Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KELAHIRAN ALAM SEMESTA. Kelahiran alam semesta dlm perspektif teologis “Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati dan Kamilah yang mencatat.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KELAHIRAN ALAM SEMESTA. Kelahiran alam semesta dlm perspektif teologis “Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati dan Kamilah yang mencatat."— Transcript presentasi:

1 KELAHIRAN ALAM SEMESTA

2 Kelahiran alam semesta dlm perspektif teologis “Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan).Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab yang jelas (lauh mahfuzh) (Q.S.Yasin:12) Ayat diatas menekankan : 1.Tuhan berkuasa dlm penciptaan manusia sebagai bagian dr alam 2.Tuhan berkuasa utk menghidupkan dan mematikan, sebagaimana tanah mati disuburkan kembali 3.Perjalanan alam jagad raya tlh ditakdirkan dlm kitabnya (lauh mahfuz)

3 “bacalah dg menyebut nama tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmulah yang mahamulia, Yang mengajar (manusia) dengan pena, Dia mengajarkan manusia apa yg tidak diketahuinya (Q.S.Al-alaq:1-5) Ayat diatas menekankan bahwa semua makhluk diciptakan oleh Tuhan, manusia diciptakan dr segumpal darah dan dari ketidaktahuan menjadi tahu

4 Peristiwa kejadian alam, di ungkap di beberapa ayat-ayat, antara lain : “Katakanlah, perhatikanlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, tidaklah bermanfaat tanda-tanda (kebesaran alloh) dan rosulnya yang memberi peringatan bagi orang yg tidak beriman” Ayat tsb menekankan agar manusia mengadakan penelitian terhadap semua ciptaan Tuhan yang terdapat di langit dan bumi, agar manusia bs mengambil manfaat dr ciptaanNya

5 “Maka tidaklah mereka memperhatikan unta, bagaimana diciptakan, bagaimana ditinggikan?dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan?dan bumi bagaimana dihamparkan? (al ghasyiyah ;17-20) Penekanan ayat tsb adalah agar manusia menggunakan akalnya utk berfikir dan menggunakan hatinya untuk meyakini kebesaranNya, termasuk tentang bumi yang dihamparkan sementara realitas ilmiah menyatakan bumi itu bulat, tetapi manusia merasakan hamaparan bagaikan tikar. Gunung-gung yang tegak tentunya tdk tegak dg sendirinya tp pasti ada proses kejadiannya.

6 “Dengan (air hujan) itu Dia menumbuhkan utk kamu tanam-tanaman;zaitun, kurma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sungguh pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang berfikir’” (an-Nahl:11) Penekanan dr firman tsb adalah : setiap tumbuhan mengandung zat tertentu yang bermanfaat bagi manusia, baik secara ekonomi maupun pengobatan. Tuhan yang menciptakan tumbuhan, dan kekuasaan Tuhan menjadikan tumbuhan memberikan hikmah yang besar utk kehidupan manusia.

7 “Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu dan bintang-bintang dikendalikan dengan perintahNya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Alloh) bagi kaum yang mengerti (An-nahl:12) Penekanan ayat tersebut adl : 1.Tuhan lagi-lagi menunjukkan kekuasaannya atas ritme kosmos yg selama ini berjalan 2.Manusia dgn keterbatasan akalnya tidak munkin melakukan peneltian atas semua ciptaan alloh tersebut. 3.Karena itu sangat logis kalau manusia wajib beriman dan bertaqwa pada Allah.

8 Gaya gravitasi bumi yang ditemukan oleh ilmuwan seperti newton, sebenernya bukan keanehan krn Tuhan telah menyatakan dlm firmanNya : “Dan ada pula yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah dan Allah sekali-sekali tidaklah lengah terhadap apa yang kamu kerjakan (al-baqarah :74)” Penekanan ayat tsb adl : gravitasi bumi adalah tanda kebesaran Allah. Planet yang jatuh, meteor dan apapun bentuknya bukan semata-mata karena adanya gravitasi bumi, tetapi semua itu adalah hukum alam sebagai bukti makhlukNya tunduk kepada hukum yang ditetapkan oleh sang pencipta

9 Langit dan bumi bergerak karena perintah Allah yang disebut dengan sunnatullah Alam taat kepada semua perintah Allah dengan segala peraturannNya. Perintah Tuhan bersifar abadi dan tidak berubah- ubah, sebagimana dijelaskan dlm firmanNya “Demikianlah hukum Allah yang telah berlaku sejak dulu, kamu sekali0kali tiada akan menemukan perubahan pada hukum Allah tersebut ( Al-fath:23)

10 Alam ini asal mulanya bersatu padu lalu terjadi keguncangan yang dahsyat akibat terpisah-pisahnya berbagai planet. Seperti yang tertera dlm firmanNya “Dan apakah orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi dahulu menyatu, kemudian kami pisahkan antara keduanya. Dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air maka mengapa mereka tidak juga beriman? (al-ambiya :30)

11 Ayat diatas dengan tegas menyatakan bahwa bumi dan langit asalnya bersatu Ayat lain mengatakan “ Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya dalam enam masa, kemudian dia bersemayam di atas ‘Arsy. Bagimu tidak ada seorang pun penolong maupun pemberi syafaat. Maka apakah kamu tidak memperhatikan? (as-sajadah:4)

12 Dipertegas lagi dalam ayat lain “ Dan langit kami bangun dengan kekuasaan dan kami benar-benar meluaskannya (az-zariyat :47)” Semesta alam yang terpadu mengalami ledakan dahsyat atau yang dikenal dengn big bang. Ledakan dahsyat adalah terpecahnya berbagai galaksi yang melahirkan berbagai planet, termasuk bumi, matahari danbintang- bintang di angkasa.

13


Download ppt "KELAHIRAN ALAM SEMESTA. Kelahiran alam semesta dlm perspektif teologis “Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati dan Kamilah yang mencatat."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google