Banyak organisasi besar dan menengah yang menginstall lebih dari satu DBMS.  Siapa yang memilih dan menginstal semua DBMS itu ? dan mengapa?

4  Banyak perusahaan membeli DBMS tanpa memiliki planning.  Perusahaan membeli DBMS  kebutuhan bisnis atau aplikasi baru.  Perusahaan membeli DBMS baru  keinginan untuk mendukung teknologi terbaru dan terbesar.  Perusahaan membeli DBMS  tanpa evaluasi aplikasi kompatible dengan DBMS yang ada Mendefinisikan strategi dari Organisasi DBMS

5  Apliasi yang ada  apakah kompatible dengan DBMS yang baru  Perlu perubahan kode aplikasi  DBMS yang lama  di maintenance, double job

6 Solusi  DBA  menjadi pertimbangan utama pemilihan DBMS  Unit usaha Membeli DBMS  approval dari DBA Fakta  Grup DBA = teknis  kalah suara dari bisnis eksekutif lain Mendefinisikan strategi dari Organisasi DBMS

7  Grup DBA  aturan DBMS perusahaan  Aturan DBMS  mengurangi jumlah DBMS perusahaan  Multiple DBMS di perusahaan  tentukan DBMS default

8  Sistem operasi  Jenis organisasi ( Konservatif atau Liberal ? )  Tingkatan yang dicapai (Benchmarks)  Skalabilitas.  Ketersediaan perangkat lunak pendukung.  Teknisi.  Biaya Kepemilikan.  Jadwal Release  Referensi pelanggan.

9  Apakah DBMS yang dipilih support OS yang digunakan di perusahaan  Atau OS menyesuaikan DBMS yang akan digunakan

10  Organsiasi konservatif vs liberal  Org konservatif  kekuasaan yang ketat  Org konservatif  lingkungan mainframe tradisional  Org konservatif  pemerintahan, keuangan, asuransi, kesehatan dll  Org liberal  mempertimbangkan alternatif  manufaktur, universitas, dll  Contoh beberapa org liberal  windows bukan OS utama  menggunakan DBMS multi OS

11  Benchmarks  oleh vendor dan pengguna DBMS  The Transaction Processing Performance Council (TPC)  mengeluarkan benchmark untuk pedoman dasar penglahan DB  Benchmark  untuk indikator kinerja DB  bukan penentu utama pemilihan DBMS  Benchmark  tidak mewakili implementasi DBMS pada semua database produksi  Benchmark  harus terus diperbaharui, mengingat setiap DBMS terus berkembang

12  DBMS  harus mendukung jumlah pengguna dan ukuran DB  DBMS  apakah ada konfirmasi dari pengguna independen

13  DBMS harus support tools data, antara lain : › Query dan tools analisa › Tools pendukung data warehouse › Tolls pendukung DB › Tools backup dan recovery › Tools monitoring kinerja › Tool planing kapasitas › DB utilitas › Dukungan berbagai Bahasa pemrograman

14  Ada profesional DB di perusahaan  Pertimbangan kebutuhan DBA, bantuan teknis (sistem prog, administrator, dll)  Adanya Programmer aplikasi

15  Total biaya DBMS  Tiap vendor  variasi harga  Total biaya kepemilikan : › Biaya lisensi › Biaya lisensi software pendukung › Biaya profesional DB untuk support dan pengelolaan DBMS baru › Biaya resource untuk pengoperasioan DBMS baru

16  Release vendor beragam  Org liberal  butuh fitur terkini  rilis cepat lebih baik  Org konservatif  perubahan cepat = bencana  Perubahan cepat  org konservatif  upgrade > yang dibutuhkan vs menggunakan DBMS usang

17  DBMS vendor  referensi pengguna  Vendor  respon baik ?  Temukan forum / user lain  jawaban lebih objektif  Kualitas rilis baru  maksimal ?

