Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI Materi Kuliah Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Ilmu Budaya Univeristas Diponegoro Semarang- 2013 07/09/2014PPT.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI Materi Kuliah Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Ilmu Budaya Univeristas Diponegoro Semarang- 2013 07/09/2014PPT."— Transcript presentasi:

1

2 PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI Materi Kuliah Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Ilmu Budaya Univeristas Diponegoro Semarang /09/2014PPT (YY) Yuniwati Yuventia Agus Rumah : Jl.Dworowati I / No 2 G Semarang Hp : / fb : Bloger : Kantor : UPT Perpustakaan UNDIP Gd. Widya Puraya Kampus Undip Tembalang. Telp / Fax : ( 024 ) Yuniwati Yuventia Agus Rumah : Jl.Dworowati I / No 2 G Semarang Hp : / fb : Bloger : Kantor : UPT Perpustakaan UNDIP Gd. Widya Puraya Kampus Undip Tembalang. Telp / Fax : ( 024 )

3 KONTRAK KULIAH MATERI PENGANTAR ISTILAH DEFINISI DAN PENGERTIAN TUJUAN, TUGAS DAN FUNGSI PPT UNSUR-UNSUR PENDIRIAN PPT KERJASAMA PPT LOKAL /REGIONAL DAN INTERNASIONAL CONTOH PPT : - DI SEMARANG DI JAWA TENGAH DI INDONESIA DI DUNIA PENILAIAN Absensi 5 % Aktifitas 20 % Tugas individu 10 % Tugas Kelompok 15 % Mid test 20 % Final test 30 % 07/09/2014PPT (YY)2

4 Dalam rangka memenuhi Tri Dharma PT. Yaitu : 1.Dalam menunjang pendidikan dan pengajaran maka PPT bertujuan untuk mengumpulan, mengolah, menyimpan, menyajikan dan menyebarluaskan informasi untuk mahasiswa dan dosen sesuai dengan kurikulum yang berlaku 2.Dalam menunjang penelitian maka kegiatan PPT adalah mengumpulan, mengolah, menyimpan, menyajikan dan menyebarluaskan informasi bagi peneliti baik intern institusi atau ekstern di luar institusi 3.Dalam menunjang pengabdian kepada masyarakat maka PPT melakukan kegiatan dengan mengumpulkan, mengolah, menyimpan, menyajikan dan menyebarluaskan informasi bagi masyarakat TUJUAN Sebagai bagian dari institusi perguruan tinggi maka perpustakaan diselenggarakan dengan tujuan untuk menunjang pelaksanaan program PT disesuaikan sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. 07/09/20143PPT (YY)

5 TUGAS PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI Menurut Pedoman umum pengelolaan koleksi PPT tugas PPT meliputi: 1.Mengikuti perkembangan kurikulum serta perkuliahan dan menyediakan bahan- bahan yang dibutuhkan untuk pengajaran atau proses pembelajaran 2.Menyediakan pustaka yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas-tugas dalam rangka studi 3.Mengikuti perkembangan mengenai program-program penelitian yang diselenggarakan di lingkungan PT induknya dan berusaha menyediakan literatur ilmiah dan bahan lain yang diperlukan bagi peneliti 4.Memutakhirkan koleksi dengan mengikuti terbitan-terbitan yang baru baik berupa tercetak maupun tidak tercetak 5.Menyediakan fasilitas, yang memungkinkan pengguna mengakses perpustakaan lain maupun pangkalan-pangkalan data melalui jaringan lokal (intranet) maupun global (internet) dalam rangka pemenuhan kebutuhan informasi yang diperlukan. Pada dasarnya tugas PPT secara umum adalah menyusun kebijakan dan melakukan tugas rutin untuk mengadakan, mengolah dan merawat pustaka serta mendayagunakan untuk kepentingan civitas academica pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. 07/09/ PPT (YY)

6 FUNGSI PERPUSTAKAAN UU no 43 tahun 2007 Pasal 3 Perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian; pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa. 07/09/2014PPT (YY)5

