Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MANAJEMEN STRATEJIK DR. ZULFADIL, SE., MBA.. DEFINITION 1. WHEELEN AND HUNGER, SM IS THE SET OF MANAGERIAL DECISIONS AND ACTIONS THAT DETERMINE THE LONG-RUN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MANAJEMEN STRATEJIK DR. ZULFADIL, SE., MBA.. DEFINITION 1. WHEELEN AND HUNGER, SM IS THE SET OF MANAGERIAL DECISIONS AND ACTIONS THAT DETERMINE THE LONG-RUN."— Transcript presentasi:

1 MANAJEMEN STRATEJIK DR. ZULFADIL, SE., MBA.

2 DEFINITION 1. WHEELEN AND HUNGER, SM IS THE SET OF MANAGERIAL DECISIONS AND ACTIONS THAT DETERMINE THE LONG-RUN PERFORMANCE OF A CORPORATION. 2. PEARCE AND ROBINSON, SM IS THE SET OF DECISIONS AND ACTIONS THAT RESULT IN THE FORMULATION AND IMPLEMENTATION OF PLANS DESIGNED TO ACHIEVE A COMPANY’S OBJECTIVES.

3 3. CERTO AND PETER, SM IS A CONTINOUS, ITERATIVE PROCESS AIMED AT KEEPNG AN ORGANIZATION AS WHOLE APPROPRIATELY MATHED TO ITS ENVIRONMENT. 4. JOUCH AND GLUECK, SM IS A STREAM OF DECISIONS AND ACTIONS WHICH LEADS TO THE DEVELOPMENT OF AN EFFECTIVE STRATEGY TO HELP ACHIEVE CORPORATE OBJECTIVES.

4 5.SM ADALAH SUATU SISTEM PENGELOLAAN SUMBER DAYA (RESOURCES) PERUSAHAAN YANG MENETAPKAN SECARA JELAS ARAH PERUSAHAAN YANG HENDAK DITUJU (GOAL + KEBIJAKAN + STRATEGI) MELALUI PENGAMATAN LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL SCANNING) DAN PENINGKATAN KEUNGGULAN PERSAINGAN (COMPETITIVE ADVANTAGE) DALAM RANGKA MENCIPTAKAN MASA DEPAN PERUSAHAAN YANG LEBIH CERAH”.

5 GOAL OF THE SM THE MAIN GOAL OF THE SM IS TO CREATE, DEVELOPT AND SUSTAIN COMPANY’S COMPETITIVE ADVANTAGE (KEUNGGULAN BERSAING). THE FUNDAMENTAL QUESTION IN THE FIELD OF SM IS HOW FIRMS ACHIEVE AND SUSTAIN COMPETITIVE ADVANTAGES, (Teece et al., 1997: 509).

6 REASON FOR IMPLEMETING SM THE CONDITIONS OF TODAY AND FUTURE ENVIRONMENT ARE PREDICTED TO CHANGE AND NEED TO BE ANTICIPATED BY THE MANAGEMENT OF AN ORGANIZATION. THE MANAGEMENT OF ORGANIZATION NEEDS CLEAR TARGET AND DIRECTION FOR ITS MEMBERS, SO THAT THE GOAL OF THE ORGANIZATION COULD BE ACHIEVED EFFICIENTLY AND EFFECTIVELY.

7 IN THE MEAN TIME, THE STRENGTHS OF AN ORGANIZATION TO ACHIEVE ITS GOALS AND TARGETS, ARE DEPENDED ON THE ORGANIZATIONAL DYDNAMIC AND ITS INTERACTION BETWEEN THE ORGANIZATION AND ITS ENVIRONEMENT AND AMONG UNITS WITHIN THE ORGANIZATION. A COMPANY SHOULD BE ABLE EXPLOIT BUSINESS OPPORTINITIES AND ELIMINATED BUSINESS THREATH (SUWARSONO, 1994: 5).

8 CIRI-CIRI PERUSAHAAN YANG MEMILIKI KEUNGGULAN BERSAING (COMPETITIVE ADVANTAGE)  MEMILIKI KOMPETENSI KHUSUS, MISALNYA MEMPUNYAI PRODUK DENGAN MUTU LEBIH BAIK, SALURAN DISTRIBUSI YANG LEBIH LANCAR, MERK PRODUK YANG LEBIH TERKENAL.  MAMPU MENCIPTAKAN PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA. DALAM PERSAINGAN SEMPURNA SETIAP PERUSAHAAN DAPAT MASUK DAN KELUAR PASAR DENGAN MUDAH SEHINGGA PERUSAHAAN YANG INGIN MENCARI KEUNGGULAN BERSAING HARUS KELUAR DARI PASAR PERSAINGAN SEMPURNA.

9  BERKELANJUTAN. ARTINYA KEUNGGULAN BERSAING YANG DIMILIKI HARUS BISA BERLANJUT DAN TIDAK TERPUTUS-PUTUS.  COCOK DENGAN LINGKUNGAN EKSTERNAL. LINGKUNGAN EKSTERNAL MEMBERIKAN PELUANG-PELUANG DAN ANCAMAN KEPADA PERUSAHAAN YANG SALING BERSAING.  LABA YANG DIPEROLEH LEBIH TINGGI DARIPADA RATA-RATA LABA PERUSAHAAN LAIN.

