Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Konsep Mol dan Stoikiometri Dede Trie Kurniawan, S.Si.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Konsep Mol dan Stoikiometri Dede Trie Kurniawan, S.Si."— Transcript presentasi:

1

2 Konsep Mol dan Stoikiometri Dede Trie Kurniawan, S.Si

3 Unsur, Senyawa dan Formula Unsur Unsur Dapat terdiri dari Atom tunggal atau Molekul Senyawa Senyawa Merupakan kombinasi dua atau lebih unsur- unsur Suatu senyawa biasanya dituliskan dalam suatu Formula (Rumus Molekul). dan Rumus Empirik untuk senyawa-senyawa Ionik

4 Muatan dari Beberapa Kation dan Anion

5 Rumus Molekul dan Model

6 Penamaan Senyawa Molekul Biner non-Logam + non-Logam Untuk senyawa yang terbentuk dari dua unsur non- Logam, maka unsur yang lebih bersifat logam dituliskan terlebih dahulu. Untuk menunjukkan jumlah suatu unsur pembentuk molekul, maka digunakan angka Yunani. Contoh, mono = 1 ; di = 2 ; tri = 3 ; tetra = 4 mono = 1 ; di = 2 ; tri = 3 ; tetra = 4 penta = 5 ; heksa = 6 ; hepta = 7 ; okta = 8 penta = 5 ; heksa = 6 ; hepta = 7 ; okta = 8

7 Senyawa-Senyawa yang Umum H2OH2OH2OH2O Air (water) NH 3 ammonia N2ON2ON2ON2O dinitrogen monoksida dinitrogen monoksidaCO karbon monoksida CS 2 karbon disulfida SO 3 sulfur trioksida CCl 4 karbon tetraklorida PCl 5 fosfor pentaklorida SF 6 sulfur heksaflorida

8 Muatan dari Beberapa Kation dan Anion

9 Ion Poli atomik Ammonium NH 4 + perklorat ClO 4 1- cianida CN 1- hidroksida OH 1- nitrat NO 3 1- nitrit NO 2 1- sulfatSO 4 2- sulfitSO 3 2- karbonatCO 3 2- Fosfat PO 4 3- Fosfit PO 3 3-

10 Aturan Bilangan Oksidasi  Bilangan oksidasi unsur-unsur golongan IA : +1  Bilangan oksidasi unsur-unsur golongan II A : +2  Bilangan oksidasi unsur-unsur golongan VII A : -1, kecuali jika berikatan dengan oksigen (Cl, Br, dan I)  Bilangan oksidasi unsur H : +1, kecuali jika berikat- an dengan logam  Bilangan oksidasi unsur O : -2, kecuali jika berikat- an dengan F atau membentuk senyawa peroksida  Bilangan oksidasi total untuk suatu senyawa = nol  Bilangan oksidasi total untuk ion poliatom = muatannya

11 Muatan dari Beberapa Kation dan Anion

12 contoh: NaCl O 2 F 2 BO Na = +1 (golongan IA) BO F = -1 BO Na = +1 (golongan IA) BO F = -1 BO Cl = -1 (golongan VIIA) BO O = +1 BO Cl = -1 (golongan VIIA) BO O = +1 MgO NaH BO Mg = +2 (golongan IIA) BO Na = +1 BO O = -2 BO H = -1 HClO 2 BO H = +1 BO O = -2 BO Cl = +3

13 Coba : Hitunglah bilangan oksidasi dari logam Cu dalam senyawa CuCl dan CuO! Hitunglah bilangan oksidasi unsur N pada ion NH 4 +.

14 Logam + non-Logam (Senyawa Ionik) Rumus senyawa : unsur LOGAM ditulis di depan Contoh : Natrium klorida ditulis NaCl, bukan ClNa Rumus senyawa ion ditentukan oleh perbandingan muatan kation dan anionnya, sehingga bersifat netral (muatan total = 0) contoh: Cu 2+ + S 2- CuS Cu 2+ + S 2- CuS Al 3+ + SO 4 2- Al 2 (SO 4 ) 3 Al 3+ + SO 4 2- Al 2 (SO 4 ) 3 Penamaan Senyawa Molekul Biner

15 Nama Senyawa : logam + nonlogam + ida contoh : NaCl : natrium klorida CaCl 2 : kalsium klorida Na 2 SO 4 : natrium sulfat Note : jika logam memiliki lebih dari satu bilangan oksidasi, maka untuk membedakan bilangan oksi- dasinya, harus dituliskan dalam tanda kurung dengan angka romawi!! Contoh :FeCl 2 : besi (II) klorida FeCl 3 : besi (III) klorida SnO : timah (II) oksida Sn 2 O : timah (I) oksida

16 Tata Nama NaCl natrium klorida Fe 2 O 3 besi (III) oksida N2O4N2O4N2O4N2O4 dinitrogen tetraoksida KI kalium iodida Mg 3 N 2 magnesium (II) nitrida SO 3 sulfur trioksida

