Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Struktur Pembelajaran Berbasis E-Learning Inderalaya, Senin, 3 Juni 2013 Pelatihan Bahan Ajar Berbasis E-Learning Pusbangdik Universitas Sriwijaya.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Struktur Pembelajaran Berbasis E-Learning Inderalaya, Senin, 3 Juni 2013 Pelatihan Bahan Ajar Berbasis E-Learning Pusbangdik Universitas Sriwijaya."— Transcript presentasi:

1

2 Struktur Pembelajaran Berbasis E-Learning Inderalaya, Senin, 3 Juni 2013 Pelatihan Bahan Ajar Berbasis E-Learning Pusbangdik Universitas Sriwijaya

3 Beberapa topik yang akan dibahas pada pertemuan ini terkait dengan struktur pembelajaran berbasis E-Learning diantaranya adalah: 1. Desain Instruksional Pembelajaran E-Learning (Penyusunan GBPP & SAP Pembelajaran E-Learning). 2. Penyusunan Program Mapping Mata Kuliah. 3. Pengembangan Konten Pembelajaran E-Learning. 4. Evaluasi Proses Pembelajaran E-Learning. 5. Aspek Hak Kekayaan Intelektual dalam Pembelajaran E-Learning. PENDAHULUAN.

4 Belajar adalah suatu kegiatan yang dilakukan manusia untuk mendapatkan pengetahuan atau pengalaman baru dengan memanfaatkan media panca indera.PENDAHULUAN Belajar dapat dilakukan sendiri atau dapat melalui perantara atau bantuan orang lain. Belajar bagi manusia adalah sebuah naluri alam yang muncul secara tidak sadar yang bertujuan agar manusia dapat survive dalam hidupnya. Manusia dapat belajar dari lingkungan alam sekitar dan mencontoh apa yang sebelumnya manusia lihat dari alam sekitarnya.

5 KERUCUT PENGALAMAN EDGAR DALE ABSTRAK KONGKRIT Pengalaman Langsung Pengalaman Logis/Model Pengalaman Yang Didramatisir Demonstrasi Pariwisata Pameran Film/Televisi Radio/Gb Mati Simbol Visual Simbol Verbal

6 5 MURID DULU MURID SEKARANG

7 6 GURU DULU GURU SEKARANG

8 7 MEDIA DULU MEDIA SEKARANG

9 Diera globalisasi informasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi informasi bahkan sudah sampai ke pelosok, maka informasi atau ilmu pengetahuan menjadi tidak sulit lagi untuk mendapatkannya.. Melalui teknik pembelajaran yang interaktif yang berpusat kepada mahasiswa dengan memaksimalkan fungsi dan peran teknologi namun harus tetap berdasar pada tujuan pokok pendidikan maka pembelajaran E-Learning bisa dipilih sebagai salah satu metode/teknik dalam pembelajaran.

10

11 LANDASAN PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN E-LERANING. Landasan ideal penyelenggaraan e-learning mencakup, antara lain : Penyelenggaraan e-learning : 1.Mendukung visi dan misi Perguruan Tinggi 2.Memperhatikan kode etik dan perlindungan hukum. 3.Mempertimbangkan kemampuan/kesiapan teknologi informasi dan komunikasi penyelenggara dan pengguna. 4.Memperhatikan kesinambungan dan atau pengembangan masa depan. 5.Memperhatikan rambu-rambu penjaminan mutu. Sumber: Pedoman Penjaminan Mutu Penyelenggaraan E-Learning Universitas Indonesia, 2007

12 Pemilihan Mata Kuliah Problem Analysis, Student Characteristic & Infrastruktur Pembelajaran E-Learning Penyusunan Program Mapping Mata kuliah Full E-Learning Penyusunan Rancangan Mata Kuliah meliputi;Disain Instruksional: Nama Mata Kuliah, Deskripsi Mata Kuliah, Standar Kompetensi Mata Kuliah/Tujuan Instruksional Umum (TIU), Kompetensi Dasar Mata Kuliah, Analisis Instruksional, Prasarat Mata Kuliah. Pemilihan Strategi Pembelajaran E-Learning Blended E-Learning Supplemental E-Learning Implementasi Pembelajaran E-Learning Proses Rancangan Pembelajaran E-Learning Penyusunan GBPP dan SAP/Silabus Mata Kuliah

13 . Kategori Pembelajaran E-Learning Institut Pertanian Bogor (IPB) Sumber: Pedoman Penyelenggaraan E-Learning Institut Pertanian Bogor, 2011

14 . Kategori Pembelajaran E-Learning Universitas Indonesia Sumber: Pedoman Penjaminan Mutu Penyelenggaraan E-Learning Universitas Indonesia, 2007