10 SUMBER COMPETITIVE ADVANTAGE : PENDEKATAN ORGANISASI INDUSTRIAL (INDUSTRIAL ORGANIZATION-I/O). MENYATAKAN BAHWA KEUNGGULAN BERSAING (COMPETITIVE ADVANTAGE) SUATU PERUSAHAAN DITENTUKAN OLEH FAKTOR EKSTERNAL (INDUSTRI), YAITU POSITIONING KOMPETITIVE DI DALAM INDUSTRI. MENGELOLA SECARA STRATEGIS DARI PERPERKTIF I/O MENUTUT PERUSAHAAN UNTUK TERUS BERUSAHA BERSAING DI INDUSTRI YANG MENARIK, MENGHINDARI INDUSTRI YANG LEMAH ATAU TIDAK MENENTU, DAN MENDAPATKAN PEMAHAMAN PENUH TENTANG HUBUNGAN FAKTOR KUNCI EKSTERNAL DALAM INDUSTRI YANG MENARIK TERSEBUT.

11 PENDEKATAN I/O MENYATAKAN BAHWA INDUSTRI DIMANA PERUSAHAAN MEMILIH UNTUK BERSAING HARUS MEMILIKI PENGARUH YANG LEBIH KUAT TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DIBANDINGKAN KEPUTUSAN FUNGSIONAL INTERNAL YANG DIBUAT MANAJER PEMASARAN, KEUANGAN DAN LAINNYA.

12 2. PANDANGAN BERBASIS SUMBERDAYA (RESOURCES-BASED VIEW ATAU RBV) PADANGAN BERBASIS SUMBERDAYA MENYATAKAN BAHWA SUMBERDAYA INTERNAL ADALAH LEBIH PENTING BAGI PERUSAHAAN DALAM MENCIPTAKAN KEUANGGULAN BERSAING DIBANDINGKAN DENGAN FAKTOR EKSTERNAL. RBV DIPELOPORI OLEH JAY BARNEY YANG MENYATAKAN BAHWA KINERJA ORGANISASI PADA DASARNYA DITENTUKAN OLEH SUMBERDAYA INTERNAL YANG DAPAT DIKELOMPOKKAN KEDALAM TIGA KATEGORI, YAITU SUMBERDAYA FISIK, SUMBERDAYA MANUSIA, DAN SUMBERDAYA ORGANISASI.

13 PENDEKATAN RBV MENGANGGAB JIKA SUATU PERUSAHAAN MEMILIKI SUATU ASET YANG SPESIFIK (STRATEGIC CAPABILITIES) DAN LEBIH BAIK DARI YANG DIMILIKI PESAING, MAKA PERUSAHAAN TERSEBUT AKAN MAMPU MENCIPTAKAN, MENGEMBANGKAN DAN MEMPERTAHANKAN KEUNGGULAN BERSAING (GAIN PROFIT OVER THE AVERAGE INDUSTRY PROFIT).

14 MANFAAT SM MENURUT WILSON (DALAM WHEELEN DAN HUNGER, 2000: 4) PENERAPAN SM AKAN MEMBERIKAN MANFAAT UTAMA, YAITU PEMAHAMAN YANG LEBIH BAIK TERHADAP:  VISI STRATEJIK PERUSAHAAN  STRATEGI YANG AKAN DILAKSANAKAN.  LINGKUNGAN YANG BERUBAH SECARA CEPAT.

15 MENURUT BAMBANG HERU PURWANTO (2000: 287) MANFAAT PENERAPAN MANAJEMEN STRATEJIK, DIANTARANYA:  MANAJER PERUSAHAAN AKAN DIAJAK UNTUK BERFIKIR KREATIF.  DAPAT MENYELESAIKAN MASALAH SECARA OBJEKTIF.  PARA MANAJER PERUSAHAAN AKAN MENYADARI LINGKUNGAN, BAIK ITU LINGKUNGAN INTERN MAUPUN EKSTERN.  MERUPAKAN PEDOMAN BAGI PERUSAHAAN DI DALAM MENCAPAI MISI DAN TUJUAN PERUSAHAAN.  MENJANJIKAN SUATU HASIL YANG MENGUNTUNGKAN.  MEMBUAT SUATU ORGANISASI MENJADI EFEKTIF.

16 SUPRATIKNO (2003: 12) MENGEMUKAKAN BEBERAPA MANFAAT MANAJEMEN STRATEJIK, YAITU: 1) MELATIH SETIAP ORANG DAN ORGANISASI UNTUK BERFIKIR SECARA ANTISIPATIF DAN PROAKTIF. 2) MENDORONG TERJADINYA KOMUNIKASI YANG SANGAT DIBUTUHKAN DALAM ORGANISASI. 3) MENDORONG LAHIRNYA KOMITMEN MANAJERIAL 4) MELAHIRKAN PERBERDAYAAN STAF. 5) ORGANISASI YANG MENERAPKAN MANAJEMEN STRATEJIK MENUNJUKKAN KINERJA FINASIAL YANG LEBIH BAIK.

