Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ADVANCED LEARNING CHEMISTRY 1A. Bagaimana cara menghitung jumlah abu yang dihasilkan dari pembakaran tersebut? Perhatikan gambar berikut.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ADVANCED LEARNING CHEMISTRY 1A. Bagaimana cara menghitung jumlah abu yang dihasilkan dari pembakaran tersebut? Perhatikan gambar berikut."— Transcript presentasi:

1 ADVANCED LEARNING CHEMISTRY 1A

2 Bagaimana cara menghitung jumlah abu yang dihasilkan dari pembakaran tersebut? Perhatikan gambar berikut.

3 Mol menyatakan satuan jumlah zat Jumlah mol X (n) = Jumlah partikel X L Bilangan Avogadro = 6,02 × partikel/mol Pelajarilah Example 5.1–5.3 halaman 135 –136

4 Massa satu mol zat disebut massa molar (M m ) dengan satuan g.mol –1. Massa Molar Massa Atom Relatif (A r ) Massa Molekul Relatif (M r ) Atom/unsur Senyawa 1. Massa Molar

5 Untuk menghitung jumlah mol zat yang diketahui jumlah massanya, dapat menggunakan rumusan berikut. n = massa A r atau M r

6 Tentukan jumlah mol 20 gram senyawa CaCO 3. (A r C= 12, O = 16, Ca = 40) Penyelesaian: M r CaCO 3 = {(A r Ca × 1) + (A r C × 1) + (A r O × 3)} = {(40× 1) + (12 × 1) + (16 × 3)} = ( ) = 100 Pelajarilah Example 5.4–5.9 halaman 137 Contoh Soal n = massa A r atau M r = 20 gram 100 gram.mol –1 = 0,2 mol

7 Keterangan: P = tekanan (atm) V = volume (L) n = jumlah mol gas (mol) T = suhu (Kelvin) R = tetapan gas = 0,082 L atm mol –1 K –1 P V = n R T Persamaan gas ideal, 2. Volume Molar Gas pada Keadaan Standar (STP)

8 •Volume molar didefinisikan sebagai volume satu mol zat dalam wujud gas. Adapun keadaan standar didefinisikan sebagai tekanan 1 atm (76 cmHg) dan suhu 0°C (273 K). •Perhitungan jumlah mol gas dapat dirumuskan sebagai berikut. Mol gas = Volume gas V STP 22, 4 L

9 Jumlah mol = Koefisien yang dicari Koefisien yang diketahui × Mol yang diketahui 3. Hubungan Jumlah Mol dan Koefisien Reaksi Pada suhu dan tekanan yang sama, perbandingan volume gas-gas sesuai dengan perbandingan jumlah molnya sehingga berlaku hubungan: V1V1 V2V2 n1n1 n2n2 = 4. Hubungan Hukum Gay-Lussac dan Jumlah Mol

10 Mol Jumlah partikel Massa zat Volume gas (STP) : 6,02 × × A r /M r × 6,02 × : A r /M r : 22,4 L × 22,4 L

11 Berapakah volume gas oksigen pada STP yang bereaksi dengan 12,8 gram gas SO 2 untuk membentuk gas SO 3 (M r SO 2 = 64)? Penyelesaian 2SO 2 + O 2  2SO 3 Contoh Soal n SO 2 = massa A r atau M r = 12,8 64 gram.mol –1 = 0,2 mol

12 Kerjakan Quick Review Unit 5 halaman 147, buku Advanced Learning Chemistry 1A n O 2 = Koefisien O 2 Koefisien SO 2 × Mol SO 2 = 1 2 × 0,2 mol = 0,1 mol V O 2 = n O 2 × 22,4 L = 0,1 mol × 22,4 L = 2,24 L Pelajarilah Example 5.10–5.18 halaman 141–146

13 Massa unsur atau persen unsur penyusun senyawa. Pembagian massa atau persen unsur dengan A r masing- masing Perbandingan mol terkecil Rumus Empiris 1.Penentuan Rumus Empiris dan Rumus Molekul