17 Tata Nama NH 4 NO 3 ammonium nitrat KClO 4 kalium perklorat CaCO 3 kalsium karbonat NaOH natrium hidroksida

18

19 Menggambarkan reaksi kimia yang terdiri atas rumus kimia pereaksi dan hasil reaksi disertai koefisiennya masing-masing PENTING!!!  Reaksi kimia mengubah zat-zat asal (pereaksi/ reaktan) menjadi zat baru (produk).  Jenis dan jumlah atom yang terlibat dalam reaksi tidak berubah.  Ikatan kimianya yang berubah, dimana ikatan kimia pereaksi diputus dan terbentuk ikatan kimia baru dalam produknya. PERSAMAAN REAKSI

20 Reaksi setara antara H 2 dan O 2 membentuk air. 2 H 2 + O 2 2 H 2 O Perhatikan: 2 H 2 O 2 H 2 O koefisien angka indeks koefisien angka indeks

21 PENYETARAAN PERSAMAAN REAKSI KIMIA Contoh ; Langkah 1 : Al (s) + H 2 SO 4(aq) Al 2 (SO 4 ) 3(aq) + H 2(g) (belum setara) Langkah 2 : 2Al (s) + 3 H 2 SO 4(aq) Al 2 (SO 4 ) 3(aq) + 3H 2(g) (setara)

22   LANGKAH-LANGKAH PENYETARAAN:   Tetapkan koefisien salah satu zat (biasanya yang paling kompleks), sama dengan 1, dan zat lain dengan abjad.   Setarakan lebih dahulu unsur yang berkaitan langsung dengan zat yang diberi koefisien 1.   3. Setarakan unsur lain. Biasanya unsur O diseta- rakan paling akhir. PENYETARAAN PERSAMAAN REAKSI KIMIA

23 SETARAKAN REAKSI: Gas metana (CH 4 ) dengan gas oksigen (O 2 ) membentuk gas karbondioksida (CO 2 ) dan uap air (H 2 O). CH 4(g) + O 2(g) CO 2(g) + H 2 O (g) 1. Tetapkan koefisien CH 4 = 1, yang lain dengan abjad. 1 CH 4(g) + a O 2(g) b CO 2(g) + c H 2 O (g) 2. buat data jenis unsur dan banyak unsur, lalu setarakan (kiri = kanan) jenis kirikanan C 1 b H 4 2c O 2a 2b + c

24 3. setarakan!! b = 1 2c = 4 2a = 2b + c c = 22a = 2 (1) + 2 a = 2 Maka, 1 CH 4(g) + 2 O 2(g) 1 CO 2(g) + 2H 2 O (g) SOAL LATIHAN : oleh2 page 43 C 2 H 2(g) + O 2(g) CO 2(g) + H 2 O (l) Al 2 (CO 3 ) 3(s) + H 2 O (l) Al(OH) 3(s) + CO 2(g) NaOH(aq) + H 3 PO 4 (aq)  Na 3 PO 4 (aq) + H 2 O NaOH(aq) + H 3 PO 4 (aq)  Na 3 PO 4 (aq) + H 2 O

25 Stoikiometri stoi·kio·metri kata benda 1.Perhitungan jumlah (kuantitas) dari reaktan dan produk di dalam suatu reaksi kimia. 2.Hubungan jumlah (kuantitas) antara reaktan dan produk di dalam suatu reaksi kimia.

26 Massa Molar (mr) Massa Molar adalah merupakan jumlah seluruh massa atom pembentuk molekul. atau Jumlah seluruh massa atom yang tertulis dalam formula (rumus molekul). massa molar = Σ massa atom Contoh, HNO3 massa molar = massa atom H + massa atom N + 3 massa atom O = 1, , (15,9994)

27 Satu Mol dari Beberapa Molekul Ionik

28 Contoh Berapa massa molar etanol, C 2 H 5 OH? Massa molar C 2 H 5 O 1 H 1 adalah, = 2 (BA. C) + 5 (BA. H) + 1 (BA. O) + 1 (BA. H) = 2 (12,011) + 5 (1,00797) + 1 (15,9994) + 1 (1,00797) = 46,069 g/mol

29 Contoh Berapa jumlah mol molekul karbon dioksida yang terdapat dalam 10,00 g karbon dioksida? Masa Molar CO 2 = 1 (BA. C) + 2 (BA. O) = 1 (12,011) + 2 (15,9997) = 1 (12,011) + 2 (15,9997) = 44,01 g/mol = 44,01 g/mol Jumlah mol CO 2 adalah ; mol CO 2 = 10,00 g = (10,00 g)(1 mol/44,01 g) = (10,00)(1 mol/44,01) = 0,2272 mol

30 Persen Komposisi Selain dengan melihat jumlah atom, rumus molekul juga dapat dinyatakan dengan persentase atom-atom penyusunnya Dalam CO 2 terdapat 27,3 % atom karbon dan 72,7 % atom oksigen % massa A = Total massa molar senyawa massa atom A dalam senyawa X 100%

31 Persen Komposisi Persen Komposisi adalah, penggambaran sua-tu senyawa berdasarkan jumlah relativ semua unsur yang terdapat di dalam senyawa tersebut. Contoh: Berapa % komposisi dari kloroform, CHCl 3, yang merupakan zat anestesi (anesthetic) dalam bidang Kedokteran?