17 JAUCH DAN GLUECK (1988: 87) MENYATAKAN ARTI PENTINGNYA MANAJEMEN STRATEJIK TERHADAP PERUSAHAAN, YAITU:  MEMUNGKINKAN PERUSAHAAN MENGANTISIPASI KONDISI YANG SELALU BERUBAH-BERUBAH.  MENYEDIAKAN SASARAN DAN ARAH YANG JELAS BAGI KARYAWAN.  MEMBANTU PARA MANAJER DALAM MEWUJUDKAN VISI DAN MISI PERUSAHAAN.  BISNIS YANG MELAKSANAKAN MANAJEMEN STRATEJIK AKAN LEBIH EFISIEN DAN EFEKTIF.

18 MANFAAT LAINNYA: MERUPAKAN PANDUAN (GUIDELINES) YANG “CONSISTENT” UNTUK PELAKSANAAN KEGIATAN-KEGIATAN PERUSAHAAN. PERUSAHAAN MENJADI LEBIH RESPONSIVE TERHADAP PERUBAHAN LINGKUNGAN. MEMBANTU MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN. MEMINIMKAN PELUANG TERJADINYA KESALAHAN KARENA GOALS (MISI, TUJUAN & SASARAN) DAN STRATEGI TELAH DIRUMUSKAN SECARA TELITI DAN BERHATI-HATI.

19 UNSUR MANAJEMEN STRATEGIK 1. ANALSIS LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL ANALYSIS) 2. PENYUSUNAN STRATEGI (STRATEGY FORMULATION) 3. IMPLEMENTASI STRATEGI (STRATEGY IMPLEMENTATION) 4. PENGAWASAN STRATEGI (STRATEGY EVALUATION)

20 PENYUSUNAN STRATEGI (STRATEGY FORMULATION)  IS THE DEVELOPMENT OF LONG-RANGE PLANS FOR THE EFFECTIVE MANAGEMENT OF ENVIRONMENTAL OPPORTUNITIES AND THREATS, IN LIGHT OF CORPORATE STRENGTHES AND WEAKNESSES.

21 IMPLEMENTASI STRATEGI (STRATEGY IMPLEMENTATION)  IS THE PROCESS BY WHICH STRATEGIES AND POLICIES ARE PUT INTO ACTIONS THROUGH THE DEVELOPMENT OF PROGRAMS, BUDGETS, AND PROCEDURES.  BARNEY (WITHIN PETEREF, 1993: 185), SAID THAT ECONOMIC PERFORMANCE OF FIRMS DEPENDS NOT ONLY ON THE RETURN FROM THE STRATEGIES BUT ALSO ON THE COST OF IMPLEMENTATION THOSE STRATEGIES.

22 EVALUASI STRATEGY (STRATEGIC EVALUATION)  IS THE PROCESS IN WHICH CORPORATE ACTIVITIES AND PERFORMANCE RESULTS ARE MONITORED SON THAT ACTUAL PERFORMANCE CAN BE COMPARED WITH DESIRED PERFORMANCE.

23 ANALSIS IFE (INTERNAL FAKTOR EVALUATION) SELAIN MELAKUKAN ANALISIS TERHADAP BERBAGAI PELUANG DAN ANCAMAN, PERUSAHAAN HARUS JUGA MELAKUKAN ANALISIS YANGTERIDENTIFIKASI, YANG MEMILIKI PENGARUH SECARA LANGSUNG TERHADAP STRATEGI PERUSAHAAN. ANALISIS TERHADAP FAKTOR LINGKUNGAN INTERNAL PERUSAHAAN INI DILAKUKAN DENGAN MENGGUNAKAN MATRIKS IFE. DATA DAN INFORMASI ASPEK INTERNAL PERUSAHAAN DIDAPATKAN DARI BEBERAPA FUNGSIONAL PERUSAHAAN, MISALNYA DARI ASPEK MANAJEMEN, KEUANGAN, PERSONALIA, PEMASARAN, SISTEM INFORMASI, DAN PRODUKSI ATAU OPERASI.

24 EFE (EKSTERNAL FAKTOR EVALUATION ANALISIS EFE MERUPAKAN ANALISIS TERHADAP FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN EKSTERNAL PERUSAHAAN YANG DAPAT BERPENGARUH BAIK SECARA LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG, YAITU FAKTOR EKONOMI, POLITIK, BUDAYA, TEKNOLOGI, DEMOGRAFI, DAN EKOLOGI. DENGAN DILAKUKANNYA ANALISIS EFE, MAKA AKAN DILAKUKAN ANALISA MENYELURUH TERHADAP SETIAP FAKTOR LINGKUNGAN EKSTERNAL YANG BERPENGARUH BAGI PERUSAHAAN.

