Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Ekonomi Makro II.  Great depression (1930-an), Amerika dan beberapa negara mengalami pengangguran dan penurunan pendapatan yang sangat besar.  Beberapa.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Ekonomi Makro II.  Great depression (1930-an), Amerika dan beberapa negara mengalami pengangguran dan penurunan pendapatan yang sangat besar.  Beberapa."— Transcript presentasi:

1 Ekonomi Makro II

2  Great depression (1930-an), Amerika dan beberapa negara mengalami pengangguran dan penurunan pendapatan yang sangat besar.  Beberapa ekonom mempertanyakan keabsahan teori ekonomi klasik; bahwa pendapatan nasional tergantung pada penawaran faktor produksi dan ketersediaan teknologi.  Keynes (1936) menawarkan cara baru dalam menganalisis perekonomian; bahwa permintaan aggregate yang rendah yang mengakibatkan rendahnya pendapatan dan tingginya pengangguran.

3  Model permintaan aggregate yang disebut model IS-LM adalah interpretasi dari teori Keynes.  Tujuan dari model ini adalah untuk menunjukkan apa yang menentukan pendapatan nasional pada berbagai tingkat harga.  Model IS-LM ini dapat dipandang sebagai; ◦ Model yang menunjukkan apa yang menyebabkan pendapatan berubah dalam jangka pendek ketika tingkat harga tetap ◦ Model yang menunjukkan apa yang menyebabkan kurva permintaan aggregate bergeser.

4  Model IS-LM adalah kurva IS dan kurva LM. IS merupakan Investment dan Saving; dan LM adalah Liquidity dan Money.  Karena mempengaruhi investasi dan permintaan uang, tingkat bunga merupakan variabel yang menghubungkan kedua bagian dari model IS-LM.  Interaksi diantara pasar-pasar tersebut menentukan posisi serta kemiringan kurva permintaan aggregate.

5  Kurva IS menunjukkan hubungan antara tingkat bunga dan tingkat pendapatan di pasar barang dan jasa.  Keynes menyatakan bahwa pendapatan total perekonomian dalam jangka pendek ditentukan oleh permintaan rumah tangga, perusahaan dan pemerintah.  Derivasi kurva IS bisa dimulai dari keynesian cross; yaitu perbedaan (perpotongan) antara actual expenditure dengan planned expenditure

6  E=C (Y-T)+I+G  Planned Expenditure Dimana T, I dan G adalah eksogen  Perekonomian dalam kondisi ekuilibrium ketika actual expenditure sama dengan planned expenditure.  Kondisi ekuilbirium dapat dituliskan sebagai berikut: Actual Expenditure = Planned Expenditure Y =E

7 E=C+I+G Y=E Y E 45 0 A

8  Kynesian cross membuat asumsi yang menyederhanakan bahwa tingkat investasi (I ) adalah tetap.  Untuk memasukkan hubungan antara tingkat bunga dan investasi kedalam model maka: I=I ( r )  Jadi Kurva IS dapat digambarkan sbb:

9 r2r2 r1r1 I E1E1 E2E2 I (r) r Y=E r r1r1 r2r2 Y Y Y1Y1 E Y2Y2 Y1Y1 Y2Y2 IS 45 0 I (r2) I (r1)

10  Kurva LM menyatakan hubungan antara tingkat bunga dan tingkat pendapatan yang muncul di pasar uang.  Teori preferensi likuiditas (liquidity preferences) menyatakan bahwa tingkat bunga menyeimbangkan penawaran dan permintaan uang.

11  Teori preferensi likuiditas mengasumsikan adanya penawaran keseimbangan uang riil adalah tetap; (M/P) s =M/P Dimana: M,P=adalah variabel eksogen  Asumsi ini menunjukkan bahwa penawaran keseimbangan uang riil adalah tetap.

12  Salah satu determinan permintaan uang riil adalah suku bunga; karena suku bunga merupakan opportunity cost dari memegang uang.  Jadi; (M/P ) d = L ( r )

13 r L (r) r M/P ( M/P ) s

14  Selain tingkat suku bunga, pendapatan juga berpengaruh terhadap permintaan uang. (Pendapatan tinggi  pengeluaran tinggi  transaksi semakin tinggi  permintaan uang semakin banyak).  Fungsi permintaan uang riil dapat dituliskan sbb; (M/P ) d = L ( r,Y )  Jadi kurva LM dapat digambarkan sbb:

15 r2r2 r1r1 L (r,Y1) r r r1r1 r2r2 Y Y2Y2 Y1Y1 LM M/P L (r,Y2) M/P

16  Dua persamaan model IS-LM adalah: Y= C (Y-T ) + I (r ) + G  IS M/P=L ( r,Y )  LM  Model tersebut menganggap variabel G, T, M dan, P adalah eksogen.  Kurva IS memberikan kombinasi antara r dan Y di pasar barang; dan kurva LM memberikan kombinasi r dan Y di pasar uang.  Ekulibrium perekonomian adalah titik potong antara kurva IS dan kurva LM

17 Tingkat bunga ekuilibrium IS r Y LM Tingkat pendapatan ekuilibrium

18

19  Di pasar barang, kenaikan pembelanjaan pemerintah (G) –pada tingkat bunga berapapun- akan menaikkan tingkat pendapatan sebesar ∆ G/(1-MPC)  Di pasar uang kenaikan pendapatan  meningkatkan permintaan uang  tingkat suku bunga semakin tinggi (karena penawaran uang tidak berubah)

20 IS 1 r Y LM Y1Y1 r2r2 Y2Y2 r1r1 IS 2 A B Kurva IS bergeser sebesar ∆ G/(1-MPC)

21  Di pasar barang, penurunan pajak (Tx) –pada tingkat bunga berapapun- akan mendorong konsumen untuk berbelanja lebih banyak dan menaikkan tingkat pendapatan sebesar ∆ Tx X MPC/(1-MPC)  Pemotongan pajak akan meningkatkan pendapatan dan tingkat bunga, sehingga terjadi offset terhadap kenaikan pendapatan diakibatkan penurunan investasi.

22 IS 1 r Y LM Y1Y1 r2r2 Y2Y2 r1r1 IS 2 A B Kurva IS bergeser sebesar ∆ Tx X MPC/(1-MPC)

23  Perubahan jumlah uang beredar akan menubah tingkat bunga yang akan menyeimbangkan pasar uang untuk setiap tingkat pendapatan.  Kenaikan M  menaikkan keseimbangan uang riil (M/P ), karena tingkat harga tetap dalam jangka pendek  menurunkan tingkat suku bunga.

24 IS r Y LM 1 Y1Y1 r1r1 Y2Y2 r2r2 A B LM 2


Download ppt "Ekonomi Makro II.  Great depression (1930-an), Amerika dan beberapa negara mengalami pengangguran dan penurunan pendapatan yang sangat besar.  Beberapa."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google