15 . Standar Mutu Pembelajaran E-Learning Sumber: Pedoman Penjaminan Mutu Penyelenggaraan E-Learning Universitas Indonesia, 2007

16 LMS berupa Software khusus yang dapat memvirtualisasi pembelajaran secara konvensional sekaligus dapat mengelola pembelajaran E-Learning Manajemen Kelas Membuat Kelas, Registrasi Siswa Fitur atau Tampilan Software LMS berisi tentang: Diskusi & Komunikasi Forum, Mailing List, Instant Messenger untuk komunikasi realtime (chatting) Papan Pengumunan, Tutor Membutuhkan Learning Management System (LMS) Kelengkapan Belajar Mengajar Silabus Mata Pelajaran, Materi (berbasis teks/multimedia), Daftar Referensi atau Bahan Bacaan dan Presentasi Tugas, Quis & Ujian Ujian Online (Exam), Tugas Mandiri (Assignment), Rapor dan Penilaian

17 Sumber: Pedoman Penjaminan Mutu Penyelenggaraan E-Learning Universitas Indonesia, 2007

18

19 Pada dasarnya, Desain instruksional dalam pembelajaran E-Learning memiliki persamaan dengan desain intruksional dalam pembelajaran secara konvensional (tatap muka di kelas). Yang membedakannya adalah dalam pembelajaran E- Learning terutama untuk Blended E-Learning sebagian materi kuliah termasuk pengayaan materi dan quiz atau ujian dilakukan secara online dengan memanfaatkan teknologi informasi.. Desain Instruksional Pembelajaran E-Learning

20  Desain Instruksional Pembelajaran atau Rancangan Kegiatan Belajar Mengajar (RKBM) / adalah seperangkat tulisan yang berisi rencana pembelajaran dari dosen dalam memberikan kuliah.  Manfaat Desain Instruksional untuk mensukseskan proses belajar mengajar (PBM) E-Learning Desain Instruksional Pembelajaran E-Learning Sumber: ISKANDAR ZULKARNAIN, SE, MS & IR. SYAFRULLAH, MSI

21 1. Mengumpulkan informasi tentang lingkup, isi, persyaratan silabus/kurikulum, dan informasi lain yang berkaitan dengan mata kuliah yang akan diajarkan. 2. Menulis pokok Bahasan (PB) dari PB ini dilanjutkan menulis sub-subpokok bahasan sehingga tersusun suatu inventarisasi yang lengkap tentang mata kuliah. 3. Merumuskan satu atau lebih Tujuan Intruksional Umum (TIU) atau kompetensi Dasar Mata Kuliah 4. Merumuskan satu atau lebih Tinjauan Instruksional Khusus (Indikator Kompetensi) untuk setiap pokok bahasan. 5. Menyusun Pokok-pokok dan sub-subpokok bahasan dalam tata urutan yang bernalar menurut skema hubungannya. 6. Menentukan jumlah minggu/pertemuan/tatap muka yang diperlukan dri waktu yang disediakan untuk tiap pokok bahasan. Sumber: ISKANDAR ZULKARNAIN, SE, MS & IR. SYAFRULLAH, MSI

22 7.Merumuskan sasaran belajar untuk setiap sub- pokok bahasan akan dibahas dalam kuliah. 8.Membuat program mapping mata kuliah yang berfungsi sebagai sumber informasi dan pedoman dosen dalam memberikan kuliah. 9.Menentukan ujian dan membuat soal ujian dengan pembagian bobot. 10.Menyusun rancangan kegiatan kuliah dari hasil pembenahan Desain Instruksional Pembelajaran E-Learning sebagai bentuk Evaluasi Pembelajaran E-Learning. Sumber: modified dari ISKANDAR ZULKARNAIN, SE, MS & IR. SYAFRULLAH, MSI

23 Aspek Pendagogis dalam Pembelajaran E-Learning Sumber: Leaflet Scele Fasilkom UI Metode pembelajaran E-Learning dapat memindahkan proses pendidikan (seperti membaca, menyajikan materi, berdiskusi, mengikuti ujian, meminta umpan balik dll.), dari tatap muka ke media elektronis (internet), dengan tetap memperhatikan aspek-aspek pedagogis suatu program pendidikan

24  Ranah kognitif, berkenaan dengan ingatan atau pengenalan terhadap pengetahuan dan pengembangan kemampuan intelektual dan keterampilan berpikir.  Ranah afektif  Ranah psikomotorik Aspek Pedagogis dalam Pembelajaran E-Learning Sumber: ISKANDAR ZULKARNAIN, SE, MS & IR. SYAFRULLAH, MSI