25 KOMPONEN/ELEMEN PERENCANAAN STRATEJIK 1. VISI (VISION) 2. MISI (MISSION) 3. NILAI-NILAI DASAR (CORE VALUE) 4. TUJUAN (GOAL) 5. STRATEGI (STRATEGY) 6. SASARAN (TARGET) 7. KEBIJAKAN (POLICY) 8. RENCANA TINDAKAN (ACTION PLAN)

26 VISI VISI BERASAL DARI KATA VISION, YANG BERARTI MELIHAT, NAMUN BUKAN DENGAN MATA, TAPI DENGAN WAWASAN, PENGETAHUAN, KEAHLIAN, DAN KEYAKINAN/TEKAT. APA YANG DILIHAT, YAITU MASA DEPAN ORGANISASI PANDANGAN JAUH KEDEPAN, BAGAIMANA PARA MANAJER BERHARAP SEGALA SESUATUNYA DAPAT DIJALANKAN, HAMEL DAN PRAHALAD (1993: 80). IMPIAN/KHAYALAN/CITA, TENTANG MASA DEPAN ORGANISASI/LEMBAGA

27 IDE, IDE MELAMPAUI WAKTU, IDE MELAMPAUI UMUR, IDE MELAMPAUI ZAMAN, SUWARDI LUBIS (2000:2) PRESIDEN AMERIKA JFK, PERNAH MENGUMANDANGKAN MIMPINYA DI DEPAN KONGRES PADA 25 MEI “SAYA YAKIN BANGSA INI SEHARUSNYA BERKOMITMEN UNTUK MERAIH CITA-CITA, YAKNI: MEMPU MENDARATKAN MANUSIA DI PLANET BULAN DAN KEMBALI KEBUMI DENGAN SELAMAT SEBELUM AKHIR DASAWARNA INI”. JFK MEMANG TIDAK SEMPAT MENYAKSIKAN PERISTIWA BERSEJARAH BAGI UMAT MANUSIA ITU, KETIKA USA BERHASIL MENDARATKAN MANUSIA PERTAMA DI BULAN 20 JULI IA DITEMBAK DAN MENINGGAL DUNIA PADA TAHUN 1963.

28  PERNYATAAN VISI SEHARUSNYA MENJAWAB PERNYATAAN YANG MENDASAR “APA YANG INGIN KITA CAPAI”.  PENYATAAN VISI SEHARUSNYA SINGKAT, SATU KALIMAT, DAN SEBISA MUNGKIN MASUKAN DIBERIKAN OLEH SEMUA MANAJER DALAM PERUSAHAAN.

29 MENURUT KING DAN CLELAND (DALAM FRED R. DAVID: 78) PENTINGNYA PERNTAAAN VISI DAN MISI ADALAH:  UNTUK MEMASTIKAN TUJUAN DASAR ORGANISASI.  UNTUK MEMBERIKAN BASIS, ATAU STANDAR, UNTUK MENGALOKASIKAN SUMBERDAYA ORGANISASI  UNTUK MENCIPTAKAN KONDISI ATAU IKLIM ORGANISASI YANG UMUM

30  UNTUK MENJADI TITIK UTAMA BAGI INDIVIDU DALAM MENGIDENTIFIKASI TUJUAN DAN ARAH ORGANISASI.  UNTUK MEMFASILITASI PENERJEMAHAN TUJUAN MENJADI STRUKTUR KERJA.  UNTUK MENTERJEMAHKAN TUJUAN DASAR SEHINGGA PARAMETER WAKTU, BIAYA DAN KINERJA DAPAT DIEVALUASI DAN DIKONTROL.

31 BEBERAPA CONTOH VISI PT. CPI, TO BE RECOGNIZED AS A WORLD CLASS COMPANY COMMITTED TO EXCELLENCE. BOING, BECOME THE DOMINANT PLAYER IN COMMERCIAL AIRCRAFT AND BRING THE WORLD INTO JET AGE. SONY, BECOME THE COMPANY MOST KNOWN FOR CHANGING THE WORLDWIDE POOR-QUALITY IMAGE OF JEPANESE PRODUCTS.

32 CITYBANK, BECOME THE MOST POWERFUL, THE MOST SERVICEABLE, THE MOST FAR-REACHING WORLD FINANCIAL INSTITUTION THAT HAS EVER BEEN. SEBUAH KOTA, TO BE A CITY OF CHOICE FOR LIVING, WORKING, AND LEISURE ACTIVITIES. DISNEY LAND, CREATING A PLACE WHERE PEOPLE CAN FEEL LIKE KIDS AGAIN

33 COCA-COLA, A COCA COLA WITHIN ARM’S REACH OF EVERYONE IN THE WORLD MICROSOFT, “A COMPUTER ON EVERY DESK AND IN EVERY HOME” FORD MOTOR, MOBIL RAKYAT UNTUK SEMUA KELUARGA TOYOTA MOTOR, MENJADI PERUSAHAAN OTOMATIF YANG PALING SUKSES DAN DIHORMATI DI SETIAP PASAR DUNIA DENGAN MEMBERIKAN PENGALAMAN PEMBELIAN DAN PEMILIKAN BAGI PELANGGAN

34 PepsiCO, WE WILL BE AN OUTSTANDING COMPANY BY EXCEEDING CUSTOMER EXPECTATIONS THROUGH EMPOWERED PEOPLE, GUIDED BY SHARED VALUES. SEBUAH LEMBAGA PENDIDIKAN, MEWUJUDKAN ORGANISASI PENDIDIKAN MASA DEPAN, YANG DIKELOLA DENGAN GLOBAL MINDSET DAN WORLD CLASS MANAGEMENT SYSTEM UNTUK MENGHASILKAN JASA PENDIDIKAN DENGAN KUALITAS TINGKAT DUNIA.

