Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SKRIPSI / KARYA TULIS ILMIAH 4 SKS. SKRIPSI /KTI MERUPAKAN SALAH SATU TUGAS AKADEMIK YANG HARUS diselesaikan oleh mahasiswa sebelum menyelesaikan tahap.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SKRIPSI / KARYA TULIS ILMIAH 4 SKS. SKRIPSI /KTI MERUPAKAN SALAH SATU TUGAS AKADEMIK YANG HARUS diselesaikan oleh mahasiswa sebelum menyelesaikan tahap."— Transcript presentasi:

1 SKRIPSI / KARYA TULIS ILMIAH 4 SKS

2 SKRIPSI /KTI MERUPAKAN SALAH SATU TUGAS AKADEMIK YANG HARUS diselesaikan oleh mahasiswa sebelum menyelesaikan tahap akademik sesuai dengan pencapaian kompetensi yang tertera dalam standar kompetensi untuk pendidikan bidan Indonesia MERUPAKAN SALAH SATU TUGAS AKADEMIK YANG HARUS diselesaikan oleh mahasiswa sebelum menyelesaikan tahap akademik sesuai dengan pencapaian kompetensi yang tertera dalam standar kompetensi untuk pendidikan bidan Indonesia

3 7 AREA KOMPETENSI No Area kompetensi UPL 1 Asuhan kebidanan ( Midwifery care provider) V 2 Aspek etis-legal & keselamatan klien V 3 Komunikasi secara efektif V 4 Manajemen kewirausahaan dan kepemimpinan V 5 Promosi kesehatan V 6 Pengembangan diri & profesionalisme V 7 Penelitian kebidanan dasar V

4 Pada program Akademik diarahkan untuk mendidik ilmuwan kebidanan yang mampu meningkatkan perannya dalam keilmuan. Sehingga mahasiswa yang menempuh Program Pendidkan S1 Bidan dituntut untuk dapat meningkatkan keilmuan melalui jalur penelitian dan pengembangannya.

5 Penelitian yang dilakukan untuk menyusun Skripsi adalah kegiatan akademik ilmiah yang menggunakan penalaran empiris atau non empiris dan memenuhi syarat metodologi disiplin ilmu kebidanan ( Ibu dan Anak) Penelitian yang dilakukan untuk menyusun Skripsi adalah kegiatan akademik ilmiah yang menggunakan penalaran empiris atau non empiris dan memenuhi syarat metodologi disiplin ilmu kebidanan ( Ibu dan Anak) Kegiatan penelitian yang dikakukan secara mandiri dan berisi sumbangan bagi pengembangan ilmu dan pengetahuan serta tehnologi asuhan kebidanan Kegiatan penelitian yang dikakukan secara mandiri dan berisi sumbangan bagi pengembangan ilmu dan pengetahuan serta tehnologi asuhan kebidanan merupakan karya ilmiah yang : merupakan karya ilmiah yang : 1. Disusun menurut format skripsi yang 1. Disusun menurut format skripsi yang ditetapkan ditetapkan 2.Menunjukkan kesahihan metologi,ketajaman 2.Menunjukkan kesahihan metologi,ketajaman penalaran dan kedalaman penguasaan teori penalaran dan kedalaman penguasaan teori 3.Menunjukkan keruntutan pemikiran,kecermatan,perumusan 3.Menunjukkan keruntutan pemikiran,kecermatan,perumusan masalah,batasan penelitian dan simpulan. masalah,batasan penelitian dan simpulan.

6 Proses bimbingan penyusunan Karya Tulis Ilmiah / skripsi penelitian dalam kaitannya peningkatan mutu asuhan kebidanan. Proses bimbingan penyusunan Karya Tulis Ilmiah / skripsi penelitian dalam kaitannya peningkatan mutu asuhan kebidanan.

