Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pertemuan 13- Analisis Keputusan Riset Operasional - dewiyani 1.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pertemuan 13- Analisis Keputusan Riset Operasional - dewiyani 1."— Transcript presentasi:

1 Pertemuan 13- Analisis Keputusan Riset Operasional - dewiyani 1

2 Pengantar Analisis Keputusan  Banyak keputusan diambil dalam kondisi yang tidak pasti.  Dibedakan 2 macam pengambilan keputusan yang tidak pasti, yaitu: a. Situasi di mana probabilitas tidak dapat ditentukan b. Situasi di mana probabilitas dapat ditentukan.

3  Berdasar pengambil keputusan, dapat dibedakan menjadi : a. Pengambil keputusan hanya 1 orang b. Pengambil keputusan lebih dari 1 orang  Game Theory (Teori Permainan)

4 Komponen dasar pengambilan keputusan : 1. Kondisi Dasar Kejadian sesungguhnya yang dapat terjadi di masa yang akan datang. Contoh: Sebuah perusahaan akan membeli komputer untuk meningkatkan jumlah pesanan yang dapat diproses, sehingga dapat meningkatkan bisnisnya. Jika kondisi ekonomi tetap baik, maka perusahaan akan memperoleh peningkatan laba. Namun, jika kondisi eknomi memburuk, perusahaan akan merugi. Dalam situasi seperti ini, maka keputusan yang akan diambil adalah membeli komputer dan tidak membeli komputer. Jadi kondisi dasarnya adalah keadaan ekonomi yang baik dan keadaan ekonomi buruk.

5 2. Tabel Hasil Pertukaran (Payoff Table) Merupakan alat yang digunakan untuk mengorganisasikan dan mengilustrasikan hasil dari berbagai keputusan yang berbeda, berdasarkan macam-macam kondisi dasar dalam suatu masalah. Bentuk tabel hasil pertukaran (payoff tabel) adalah:

6 3. Hasil keputusan Masing-masing keputusan, 1 atau 2 dalam tabel hasil pertukaran akan memberikan hasil atau pertukaran untuk kondisi dasar tertentu yang dapat terjadi di masa yang akan datang. Pada umumnya nilai pertukaran dinyatakan dalam bentuk laba pendapatan, atau biaya. Misal jika keputusan 1 adalah membeli komputer, maka nilai pertukaran 1a adalah Rp ,- dalam bentuk laba.

7 OREM, Spring Dr. Gigi Yuen-Reed 7 Kriteria yg akan dibahas: 1. Kriteria Maximax 2. Kriteria Maximin 3. Kriteria Minimax Regreat 4. Kriteria Hurwicz 5. Kriteria Equal Likelihood PENGAMBILAN KEPUTUSAN TANPA PROBABILITA

8  Contoh : Seorang investor ingin investasi dlm bentuk perumahan. Ia hrs memutuskan antara membeli sebuah apartemen, bangunan kantor, atau gudang. Laba yang akan dihasilkan dari masing masing keadaan adalah sbb: KEPUTUSANKONDISI EKONOMI BAIKBURUK APARTEMEN$ $ B.KANTOR GUDANG

9 1. KRITERIA MAXIMAX  Dengan kriteria ini, pengambil keputusan memilih nilai paling maksimum dari hasil yang maksimum. KEPUTUSANKONDISI EKONOMI BAIKBURUK APARTEMEN$ $ B.KANTOR GUDANG

10  Keterangan : Ingat, bahwa aturan keputusan maximax seperti yg disajikan di atas, karena berhubungan dg laba, Namun, jika tabel hasil pertukaran terdiri dari biaya, pilihan yg berlawanan akan terindikasi : nilai paling minimum dari biaya minimum, atau kriteria minimim. Kriteria ini menggunakan logika yang sama.

