Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Standarisasi Air minum dalam kemasan. Air minum dalam kemasan Standar ini meliputi : • istilah dan definisi • syarat mutu • pengambilan contoh • cara.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Standarisasi Air minum dalam kemasan. Air minum dalam kemasan Standar ini meliputi : • istilah dan definisi • syarat mutu • pengambilan contoh • cara."— Transcript presentasi:

1 Standarisasi Air minum dalam kemasan

2 Air minum dalam kemasan Standar ini meliputi : • istilah dan definisi • syarat mutu • pengambilan contoh • cara uji • syarat lulus uji • higiene • pengemasan dan syarat penandaan un tuk air minum dalam kemasan.

3 Nama kelompok • Azmi Nur WA2D • Malida NovianiA2D • Yassa Ayuningtyas NA2D • Nadhia RamadhaniA2D • Desi MahamiA2D009040

4 Istilah dan definisi • air minum dalam kemasan air baku yang telah diproses, dikemas, dan aman diminum mencakup air mineral dan air demineral • air baku air yang telah memenuhi persyaratan kualitas air bersih sesuai peraturan yang berlaku • air mineral air minum dalam kemasan yang mengandung mineral dalam jumlah tertentu tanpa menambahkan mineral • air demineral air minum dalam kemasan yang diperoleh melalui proses pemurnian seperti destilasi, deionisasi, reverse osmosis, dan proses setara

5 Syarat mutu

6 No.Kriteria ujiSatuan Persyaratan Air mineralAir demineral 1. Keadaan 1.1Bau - Tidak berbau 1.2RasaNormal 1.3Warna Unit Pt-Comaks pH Kekeruhan Zat yang terlarut Zat organik (angka KMnO4) Total organik karbon Nitrat (sebagai NO3) Nitrit (sebagai NO2) Amonium (NH4) Sulfat (SO4) Klorida (Cl) Fluorida (F) Sianida (CN) Besi (Fe) Mangan (Mn) Klor bebas (Cl2) Kromium (Cr) Barium (Ba) Boron (B) Selenium (Se) Cemaran logam Timbal (Pb) Tembaga (Cu) Kadmium (Cd) Raksa (Hg) Perak (Ag) Kobalt (Co) Cemaran arsen Cemaran mikroba : Angka lempeng total awal *) Angka lempeng total akhir **) Bakteri bentuk koli Salmonella Pseudomonas aeruginosa - NTU mg/l Koloni/ml APM/100ml - Koloni/ml 6,0 – 8,5 maks. 1,5 maks. 500 maks. 1,0 - maks. 45 maks. 0,005 maks. 0,15 maks. 200 maks. 250 maks. 1 maks. 0,05 maks. 0,1 maks. 0,05 maks. 0,1 maks. 0,05 maks. 0,7 maks. 0,3 maks. 0,01 maks. 0,005 maks. 0,5 maks. 0,003 maks. 0,001 - maks. 0,01 maks. 1,0 x 102 maks. 1,0 x 105 <2 Negatif/100ml Nol 5,0 – 7,5 maks. 1,5 maks maks. 0,5 - maks. 0,005 maks. 0,5 maks. 0,003 maks. 0,001 maks. 0,025 maks. 0,01 maks. 1,0 x 102 maks. 1,0 x 105 <2 Negatif/100ml Nol Keterangan *) Di Pabrik **) Di Pasaran

7 Cara uji • Persiapan contoh Homogenkan contoh dengan cara meng ocok,membolak- balikkan kemasan ke atas dan ke bawah • Keadaan contoh • pH

8 •Kekeruhan •Zat yang terlarut •Zat organik (angka KMnO4) •Total organik karbon •Nitrat •Nitrit •Amonium •Sulfat •Klorida •Florida

9 •Sianida •Besi •Mangan •Klor bebas •Kromium •Barium •Boron •Selenium •Cemaran Logam •Cemaran arsen •Cemaran Mikroba

10 Syarat lulus uji • Produk dinyatakan lulus uji apabila memenuhi spesifikasi persyaratan mutu air minum dalamkemasan sesuai pasal 4.

11 No.Kriteria ujiSatuan Persyaratan Air mineralAir demineral 1. Keadaan 1.1Bau - Tidak berbau 1.2RasaNormal 1.3Warna Unit Pt-Comaks pH Kekeruhan Zat yang terlarut Zat organik (angka KMnO4) Total organik karbon Nitrat (sebagai NO3) Nitrit (sebagai NO2) Amonium (NH4) Sulfat (SO4) Klorida (Cl) Fluorida (F) Sianida (CN) Besi (Fe) Mangan (Mn) Klor bebas (Cl2) Kromium (Cr) Barium (Ba) Boron (B) Selenium (Se) Cemaran logam Timbal (Pb) Tembaga (Cu) Kadmium (Cd) Raksa (Hg) Perak (Ag) Kobalt (Co) Cemaran arsen Cemaran mikroba : Angka lempeng total awal *) Angka lempeng total akhir **) Bakteri bentuk koli Salmonella Pseudomonas aeruginosa - NTU mg/l Koloni/ml APM/100ml - Koloni/ml 6,0 – 8,5 maks. 1,5 maks. 500 maks. 1,0 - maks. 45 maks. 0,005 maks. 0,15 maks. 200 maks. 250 maks. 1 maks. 0,05 maks. 0,1 maks. 0,05 maks. 0,1 maks. 0,05 maks. 0,7 maks. 0,3 maks. 0,01 maks. 0,005 maks. 0,5 maks. 0,003 maks. 0,001 - maks. 0,01 maks. 1,0 x 102 maks. 1,0 x 105 <2 Negatif/100ml Nol 5,0 – 7,5 maks. 1,5 maks maks. 0,5 - maks. 0,005 maks. 0,5 maks. 0,003 maks. 0,001 maks. 0,025 maks. 0,01 maks. 1,0 x 102 maks. 1,0 x 105 <2 Negatif/100ml Nol Keterangan *) Di Pabrik **) Di Pasaran

12 Higiene •Air minum dalam kemasan harus diproduksi se cara higienis termasuk cara penyiapan dan penanganan sesuai dengan persyaratan Teknis I ndustri Air minum Dalam Kemasan dan Perdagangannya.

13 Pengemasan •Produk dikemas dalam wadah yang tertutu p rapat, tidak dipengaruhi atau mempenga ruhi isi,aman selama penyimpanan dan p engangkutan, sesuai Persyaratan Teknis I ndustri Air minum Dalam Kemasan dan Perdagangan nya.

14 Syarat penandaan • Syarat penandaan sesuai pera turan tentang Label Iklan Pan gan.

15 TERIMA KASIH


Download ppt "Standarisasi Air minum dalam kemasan. Air minum dalam kemasan Standar ini meliputi : • istilah dan definisi • syarat mutu • pengambilan contoh • cara."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google