7 TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Setelah mengikuti kegiatan bimbingan dan ujian proposal yang dilajutkan penelitian, mahasiswa dapat mengikuti ujian karya tulis ilmiah Setelah mengikuti kegiatan bimbingan dan ujian proposal yang dilajutkan penelitian, mahasiswa dapat mengikuti ujian karya tulis ilmiah

8 TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti kegiatan bimbingan dalam penyusun karya tulis ilmiah (KTI) diharapkan mahasiswa memiliki kemampuan untuk : Setelah mengikuti kegiatan bimbingan dalam penyusun karya tulis ilmiah (KTI) diharapkan mahasiswa memiliki kemampuan untuk : 1). Menentukan judul karya tulis ilmiah yang akan 1). Menentukan judul karya tulis ilmiah yang akan diteliti diteliti 2). Menyusun proposal penelitian 2). Menyusun proposal penelitian 3). Mengikuti ujian proposal penelitian 3). Mengikuti ujian proposal penelitian 4). Melaksanakan pengambilan data penelitian 4). Melaksanakan pengambilan data penelitian 5). Menyusun hasil penelitain, pembahasan, 5). Menyusun hasil penelitain, pembahasan, kesimpulan dan saran kesimpulan dan saran 6) Mengikuti ujian Skripsi penelitian 6) Mengikuti ujian Skripsi penelitian

9 1. Mahasisiwa menyusun skripsi secara individu 2.Topik bahasan adalah lingkup kebidanan(ibu,bayi dan anak. 3.Judul disesuaikan dengan metodologi penelitian 4. Masing2 mahasiswa dibimbing dua orang pembimbing 5. Ujian proposal STRATEGI PENYUSUNAN SKRIPSI

10 LANJUTAN 6. Setelah disetujui hasil revisi ujian proposal mahasiswa diberi surat pengantar untuk mengambil data penelitian di tempat yang telah disetujui pendidikan dan fihak terkait dengan penelitian ( SESUAI MASALAH YANG DIAMBIL) ( SESUAI MASALAH YANG DIAMBIL) 7. Setelah data diolah sampai dengan menyusun kesimpulan dan saran, dengan persetujuan pembimbing, mahasiswa boleh mengajukan ujian skripsi 8. Penguji skripsi ada 3 orang 9. Setelah ujian selesai, mahasiswa wajib untuk merevisi sesuai dengan masukkan dan arahan para penguji, sesuai dengan masukkan dan arahan para penguji, 10 Waktu revisi hasil ujian ditentukan oleh rapat dewan penguji, yang akan diumumkan saat selesaai sidang penguji, yang akan diumumkan saat selesaai sidang penguji. penguji.

11 KERANGKA PENULISAN USULAN PENELITIAN ( PROPOSAL) BAGIAN AWAL: BAGIAN AWAL: 1.Halaman sampul depan 1.Halaman sampul depan 2.Halaman sampul dalam 2.Halaman sampul dalam 3. Halaman persetujuan 3. Halaman persetujuan 4.Halaman penetapan panitia penguji 4.Halaman penetapan panitia penguji 5.Halaman dafatr isi 5.Halaman dafatr isi 6. Halaman daftar tabel 6. Halaman daftar tabel 7.Halam daftar gambar 7.Halam daftar gambar 8. Halaman daftar lampiran 8. Halaman daftar lampiran 9.Daftar singkatan dan istilah. 9.Daftar singkatan dan istilah.

12 BAGIAN INTI BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belekang 1.2.Rumusan Masalah 1.3. Tujuan Penelitian Tujuan Umum Tujuan Umum Tujuan Khusus Tujuan Khusus 1.4.Manfaat Penelitian Teoritis Praktis

13 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL DAN BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN HIPOTESIS PENELITIAN BAB 4 METODE PENELITIAN BAB 4 METODE PENELITIAN

14 BAGIAN AKHIR 1. Daftar Pustaka 1. Daftar Pustaka 2.Daftar Lampiran 2.Daftar Lampiran 2.1. jadwal kegiatan 2.1. jadwal kegiatan 2.2. Rincian Biaya 2.2. Rincian Biaya 2.3. Penjelasan dan Informasi (Informed Consent) 2.3. Penjelasan dan Informasi (Informed Consent) 2.4.Pernyataan Persetujuan 2.4.Pernyataan Persetujuan 2.5.Ethical Clereance, baik yang berupa penelitian menggunakan orang peserta coba atau binatang coba 2.5.Ethical Clereance, baik yang berupa penelitian menggunakan orang peserta coba atau binatang coba 3. Instrumen Penelitian

