Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BERKOMUNIKASI DENGAN BAHASA INDONESIA SETARA TINGKAT MADIA  KOMPETENSI DASAR 1.Menyimak untuk menyimpulkan informasi yang tidak bersifat perintah dalam.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BERKOMUNIKASI DENGAN BAHASA INDONESIA SETARA TINGKAT MADIA  KOMPETENSI DASAR 1.Menyimak untuk menyimpulkan informasi yang tidak bersifat perintah dalam."— Transcript presentasi:

1 BERKOMUNIKASI DENGAN BAHASA INDONESIA SETARA TINGKAT MADIA  KOMPETENSI DASAR 1.Menyimak untuk menyimpulkan informasi yang tidak bersifat perintah dalam konteks bekerja

2 MATERI  KEBIJAKAN BAHASA NASIONAL  Kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing  FUNGSI BAHASA  Bahasa sebagai unsur dan pengembang budaya  Bahasa sebagai sarana berkomunikasi dan alat berpikir

3  BAHASA DAN MATEMATIKA DALAM KOMUNIKASI  PENALARAN DALAM PENGAMBILAN SIMPULAN

4 KEBIJAKAN BAHASA NASIONAL  Kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing  Fungsi bahasa Indonesia dalam kedudukannya sebagai bahasa persatuan  Fungsi bahasa Indonesia dalam kedudukannya sebagai bahasa negara  Fungsi bahasa-bahasa yang berkedudukan sebagai bahasa daerah

5  Fungsi bahasa daerah dalam hubungannya dengan bahasa Indonesia  Fungsi bahasa-bahasa yang berkedudukan sebagai bahasa asing  Hubungan antara bahasa Indonesia dan bahasa daerah

6 FUNGSI BAHASA  BAHASA SEBAGAI UNSUR DAN PENGEMBANG BUDAYA  Wujud kebudayaan ada 3, yaitu ide,sistem sosial, dan fisik. Bagaimana hubungan ketiga wujud kebudayaan tersebut dengan bahasa? Bagaimana peran bahasa sebagai unsur dan pengembang budaya?

7  BAHASA SEBAGAI SARANA BERKOMUNIKASI DAN ALAT BERPIKIR  Tanpa bahasa, manusia akan mengalami hambatan besar untuk berpikir karena pada dasarnya, proses berpikir tidak lain adalah proses berbahasa yang berlangsung secara internal dalam pikiran manusia.

8 BAHASA DAN LOGIKA DALAM KOMUNIKASI Sebagai alat berpikir, bahasa tidak lepas dari logika/penalaran. Logika adalah proses berpikir yang berusaha menghubungkan pernyataan-pernyataan menuju simpulan yang mengandung nilai kebenaran.

9  BAHASA DAN MATEMATIKA DALAM KOMUNIKASI  Matematika memiliki peranan penting dalam penyusunan kalimat bernalar

10 PENALARAN DALAM PENGAMBILAN SIMPULAN 1.PENALARAN DEDUKTIF 2.PENALARAN INDUKTIF  Berpijak dari pernyataan umum menuju ke pernyataan khusus.  SILOGISME 3.PENALARAN DEDUKTIF- INDUKTIF  Berpijak dari pernyataan khusus menuju ke pernyataan umum.  A. GENERALISASI  B. ANALOGI  C.SEBAB AKIBAT

11 PENALARAN DEDUKTIF  SILOGISME  Dimulai dengan mengemukakan pernyataan umum menuju ke pernyataan khusus, kemudian menarik suatu kesimpulan.  PU (Pernyataan Umum) : A=B  PK (Pernyataan Khusus) : C=A  K (Kesimpulan) : C=B

12  KETERANGAN:  A= Golongan tertentu  B= Sifat/kegiatan A  C=Contoh A  Contoh:  PU: Siswa yang rajin belajar pasti pintar  PK: Fernando siswa yang rajin belajar  K : Fernando pasti pintar 

13  KETERANGAN:  A: Siswa yang rajin belajar  B: Pasti pintar  C: Fernando

14 PENALARAN INDUKTIF  A. GENERALISASI  Penyajian fakta-fakta yang umum terjadi untuk mengambil kesimpulan.  Contoh:  Fakta umum di Indonesia masyarakat bekerja sebagai petani. Kesimpulannya; Negara Indonesia adalah negara agraris.

15  B. ANALOGI  Penyajian fakta-fakta yang memiliki kesamaan untuk mengambil kesimpulan.  Contoh:  Fakta 1, mesin kendaraan bermotor merupakan sistem yang rumit tapi teratur. Mesin tsb ada yang menciptakan,yaitu manusia.  Fakta 2, alam semesta adalah sistem yang rumit tapi teratur,misalnya dapat dilihat dari adanya siang dan malam.  Kesimpulan: mesin dan alam semesta sama-sama rumit tapi teratur. Kalau mesin tsb ada yang menciptakan, berarti alam ini juga ada yang menciptakan.