7 FUNGSI PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI  Preservation Of Knowledge Center  Learning Center  Studying Center  Research Center  Information Resources Center  Dissemination of Information Center  Dissemination of Knowledge Center SK Mendikbud no. 0103/o/1981 : PPT berfungsi sebagai pusat kegiatan belajar- mengajar, pusat penelitian dan pusat informasi bagi pelaksanaa Tri Dharma Perguruan Tinggi 07/09/20146PPT (YY)

8 a. Landasan Hukum b. Struktur Organisasi c. Sumber Daya manusia d. Koleksi / bahan pustaka UNSUR-UNSUR PENDIRIAN PPT e. Gedung / ruang dan perlengkapan f.Manajemen g. Dana / anggaran h. Layanan i. Kerjasama j. Standardisasi 07/09/20147PPT (YY) k. Promosi

9 1. Peraturan Pemerintah No 30 tahun 1990 tentang Pendidikan Tinggi Pasal 34 menyebutkan bahwa UPT (Unit Pelaksana Teknis) perpustakaan merupakan unsur penunjang sebagai kelengkapan bagi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kedudukannya di luar fakultas serta bertanggung jawab langsung kepada Rektor/Direktur/Ketua Pasal 55 menyebutkan bahwa salah satu syarat untuk menyelenggarakan Perguruan Tinggi harus memiliki Perpustakaan a. Landasan Hukum, merupakan dasar atau pedoman Serta peraturan dan sebagai persyaratan dalam pendirian perpustakaan di PT 07/09/20148PPT (YY)

10 2. UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2007 tentang PERPUSTAKAAN Ps. 15 ayat (3): Pembentukan perpustakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) paling sedikit memenuhi syarat: 1.memiliki koleksi perpustakaan; 2.memiliki tenaga perpustakaan; 3.memiliki sarana dan prasarana perpustakaan; 4.memiliki sumber pendanaan; dan 5.memberitahukan keberadaannya ke Perpustakaan Nasional Pasal 24 : PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI 1)Setiap perguruan tinggi menyelenggarakan perpustakaan yang memenuhi standar nasional perpustakaan dengan memperhatikan Standar Nasional Pendidikan. 2)Perpustakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memiliki koleksi, baik jumlah judul maupun jumlah eksemplarnya, yang mencukupi untuk mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. 3)Perpustakaan perguruan tinggi mengembangkan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi. 4)Setiap perguruan tinggi mengalokasikan dana untuk pengembangan perpustakaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan guna memenuhi standar nasional pendidikan dan standar nasional perpustakaan. 07/09/20149PPT (YY)

11 b. Struktur Organisasi Struktur organisasi PPT dapat dikategorikan dalam 2 (dua) bentuk yaitu : 1.Struktur organisasi Makro artinya kedudukan PPT dalam struktur lembaga / institusi. 2.Struktur organisasi Mikro artinya kedudukan /struktur intern unit perpustakaan dengan segala bagian dan unit kerja /kegiatannya. Untuk struktur organisasi mikro ini menimal mencakup 3 bagian yaitu : 1) bagian pelayanan teknis; 2) bagian pelayanan pengguna / pemustaka dan 3) bagian tata usaha. 07/09/201410PPT (YY)

12 LEMBAGA- LEMBAGA FAKULTAS - FAKULTAS UPT - UPT PERPUSTAKAAN BIRO-BIRO Struktur Organisasi Makro 07/09/201411PPT (YY)

13 PELAYANAN PENGGUNA PELAYANAAN TEKNIS (PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA) Tata Usaha Struktur Organisasi Mikro 07/09/201412PPT (YY)

14 c. Sumber Daya Manusia (1) PEMUSTAKA (2) PENGELOLA 07/09/201413PPT (YY)

15 Pemustaka adalah pengguna perpustakaan, yaitu perseorangan, kelompok orang, masyarakat, atau lembaga yang memanfaatkan fasilitas layanan perpustakaan. 07/09/2014PPT (YY)14