15 BAGIAN AWAL ADA 9 KOMPONEN. 1.Halaman sampul depan - JUDUL - LAMBANG UNAIR - NAMA MAHASISWA - PSPB FK UNAIR SURABAYA - TAHUN PEMBUATAN PROPOSAL Hal ini menggunakan KERTAS Buffalo atau Linen warna … - ISI SAMA DENGAN HALAMAN SAMPUL DEPAN DG menggunakan kertas putih sesuai dengan ketentuan di PSPB FK UNAIR 2.Halaman sampul dalam

16 3. Halaman persetujuan BERISI NAMA LENGKAP DAN TTD PARA PEMBIMBING 4.Halaman penetapan panitia penguji - Tanggal, bulan, tahun pelaksanaan,tujuan, - nama ketua dan anggota penguji Proposal 5.Halaman dafatr isi memuat semua bagian dalam usulan penelitian : Bab,sub bab dan anak sub bab dg nomor halaman.

17 6. Halaman daftar tabel 6. Halaman daftar tabel no urut tabel no urut tabel judul tabel judul tabel nomor halaman nomor halaman 7.Halam daftar gambar no urut gambar judul gambar nomor halaman

18 8.Halaman daftar lampiran no urut lampiran judul lampiran nomor halamannya. 9.Daftar singkatan dan istilah yang digunakan dalam penulisan Proposal

19 BAGIAN INTI BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Berisi uraian tentang keberadaan fenomena yang Berisi uraian tentang keberadaan fenomena yang menimbulkan masalah ( problem stattemen) masalah kesehatan menimbulkan masalah ( problem stattemen) masalah kesehatan ibu dan anak terjadi jika terdapat kesenjangan antara apa yang ibu dan anak terjadi jika terdapat kesenjangan antara apa yang seharusnya ada (Teori) dengan kenyataan yang dijumpai seharusnya ada (Teori) dengan kenyataan yang dijumpai dilapangan ( empiris) dan memerlukan suatu pemecahan masalah ( sastroasmoro & Ismael, 1995, Praktiknya 1993, Abedo,1974),skala masalah,kronologis masalah,konsep solusi. dilapangan ( empiris) dan memerlukan suatu pemecahan masalah ( sastroasmoro & Ismael, 1995, Praktiknya 1993, Abedo,1974),skala masalah,kronologis masalah,konsep solusi. Fakta empiris ( pemikiran induktif) harus menguatkan dan memperjelas fenomena yang menimbulkan masalah penelitian. Kontek teori ( pemoikran deduktif) yang berperan sebagai konsep solusi untuk memecahkan masalah Fakta empiris ( pemikiran induktif) harus menguatkan dan memperjelas fenomena yang menimbulkan masalah penelitian. Kontek teori ( pemoikran deduktif) yang berperan sebagai konsep solusi untuk memecahkan masalah

20 Faktor Eksternal - Sosial ekonomi Pemeriksaan ANC kurang Pre eklampsia Faktor Internal Paritas Usia Keturunan Penyakit hipertensi sebelumnya Kehamilan Ganda Molahidatidosa Diabtes Mellitus Gambar 1.1 Identifikasi Masalah

21 Contoh Masalah penelitian Meningkatnya Diabetes Mellitus dalam kehamilan dari (18,2%) menjadi (22,8%) peningakatannya (4,1%) Meningkatnya Diabetes Mellitus dalam kehamilan dari (18,2%) menjadi (22,8%) peningakatannya (4,1%) Meningkatnya kejadian Pre Eklampsia dari (15,3%) menjadi (22,8%) sehingga peningkatannya (7,5%). Meningkatnya kejadian Pre Eklampsia dari (15,3%) menjadi (22,8%) sehingga peningkatannya (7,5%). Meningkatnya Diabetes Mellitus dalam kehamilan dan kejadian Pre Ekalmpsia dari (29,15%) menjadi (36,75%) sehingga peningkatannya (7,6%) di URJ Hamil 1 RSU Dr. Soetomo Surabaya.  lihat tabel KTI Meningkatnya Diabetes Mellitus dalam kehamilan dan kejadian Pre Ekalmpsia dari (29,15%) menjadi (36,75%) sehingga peningkatannya (7,6%) di URJ Hamil 1 RSU Dr. Soetomo Surabaya.  lihat tabel KTI

22 Lanjutan Contoh masalah Penelitian Sehingga peneliti ingin mengetahui /meneliti hubungan antara Diabetes Mellitus dalam Kehamilan dengan kejadian Pre Eklampsia. Sehingga peneliti ingin mengetahui /meneliti hubungan antara Diabetes Mellitus dalam Kehamilan dengan kejadian Pre Eklampsia. Sehingga peneliti ingin mengetahui / menelitipengaruh Diabetes Mellitus terhadap kejadian Pre Eklampsia. Sehingga peneliti ingin mengetahui / menelitipengaruh Diabetes Mellitus terhadap kejadian Pre Eklampsia. Perbedaan.... Perbedaan....