18  Memilih DBMS baru  hitung komplektifitas produk  adanya fungsi  didukung vendor dan third party  Programmer dan pengembang  menggunakan yang disediakan DBA  Rencana dan persiapan lebih baik daripada implementasi semua fitur secara membabibuta

19

20  DBMS  dirancang untuk pengguna yang unik  DBMS  DBMS enterprise, DBMS department, DBMS personal, DBMS mobile  pilih yang sesuai  Proyek yang kompleks  beberapa tipe DBMS  Kebutuhan dukungan DBMS  pilih di tingkat yang sama  Contoh : untuk pengguna ORACLE, gunakan ORACLE personal untuk client tunggal Arsitektur DBMS

21  Enterprise DBMS  skalabilitas dan kinerja tinggi.  Depertemental DBMS  kelompok kerja kecil-menengah dalam sebuah organisasi;.  Personal DBMS  pengguna tunggal, Contoh. Microsoft Access dan Visual dBase.  Mobile DBMS  versi khusus dari DBMS departemenal atau Enterprise.  DBMS mobile  database lokal  akses dan modifikasi pada laptop atau perangkat genggam.

22  Enterprise DBMS  skalabilitas dan kinerja tinggi  Enterprise DBMS  mendukung DB yang besar, user banyak, multi aplikasi  Enterprise DBMS  mesin skala besar (mainframe, server)  Dukungan multiprosesor untuk multiprocessing, paralel query, dll

23  departmental DBMS  DBMS workgroup  jalan tengah  Mendukung kelompok kecil dan menengah  Berjalan di UNIX, LINUX, Windows server  Susah dibedakan dengan DBMS enterprise  hardware dan software hampir mirip  Dengan harga hardware dan software yang terus menurun  pengguna department DBMS beralih ke DBMS enterprise

24  Dirancang untuk pengguna tunggal  Contoh ms Access, dBase  Vendor membuat versi personal dari DBMS enterprise  Biaya murah  adanya penggunaan DBMS personal untuk solusi department dan perusahaan (failed)  Personal DBMS  hanya untuk skala kecil, tidak untuk multiuser

25  Versi khusus dari DBMS department dan enterprise  Digunakan untuk remote, dan tidak terhubung jaringan  Dapat digunakan pada laptop dan telepon genggam  Ada sinkronisasi dengan DBMS enterprise / department di server utama

26 DBMS Clustering  Clustering  beberapa sistem komputansi  kerjasama dalam satu sistem  Meningkatkan skalabilitas dan availabilitas  Arsitektur clustering : › Shared disk › Shared nothing

27  Tiap sistem  sumber daya sendiri (storage sendiri)  Komunikasi antar sistem  jaringan interkoneksi antar komputer  Permintaan dari klient  diarahkan ke sistem yang available  Keuntungan skalabilitas Share nothing

28  Semua sistem  terhubung perangkat disk yang sama  Setiap sistem  memiliki CPU dan memori masing- masing, tapi mengakses semua disk  Cocok untuk pengolahan di perusahaan besar atau mainframe  Tidak cocok untuk small system Share disc

29

30 DBMS Installation  DBMS dipilih  diinstall  DBMS  bagian kompleks dari software  ada syarat dan lingkungan pendukung  Yang harus dipahami di awal adalah syarat instalasi

31  Tiap DBMS  kebutuhan dasar CPU  Tiap DBMS  menyertakan kebutuhan hardware dan lingungan pendukung  Tiap DBMS  ada ciri khas untuk masing- masing kebutuhan  Hardware org menyesuaikan DBMS vs DBMS menyesuaikan harware

32  Setiap DBMS membutuhkan disk storage untuk berjalan  Setiap disk storage akan digunakan untuk indexes kebutuhan dari DBMS dan database  Index yang dimaksud antara lain :

33  Sistem katalog atau data Dictionary.  Setiap sistem database lainnya yang dibutuhkan oleh DBMS  Log file yang mencatat semua perubahan  Startup atau kontrol file.  Works file yang digunakan oleh DBMS untuk mengurutkan data dll  Default database yang digunakan oleh DBMS untuk struktur sistem  Temporary database structures  System dump dan error processing files.  Database yang digunakan untuk administrasi, pemantauan, dan tuning

34

35  Sebuah DBMS memerlukan memori untuk fungsionalitas dasar dan akan menggunakannya untuk proses yang paling internal seperti memelihara sistem area global dan banyak melakukan tugas.

