Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

LOGO Stoikiometri Tim Dosen Pengampu MK. Kimia Dasar.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "LOGO Stoikiometri Tim Dosen Pengampu MK. Kimia Dasar."— Transcript presentasi:

1 LOGO Stoikiometri Tim Dosen Pengampu MK. Kimia Dasar

2 Contents Click to edit text styles Edit your company slogan KONSEP MOL RUMUS KIMIA PERSAMAAN REAKSI STOIKIOMETRI

3 Konsep Mol  Satuan jumlah zat dalam ilmu kimia disebut mol.  1 mol zat mengandung jumlah partikel yang sama dengan jumlah partikel dalam 12 gram C– 12, yaitu 6, × partikel. Jumlah partikel ini disebut sebagai bilangan Avogadro (L). Partikel zat dapat berupa atom, molekul, atau ion  1 mol atom = L buah atom, massanya = A r atom tersebut. 1 mol molekul = L buah molekul massanya = M r molekul tersehut

4 Massa atom relatif dan massa molekul relatif  Untuk atom Untuk senyawa

5 Contoh soal 1  Jika Ar Fe = 56 sma dan massa 1 atom 12C = 2x gram. Tentukan massa 10 atom besi  Massa rata2 1 atom Fe = 56 x 1/12 x 2x = 9,3 x gram Massa 10 atom Fe = 10 x 9,3 x gram = 93 x gram

6 Jawab : Mr H2O = (2 x Ar H) + (1x Ar O) = 18  Massa 1 molekul H2O = Mr H2O x 1/12 x massa 1 atom C-12  18 x 1/12 x 2 x = 3 x gram  Massa 10 molekul air = 10 x 3 x gram = 3 x gram  Jika Ar H = 1, Ar O = 16, dan massa 1 atom 12C = 2 x gram, tentukan massa 10 molekul air

7 Contoh soal 2  Contoh:  Berapa molekul yang terdapat dalam 20 gram NaOH ? Jawab:  M r NaOH = = 40  mol NaOH = massa / M r = 20 / 40 = 0.5 mol  Banyaknya molekul NaOH = 0.5 mol = 0.5 x x = 3.01 x molekul

8 Hubungan Mol dengan Jumlah Partikel X = n x 6,02 x  Keterangan : n = jumlah mol X = jumlah partikel  1 mol besi (Fe) mengandung 6,02 × atom besi (partikel unsur besi adalah atom)  5 mol CO 2 mengandung 5 × 6,02 × = 3,01 × molekul CO 2  1 mol Na + mengandung 6,02 × ion Na + (partikel ion Na + adalah ion) :

9 Massa Molar (m m )  Massa molar : massa 1 mol suatu zat, sama dengan Ar atau Mr zat itu dan dinyatakan dalam g/mol m = n x m m massa unsur X = n x A r X massa senyawa X= n x M r senyawa X Zat Massa molar MolMassa Ca (A r Ca = 40)40 g/mol1 mol40 g CO 2 (M r = 44)44 g/mol2 mol88 g NaCl (M r = 58,5)58,5 g/mol4 mol117 g

10 Volume molar (V m )  Volume per mol gas disebut volume molar gas dan dinyatakan dengan lambang V m.  Pada keadaan standar (suhu 0 o C dan tekanan 1 atm, STP), volume molar gas (V m ) adalah 22,4 L/mol.  Contoh : volume 2 mol gas CO 2 pada keadaan STP = 2 x 22,4 = 44,8 L. V = n x V m

11 Kemolaran (M)  Kemolaran (M) adalah salah satu cara untuk menyatakan konsentrasi (kepekatan) suatu larutan. Kemolaran menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam tiap liter larutan, atau jumlah mmol zat terlarut dalam tiap mL larutan.

12

13  Jika sebanyak 20 gram NaOH dilarutkan dalam 250 mL akuades, berapa jumlah mol, jumlah partikel, dan kemolaran larutan NaOH?