23 Contoh Judul penelitiannya Hubungan antara Diabetes Mellitus dalam Kehamilan dengan kejadian Pre Eklampsia di RSU Dr.Soetomo Surabaya Hubungan antara Diabetes Mellitus dalam Kehamilan dengan kejadian Pre Eklampsia di RSU Dr.Soetomo Surabaya Pengaruh Diabetes Mellitus terhadap kejadian Pre Eklampsia RSU Dr.Soetomo Surabaya. Pengaruh Diabetes Mellitus terhadap kejadian Pre Eklampsia RSU Dr.Soetomo Surabaya. Perbedaan PE dengan Diabetes Mellitus dengan PE tanpa Diabetes Mellitus di RSU Dr.Soetomo Surabaya Perbedaan PE dengan Diabetes Mellitus dengan PE tanpa Diabetes Mellitus di RSU Dr.Soetomo Surabaya

24 1.2 RUMUSAN MASALAH Rumusan masalah dilandasi oleh pemikiran teoritis yg kebenarannya perlu dibuktikan. Yang menunjukan keterkaitan dengan antar variabel. Rumusan masalah merupakan masalah yg memerlukan suatu penyelesaian segera. Setidakanya harus mendudkung unsur: Q: Question – pertanyaan; S: Specific S: Separated – terpiasah / tersendiri

25 Contoh rumusan masalah: hubungan 1.Bagaimanakah kejadian Diabetes Mellitus 1.Bagaimanakah kejadian Diabetes Mellitus dalam Kehamilan di RSU Dr.Soetomo dalam Kehamilan di RSU Dr.Soetomo Surabaya? Surabaya? 2.Bagaimanakah kejadian Pre Eklampsia di RSU 2.Bagaimanakah kejadian Pre Eklampsia di RSU Dr.Soetomo Surabaya? Dr.Soetomo Surabaya? 3.Apakah ada hubungan antara Diabetes Mellitus 3.Apakah ada hubungan antara Diabetes Mellitus dalam Kehamilan dengan kejadian Pre dalam Kehamilan dengan kejadian Pre Eklampsia di URJ Hamil I RSU Eklampsia di URJ Hamil I RSU Dr. Soetomo Surabaya ? Dr. Soetomo Surabaya ?

26 Contoh rumusan masalah: pengaruh 1.Bagaimanakah kejadian Diabetes Mellitus dalam Kehamilan di RSU Dr.Soetomo Surabaya? Surabaya? 2.Bagaimanakah kejadian Pre Eklampsia di RSU Dr.Soetomo Surabaya? 3.Apakah ada ada pengaruh Diabetes Mellitus terhadap kejadian Pre Eklampsia.

27 1.3 Tujuan Penelitian Bag ini mengemukakan tujuan yang ingin di capai. Harus jelas dan tegas Bag ini mengemukakan tujuan yang ingin di capai. Harus jelas dan tegas Dapat dibagi 2 Dapat dibagi tujuan umum tujuan umum tujuan khusus tujuan khusus

28 1.3.1 Tujuan umum Tujuan penelitian secara keseluruhan yg ingin dicapai melalui penelitian sesuai dengan masalah penelitia Tujuan penelitian secara keseluruhan yg ingin dicapai melalui penelitian sesuai dengan masalah penelitia Contoh : Contoh : 1. Mengetahui / mencari hubungan antara Diabetes Mellitus dalam Kehamilan dengan kejadian Pre Eklampsia di URJ Hamil I RSU Dr. Soetomo Surabaya 1. Mengetahui / mencari hubungan antara Diabetes Mellitus dalam Kehamilan dengan kejadian Pre Eklampsia di URJ Hamil I RSU Dr. Soetomo Surabaya