35 ENAM KRITERIA SEBUAH VISI YANG EFEKTIF IMAGINABLE  ORANG BISA MEMBAYANGKAN SEPERTI APA ORGANISASI TERSEBUT DI MASA YAD. DESIRABLE  MEMBERIKAN KENYAMANAN DAN KESENANGAN JANGKA PANJANG BAGI STAKEHOLDERS FEASIBLE  MASUK AKAL, MAMPU DICAPAI.

36 FOCUS  MEMBERIKAN PANDUAN YANG JELAS DALAM MENGTAMBILAN KEPUTUSAN FLEKSIBEL  ADA PELUANG BAGI PERKEMBANGAN DAN PERUBAHAN DIMASA MENDATANG COMMUNICABLE

37 MISI: KONSEPSI DASAR TENTANG ALASAN KEBERADAAN SUATU PERUSAHAAN MENURUT WHEELEN DAN HUNGER (2000: 10) MISI ADALAH TUJUAN ATAU ALASAN KEBERADAAN SUATU ORGANISASI. MISI MENCERITAKAN APA YANG DIPERSEMBAHKAN SUATU ORGANISASI KEPADA MASYARAKATNYA. MISI MEMILIKI PERANAN PENTING DALAM MEMBANTU MENDEFINISIKAN SEBUAH BISNIS.

38 SEBUAH KALIMAT MISI MENURUT MILLER (2000: 44) HENDAKNYA DAPAT MENJAWAB BEBERAPA PERTANYAAN MENDASAR, YAITU:  APA ALASAN KEBERADAAN DAN APA TUJUAN DASAR SUATU ORGANISASI.  APA KEWAJIBAN ORGANISASI TERHADAP SEJUMLAH STAKEHOLDER.  APA KEUNIKAN DAN KEKHUSUSAN ORGANISASI.

39 APA JADINYA KONDISI ORGANISASI 3-5 TAHUN MENDATANG. SIAPA SEHARUSNYA YANG MENJADI KONSUMEN, PELANGGAN DAN SEGMEN PASAR YANG UTAMA. APA YANG MENJADI KEPERCAYAAN, NILAI, ASPIRASI DAN FILOSOFI PRIORITAS ORGANISASI. DRUCKER MENGATAKAN BAHWA MENGAJUKAN ”APA BISNIS KITA? ADALAH SAMA DENGAN BERTANYA ”APA MISI KITA?.

40 BEBERAPA CONTOH MISI KOTA CHARLOTTE (USA), TO PROVIDE HIGH-QUALITY SERVICES TO OUR CITIZENS THAT WORLD MAKE OUR CITY A COMMUNITY OF CHOICE FOR LIVING, WORKING, AND LEISURE ACTIVITIES. PERUSAHAAN TAMBANG, TO MAKE EARTH SUBSTANCE MORE VALUEBLE FOR MINDKIND BY LEVEREGING HUMAN RESOURCE POTENTIALS. PERUSAHAAN COSMETIC, TO GIVE UNLIMITED OPPORTUNITY TO WOMEN

41 WHOLESALER DISTRIBUTOR, WE ARE IN THE BUSINESS OF PROVIDING ON- TIME DELIVERY OF PRODUCTS AND SERVICES TO MEET OUR CUSTEMERS’ NEEDS, ALLOWING US TO PROSPER AS A BUSINESS AND TO PROVIDE A REASONABLE RETURN FOR OUR STOCKHOLDERS, THE OWNERS OF OUR BUSINESS.

42 PERUSAHAAN KONSULTASI, TO HELP LEADING CORPORATIONS AND GOVERNMENTS TO BE MORE SUCCESFULL. PT. CPI, AS A BUSINESS PARTNER WITH PERTAMINA, CPI WILL EFFECTIVELY EXPLORE AND DEVELOP HYDROCARBON FOR THE BENEFIT OF INDONESIA AND ITS SHAREHOLDERS. AMERICAN HEART ASSOCIATION, THE REDUCTION OF PREMATURE DEATH AND DISABILITY FROM CARDIOVASCULAR DISEASE.

43 VISI DAN MISI DANA PENSIUN MILIK PEMERINTAH TAILAND VISI “MENJADI PENGELOLA DANA PENSIUN BERKELAS DUNIA MISI “MENGELOLA TABUNGAN HARI TUA DEMI KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK DARI ANGGOTANYA

44 ENAM KRITERI MISI YANG EFEKTIF  RINGKAS DAN JELAS  UNIK (DISTICTIVE)  FLEKSIBLE  MEMBANTU PENGAMBILAN KEPUTUSAN  BUDAYA PERUSAHAAN  MEMBERIKAN INSPIRASI

45 MANA YANG DULU, VISI ATAU MISI “ORGANISASI APAPUN BENTUKNYA HARUS MENJELASKAN ALASAN KEBERADAANNYA ( MISI )SEBELUM MERUMUSKAN CITI-CITA YANG INGIN DICAPAI DI MASA DEPAN ( VISI )”