16 USER CATEGORIES Bidang Studi Jenjang Pendidikan Status Usia Jenis Kelamin Sosial Ekonomi Sosial Budaya 07/09/201415PPT (YY)

17 Pustakawan adalah seseorang yang memiliki kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan dan/atau pelatihan kepustakawanan serta mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan 07/09/2014PPT (YY)16

18 BAB VIII TENAGA PERPUSTAKAAN, PENDIDIKAN, DAN ORGANISASI PROFESI Bagian Kesatu Tenaga Perpustakaan Pasal 29 Tenaga perpustakaan terdiri atas pustakawan dan tenaga teknis perpustakaan. Pustakawan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi kualifikasi sesuai dengan standar nasional perpustakaan. Tugas tenaga teknis perpustakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dirangkap oleh pustakawan sesuai dengan kondisi perpustakaan yang bersangkutan. Ketentuan mengenai tugas, tanggung jawab, pengangkatan, pembinaan, promosi, pemindahan tugas, dan pemberhentian tenaga perpustakaan yang berstatus pegawai negeri sipil dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Ketentuan mengenai tugas, tanggung jawab, pengangkatan, pembinaan, promosi, pemindahan tugas, dan pemberhentian tenaga perpustakaan yang berstatus non pegawai negeri sipil dilakukan sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh penyelenggara perpustakaan yang bersangkutan. 07/09/2014PPT (YY)17

19 Pasal 31 Tenaga perpustakaan berhak atas: penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum dan jaminan kesejahteraan sosial; pembinaan karier sesuai dengan tuntutan pengembangan kualitas; dan kesempatan untuk menggunakan sarana, prasarana, dan fasilitas perpustakaan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas. 07/09/2014PPT (YY)18

20 Pasal 32 Tenaga perpustakaan berkewajiban: memberikan layanan prima terhadap pemustaka; menciptakan suasana perpustakaan yang kondusif; dan memberikan keteladanan dan menjaga nama baik lembaga dan kedudukannya sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. 07/09/2014PPT (YY)19

21 PUSTAKAWAN / TENAGA PENGELOLA Memiliki Pendidikan tentang Kepustakawanan Memiliki Ketrampilan Pemanfaatan TI Memiliki Ketrampilan Bahasa Mengetahui Kebutuhan Pemustaka Sense Of Media Memiliki Pendidikan tentang Kepustakawanan Memiliki Ketrampilan Pemanfaatan TI Memiliki Ketrampilan Bahasa Mengetahui Kebutuhan Pemustaka Sense Of Media 07/09/201420PPT (YY)

22 STANDAR KOMPETENSI STAF PERPUSTAKAAN Menurut PP NO. 23/2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang dimaksud Sertifikasi adalah suatu proses pemberian sertifikat yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui asesmen kerja nasional Indonesia dan / atau Internasional 07/09/2014PPT (YY)21

23 Menurut Sulistyo-Basuki pendekatan berbasis kompetensi dalam dunia kerja maupun dunia pendidikan adalah untuk peningkatan mutu dan penyiapan angkatan kerja yang handal atau angkatan kerja kelas dunia (world-class workforce) dan juga untuk meningkatkan ketrampilan (reskilling) dari angkatan kerja yang telah ada sehingga tenaga kerja tersebut memiliki dasar ketrampilan yang lebih baik atau dapat bersaing di era global. 07/09/2014PPT (YY)22

24 Kompetensi umum adalah kompetensi dasar umum yang harus dimiliki oleh setiap pustakawan, diperlukan untuk melakukan tugas-tugas perpustakaan, meliputi: (1) Mengoperasikan Komputer Tingkat Dasar, (2) Menyusun Rencana Kerja Perpustakaan (RKP), (3) Membuat Laporan Kerja Perpustakaan (LKP). Kompetensi umum ini melekat dalam kompetensi inti dan khusus. 07/09/2014PPT (YY)23