29 1.3.2 Tujuan Khusus Di sesuaikan dengan masalah yang terkait dengan Di sesuaikan dengan masalah yang terkait dengan berbagai variabel yang akan diukur: Contoh: mencari / mengetahui hubungan berbagai variabel yang akan diukur: Contoh: mencari / mengetahui hubungan 1.Mengidentifikasi Diabetes Mellitus dalam Kehamilan 1.Mengidentifikasi Diabetes Mellitus dalam Kehamilan 2.Mengidentifikasi kejadian Pre Eklampsia di RSU- DS. 2.Mengidentifikasi kejadian Pre Eklampsia di RSU- DS. 3. Menganalisis hubungan antara Diabetes Mellitus dalam Kehamilan dengan kejadian Pre Eklampsia di URJ Hamil I RSU Dr. Soetomo Surabaya. 3. Menganalisis hubungan antara Diabetes Mellitus dalam Kehamilan dengan kejadian Pre Eklampsia di URJ Hamil I RSU Dr. Soetomo Surabaya.

30 Contoh tujuan umum: pengaruh 2. Mengetahui pengaruh Diabetes Mellitus terhadap kejadian Pre Eklampsia di URJ Hamil I RSU Dr. Soetomo Surabaya 2. Mengetahui pengaruh Diabetes Mellitus terhadap kejadian Pre Eklampsia di URJ Hamil I RSU Dr. Soetomo Surabaya

31 Contoh tujuan Khusus: pengaruh: Di sesuaikan dengan masalah yang terkait dengan berbagai variabel yang akan diukur: Contoh mencari pengaruh 1.Mengidentifikasi Diabetes Mellitus dalam Kehamilan 1.Mengidentifikasi Diabetes Mellitus dalam Kehamilan 2.Mengidentifikasi kejadian Pre Eklampsia di RSU- DS. 2.Mengidentifikasi kejadian Pre Eklampsia di RSU- DS. 3. Menganalisis pengaruh Diabetes Mellitus terhadap kejadian Pre Eklampsia di URJ Hamil I RSU Dr. Soetomo Surabaya 3. Menganalisis pengaruh Diabetes Mellitus terhadap kejadian Pre Eklampsia di URJ Hamil I RSU Dr. Soetomo Surabaya

32 1.4 Manfaat Penelitian Teoritis; terhadap perkembangan ilmu Contoh : diakuinya ….. Oleh PAKAR … Praktis; dapat diterapkan secara langsung  model PAKAR …. Dapat digunakan sbg teknik alternatif untuk ….

33 Bab 2. Tinjauan Pustaka Uraian sistematis tentang teori dasar yg relevan.hasil penelitian sebelumnya yg mutakhir Uraian sistematis tentang teori dasar yg relevan.hasil penelitian sebelumnya yg mutakhir2.1 Diabetes Mellitus dalam Kehamilan 2.2 Pre Eklampsia 2.3.Hubungan antara Diabetes Mellitus dalam Kehamilan dengan kejadian Pre Eklampsia

34 Konsep dasar 3.Pengaruh Diabetes Mellitus terhadap kejadian Pre Eklampsia 3.Pengaruh Diabetes Mellitus terhadap kejadian Pre Eklampsia

35 Bab 3. Kerangka Konsep Faktor Internal : 1 Usia 2 Paritas 3 Keturunan 4 Molahidatidosa 5 Diabetes mellitus 6 Hipertensi sebelumnya 7 Kehamilan ganda Faktor Eksternal : 1 Sosial ekonomi 2 Pemeriksaan ANC yang kurang Pre Eklampsia Gawat Janin Ibu terjadi kejang Gangguan pertumbuha n plasenta

36 Hipotesi Penelitian Ada hubungan antara Diabetes Mellitus dalam Kehamilan dengan kejadian Pre Eklampsia Ada pengaruh Diabetes Mellitus terhadap kejadian Pre Eklampsia

37 METODOLOGI

38 Lihat contoh KTI Lihat contoh KTI


Download ppt "SKRIPSI / KARYA TULIS ILMIAH 4 SKS. SKRIPSI /KTI MERUPAKAN SALAH SATU TUGAS AKADEMIK YANG HARUS diselesaikan oleh mahasiswa sebelum menyelesaikan tahap."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google