16  C. SEBAB AKIBAT  Penyajian fakta-fakta yang berupa sebab, untuk mengambil kesimpulan yang berupa akibat. Contoh; Masyarakat membuang sampah di sungai, sungai dangkal, hujan terus-menerus. Akibatnya terjadi banjir.

17 PENALARAN DEDUKTIF -INDUKTIF  Berpijak dari pernyataan umum, diikuti fakta-fakta, dan diakhiri kesimpulan umum.

18 Simaklah rekaman berikut, kemudian jawablah pertanyaan di bawah ini! 1.Apa saja fungsi bahasa Indonesia dalam kedudukannya sebagai bahasa persatuan? 2.Apa saja fungsi bahasa Indonesia dalam kedudukannya sebagai bahasa negara? 3.Apa saja fungsi bahasa-yang berkedudukan sebagai bahasa daerah? 4.Apa saja fungsi bahasa daerah dalam hubungannya dengan bahasa Indonesia? 5. Apa saja fungsi bahasa-bahasa yang berkedudukan sebagai bahasa asing ? 1.Apa saja fungsi bahasa Indonesia dalam kedudukannya sebagai bahasa persatuan? 2.Apa saja fungsi bahasa Indonesia dalam kedudukannya sebagai bahasa negara? 3.Apa saja fungsi bahasa-yang berkedudukan sebagai bahasa daerah? 4.Apa saja fungsi bahasa daerah dalam hubungannya dengan bahasa Indonesia? 5. Apa saja fungsi bahasa-bahasa yang berkedudukan sebagai bahasa asing ?

19 KOMPETENSI DASAR 2 MENYIMAK UNTUK MEMAHAMI PERINTAH YANG DIUNGKAPKAN ATAU YANG TIDAK DALAM KONTEKS BEKERJA MENYIMAK UNTUK MEMAHAMI PERINTAH YANG DIUNGKAPKAN ATAU YANG TIDAK DALAM KONTEKS BEKERJA

20 MATERI  A.KALIMAT PERINTAH  B.BENTUK-BENTUK RESPON TERHADAP PERINTAH  A.KALIMAT PERINTAH  B.BENTUK-BENTUK RESPON TERHADAP PERINTAH

21 A. KALIMAT PERINTAH 1. Ciri-ciri kalimat perintah  Penggunaan tanda seru di akhir kalimat  Penggunaan partikel lah pada predikat verba  Penggunaan pola susun inversi (P_S)  Penggunaan predikat verba tanpa awalan 1. Ciri-ciri kalimat perintah  Penggunaan tanda seru di akhir kalimat  Penggunaan partikel lah pada predikat verba  Penggunaan pola susun inversi (P_S)  Penggunaan predikat verba tanpa awalan

22 2. Macam kalimat perintah Secara umum kalimat perintah ada beberapa macam, yaitu:  -perintah biasa (suruh)  -larangan  -sindiran  -permintaan  -permohonan  -persilaan  -saran 2. Macam kalimat perintah Secara umum kalimat perintah ada beberapa macam, yaitu:  -perintah biasa (suruh)  -larangan  -sindiran  -permintaan  -permohonan  -persilaan  -saran

23  Berdasarkan kompleksitasnya, kalimat perintah dibedakan menjadi:  - kalimat perintah sederhana  Tidurlah!  Makanlah!  -kalimat perintah kompleks  Servis lengkap mobil ini!  Berdasarkan kompleksitasnya, kalimat perintah dibedakan menjadi:  - kalimat perintah sederhana  Tidurlah!  Makanlah!  -kalimat perintah kompleks  Servis lengkap mobil ini!

24  Berdasarkan bentuk responnya, dibedakan menjadi:  - kalimat perintah yang menghendaki respon jawaban - Contoh: - Sebutkan …… Katakan………… - Kalimat perintah yang menghendaki respon tindakan contoh: Ambilkan buku itu!  Berdasarkan bentuk responnya, dibedakan menjadi:  - kalimat perintah yang menghendaki respon jawaban - Contoh: - Sebutkan …… Katakan………… - Kalimat perintah yang menghendaki respon tindakan contoh: Ambilkan buku itu!

25  Berdasarkan waktu untuk merespon, dibedakan menjadi: - kalimat perintah yang menghendaki respon sesaat Contoh: Tutup pintu itu! - kalimat perintah yang responnya membutuhkan waktu lama Contoh: Buatkan rumah untuk ibu!  Berdasarkan waktu untuk merespon, dibedakan menjadi: - kalimat perintah yang menghendaki respon sesaat Contoh: Tutup pintu itu! - kalimat perintah yang responnya membutuhkan waktu lama Contoh: Buatkan rumah untuk ibu!

