Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Direktur Jenderal Bina Pelayanan Medik Departemen Kesehatan RI Farid W. Husain.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Direktur Jenderal Bina Pelayanan Medik Departemen Kesehatan RI Farid W. Husain."— Transcript presentasi:

1 Direktur Jenderal Bina Pelayanan Medik Departemen Kesehatan RI Farid W. Husain

2 PENDAHULUAN Pelayanan Medik Pelayanan Medik Spesialistik (UKP strata 2&3) Pelayanan Medik Dasar (UKP Strata 1)

3

4 Tkt Rujukan Lanjutan Tkt Rujukan Pertama Tkt Rujukan Dasar 1. Tingkat Rumah Tangga 2. Tingkat Masyarakat 3. Tingkat Pertama Fasilitas Pelayanan 3. Tingkat Kedua Fasilitas Pelayanan a b c d Rumah Sakit Propinsi/Swasta Rumah Sakit Kabupaten/Swasta Puskesmas DTP/Rawat Inap - Puskesmas Pembantu - Polindes/Wahana Posyandu (Kader) Individu / Keluarga

5

6  Pembiayaan  Penyaluran Dana  Penambahan Sarana & Prasarana (TT Kelas III) RSUD Kab/Kota melalui DAK  Tarif Paket Pelayanan  Keuntungan Tarif Paket  Sosialisasi & Bimbingan Teknis PELAKSANAAN JAMKESMAS PROGRAM RUJUKAN

7 PEMBIAYAAN  Pembiayaan Pelayanan Kesehatan Rujukan di Rumah Sakit = Rp. 3.6 T  Apabila terjadi Kekurangan Dana diharapkan kontribusi dari Pemda

8 PENYALURAN DANA  Dana untuk Jamkesmas di RS/BKMM/BBKPM/ BKPM/BP4/BKIM disalurkan langsung dari Depkes melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) ke rekening Bank Rumah Sakit/BKMM/BBKPM/BKPM/ BP4/BKIM

9 PENAMBAHAN SARANA & PRASARANA  Set Tempat Tidur Kelas III Bagi 125 RSUD Kabupaten / Kota melalui DAK Tahun 2008

10 PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN DALAM JAMKESMAS  Pelayanan Rawat Jalan lanjutan (Spesialistik) di RS/BKMM/BBKPM/BKPM/BP4/BKIM  Pelayanan Rawat Inap kelas III di RS  Pelayanan Obat-Obatan  Pelayanan Rujukan Spesimen & Penunjang Diagnostik

11 Tarif Pelayanan JAMKESMAS Program Rujukan... P A K E T

12 Paket ini Merupakan..... Tarif Fair

13 TARIF PAKET Di kelompokkan menjadi  Rumah Sakit Umum dan Khusus Kelas A  Rumah Sakit Umum dan Khusus Kelas B  Rumah Sakit Umum dan Khusus Kelas C & D  RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta  RSAB Harapan Kita Jakarta  RSJP Harapan Kita Jakarta  RS Kanker Dharmais Jakarta

14 TARIF PAKET Dikemas kedalam :  Softcopy CD  Format web (HTML files)  Isinya terdiri dari : Cara penentuan tarif Daftar tarif perdiagnosa dan prosedur

15 Tujuan Paket Tarif :  Meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat miskin dan tidak mampu dalam rangka mewujudkan tercapainya pelayanan kesehatan di rumah sakit yang optimal secara efektif dan efisien.

16 A. Pelayanan Rawat Inap Merupakan paket jasa pelayanan, prosedur/tindakan, penggunaan alat, ruang perawatan, serta obat-obatan dan bahan habis pakai yang diperlukan. B.Pelayanan Rawat Jalan Merupakan paket jasa pelayanan kesehatan pasien rawat jalan sudah termasuk Jasa pelayanan, Pemeriksaan penunjang Prosedur/ tindakan, Obat- obatan yang dibawa pulang, Bahan habis pakai lainnya. Tarif pelayanan meliputi : Lanjutan...