25 Kompetensi inti adalah kompetensi dasar keahlian yang harus dimiliki oleh setiap pustakawan dalam menjalankan tugas-tugas perpustakaan. Kompetensi inti mencakup unit-unit kompetensi yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas-tugas inti dan wajib dikuasai oleh pustakawan. 07/09/2014PPT (YY)24

26 KOMPETENSI INTI MELIPUTI: ( 1) Melakukan Seleksi Bahan Perpustakaan, (2) Melakukan Pengadaan Bahan Perpustakaan, (3) Melakukan Pengatalogan Deskriptif, (4) Melakukan Pengatalogan Subyek, (5) Melakukan Perawatan Koleksi Perpustakaan, (6) Melakukan Layanan Sirkulasi, (7) Melakukan Layanan Referensi, (8) Melakukan Penelusuran Informasi Sederhana, (9) Melakukan Promosi Perpustakaan, (10) Melakukan Kegiatan Literasi Informasi, (11) Memanfaatkan Jaringan Internet Layanan Perpustakaan. 07/09/2014PPT (YY)25

27 Kompetensi khusus merupakan kompetensi tingkat lanjut yang bersifat spesifik, meliputi: (1) Melakukan Kajian Perpustakaan, (2) Membuat Karya Tulis Ilmiah, (3) Membuat Literatur Sekunder, (4) Melakukan Pelestarian Koleksi Perpustakaan, (5) Melakukan Penelusuran Informasi Kompleks, (6) Merancang Tata Ruang dan Perabot Perpustakaan. Kompetensi kunci dalam SKKNI ini adalah sikap kerja yang harus dimiliki pustakawan untuk mencapai unjuk kerja yang dipersyaratkan dalam pelaksanaan setiap unit kompetensi (Umum, Inti dan Khusus). 07/09/2014PPT (YY)26

28 TUJUAN SERTIFIKASI Meningkatkan profesionalisme pustakawan dalam menjalankan perannya sebagai mediator dan fasilitator informasi. Menjadi tolok ukur kinerja pustakawan. Menghasilkan pengelompokan keahlian pustakawan sesuai dengan standardisasi yang telah divalidasi oleh lembaga sertifikasi. 07/09/2014PPT (YY)27

29 APRESIASI PEMERINTAH TERHADAP PUSTAKAWAN KEPMENPAN No. 18 th 1988 tentang pengangkatan Jabatan fungsional pustakawan Impassing KEPMENPAN no, 33/1998 tentang Jabatan fungsional Pustakawan dan angka kreditnya. Keppres no. 147 tahun 2000 tentang perpanjangan batas usia pensiun ( Pust. Penyelia – pust madya sampai dengan 60th. Pustakawan utama s.d 65 tahun) KEPMENPAN no. 132 th tentang jabatan fungsional pustakawan dan angka kreditnya, (perubahan Kepmenpan no. 18 th 1988) UU No. 43 th 2007 tentang Perpustakaan 07/09/2014PPT (YY)28

30 SNI PT 2.20 pustakawan perguruan tinggi pegawai yang berpendidikan serendah-rendahnya sarjana di bidang ilmu perpustakaan dan informasi atau yang disetarakan, dan diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan kepustakawanan pada unit-unit perpustakaan 2.21 tenaga administrasi pegawai yang bekerja di unit perpustakaan tetapi tidak berpendidikan di bidang perpustakaan 2.22 tenaga teknis perpustakaan perguruan tinggi pegawai yang berpendidikan serendah-rendahnya diploma dua di bidang ilmu perpustakaan dan informasi atau yang disetarakan, dan diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan kepustakawanan pada unit-unit perpustakaan 07/09/2014PPT (YY)29

31 Jumlah sumber daya manusia Jumlah sumber daya manusia yang diperlukan dihitung berdasarkan perbandingan satu pustakawan, dua tenaga teknis perpustakaan dan satu tenaga administrasi. Pengembangan sumber daya manusia Perpustakaan memberikan kesempatan untuk pengembangan sumber daya manusianya secara terprogram melalui pendidikan formal, nonformal dan pendidikan berlanjut. 07/09/2014PPT (YY)30