14 Rumus Kimia  menunjukkan jenis unsur dan jumlah relatif masing-masing unsur yang terdapat dalam zat. Banyaknya unsur yang terdapat dalam zat ditunjukkan dengan angka indeks  Dapat berupa rumus empiris dan rumus molekul  Konsep mol dapat digunakan untuk menentukan rumus suatu senyawa

15 Rumus Empiris Vs Molekul  Rumus empiris rumus kimia yang menyatakan rasio perbandingan terkecil dari atom-atom pembentuk sebuah senyawa  Rumus molekul, rumus yamg menyatakan jumlah atom-atom dari unsur-unsur yang menyusun satu molekul senyawa  Rumus Molekul = ( Rumus Empiris )n Mr Rumus Molekul = n x ( Mr Rumus Empiris )  n= bilangan bulat

16 Penentuan Rumus Empiris dan Molekul  1. Cari massa (persentase) tiap unsur penyusun senyawa  2. Ubah ke satuan mol  3. Perbandingan mol tiap unsur merupakan rumus empiris  4. Untuk mencari rumus molekul dengan cara : ( Rumus Empiris ) n = Mr, n dapat dihitung  5. Kemudian kalikan n yang diperoleh dari hitungan, dengan rumus empiris.

17 Contoh soal  22 g sampel suatu senyawa yang hanya mengandung fosfor dan sulfur, dianalisis dan ternyata mengandung 12,4 g fosfor dan 9,6 g sulfur. Bagaimana komposisi persentase senyawa ini? Tuliskan rumus empirisnya!

18 Persamaan Reaksi  Penggunaan lambang (simbol) kimia untuk menunjukkan apa yang terjadi saat reaksi kimia berlangsung  N 2(g) + 3 H 2(g) → 2 NH 3(g)  Tanda + berarti “bereaksi dengan” dan tanda  berarti “menghasilkan”. Chemical Equation

19 Persamaan Reaksi  Jenis unsur-unsur sebelum dan sesudah reaksi selalu sama  Jumlah masing-masing atom sebelum dan sesudah reaksi selalu sama  Perbandingan koefisien reaksi menyatakan perbandingan mol (khusus yang berwujud gas perbandingan koefisien juga menyatakan perbandingan volume asalkan suhu den tekanannya sama) Chemical Equation

20 Persamaan Reaksi HNO 3 (aq) + H 2 S (g)  NO (g) + S (s) + H 2 O (l)  a HNO 3 + b H 2 S  c NO + d S + e H 2 O  atom N : a = c (sebelum dan sesudah reaksi) atom O : 3a = c + e  3a = a + e  e = 2a atom H : a + 2b = 2e = 2(2a) = 4a  2b = 3a  b = 3/2 a atom S : b = d = 3/2 a Chemical Equation

21 Persamaan Reaksi Maka agar terselesaikan kita ambil sembarang harga misalnya a = 2 berarti: b = d = 3, dan e = 4 sehingga persamaan reaksinya : 2 HNO H 2 S  2 NO + 3 S + 4 H 2 O Chemical Equation

22 Contoh soal  Karbid (kalsium karbida) adalah padatan putih yang pada umumnya digunakan orang untuk mengelas. Karbit dihasilkan dari pemanasan kalsium oksida dan karbon dalam tanur listrik dengan hasil samping gas karbon dioksida. Tuliskan persamaan reaksi yang terjadi : CaO(s) + C(s)  CaC 2 (s) + CO 2 (g) 2CaO(s) + 5C(s)  2CaC 2 (s) + CO 2 (g)

23 Latihan soal  Setarakan reaksi kimia berikut : 1.C 8 H 18 + O 2  CO 2 +H 2 O 2.Al + H 2 SO 4  Al 2 (SO 4 ) 3 + H 2 3.P 4 O 10 + H 2 O  H 3 PO 4 4.Al + Fe 3 O 4  Al 2 O 3 + Fe 5.Na 2 S 2 O 3 +I 2  NaI + Na 2 S 4 O 6

24  Pembakaran senyawa hidrokarbon C x H y dalam oksigen berlebih menghasilkan 220 mg CO 2 (M r =44) dan 45 mg H 2 O (M r =18). Jika A r C = 12 dan H = 1. Carilah rumus empiris senyawa tersebut!

25 Pengertian…  Stoikiometri adalah ilmu yang mempelajari dan menghitung hubungan kuantitatif dari reaktan dan produk dalam reaksi kimia (persamaan kimia)  Stoikiometri adalah hitungan kimia

26 Hubungan koefisien dalam persamaan reaksi dengan hitungan a. Perbandingan koefisien pada persamaan reaksi sebanding dengan volume gas (T, P sama) Contoh: N 2(g) + 3H 2(g)  2NH 3(g) 3 liter ? ? Jawab: Perbandingan volum  3 lt : 3/1 x 3 lt : 2/1 x 3 lt 3 lt : 9 lt : 6 lt 1 : 3 : 2