17 Tugas dan Tanggung Jawab Dokter :  Menegakkan & menulis diagnosa primer dan sekunder menurut ICD 10  Menulis seluruh prosedur/tindakan yang telah dilaksanakan.  Serta membuat resume lengkap selama pasien di rawat.

18 KODE DIAGNOSA  Diagnosa dan prosedur/tindakan yang telah dituliskan oleh dokter selanjutnya diberi kode paket yang sesuai berdasarkan pada ICD-10 & ICD 9-CM oleh KODER.  Dan perlu diperhatikan bahwa kesalahan pemberian kode diagnosa dan prosedur dapat mempengaruhi klaim pelayanan kesehatan di rumah sakit.

19 Kode Salah  Salah Ruang Perawatan

20 BAGIAN KEUANGAN  Penetapan tarif pelayanan kesehatan dilakukan oleh Bagian Keuangan berdasarkan pada kode ICD-10 dan ICD 9 CM yang sesuai.

21 Keuntungan Secara Umum Tarif Paket  Tarif terstandarisasi dan lebih transparan  Penghitungan tarif pelayanan lebih objektif dan berdasarkan kepada biaya yang sebenarnya;  RS mendapat pembiayaan berdasarkan kepada beban kerja sebenarnya;  Dapat meningkatkan mutu & efisiensi pelayanan RS.

22 Manfaat : Bagi Rumah Sakit :  Salah satu cara untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan;  Secara objektif memantau pelaksanaan “Program Quality Assurance”;  Bisa mendapatkan informasi mengenai variasi pelayanan;  Dapat mengevaluasi kualitas pelayanan;  Dapat mempelajari proses perawatan pasien;  Adanya rencana perawatan yang tepat.

23 Bagi Pasien :  Memberikan prioritas perawatan pada pasien berdasar tingkat keparahan penyakit  Pasien menerima kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik  Mengurangi resiko yang dihadapi pasien  Mempercepat pemulihan dan meminimalisasi kecacatan

24 Bagi DEPKES :  Dapat mengevaluasi dan membandingkan kinerja Rumah Sakit  Benchmarking  Area untuk audit klinis  Mengembangkan kerangka kerja klinis dan alur pelayanan (SOP)  Menstandarisasi proses pelayanan kesehatan di Rumah Sakit

25 Meningkatkan Komunikasi  Sebagai sistem utama untuk mengumpulkan dan menganalisa informasi pelayanan pasien  Sebagai Jaringan komunikasi antara Rumah Sakit dengan multi disiplin ilmu lainnya  Menjembatani antara Manajemen dengan staf Rumah Sakit.

26 Keberadaan RS Pengampu dan Centre for Case-Mix  RS Pengampu : 15 RS menjadi RS Pengampu untuk RS lain dalam rangka penggunaan Tarif Paket : 1.RSUP H Adam Malik, Medan 2.RSUP Dr. M. Djamil, Padang 3.RSUP Dr. M. Hoesin, Palembang 4.RSUP Fatmawati, Jakarta 5.RSUP Persahabatan, Jakarta 6.RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo 7.RS Anak & Bunda Harapan Kita 8.RS Jantung & Pembuluh Darah Harapan Kita 9.RS Kanker Dharmais 10.RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung 11.RSUP Dr. Karyadi, Semarang 12.RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta 13.RSUP Sanglah, Denpasar 14.RSUP Prof. DR. R.D. Kandou, Manado 15.RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar

27 Lanjutan Centre For Casemix Departemen Kesehatan RI cq Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik. Dalam Pelayanan JAMKESMAS  Membantu RS dalam menentukan koding tarif  Alamat : Telp/Fax. (021) – – – 

28 TERIMA KASIH


Download ppt "Direktur Jenderal Bina Pelayanan Medik Departemen Kesehatan RI Farid W. Husain."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google