32 SUMBER DAYA MANUSIA Kepala perpustakaan Perpustakaan dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggung jawab kepada pimpinan perguruan tinggi. Kualifikasi kepala perpustakaan adalah tenaga berpendidikan sekurang-kurangnya magister di bidang ilmu perpustakaan dan informasi atau sarjana di bidang lain ditambah dengan pendidikan kesarjanaan ilmu perpustakaan dan informasi. 07/09/2014PPT (YY)31

33 VARIABEL – VARIABEL yang mempengaruhi PENGELOLA PERPUSTAKAAN 1.Jumlah dan macam pengguna (sivitas akademika) (aktual dan potensial user) 2.Pelayanan yang diberikan 3.Sistem palayanan yang dipilih 4.Lama waktu pelayanan (jam layanan) 5.Titik layan 6.Jumlah koleksi 7.Ruang/gedung 8.Pemanfaatan komputer 9.Pertambahan koleksi 07/09/2014PPT (YY)32

34 Rumus jabatan Pustakawan Formasi JF = w/JKE JF = Formasi Jabatan Fungsional yang diperlukan W = jumlah jam yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan per tahun JKE= standar jam kerja efektif setiap orang = 1250 jam pertahun Perhitungan ini digunakan untuk menghitung tiap titik layan 07/09/2014PPT (YY)33

35 Perbandingan antara tenaga profesi: tenaga penunjang keprofesian; tenaga administrasi adalah 1:3:5 07/09/2014PPT (YY)34

36 Jenjang Jabatan Fungsional Pustakawan JFP Tingkat Trampil : * pustakawan Pelaksana * pustakawan Pelaksanan Lanjutan * pustakawan Penyelia JFP Tingka Ahli; * Pustakawan pertama * pustakawan Muda * Pustakawan Madya *Pustakawan Utama 07/09/2014PPT (YY)35

37 PEMBINAAN DI STAF P = 2n + 1 Artinya bahwa staf yang diijinkan u/ mengikuti pendidikan lanjut tidak diperkenanken pindah/keluar sebelum menyelesaikan kontrak kerjanya atau pengabdian kerja P= pengabdian kerja N = lama pendidikan Apabila sls pendidikan dan tidak kembali keinstansi harus mengembalikan minmal 3 x biaya yang telah dikeluarkan. (Kepres 12/1961) 07/09/2014PPT (YY)36

38 UU no 43 tahun 2007 BAB V LAYANAN PERPUSTAKAAN Pasal 14 Layanan perpustakaan dilakukan secara prima dan berorientasi bagi kepentingan pemustaka. Setiap perpustakaan menerapkan tata cara layanan perpustakaan berdasarkan standar nasional perpustakaan. Setiap perpustakaan mengembangkan layanan perpustakaan sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Layanan perpustakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikembangkan melalui pemanfaatan sumber daya perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan pemustaka. Layanan perpustakaan diselenggarakan sesuai dengan standar nasional perpustakaan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada pemustaka. Layanan perpustakaan terpadu diwujudkan melalui kerja sama antar perpustakaan. Layanan perpustakaan secara terpadu sebagaimana dimaksud pada ayat (6) dilaksanakan melalui jejaring telematika. 07/09/2014PPT (YY)37

39 h. PELAYANAN PELAYANAN TEKNIS PELAYANAN PERPUSTAKAAN 07/09/2014PPT (YY)38

40 Kegiatan bagian pelayanan teknis  Pemilihan Bahan Pustaka  Pengadaan  Pengatalogan Deskriptif  Pengklasifikasian Dan Penentuan Tajuk Subyek  Pengindeksan Subyek  Perlengkapan Fisik Bahan Pustaka (barcode; kartu dan kantong buku; date due; penyampulan) Pembuatan abstrak, indeks dan bibliografi Layanan terjemahan Penyediaan fasilitas 07/09/2014FIB - PPT- (YY)39