46 NILAI DASAR (CORE VALUE) NILAI DASAR BERKAITAN DENGAN PERILAKU MANUSIA DAN BUDAYA, MENCERMINKAN KEPRIBADIAN, KEYAKINAN, ATAU KEPERCAYAAN SESEORANG/ORGANISASI YANG BERKAITAN DENGAN APA YANG BOLEH DAN TIDAK BOLEH DILAKUKAN. CONTOH  TREAT PEOPLE AS YOU’D LIKE TO BE TREATED  PRODUCE THE BEST FOR THE LEAST  SHOW TRANSPARANCY  ENGAGE, INNOVATE, AND HAVE FUN

47 TUJUAN: APA YANG HENDAK DICAPAI OLEH PERUSAHAAN SECARA UMUM DAN YANG JANGKAUAN PENCAPAIANNYA TIDAK TERBATAS SASARAN: APA YANG HENDAK DICAPAI OLEH PERUSAHAAN DALAM KURUN WAKTU TERTENTU DAN YANG TELAH DIRUMUSKAN SECARA SPESIFIK (ADA BATASAN KUANTITATIF/KUALITATIF DAN WAKTU) STRATEGI: RENCANA YANG TERPADU DAN MENYELURUH YANG DI RANCANG UNTUK MENJAMIN TERCAPAINYA SASARAN ORGANISASI

48 KEBIJAKAN/POLICY: PEDOMAN BERTINDAK ATAU PEDOMAN UNTUK MELAKSANAKAN SUATU TINDAKAN TAKTIK: RENCANA TINDAKAN (ACTION PROGRAM) UNTUK MENERAPKAN STRATEGI

49 “TACTICS IS THE ART OF USING TROOPS IN BATTLE; STRATEGY IS THE ART OF USING BATTLES TO WIN WARS”

50 BUDAYA PERUSAHAAN (CORPORATE CULTURE)  BUDAYA PERUSAHAAN ADALAH POLA TERPADU DARI PENGETAHUAN, KEYAKINAN DAN TINGKAH LAKU MANUSIA DALAM PERUSAHAAN YANG MENCERMINKAN CARA KERJA DAN NILAI-NILAI SERTA MORAL/ETIKA BISNIS DARI ORANG-ORANG DI DALAM PERUSAHAAN TERSEBUT YANG PERLU DITINGKATKAN DAN DILESTARIKAN.

51 SIFAT-SIFAT YANG MEMBEDAKAN SEBUAH PERUSAHAAN DENGAN PERUSAHAAN LAIN. BUDAYA PERUSAHAAN DAPAT DISAMAKAN DENGAN KEPRIBADIAN DARI SESEORANG. BUDAYA PERUSAHAAN MENCERMINKAN “HOW WE DO THINGS AROUND HERE”

52 MANFAAT BUDAYA PERUSAHAAN 1. MANAJEMEN TERAS DAPAT MENGKOMUNIKASIKAN CORPORATE/ GRAND STRATEGY DENGAN LEBIH BAIK. 2. MANAJEMEN MENENGAH BAWAH DAPAT MENGETAHUI BAGAIMANA UNTUK MAJU, BAGAIMANA MENGUNGKAPKAN GAGASAN MEREKA DAN APAKAH MEREKA COCOK UNTUK PERUSAHAAN DIMANA MEREKA BEKERJA.

53 ANALISIS LINGKUNGAN EKSTERNAL (MAKRO) DAN INTERNAL (MIKRO)

54 ENVIRONMENTAL SCANNING Pengumpulan informasi tentang kekuatan dalam lingkungan pemasaran:  Ekonomi  Peraturan Pemerintah/undang-undang  Politik  Sosial  Teknologi  Persaingan  Karakteristik pasar ENVIRONMENTAL ANALYSIS Proses penilaian dan penginterprestasian informasi- informasi yang diperoleh melalui scanning.

55 ANALISIS LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL SCANNING)  IS THE MONITORING, EVALUATING, AND DISSEMINATING OF INFORMATION FROM THE EXTERNAL AND INTERNAL ENVIRINMENS TO KEY PEOPLE WITHIN THE CORPORATION.  PROSES PENILAIAN DAN PENGINTERPRESTASIAN INFORMASI- INFORMASI YANG DIPEROLEH MELALUI SCANNING.  BASED ON THE ENVIRONMENTAL SCANNING, THE COMPANY COULD DO “SWOT ANALYSIS”.

56 ANALSIS IFE (INTERNAL FAKTOR EVALUATION) SELAIN MELAKUKAN ANALISIS TERHADAP BERBAGAI PELUANG DAN ANCAMAN, PERUSAHAAN HARUS JUGA MELAKUKAN ANALISIS YANGTERIDENTIFIKASI, YANG MEMILIKI PENGARUH SECARA LANGSUNG TERHADAP STRATEGI PERUSAHAAN. ANALISIS TERHADAP FAKTOR LINGKUNGAN INTERNAL PERUSAHAAN INI DILAKUKAN DENGAN MENGGUNAKAN MATRIKS IFE. DATA DAN INFORMASI ASPEK INTERNAL PERUSAHAAN DIDAPATKAN DARI BEBERAPA FUNGSIONAL PERUSAHAAN, MISALNYA DARI ASPEK MANAJEMEN, KEUANGAN, PERSONALIA, PEMASARAN, SISTEM INFORMASI, DAN PRODUKSI ATAU OPERASI.