25 Kawasan kognitif ada enam jenjang/hirarki, yaitu (C1-C6):  Pengetahuan (C1)  Pemahaman (C2)  Aplikasi (C3)  Analisis (C4)  Sintesis (C5)  Evaluasi (C6) Aspek Pedagogis dalam Pembelajaran E-Learning Sumber: ISKANDAR ZULKARNAIN, SE, MS & IR. SYAFRULLAH, MSI

26

27 Penyusunan Program Mapping Mata Kuliah Pembelajaran E-Learning Pelatihan Bahan Ajar Berbasis E-Learning Pusbangdik Universitas Sriwijaya Inderalaya, 3 Juni 2013

28  Konten (Objek dan Materi Pembelajaran)  Delivery (Sistem Penyampaian)  Interaksi (Interaksi dalam Pembelajaran) Program Mapping adalah perencanaan mata kuliah sebelum pembelajaran E-Learning dilakukan. Dalam Program mapping mengandung 3 unsur pokok yaitu: (Sumber: Paparan Anti Rismayanti, SEAMOLEC pada Workshop Pembelajaran di Pascasarjana Unsri)

29 e-Learning Interaction: Learning Design and Path Content: Learning Object Materials Delivery system Program Mapping (Sumber: Paparan Anti Rismayanti, SEAMOLEC pada Workshop Pembelajaran di Pascasarjana Unsri)

30 LCMS Content: Learning Object Materials  Disusun dengan mengklasifikasikan elemen pembelajaran (objek pembelajaran) (Topik dan Sub Topik Mata Kuliah)  Disusun berdasarkan urutannya untuk mencapai kompetensi – hierarchical, cluster, procedural, combination Learning Objects (content) (Sumber: Paparan Anti Rismayanti, SEAMOLEC pada Workshop Pembelajaran di Pascasarjana Unsri)

31 Delivery system atau Sistem Penyampaian kuliah ada 3 yaitu; Face-to-face Video Conference Web-based (Sumber: Paparan Anti Rismayanti, SEAMOLEC pada Workshop Pembelajaran di Pascasarjana Unsri)

32 LCMS

33 Pengembangan Konten & Evaluasi Pembelajaran E- Learning Pelatihan Bahan Ajar Berbasis E-Learning Pusbangdik Universitas Sriwijaya Inderalaya, 3 Juni 2013

34 Pembelajaran berbasis E-Learning selain membutuhkan perangkat hardware seperti ruang audio visual, komputer, jaringan, internet ( wireless ), sound system, LCD dan perangkat lainnya juga membutuhkan perangkat software pembelajaran seperti LCMS software dan multimedia software. Multimedia yang dapat dipakai dalam program pembelajaran E-learning adalah power point, ispring, camtasia, video (flv) dan lain-lain. PENGEMBANGAN KONTEN PEMBELAJARAN E-LEARNING Blog pribadi atau Blog official sebenarnya dapat digunakan, tetapi fitur dan layout pada blog sangat terbatas

35 Untuk melengkapi sarana/media pembelajaran E-Learning termasuk materi atau konten pembelajaran maka diperlukan suatu metode dan media pembelajaran yang dirancang sesuai dengan output yang ingin dicapai dalam pembelajaran E- Learning. Metode dan media pembelajaran diperlukan untuk mengoptimalkan proses pembelajaran yang akan di laksanakan. Pengembangan Konten Pembelajaran E-Learning

36 1. Text Based 2. Multimedia Based Kedua bentuk materi tersebut harus dapat di unggah atau di unduh ke atau dari sistem pembelajaran di internet; Atau dengan kata lain kedua bentuk materi tersebut telah tersedia dalam bentuk softcopy; Materi yang diunduh dibuat sekecil mungkin untuk mengurangi pemakaian bandwith server.

37 1. Dokumen Teks (e-book, e-journal, e-news paper, e-statement, diskusi online dll) (Text Based) 2. Foto-foto atau Gambar 3. Simulasi (Multimedia Based) 4. Film/Televisi 5. Radio/Suara record (Sumber: Paparan Anti Rismayanti, SEAMOLEC pada Workshop Pembelajaran di Pascasarjana Unsri)

38 LMS (Sumber: Paparan Anti Rismayanti, SEAMOLEC pada Workshop Pembelajaran di Pascasarjana Unsri)

39 LMS (Sumber: Paparan Anti Rismayanti, SEAMOLEC pada Workshop Pembelajaran di Pascasarjana Unsri)

40 LMS Multimedia Linier Berjalan sekuen & Garis Lurus Multimedia Interaktif Berjalan dengan bantuan Komputer, mouse, dsb (Sumber: Paparan Anti Rismayanti, SEAMOLEC pada Workshop Pembelajaran di Pascasarjana Unsri)