36

37  Vendor biasanya membuat perbedaan antara versi dan rilis dari produk perangkat lunak.  Sebuah versi baru dari perangkat lunak merupakan masalah besar, dengan banyak perubahan dan fitur baru.  rilis adalah versi dalam skala kecil kecil, dengan perubahan sedikit dan tidak banyak fitur baru.  Ada keuntungan dan resiko penerapan

38  fitur kompleks  perubahan jalur akan mempengaruhi kinerja  client/server dan jaringan  menambah komplektifitas DBMS  Integrasi dengan software dan infrastruktur lani  mempersulit migrasi  bahasa pemrograman, cara embed query, perubahan API dll  mempengaruhi komplektifitas DBMS

39  Reputasi dari Vendor DBMS  Dukungan Kebijakan dari DBMS  Gaya Organisasi  Skill Staf DBA  Platform Support  Perangkat Lunak Pendukung  Fallback Planning

40

41  Perlu penamaan yang standar  Dikembangkan bersama administrasi data  Publikasi penamaan  ke seluruh lingkungan organisasi  Mencakup : tabel, kolom, view, indeks, program, tipe user-defined data, fungsi user-defined, trigger, dan store prosedure

42  Kebijkan organiasi terkait data  Pedoman kepemilikan data  Metadata kebijakan manajemen  Pedoman konseptual dan logical pemodelan data  Tanggung jawab menciptakan dan memelihara data  Pedoman penggunaan tools  Kebijakan terkait sharing data  Pedoman perubahan data

43

44  instalasi dan prosedur pengujian  Upgrade kebijakan dan prosedur  Bug memperbaiki bug dan praktek-praktek pemeliharaan  Membuat Sebuah daftar untuk memberitahukan perubahan yang akan datang  Pertimbangan disain Antarmuka  penyimpanan, penggunaan, dan pemantauan prosedur

45  Jika ada fungsi SA dalam organisasi  Standard SA sama dibutuhkan seperti standar DA dan DBA, mencakup › DBMS installation and testing procedures › Upgrade policies and procedures › Bug fix and maintenance practices › A checklist of departments to notify for impending changes › Interface considerations › DBMS storage, usage, and monitoring procedures System Administration Standards

46  Penjelasan tentang bagaimana mengakses database yang berbeda  Standar Coding dengan SQL  Tips dan triks kinerja SQL  Penyusunan prosedur dan bimbingan tentang bagaimana menanamkan SQL dalam program aplikasi  Interpretasi dari SQL STATE dan kode kesalahan  Referensi materi pemrograman lainnya

47  Menentukan siapa yang berwenang  Daftar pemberian otorisasi database.  Informasi pada setiap interface yang digunakan.  Kebijakan penggunaan klausa WITH GRANT OPTION dan CASCADING.  Prosedur pemberitahuan kepada User.  Prosedur menghapus user

48  Unit testing— for developing and testing individual programs  Integration testing— for testing how individual programs interoperate  User acceptance testing— for end user testing prior to production status  Quality assurance— for shaking out program bugs  Education— for training end users how to work the application system Application Migration and Turnover Procedures

49  Harus berkomitmen untuk terus-menerus memberikan pendidikan teknis untuk DBA, programer, dan administrator sistem. Menyediakan katalog program yang tersedia mencakup semua aspek penggunaan DBMS.  Minimal, kursus berikut harus disediakan:  dasar-dasar DBMS  Pemodelan Data dan Desain Database  Database Administrasi  Pengantar SQL  Advanced SQL  Pemrograman Database

50  Perencanaan komprehensif diperlukan untuk menciptakan lingkungan database yang efektif.  Langkah langkah yang harus diambil untuk memilih teknologi DBMS yang benar, menerapkan strategi yang tepat, upgrade dan mengembangkan standar database yang berguna  menjamin ketersediaan pendidikan berkelanjutan bagi pengguna database.

51


Download ppt " Memilih dan Menginstall DBMS  salah satu tugas DBA  Asumsi : DBMS sudah terinstall  pekerjaan terselesaikan  Memilih dan Menginstall DBMS  membutuhkan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google