57 EFE (EKSTERNAL FAKTOR EVALUATION ANALISIS EFE MERUPAKAN ANALISIS TERHADAP FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN EKSTERNAL PERUSAHAAN YANG DAPAT BERPENGARUH BAIK SECARA LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG, YAITU FAKTOR EKONOMI, POLITIK, BUDAYA, TEKNOLOGI, DEMOGRAFI, DAN EKOLOGI. DENGAN DILAKUKANNYA ANALISIS EFE, MAKA AKAN DILAKUKAN ANALISA MENYELURUH TERHADAP SETIAP FAKTOR LINGKUNGAN EKSTERNAL YANG BERPENGARUH BAGI PERUSAHAAN.

58 VARIABEL DALAM LINGKUNGAN PEMASARAN EKONOMITEKNOLOGIPOLITK - HUKUMSOSIOKULTUR  Pertumbuhan GNP  Income Percapita  Distribusi pendapatan masy  Ketimpangan pendapatan antar wilayah  Perekonomian Dunia  Tingkat bunga  Tingkat inflasi  Tingkat penganguran  Kebijakan upah  Devaluasi/Revalua  Total pengeluaran negara R & D  Total pengeluaran industri untuk R & D  Perkembangan teknologi  Perlindungan paten  Produk baru  Pengembangan baru dalam transfer teknologi dari lab ke pasar  Perbaikan produktivitas melalui otomatisasi  Partai yang Berkuasa  Flatform Partai Berkuasa  Undang-undang perlindungan lingkungan  Regulasi perdagangan LN  Sikap terhdap perusahaan asing  Undang- undangmengenai gaji dan promosi  Stabilitas pemerintahan  Stabilitas keamanan  Perubahan gaya hidup konsumen  Harapan karir  Aktivisme konsumen  Tingkat formasi keluarga  Tingkat Pertumbuhan populasi  Distribusi umur populasi  Pergeseran wilayah regional dalam populasi  Tingkat harapan hidup  Tingkat kelahiran

59 DI AS ADA ENAM KECENDERUNGAN SOSIOKULTURAL YANG DAPAT MEMBANTU MENETUKAN MASA YANG AKAN DATANG. 1. KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN YANG SEMAKIN MENINGKAT : DAUR ULANG DAN KONSERVASI LEBIH DARI SEKEDAR SLOGAN. (CTH; BUSH GARDEN, MENGURANGI PENGGUNAAN BAKI STYROFOAM YANG DAPAT DIBUANG UNTUK PROSES PENCUCIAN DAN MENGGUNAKAN BAKI PLASTIK YANG DAPAT DIGUNAKAN KEMBALI.)

60 2. PERTUMBUHAN PASAR SENIOR: JUMLAH PENDUDUK YANG BERUMUR 55 TAHUN KE ATAS MENINGKAT, MEMBUAT KELOMPOK UMUR INI MENJADI PASAR YANG PENTING. BEBERAPA PERUSAHAAN TELAH MELAKUKAN SEGMENTASI POPULASI SENIOR INI MENJADI DEWASA MUDA, DEWASA TUA, DAN TUA, SETIAP SEGMEN MEMPUNYAI PERILAKU DAN KEPENTINGAN YANG BERBEDA.

61 . 5. LEDAKAN KECIL BAYI BARU : BANYAK PEREMPUAN LEBIH BERKONSENTRASI PADA BAYI, MENYEBABKAN TURUNNYA PERSENTASE PEREMPUAN UNTUK MASUK DALAM ANGKATAN KERJA, DAN PEREMPUAN MUDA LEBIH MENGINGINKAN UNTUK MEMBENTUK KELUARGA LEBIH AWAL DIBANDING MEREKA YANG LEBIH TUA, INI MERUPAKAN TANDA AKAN MUNCULNYA “LEDAKAN BAYI”. JUMLAH KELAHIRAN SESUNGGUHNYA DALAM SATU DEKADE MENUNJUKKAN SECARA SIGNIFIKAN LEBIH BESAR DIBANDING PROYEKSI BIRO SENSUS.

62 6. JARAK DAN LOKASI TEMPAT HIDUP: KOMUNIKASI YANG ADA SEMAKIN INSTAN SEPERTI MESIN FAKSIMILI (FAX), TELEPON MOBIL, DAN SURAT ELEKTRONIK, MENIGKATKAN EFISIENSI – TETAPI MENINGKTKAN TEKANNAN PADA ORANG. GABUNGAN KOMPUTER DENGAN INDUSTRI KOMUNIKASI DAN ENTERTAINMEN DENGAN MENGGUNAKAN SLURAN TLEPON, SATELIT, DAN TV KABEL, MEMBERIKAN BANYAK PILIHAN KEPADA KONSUMEN. INI JGA BERARTI ORANG DAPAT MENINGGALKAN WILAYAH KOTA YANG SEMAKIN PADAT KE KOTA KECIL DAN DAPAT BEKERJA DALAM JARAK JAUH (TELECOMMUTE) DENGAN MENGGUNKAN KOMPUTER PERSONAL DAN MODEM.