41 Kegiatan Bagian Pelayanan Pengguna / Pemustaka Layanan sirkulasi Layanan rujukan Layanan serial Layanan A, AV dan AVA Jasa kesiagaan informasi Penelusuran Pustaka Layanan foto copy Pinjam antar perpustakaan Kerjasama silang layan Layanan buku tandon Dll. 07/09/2014FIB - PPT- (YY)40

42 Society needs Library Information resources services quantityquality Information Quick Easy Accuracy Cheap Global specific 07/09/201441PPT (YY)

43 LAYANAN INFOMASI APA DAN BAGAIMANA YANG HARUS DISEDIAKAN OLEH PPT 07/09/2014PPT (YY)42

44 VISI PERPUSTAKAAN memberdayakan koleksi BAHAN PUSTAKA memberikan layanan dengan kemudahan, ketersediaan, kenyamanan, dsb. 07/09/2014PPT (YY)43

45 TUJUAN LAYANAN PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI MENUNJANG PELAKSANAAN TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI YANG MELIPUTI : PENDIDIKAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 07/09/2014FIB - PPT- (YY)44

46 COLLECTION LIBRARIAN USER 07/09/2014PPT (YY)45

47 JENIS-JENIS LAYANAN DI PERPUSTAKAAN INFORMASI SIRKULASI REFERENSI RESERVE BOOK AVA KOLEKSI KHUSUS DEPOSIT 07/09/201446PPT (YY)

48 COLLECTION USER FACILITIES SDM BUDGET MANAGEMENT LIBRARY OF UNIVERSITY LIBRARY OF UNIVERSITY THE SERVICES FACTORS 07/09/201447PPT (YY)

49 KUALITAS LAYANAN DI PERPUSTAKAAN JUGA DITENTUKAN OLEH ketersediaan informasi; kemudahan akses informasi; keakuratan informasi; kelengkapan informasi; kelayakan sumber informasi; dan ketepatan waktu 07/09/201448PPT (YY)

50 07/09/201449PPT (YY)

51 5 PRINSIP AGAR KUALITAS LAYANAN DAPAT DICAPAI DENGAN (Lovelock : handout Etika Administrasi) 1.Tangible, artinya sesuatu yang bisa dilihat, dirasakan dan didengarkan. Seperti: kemampuan petugas dalam melayani, komunikasi yang baik, peralatan yang menunjang pelayanan. 2.Realible (handal), yaitu kemampuan membentuk pelayanan yang dijanjikan dengan tepat dan memiliki keajegan. 07/09/201450PPT (YY)

52 lanjutan 3. Responsiveness (pertanggungjawaban), yaitu rasa tanggung jawab terhadap mutu pelayanan 4. Assuranse (jaminan), jaminan), yaitu adanya jaminan keamanan atau bebas dari resiko bagi para pemakai 5. Emphaty, artinya adanya perhatian kepada konsumen atau individu 07/09/201451PPT (YY)

53 DAFTAR BACAAN Pedoman Umum Pengelolaan koleksi Perpustakaan Perguruan Tinggi Jakarta: PNRI Pengantar Ilmu Perpustakaan Jakarta: Gramedia. Pengukuran Kinerja Perpustakaan Perguruan Tinggi Jakarta: FPPTI Manajemen Perpustakaan Perguruan Tinggi. Jakarta: UT Standar Perpustakaan Perguruan Tinggi Dalam Rangka Akreditasi Institusi. (makalah). M.K. Tadjudin. Jakarta: PNRI, september Undang-undang RI No 4 tahun 1990, UU Hak Cipta, Ari Widjayanti & Yuniwati. Semarang: BP Undip & Mitra Utama. 07/09/201452PPT (YY)


Download ppt "PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI Materi Kuliah Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Ilmu Budaya Univeristas Diponegoro Semarang- 2013 07/09/2014PPT."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google