11 2. KRITERIA MAXIMIN  Dengan kriteria maximin, pengambil keputusan memilih keputusan yg mencerminkan nilai maksimum dari hasil yg minimum. KEPUTUSANKONDISI EKONOMI BAIKBURUK APARTEMEN$ $ B.KANTOR GUDANG

12 3. KRITERIA MINIMAX REGREAT  Dengan kriteria ini, pengambil keputusan bermaksud untuk menghindari penyesalan yang timbul karena salah dalam mengambil keputusan. Langkah : 1. Tentukan nilai penyesalan, yaitu pengurangan antara hasil maksimum pada setiap kondisi dasar dengan masing masing keadaan 2. Buat tabel penyesalan 3. Pilih dengan prisip minimax

13  Tabel Penyesalan = Opportunity Loss Table :  Keputusan berdasar minimax ( nilai minimum dari maximum penyesalan yang ada ), sehingga hasilnya adalah : KEPUTUSANKONDISI EKONOMI BAIKBURUK APARTEMEN$ $ 0 B.KANTOR GUDANG

14 KEPUTUSANKONDISI EKONOMI BAIKBURUK APARTEMEN$ $ 0 B.KANTOR GUDANG Berdasarkan kriteria minimax regret, keputusan yang diambil adalah membeli apartemen, karena keputusan ini mem berikan penyesalan dalam jumlah yang terkecil.

15 4. KRITERIA HURWICZ  Kriteria Hurwicz mencari kompromi antara kriteria maximax dan maximin.  Dengan kriteria ini, hasil keputusan dikalikan dengan koefisien optimisme, yaitu ukuran optimisme pengambil keputusan.  Koefisien optimisme dilambangkan dg , dan terletak antara 0 dan 1.

16  Contoh : Jika koefisien optimisme  = 0,4, maka : KeputusanNilai Apartemen (0,4) (0,6) = $ B. Kantor (0,4) (0,6) = $ Gudang (0,4) (0,6) = $

17 PENGAMBILAN KEPUTUSAN DENGAN PROBABILITA Kriteria yg akan dibahas: 1. Nilai Ekspektasi

18 Menghitung nilai Ekspektasi ( Ekspektasi Value = EV ) EV ( apartemen ) = $ ( 0,6 ) ( 0,4 ) = $ EV ( kantor ) = $ ( 0,6 ) – ( 0,4 ) = $ EV ( gudang ) = $ ( 0,6 ) – ( 0,4 ) = $ Menghitung nilai Ekspektasi ( Ekspektasi Value = EV ) EV ( apartemen ) = $ ( 0,6 ) ( 0,4 ) = $ EV ( kantor ) = $ ( 0,6 ) – ( 0,4 ) = $ EV ( gudang ) = $ ( 0,6 ) – ( 0,4 ) = $

19 DIAGRAM POHON KEPUTUSAN  Untuk memudahkan membuat keputusan, dapat digunakan diagram pohon, sebagai penggambaran situasi keputusan dengan cara sistematik dan komprehensif. Diagram pohon seperti itu dikenal dengan nama Diagram Pohon Keputusan.  Diagram pohon keputusan merupakan suatu diagram grafis yang terdiri dari simpul (nodes) dan cabang (branches) yang dipakai sebagai cara untuk menganalisis dalam proses pengambilan keputusan.  Simbol yang digunakan dalam diagram pohon adalah : = tanda empat persegi panjang, sebagai simpul keputusan (decision nodes) = tanda lingkaran, sebagai simpul kejadian tak pasti (probability nodes) _____ = garis, menandakan alternatif tindakan atau kondisi dasar yang dapat terjadi.

20 Contoh: Seorang investor ingin investasi dlm bentuk perumahan. Ia hrs memutuskan antara membeli sebuah apartemen, bangunan kantor, atau gudang. Laba yang akan dihasilkan dari masing masing keadaan adalah sbb: Buat diagram pohon keputusan dan keputusan terbaik yang harus diambil.


Download ppt "Pertemuan 13- Analisis Keputusan Riset Operasional - dewiyani 1."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google