63 LINGKUNGAN EKSTERNAL PERUSAHAAN PERUSAHAAN BISNIS Bidang Pengaruh Dari Remote Environ- ment Lingku- ngan Berjarak- (Remote- Environment) Ekonomi Demografi Politik Social Teknologi Ekologi Bidang Pengaruh Dari Keseluruhan Lingkungan eksternal Bidang Pengaruh Dari Operating Environ- ment Lingku- ngan Operasional (Operating- Kreditur Bursa Tenaga Kerja Pemasok Pendatang baru Environment) Para Pesaing Pelanggan Barang/jasa subtitusi

64 LINGKUNGAN BISNIS YANG “REMOTE” TEKNOLOGI Penemuan ilmiah; Pengembangan teknologi dalam industri substitusi; Pengembangan teknologi dalam industri. EKONOMI Trend ekonomi Tersedianya kredit Perpajakan Tingkat bunga Nilai pertukaran Rp dengan mata uang asing Tingkat gaji Sosio – kultural Nilai-nilai & sikap masyarakat Gaya hidup masyarakat; Etika kerja Kondisi demografi; Kehidupan beragama; Sikap masyarakat terhadap industri Simbul status POLITIK Peraturan pemerintah Kebijakan pemerintah terhadap industri Idiologi pemerintah REMOTE ENVIRON MENT REMOTE ENVIRON MENT REMOTE ENVIRON MENT REMOTE ENVIRONMENT P E R U S A H A A N

65 UNTUK MEMAHAMI LINGKUNGAN OPERASIONAL (LINGKUNGAN KERJA) PERUSAHAAN, MANAJEMEN PERLU MEMONITOR DAN MEMAHAMI KEINGINAN DARI SETIAP KELOMPOK PEMEGANG SAHAM DAN KEBUTUHAN PERUSAHAAN. MANAJER STRATEGIS BERTANGGUNG JAWAB MENCERMATI HAL-HAL YANG MENJADI PERHATIAN STAKEHOLDER YANG PENTING DAN MEMPERTIMBANGKAN KEINGINAN- KEINGINAN MREKA PADA SAAT PENGAMBILAN KEPUTUSAN STRATEGIS.

66 KERANGKA ANALISIS DARI MANAJEMEN STRATEGIK PERUBAHAN LINGKUNGAN PELUANG & ANCAMAN BARU FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN PERUMUSAN, PENERAPAN DAN PENGENDALI- AN MISI, FALSAFAH, KEBIJAKAN, SASARAN DAN STRATEGI ORGANISASI K E K L U & E A M T A A H N A N SUMBER DAYA & KEAHLIAN PERUBAHAN KARAKTERIS- TIK INDUSTRI

67 KECOCOKAN ANTARA LINGKUNGAN DAN STRATEGI LINGKUNGAN OPERASIONAL S T R A T E G I LINGKUNGAN BERJARAK (REMOTE) H A S I L COALIGNMENT

68 Elemen-Elemen Analisa SWOT Strength (Kekuatan)Weakness (Kelemahan) 1. Kompetisi yang unik 2. Sumberdaya keuangan yang memadai 3. Keterampilan unggul 4. Keunggulan kompetisi 5. Kwalitas manajemen 6. Citra yang baik 7. Kwalitas pelayanan 8. Keunggulan biaya 9. Kemampuan inovasi 10. Kwalitas produk 11. Jaringan distribusi 12. Dll 1. Tidak ada arah strategi yang jelas 2. Posisi persaingan yang kurang baik 3. Fasilitas yang “usang” 4. Kesenjangan kemampuan manajerial 5. Lini produk yang sempit 6. Citra yang kurang baik 7. Biaya R & D 8. Tanggung jawab kwalitas 9. Dll

69 Opportunities (peluang)Threats (ancaman) 1.Segmen/pasar baru 2.Penambahan produk baru 3.Diversifikasi yang berkaitan 4.Integrasi vertikal 5.Cepatnya pertumbuhan pasar 6.Tingkat harga 7.Teknologi 8.Tenaga kerja 9.dll 1.Pesaing baru 2.Peningkatan penjualan produk substitusi 3.Pertumbuhan pasar melemah 4.Tingginya bergaining power konsumen 5.Perubahan selera konsumen 6.Pesaing baru 7.Peningkatan penjualan produk substitusi 8.Pertumbuhan pasar melemah 9.Tingginya bergaining power konsumen 10.Perubahan selera konsumen 11.dll Sumber, Thomson dalam Certo & Peter, (1991:P.98)

70 Banyak peluang lingkungan Kekuatan Intern yang penting Quadran I Strategi agresif Ancaman Lingkungan Yang besar Quadran IV Strategi diversifikasi Quadran II Strategi Bebenah diri Quadran III Strategi defensif Kelemahan Intern yang krisis Gambar Diagram Analisa SWOT Sumber, Cristensen dalam Fred R. David, (1997:P.192)


Download ppt "MANAJEMEN STRATEJIK DR. ZULFADIL, SE., MBA.. DEFINITION 1. WHEELEN AND HUNGER, SM IS THE SET OF MANAGERIAL DECISIONS AND ACTIONS THAT DETERMINE THE LONG-RUN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google