Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Metode Kuantitatif-Kualitatif MPK I Departemen Ilmu Komunikasi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Metode Kuantitatif-Kualitatif MPK I Departemen Ilmu Komunikasi."— Transcript presentasi:

1 Metode Kuantitatif-Kualitatif MPK I Departemen Ilmu Komunikasi

2 Perdebatan Kuantitatif-Kualitatif  Metode kuantitatif dan kualitatif hanya implikasi dari paradigma yang dipakai.  Keduanya akan sulit dipertemukan bila berangkat dari paradigma yang berbeda.  Sebaliknya, keduanya mungkin dipertemukan bila beranjak pada paradigma yang sama.

3 Persamaan Kualitatif-Kuantitatif InferensiMelibatkan inferensi detil-detil pengamatan empiris ke suatu kesimpulan umum. KeterbukaanMenerapkan metode pengumpulan data yang sistematis dan terbuka hingga bisa dinilai pihak lain. PerbandinganMembandingkan data, mencari kesamaan dan perbedaan untuk menemukan pola tertentu pada data. KoreksiMenggunakan prosedur untuk menghindari kesalahan analisis dan penarikan inferensi.

4 Perbedaan Kuantitatif-Kualitatif (dalam satu paradigma) KuantitatifKualitatif *Klasifikasi dan kuantifikasi fenomena sosial (mis. Kekuatan korelasi antar variabel) *Klasifikasi fenomena sosial (nominal dan ordinal tanpa mengukur korelasi statistik) *Kriteria kuantitatif dlm pengambilan kesimpulan (mis. Level signifikansi) *Kriteria kualitatif (mis. Face validity) *Analisis data dimulai setelah proses pengumpulan data) *Analisis data dilakukan sepanjang proses penelitian *Memiliki teknik-teknik standar pengukuran dan analisis data (tes hipotesis, validitas, reliabilitas) *Belum/tidak memiliki teknik standar yang diakui bersama.

5 Perbedaan Kuantitatif-Kualitatif (dalam paradigma berbeda) Kuantitatif (Objective) Kualitatif (Reflective) Kedudukan dlm suatu penelitian Studi awalPenggalian interpretasi subyek Hub. peneliti- yang diteliti Jauh, outsiderDekat, empati Hub. Teori-data empirik Confirmatory: data empirik memberi konfirmasi teori Emergent: teori dimunculkan atas dasar empirik

6 Perbedaan Kuantitatif-Kualitatif (dalam paradigma berbeda) Kuantitatif (Objective) Kualitatif (Reflective) Strategi penelitian BerstrukturTidak berstruktur Lingkup/Klaim penelitian Nomothetic, mencari “The Truth” Ideographic, mencari “A Truth” Konsepsi ttg realitas sosial Statis dan eksternal Prosesual

7 Hypothetico-Deductive Method MPK I Departemen Ilmu Komunikasi

8 Wheel of Science – Hypothetico deductive Method (Wallace, 1971) THEORY Theoretical Framework EMPIRICAL GENERALIZATIONS HYPOTHESES EMPIRICAL OBSERVATIONS Constructing theory Inductive Methods Applying theory Deductive Methods Logical Deduction Theory Evaluation Instrumentation Sampling Logical Induction Theoretic hypotheses Statistical hypotheses Research hypotheses Propositions Data Interpretation Research Methods application Data Analysis Theoretical explanation

9 Hypothetico-Deductive Method  Melibatkan pengujian hipotesis di mana hipotesis tersebut dideduksi dari hipotesis lain yang tingkat abstraksinya lebih tinggi.  Menjadi pendekatan standar paradigma klasik.  Berawal dari proses deduktif; pembentukan kerangka teori, melahirkan hipotesis sebagai jawaban sementara; dilanjutkan dengan proses induktif.

10 JENJANG ABSTRAKSI HIPOTESIS (Donohew & Palmgreen, 1981; p.37) The theoretic hypothesis is stated in terms of abstract Partisipasi politik seseorang dipengaruhi oleh status sosial- ekonomi yang dimilikinya The research hypothesis is stated in terms of operational definitions and is therefore testable. Semakin tinggi skor status sosial ekonomi seseorang, semakin tinggi skor tingkat partisipasi politik yang diperolehnya The statistical hypothesis refers to the technical form in which the hypothesis is stated for purposes of a statistical hypothesis r xy > 0 (terdapat korelasi yang signifikan dengan α = 0,05)

11 Penjenjangan dan Bentuk-bentuk Perumusan Hipotesis Theoretical Hipothesis Research Hipothesis Statistical Hipothesis ASYMMETRICAL / CAUSAL RELATIONS CONCOMINANT VARIATION JOINT PROBABILITY DISTRIBUTION DIFFERENTIATION VARIATION Kebiasaan menggunakan TV sebagai informasi dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan yang dimiliki Semakin lama memperoleh pendidikan formal, semakin kurang waktu yang diluangkan melihat siaran berita TV Kelompok yang berpendidikan tinggi umumnya jarang melihat siaran berita TV, sebaliknya… Terdapat perbedaan waktu rata-rata yang diluangkan untuk melihat siaran berita TV antara mereka yang berpendidikan eksakta dengan sosial Pearson’s r < 0 Kendall’s Tau < 0 Mean sos > Mean eks


Download ppt "Metode Kuantitatif-Kualitatif MPK I Departemen Ilmu Komunikasi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google