27 Hubungan koefisien dalam persamaan reaksi dengan hitungan b. Perbandingan koefisien pada persamaan reaksi sebanding dengan perbandingan mol Contoh: N 2(g) + 3H 2(g)  2NH 3(g) 2,8 g ? ?  mol N 2 = 2,8 / 28 = 0,1 mol  mol H 2 = 3/1 x 0,1 mol = 0,3 mol  massa H 2 = 0,3 x 2 = 0,6 g  mol NH 3 = 2/1 x 0,1 = 0,2 mol  massa NH 3 = 0,2 x 17 = 3,4 g

28 Hubungan koefisien dalam persamaan reaksi dengan hitungan c.Perbandingan koefisien pada persamaan reaksi sebanding dengan perbandingan jumlah partikel Contoh: N 2(g) + 3H 2(g)  2NH 3(g) 6,022x10 23 Molekul ? Molekul ? Jawab: perbandingan koef  1 : 3 : 2  Jumlah molekul H 2 = 3 x 6,022x10 23 = 18,07x10 23  Jumlah molekul NH 3 = 2 x 6,022x10 23 = 12,04x10 23

29 KADAR ZAT Massa A = x. Ar A. p Mr AxBy Massa B = y. Ar B. p Mr AxBy % A = x. Ar A. 100% Mr AxBy % B = y. Ar B. 100% Mr AxBy Massa AxBy = p gram

30 Contoh  Massa masing-masing unsur dalam 100 gram senyawa Ca(NO 3 ) 2 (A r N = 14, O = 16, dan Ca = 40) adalah :

31 Contoh… Misalkan massa Al 2 O 3 = 50 g, maka berapakah persentase masing-masing logam tersebut? Jawab: Mr Al 2 O 3 = (2x27) + (3x16) = 102 g/mol % Al = 2x Ar Al x 100% = 2x27 x 100% = 52,94% Mr Al 2 O Massa Al = 52,94% x 50 g = 26,47 g % O = 3x Ar O x 100% = 3x16 x 100% = 47,06% Mr Al 2 O Massa O = 47,06% x 50 g = 25,53 g

32 PEREAKSI PEMBATAS Adalah pereaksi yang habis terlebih dahulu dalam suatu reaksi kimia Cara menentukan pereaksi pembatas: membagi jumlah mol masing-masing pereaksi dengan koefisiennya, kemudian hasil terkecil itulah yang merupakan pereaksi pembatas

33 Contoh: 4Al (s) + 3O 2(g)  2Al 2 O 3(s) Mula-mula : 4 mol 4 mol Bereaksi : 4 mol 3/4x 4 mol 2/4 x 4 mol Sisa/stlh : - 1 mol 2 mol Jadi, setelah reaksi: -Terdapat sisa O 2(g) = 1 mol -Terdapat hasil Al 2 O 3(s) = 2 mol

34 Contoh: 1.Sebanyak 1,8 g Mg bereaksi dengan 1,4 g gas N 2 membentuk magnesium nitrida (Mg 3 N 2 ). Tentukan persamaan reaksinya dan massa zat setelah reaksi! (Ar Mg = 24 g/mol; Ar N= 14 g/mol) Jawab: Mol Mg = 1,8/24 = 0,075 mol Mol N 2 = 1,4/28 = 0,050 mol

35 Lanjutan… 3 Mg + N 2  Mg 3 N 2 Mula-mula: 0,075 mol 0,050 mol Bereaksi: 0,075 mol 0,025 mol 0,025 mol Sisa / setelah: - 0,025 mol 0,025 mol Massa N 2 setelah bereaksi = n x Mr = 0,025 x 28 = 0,7 g Massa Mg 3 N 2 = n x Mr = 0,025 x 100 = 2,5 g

36 Latihan… 1.Sebanyak 38,8 g senyawa ZnS dibakar dengan 30 liter gas oksigen (pada 0 o C, 1 atm) dengan reaksi: ZnS + O 2  ZnO + SO 2 Tentukan: - penyetaraan reaksinya! - volume SO 2 setelah reaksi berlangsung!

37 Latihan… 2. Etilena, C 2 H 4 terbakar di udara membentuk CO 2 dan H 2 O sesuai dengan reaksi berikut: C 2 H 4 + O 2  CO 2 + H 2 O Tentukan: a. Penyetaraan reaksinya! b. Massa CO 2 yang terbentuk jika campuran ini mengandung 1,93 g C 2 H 4 dan 5,92 g O 2 yang terbakar!

