Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PEMBELAJARAN BERBASIS ELEKTRONIK (E-LEARNING) Oleh : Asep Sahrudin, Husnu Abadi Rai Rahman & Anto PASCASARJANA MAGISTER PEND. MATEMATIKA UNIVERSITAS PASUNDAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PEMBELAJARAN BERBASIS ELEKTRONIK (E-LEARNING) Oleh : Asep Sahrudin, Husnu Abadi Rai Rahman & Anto PASCASARJANA MAGISTER PEND. MATEMATIKA UNIVERSITAS PASUNDAN."— Transcript presentasi:

1

2 PEMBELAJARAN BERBASIS ELEKTRONIK (E-LEARNING) Oleh : Asep Sahrudin, Husnu Abadi Rai Rahman & Anto PASCASARJANA MAGISTER PEND. MATEMATIKA UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG 2012

3 E- learning Binatang Apakah e-learning itu??

4 E-learning merupakan singkatan dari Elektronic Learning, merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya. E-learning dalam arti luas bisa mencakup pembelajaran yang dilakukan di media elektronik (internet) baik secara formal maupun informal E-LEARNING

5 E-learning menurut para ahli : Jaya Kumar C. Koran (2002) e-learning sebagai sembarang pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN, WAN, atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi, atau bimbingan. Dong (dalam Kamarga, 2002) e-learning sebagai kegiatan belajar asynchronous melalui perangkat elektronik komputer yang memperoleh bahan belajar yang sesuai dengan kebutuhannya.

6 E-learning menurut para ahli: Rosenberg (2001) menekankan bahwa e-learning merujuk pada penggunaan teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan LearnFrame.Com dalam Glossary of eLearning Terms [Glossary, 2001] eLearning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media Internet, jaringan komputer,maupun komputer standalone.

7 INTERNET & E- LEARNING Penggunaan e-learning tidak bisa dilepaskan dengan penggunaan internet karena internet pada dasarnya adalah kumpulan informasi yang tersedia di komputer yang bisa di akses karena adanya jaringan yang tersedia di komputer 6

8 Internet Internet merupakan jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif

9 BEBERAPA FASILITAS YANG DITAWARKAN INTERNET 1. Elektronik Mail ( ) 2. Browsing/Surfing 3. Mailing List (Milis) 4. File Transfer Protokol (FTP) 5. News Group 6. Worl Wide Web (WWW) 7. Download & Upload 8. dll

10 1. Suplemen (Tambahan) Para siswa mempunyai kebebasan memilih, apakah akan memanfaatkan e-learning atau tidak. Sifatnya optional, jadi tidak ada kewajiban para siswa untuk mengakses materi e-learning. 2. Komplemen (Pelengkap) Materi e-learning yang di programkan untuk melengkapi materi pembelajaran yang diterima oleh para murid (Lewis,2002). 3 Fungsi E-learning Secara Umum

11 3. Substitusi (pengganti) Para peserta didik dapat secara fleksibel mengelola kegiatan perkuliahannya sesuai dengan waktu dan aktivitas lain sehari-hari peserta didik.

12 MANFAAT E-LEARNING SECARA UMUM 1. Fleksibilitas. e-learning memberikan fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses pelajaran. 2. “Independent Learning”. E-learning memberikan kesempatan bagi pembelajar untuk memegang kendali atas kesuksesan belajar masing-masing, artinya pembelajar diberi kebebasan untuk menentukan kapan akan mulai, kapan akan menyelesaikan, dan bagian mana dalam satu modul yang ingin dipelajarinya terlebih dulu. 3. Biaya. Banyak biaya yang bisa dihemat dari cara pembelajaran dengan e-learning. Biaya di sini tidak hanya dari segi finansial tetapi juga non-finansial

13 Manfaat e-learning menurut bates & walf 1. Meningkatkan kadar interaksi pembelajaran antara peserta didik dan pendidik (engence interactivity) 2. Memungkinkan terjadinya interaksi pembelajaran dari mana dan kapan saja (time and place flexibility) 3. Menjangkau peserta didik dalam cakupan yang luas (potencial to reach a global audience) 4. Mempermudahpembaruan dan penyimpanan materi pembelajaran (easy updating of content as well as archipable capabilities)

14 TEORI BELAJAR PENDUKUNG MODEL E-LEARNING BEHAVIORISME Penganut aliran behaviorisme menganggap bahwa belajar adalah perubahan perilaku yang dapat diamati yang disebabkan oleh stimulus eksternal. Mereka melihat pikiran sebagai ”kotak hitam”, respons terhadap suatu stimulus dapat diamati secara kuantitatif, dengan mengabaikan pengaruh proses berfikir yang terjadi di pikiran.

15 TEORI BELAJAR PENDUKUNG MODEL E-LEARNING 2. KOGNITIVISME Penganut aliran kognitivisme menganggap bahwa belajar merupakan proses internal yang melibatkan memori, motivasi, refleksi, berfikir, dan meta kognisi. Dalam pandangan aliran tersebut, pikiran manusia memanipulasi simbol-simbol seperti komputer memanipulasi data. Karena itu, pembelajar dianggap sebagai prosesor informasi.

16 TEORI BELAJAR PENDUKUNG MODEL E-LEARNING 3. KONSTRUKTIVISME Penganut aliran konstruktivisme menganggap bahwa siswa membangun pengetahuannya dari pengalaman belajarnya sendiri. Belajar dapat dilihat sebagai suatu proses yang aktif, dan pengetahuan tidak dapat diterima dari luar mapun dari orang lain. Siswa sebaiknya diberi kesempatan untuk membangun pengetahuan bukan diberi pengetahuan melalui pengajaran. Perancang instruksional harus memikirkan aspek-aspek berikut untuk merealisasi materi E-Learning.

17


Download ppt "PEMBELAJARAN BERBASIS ELEKTRONIK (E-LEARNING) Oleh : Asep Sahrudin, Husnu Abadi Rai Rahman & Anto PASCASARJANA MAGISTER PEND. MATEMATIKA UNIVERSITAS PASUNDAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google