41 LMS Penyerapan sebesar 1,5% melalui sentuhan Penyerapan sebesar 3,4% melalui penciuman Penyerapan sebesar 11% melalui pendengaran Penyerapan sebesar 83% melalui penglihatan Francis M. Dwyer (Sumber: Paparan Anti Rismayanti, SEAMOLEC pada Workshop Pembelajaran di Pascasarjana Unsri)

42 LMS (Sumber: Paparan Anti Rismayanti, SEAMOLEC pada Workshop Pembelajaran di Pascasarjana Unsri)

43

44 LCMS

45 1. Melaksanakan diskusi materi evaluasi hasil, (bagaimana mengukur, menilai dan mengevaluasi). 2. Mendiskusikan tentang fungsi penilaian, apakah pemberian nilai hanya untuk menentukan lulus tidaknya mhs, ataukah ada tujuan lain yang ingin dicapai melalui ujian tersebut. 3. Memenentukan standar penilaian ujian yang digunakan. 4. Membuat soal-soal dalam struktur soal ujian, sehingga jumlah maupun derajat kesukaran soal tetap relevan dengan pencapaian sasaran belajar, 5. Menentukan bobot setiap soal menurut tingkat kesukaran dan relevasinya dengan sasaran belajar. 6. Menyajikan soal-soal dalam pelaksanaan ujian. 7. Melakukan pengukuran dan penilaian hasil ujian. 8. Pengambilan keputusan atas hasil evaluasi ujian. Sumber: ISKANDAR ZULKARNAIN, SE, MS & IR. SYAFRULLAH, MSI

46 BENTUK-BENTUK TUGAS INDIVIDU ATAU KELOMPOK Mahasiswa di minta mengupload Tugas, baik tugas individu mapun tertulis. Bentuk tugas bermacam-macam, bisa Text Based (makalah, ringkasan, translite dsb) atau Multimedia Based (power point, video, web, Voice Record dsb). BENTUK-BENTUK UJIAN/QUIZ ONLINE 1.Soal umum seperti soal teks essay atau pilihan ganda, soal benar atau salah, mahasiswa diminta menjawab soal-soal tersebut dalam tempo waktu tertentu. 2.Video materi atau bahan ajar, mahasiswa diminta menulis narasi cerita video tersebut. 3.Game materi atau bahan ajar, mahasiswa dilibatkan secara langsung dalam game yang telah dibuat (tampilan seperti game namun bersifat educatif sesuai dengan materi ajar, mahasiswa akan mendapatkan point dan tidak hanya melatih motorik namun juga aspek kognitif (knowledge)).

47 Sumber: ISKANDAR ZULKARNAIN, SE, MS & IR. SYAFRULLAH, MSI

48

49 NoKomponen PenilaianBobot (%) 1Tugas mandiri dan tugas kelompok (LKP)10 2Quiz Online15 3Ujian Tengah Semester (UTS) dikelas30 4Ujian Akhir Semester (UAS) dikelas35 5Partisipasi dalam diskusi online10 TOTAL100

50 LCMS

51 Aspek HaKI Dalam Pembelajaran E-Learning

52 . Standar Mutu Pembelajaran E-Learning Sumber: Pedoman Penjaminan Mutu Penyelenggaraan E-Learning Universitas Indonesia, 2007

53 . Standar Mutu Pembelajaran E-Learning Sumber: Pedoman Penjaminan Mutu Penyelenggaraan E-Learning Universitas Indonesia, 2007

54 . Standar Mutu Pembelajaran E-Learning Sumber: Pedoman Penjaminan Mutu Penyelenggaraan E-Learning Universitas Indonesia, 2007

55 Sekilas Info Situs Penyedia LCMS gratis 1.Moodle.org 2.Coursesites.com by blackboard 3.Adobe Connect 4.Docebo.com 5.Sakaiproject.org 6.lslearning.com

56 DAFTAR PUSTAKA

57 TUGAS Buat Disain Instruksional & Program Mapping Mata Kuliah yang Bapak/Ibu asuh yang akan disusun dalam LCMS seperti contoh yang diberikan.

58 PERATURAN TUGAS 1. Tugas dikerjakan mandiri. 2. Tugas dikerjakan Laptop Bapak/Ibu miliki. 3. Format Tugas dibuat dalam word, 1 spasi, font 12, tulisan Times-New Roman). 4. Tugas dikerjakan di kelas. 5. Tugas dikumpulkan setelah jam pelatihan selesai.

59


Download ppt "Struktur Pembelajaran Berbasis E-Learning Inderalaya, Senin, 3 Juni 2013 Pelatihan Bahan Ajar Berbasis E-Learning Pusbangdik Universitas Sriwijaya."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google