38 REAKSI YANG MELIBATKAN CAMPURAN Jika suatu campuran direaksikan, maka masing-masing komponen mempunyai persamaan reaksi sendiri. Pada umumnya hitungan yang melibatkan campuran diselesaikan dengan pemisalan.

39 Contoh: Suatu campuran sejumlah 7,8 g yang terdiri dari logam aluminium dan logam magnesium direaksikan dengan asam sulfat. Reaksi tersebut menghasilkan total gas hidrogen sebanyak 8,96 l (STP). Berapakah komposisi persen massa masing-masing logam tersebut? Jawab: I.Mg + H 2 SO 4  MgSO 4 + H 2 II.2Al + 3H 2 SO 4  Al 2 (SO 4 ) 3 + 3H 2 Misal : Al = x gram  (x / 27) mol Mg = (7,8 – x) gram  (7,8 – x) / 24 mol

40 Jika diketahui bahwa volum total gas hidrogen = 8,96 l, maka n H 2 = 8,96/22,4 = 0,4 mol (mol H 2 I + mol H 2 II ) I. Mg + H 2 SO 4  MgSO 4 + H 2 mol H 2 = [(7,8 – x) / 24] mol II. 2Al + 3H 2 SO 4  Al 2 (SO 4 ) 3 + 3H 2 Mol H 2 = (3/2. x/27) mol = (x/18) mol  Mol H 2 I + mol H 2 II = 0,4 mol [(7,8 – x) / 24] + x/18 = 0,4 ………(1)

41 Dari persamaan (1), diperoleh: x = 5,4 g (Massa Al) Maka massa Mg = 7,8 – x = 7,8 – 5,4 = 2,4 g  Sehingga persentase masing-masing logam:  % Al = (5,4 / 7,8) x 100% = 69,23%  % Mg = (2,4 / 7,8) x 100% = 30,77%

42 REAKSI PENGENDAPAN Adalah reaksi yang dapat menghasilkan endapan padat Contoh: Reaksi antara timbal(II) nitrat dengan natrium klorida sesuai reaksi: Pb(NO 3 ) 2(aq) + 2NaCl (aq)  PbCl 2(s) + 2NaNO 3(aq)

43 REAKSI-REAKSI PEMBUATAN GAS a.Reaksi pembuatan gas H 2 Logam + HCl / H 2 SO 4 encer  H 2 + senyawa ion (garam) Contoh: Mg (s) + 2 HCl (aq)  H 2(g) + MgCl 2(aq) 2Al (s) + 3H 2 SO 4(aq)  Al 2 (SO 4 ) 3(aq) + 3H 2(g)

44 REAKSI-REAKSI PEMBUATAN GAS b. Reaksi pembuatan gas CO 2 Seny. Karbonat + HCl / H 2 SO 4 encer  CO 2 + H 2 O + senyawa ion (garam) Contoh: Na 2 CO 3 + H 2 SO 4  CO 2 + H 2 O + Na 2 SO 4

45 REAKSI-REAKSI PEMBUATAN GAS c. Reaksi pembuatan gas NH 3 Seny. Amoniak + seny. Hidroksida  NH 3 + H 2 O + garam Contoh: 3(NH 4 )SO 4(s) + 2Al(OH) 3(aq)  6NH 3(g) + 6 H 2 O + Al 2 (SO 4 ) 3(aq)

46 Latihan  Jika 1,71 gram basa kuat L(OH) 2 dapat dinetralkan dengan 100 mL larutan HCl 0,2 M (A r O=16, H=1), maka massa atom relatif L sama dengan …

47 Latihan  Untuk oksidasi sempurna 1 liter campuran yang terdiri dari 60% metana (CH 4 ) dan 40% etana (C 2 H 6 ), dibutuhkan O 2 murni sebanyak ….

48 Latihan  Sebuah paduan (aliansi) yang terdiri dari 80% Zn (Ar = 65) dan 20% Cu (Ar = 63,5) yang digunakan untuk menghasilkan gas H 2 dengan cara mereaksikan dengan HCl. Untuk menghasilkan 2,24 L gas H 2, pada suhu dan tekanan standar, maka dibutuhkan paduan sebanyak …..

49 Latihan  Pada pemanasan 7,15 gram Na 2 CO 3.xH 2 O beratnya berkurang menjadi 2,65 gram (A r Na=23, C=12, O=16, H=1). Rumus kristal tersebut adalah ….


Download ppt "LOGO Stoikiometri Tim Dosen Pengampu MK. Kimia Dasar."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google