14 Rumus Molekul Tentukan rumus empiris Hitung M r senyawa Tentukan kelipatannya (n) Rumus molekul = n × rumus empiris

15 Suatu senyawa hidrokarbon mengandung 85,7% massa karbon dan sisanya massa hidrogen. Jika ditentukan A r : H = 1, C = 12, dan massa molekul relatif senyawa hidrokarbon 56, tentukan rumus empiris dan rumus molekul senyawa tersebut. Contoh Soal Perbandingan jumlah mol Mol C : mol H = %C A r C %H A r H : = 1 : 2 = 85, ,3 1 : Jadi, rumus empiris senyawa tersebut = (CH 2 ) n. Penyelesaian: • Rumus empiris %H= 100% – %C = 100% – 85,7% = 14,3%

16 • Rumus molekul Massa molekul relatif (CH 2 ) n = 56 A r C + (2 x A r H) n = ( 2 x 1) n = 56 n= 4 Jadi, rumus molekulnya adalah (CH 2 ) 4 atau C 4 H 8. Pelajarilah Example 5.20–5.21 halaman 149–150

17 Persamaan reaksi Massa unsur Jumlah mol Perbandingan jumlah mol dengan koefisien Jumlah molekul hidrat 2. Penentuan Senyawa Hidrat

18 Pemanasan 31,2 g garam magnesium sulfat hidrat menghasilkan 24 g magnesium anhidrat. Jika diketahui M r MgSO 4 = 120 dan M r H 2 O = 18, tentukan jumlah air kristal yang terikat dan rumus senyawa terhidratnya. Contoh Soal Penyelesaian MgSO 4. xH 2 O  MgSO 4 + x H 2 O Massa H 2 O= massa MgSO 4. xH 2 O – massa MgSO 4 = 31,2 g – 24 g = 7,2 g

19 mol MgSO 4 : mol H 2 O = koefisien MgSO 4 : koefisien H 2 O 0,2 : 0,4 = 1 : x 0,2 x = 0,4 x = 2 Jumlah air kristal = 2 Jadi, rumus senyawa tersebut adalah MgSO 4. 2H 2 O. Jumlah mol MgSO 4 = massa MrMr = = 0,2 massa7,2 Jumlah mol H 2 O= MrMr 18 = = 0,4

20 •Anda dapat menentukan perbandingan massa unsur dalam suatu senyawa yang telah diketahui rumus kimianya. Sebagai contoh, untuk senyawa X m Y n berlaku persamaan sebagai berikut. Massa X = m × A r X M r X m Y n × Massa X m Y n Atau %X = m × A r X M r X m Y n × % X m Y n 3. Penentuan Kadar Unsur dalam Senyawa Jumlah atom

21 Berdasarkan hasil penelitian ternyata di dalam kopi terdapat senyawa kafein. Hasil analisis menunjukkan bahwa kafein (M r = 194) mengandung 28,9% nitrogen. Berapakah jumlah atom nitrogen yang ada dalam satu molekul kafein (A r N = 14)? Penyelesaian Contoh Soal %N = m × A r N M r Kafein × % Kafein 28,9% = m × × 100% m = 4 Jadi jumlah atom N pada kafein adalah 4 Pelajarilah Example 5.23–5.25 halaman 152–153 Kerjakan Quick Review Unit 5 halaman 153, buku Advanced Learning Chemistry 1A

22 Etilena glikol dihasilkan dari reaksi etilen oksida dan air dengan perbandingan 1 : 1 3 molekul etilena oksida 5 molekul air 3 molekul etilen glikol 2 molekul air bersisa Habis bereaksi atau reaktan pembatas

23 Persamaan reaksi Jumlah mol tiap pereaksi Pembagian mol dengan koefisien Hasil bagi yang lebih kecil merupakan reaktan pembatas Hasil bagi yang lebih besar merupakan pereaksi yang bersisa Mol reaksi pembatas digunakan sebagai patokan

24 Sebanyak 28 g logam besi direaksikan dengan 48 g gas oksigen menghasilkan Fe 2 O 3 (Diketahui A r Fe = 50 dan O = 16). a.Tentukan massa Fe 2 O 3. b.Tentukan massa zat pereaksi yang tersisa Penyelesaian Contoh Soal m MrMr 28 g 56 g mol -1 Jumlah mol Fe = = = 0,5 mol m MrMr 48 g 32 g mol -1 Jumlah mol O 2 = = = 1,5 mol