32 Kadar Zat Dalam Campuran Satuan yang umum digunakan untuk menyatakan kadar salah satu zat yang terdapat di dalam suatu campuran adalah, Kandungan Oksigen di dalam udara adalah 20 %. Hitunglah volume udara dalam liter yang mengandung 10 liter oksigen.

33  RUMUS TENTANG MOL grammolpartikel volume (STP) xMr : Mr x 6,02 x : 6,02 x : 22,4 x 22,4

34 Contoh Tentukan mol dari : 8 g atom kalsium 8 g atom kalsium 32 g NaOH 32 g NaOH 3,01 x buah atom natrium 3,01 x buah atom natrium 6,02 x buah molekul air 6,02 x buah molekul air 67,2 L gas CO 2 pada STP 67,2 L gas CO 2 pada STP 2 L larutan HCl 0,32 M 2 L larutan HCl 0,32 M Jika data Ar Ca=40, Na = 23, O=16, H=1 Jika data Ar Ca=40, Na = 23, O=16, H=1

35 RUMUS KIMIA RUMUS MOLEKUL Menyatakan jenis dan jumlah atom tiap mole- kul. CH 3 COOH C 2 H 6 H 2 O RUMUS EMPIRIS Menyatakan perban- dingan jenis dan jum- lah paling sederhana dari senyawa. CH 2 O CH 3 H 2 O NaCl

36 Penentuan Rumus Empiris secara Eksperimen Rumus Empiris = menyatakan jenis unsur dan perbandingan paling sederhana dari jumlah atom masing-masing unsur dalam satu molekul senyawa. Jenis unsur  Massa  Perbandingan mol  RE

37 Penentuan Rumus Molekul dari Rumus Empiris Mr = (Massa rumus empiris) n RM = (RE) n

38 Rumus Empiris (Formula Empirik) Rumus Empiris adalah suatu rumus kimia yang menyatakan perbandingan jenis dan jumlah atom yang paling kecil. Contoh ; CH 2 O CH 2 O C 3 H 8 C 3 H 8 H 2 O H 2 O

39 contoh; Asetilena, C 2 H 2, and benzena, C 6 H 6, memiliki rumus empiris yang sama, yaitu : AsetilenaC 2 H 2 Benzena C 6 H 6 Rumus empiris CH

40 Contoh Rumus Empirik Rumus Molekul Rumus Empirik Faktor Perkalian C2H6C2H6C2H6C2H6 CH 3 2 H2O2H2O2H2O2H2O2HO 2 C6H6C6H6C6H6C6H6CH 6 S8S8S8S8S 8 C2H6OC2H6OC2H6OC2H6O C2H6OC2H6OC2H6OC2H6O 1

41 Perhitungan Stoikiometri dari Reaksi Pembakaran Contoh. Asam Askorbat (Vitamin-C) terdiri dari 40,92 % C, 4,58 % H dan 54,50 % O (persen berat). Hasil analisa berat molekul vitamin C adalah 176 amu. Apa rumus empirik dan rumus molekul vitamin C tersebut?

42 Alur Perhitungan Rumus Empirik dan Rumus Molekul  % Berat Unsur-Unsur  Umpamakan 100 gram  Hitung Berat Setiap Unsur (gram)  Gunakan Berat Atom  Hitung Jumlah mol Setiap Unsur  Hitung Perbandingan Setiap mol Unsur  Rumus Empirik  Samakan Berat Molekul Rumus Empirik dengan Berat Molekul yang Diketahui  Rumus Molekul

43 coba Pada pembakaran 15mL gas hidrokarbon diperlukan 75mL gas oksigen dan dihasilkan 45mL gas carbondioksida dan sejumlah uap air.Jika diukur pada P dan T yang sama, rumus Hidrokarbon tersebut adalah?

44 Oleh - Oleh Pada pembakaran 9 gram senyawa Organik (C x H y O z ) dihasilkan 13,2 gram gas CO 2 dan 5,4 gram H 2 O. Tentukan rumus empiris senyawa tersebut! Tentukan rumus Molekul jika Mr (massa molar) nya 180!

45 Oleh – oleh lagi 92 gram senyawa mengandung C, H dan O dibakar sempurna dengan oksigen menghasilkan 176 gram CO 2, 108 Gram H 2 O. Bila diketahui Mr senyawa tersebut adalah 46. tentukan rumus Kimia senyawa tersebut!


Download ppt "Konsep Mol dan Stoikiometri Dede Trie Kurniawan, S.Si."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google