26  Berdasarkan eksplisit tidaknya, dibedakan menjadi:  - kalimat perintah eksplisit  -kalimat perintah implisit  Berdasarkan eksplisit tidaknya, dibedakan menjadi:  - kalimat perintah eksplisit  -kalimat perintah implisit

27 B. BENTUK-BENTUK RESPON TERHADAP PERINTAH 1. Merumuskan kembali dengan kalimat sendiri 2.Membuat rangka /bagan/tabel perintah 3.Merencanakan kegiatan/tindakan untuk memenuhi perintah secara verbal/nonverbal 4.Mengkonfirmasikan kebenaran rencana kegiatan/rencana kerja 1. Merumuskan kembali dengan kalimat sendiri 2.Membuat rangka /bagan/tabel perintah 3.Merencanakan kegiatan/tindakan untuk memenuhi perintah secara verbal/nonverbal 4.Mengkonfirmasikan kebenaran rencana kegiatan/rencana kerja

28 SOAL LATIHAN 1. Carilah hal-hal yang harus dilakukan tetapi tidak secara eksplisit dikemukakan, untuk kalimat perintah berikut ini! a. Buatlah es campur! b. Tanamlah pohon ini! 2.Kemukakan kalimat perintah berikut ini dalam bentuk implisit! a. Jangan ngebut di jalan ini! b. Jangan kunjungi rumah ini lagi! 1. Carilah hal-hal yang harus dilakukan tetapi tidak secara eksplisit dikemukakan, untuk kalimat perintah berikut ini! a. Buatlah es campur! b. Tanamlah pohon ini! 2.Kemukakan kalimat perintah berikut ini dalam bentuk implisit! a. Jangan ngebut di jalan ini! b. Jangan kunjungi rumah ini lagi!

29 3. Perintah apa yang dimaksud dalam kalimat-kalimat perintah ini? a. Kalau hanya mencuci baju kamu bisa kan? b. Kapan belajarmu kalau kamu bermain terus? 4.Simaklah rekaman berikut ini, kemudian tulislah pokok-pokok perintah tiap nomor! 3. Perintah apa yang dimaksud dalam kalimat-kalimat perintah ini? a. Kalau hanya mencuci baju kamu bisa kan? b. Kapan belajarmu kalau kamu bermain terus? 4.Simaklah rekaman berikut ini, kemudian tulislah pokok-pokok perintah tiap nomor!

30 KOMPETENSI DASAR 3 MEMAHAMI PERINTAH KERJA TERTULIS

31 MATERI  Teks perintah kerja tertulis

32 A. Semua aspek kehidupan perlu ada aturan

33 B. Aneka bentuk perintah kerja tertulis

34 2. Surat Edaran  Adalah surat yang memberi pemberitahuan resmi untuk dimengerti secara umum dalam suatu organisasi,lembaga atau instasi.  Surat edaran termasuk kategori surat resmi.edaran  Bahasa surat edaran selain singkat,jelas,dan padat,selalu mencerminkan unsur formalitas.

35 3. Pengumuman adalah pembemberian tentang sesuatu yang ditujukan kepada khalayak umum. PENGUMUMAN PENGUMUMAN RESMI PENGUMUMAN TIDAK RESMI adalah pembemberian tentang sesuatu yang ditujukan kepada khalayak umum. PENGUMUMAN PENGUMUMAN RESMI PENGUMUMAN TIDAK RESMI

36 4. Memo memo berasal dari memorandum yang maknanya surat surat peringatan tidak resmi.Tetapi memo dalam surat dinas bermakna surat – menyurat intern,terutama berasal dari atasan untuk staf atau bawahan. Contoh: - Kepala dinas memberi memo kepada kepala bagian.

37 Spesifikasi memo 1. Menggunakan kop lembaga/instansi/perusahaan 2. Dibuat pada lembaran kecil(1/2)tercetak memo,kepada,dari,dan isi. 3. Dibuat dalam keadaan mendesak dan pekerjaan harus segera dilaksanakan. 4. Isinya dapat berupa pemberitahuan /perintah/pesan/petunjuk/penjelas/saran. 5. Cukup ditulis tangan. 6. Bahasanya singkat/padat tanpa basa- basi,tetapi lengkap dan jelas. 7. Tanpa nomor dan tidak perlu cap/stempel.

38 5. Disposisi Lembar disposisi secar umum berisi informasi nonverbal untuk diterjemahkan secara saksama dan ditindaklanjuti. Disposisi merupakan petunjuk singkat tentang tindak lanjut (penyelesaian) terhadap suatu urusan atau surat masuk. TUJUANagar staf/bawahan dapat menindaklanjuti/menyelesaikan suatu urusan atau surat masuk sesuai dengan kehendak pemimpin.

39 Karakteristik Sistem Bunyi Bahasa Indonesia  Setiap bahasa mempunyai sistem bunyi yang berbeda dari sistem bunyi bahasa lain.


Download ppt "BERKOMUNIKASI DENGAN BAHASA INDONESIA SETARA TINGKAT MADIA  KOMPETENSI DASAR 1.Menyimak untuk menyimpulkan informasi yang tidak bersifat perintah dalam."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google