25 Persamaa Reaksi 4Fe + 3O 2  2Fe 2 O 3 Jumlah mol zat Koefisien 0,5 mol1,5 mol 0,5 4 = 0,125 mol 1,5 3 = 0,5 mol Lebih kecil = reaksi pembatas 4Fe+3O 2  2Fe 2 O 3 mol = Koefisien yang dicari Koefisien yang diketahui × Mol reaktan pembatas M : B : S : 0,51,5 0,5 3 4 × 0,5 = 0, × 0,5 = 0,25 1,1250,25

26 a. M r Fe 2 O 3 = (2 × A r Fe) + (3 × A r O) = (2 × 56) + (3 × 16) = = 160 Massa Fe 2 O 3 = mol Fe 2 O 3 × M r Fe 2 O 3 = 0,25 mol × 160 g mol –1 = 40 g Jadi, massa Fe 2 O 3 = 40 g b.Massa O 2 yang bereaksi= n O 2 yang bereaksi × M r O 2 = 0,375 mol × 32 g mol –1 = 12 g Massa O 2 sisa = massa O 2 awal – massa O 2 reaksi = 48 g – 12 g = 36 g. Jadi, massa O 2 sisa = 36 g Kerjakan Quick Review Unit 5 halaman 158, buku Advanced Learning Chemistry 1A

27 1.Jika KClO 3 dipanaskan akan terurai menjadi KCl dan O 2. Berapa gram gas oksigen yang dihasilkan jika 245 gram KClO 3 (M r = 122,5) dipanaskan? 2.Pada pemanasan HgO akan terurai menurut reaksi: 2HgO  2Hg + O 2. pada pemanasan 108 gram HgO akan terbentuk 4,8 gram O 2 ; maka berapa persen HgO yang terurai? 3.Pada reaksi dehidrasi natrium sulfat terhidrasi Na 2 SO 4.xH 2 O  Na 2 SO 4 + xH 2 O, bila 11,6 gram Na 2 SO 4.xH 2 O dipanaskan akan terbentuk Na 2 SO 4 anhidrat sebanyak 7,1 gram. Tentukan jumlah x. 1.Jika KClO 3 dipanaskan akan terurai menjadi KCl dan O 2. Berapa gram gas oksigen yang dihasilkan jika 245 gram KClO 3 (M r = 122,5) dipanaskan? 2.Pada pemanasan HgO akan terurai menurut reaksi: 2HgO  2Hg + O 2. pada pemanasan 108 gram HgO akan terbentuk 4,8 gram O 2 ; maka berapa persen HgO yang terurai? 3.Pada reaksi dehidrasi natrium sulfat terhidrasi Na 2 SO 4.xH 2 O  Na 2 SO 4 + xH 2 O, bila 11,6 gram Na 2 SO 4.xH 2 O dipanaskan akan terbentuk Na 2 SO 4 anhidrat sebanyak 7,1 gram. Tentukan jumlah x. Kuis

28 4. Serbuk besi sejumlah 28 gram (A r Fe = 56) direaksikan dengan 20 gram belerang (A r S = 32) sesuai dengan persamaan: Fe + S  FeS, tentukan zat yang tersisa sesudah reaksi. 4. Serbuk besi sejumlah 28 gram (A r Fe = 56) direaksikan dengan 20 gram belerang (A r S = 32) sesuai dengan persamaan: Fe + S  FeS, tentukan zat yang tersisa sesudah reaksi. Kerjakan Unit Review halaman 161, buku Advanced Learning Chemistry 1A

29 Kesimpulan Perhitungan Kimia berdasarkan Konsep Mol berdasarkan Rumus EmpirisRumus Molekul meliputi Penentuan Rumus Kimia Penentuan Kadar Zat Penentuan reaktan pembatas

30 “Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil tapi berusahalah menjadi manusia yang berguna.’’ Einstein

31 Background Slide 2 Wiki.blender.org Slide 33

32 Created by Eka dan Yoan


Download ppt "ADVANCED LEARNING CHEMISTRY 1A. Bagaimana cara menghitung jumlah abu yang dihasilkan dari pembakaran tersebut? Perhatikan gambar berikut."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google