Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bedah Buku 1 Abad Kebangkitan Nasional & Kebangkitan Perpustakaan Karya Dr. Sutarno NS Oleh Drs Zulfikar Zen, MA Dosen Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bedah Buku 1 Abad Kebangkitan Nasional & Kebangkitan Perpustakaan Karya Dr. Sutarno NS Oleh Drs Zulfikar Zen, MA Dosen Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia."— Transcript presentasi:

1 Bedah Buku 1 Abad Kebangkitan Nasional & Kebangkitan Perpustakaan Karya Dr. Sutarno NS Oleh Drs Zulfikar Zen, MA Dosen Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia Sekjen PP-IPI & Executive Board of CONSAL

2 Diselenggarakan oleh Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi DKI Jakarta, Jakarta, 29 April 2009

3 Bab I Pendahuluan Hubungan “Kebangkitan Nasional dengan Perpustakaan” “Kebangkitan Nasional dengan Perpustakaan”

4 1. Tokoh bangkitnya bangsa Indonesia adalah orang terdidik dan mereka sangat dekat ilmu pengetahuan. Ilmu Pengetahuan terkait erat dengan buku yang merupakan wadah terekamnya ilmu pengetahuan tbs. 2. Ilmu Pengatahuan, Buku dan Perpustakaan adalah satu kesatuan yang terkait erat 3. Bukanlah perpustakaan namanya kalau tanpa buku. Sebaliknya kumpulan koleksi dengan sendirinya mewujudkan berdirinya perpustakaan.

5 KARYA BESAR BANGSA INDOESIA Di Indonesia terdapat kerajaan besar dan kecil, baik di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, Sulawesi dsbnya. Mulai dari zaman Hindu, Budha, sampai masuknya Islam Di Indonesia terdapat kerajaan besar dan kecil, baik di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, Sulawesi dsbnya. Mulai dari zaman Hindu, Budha, sampai masuknya Islam Beberapa karya besar anak bangsa (1). Mahabarata, (2) Ramayana (3) Arjuna, (4)Smaradahana (5)Bratayuda (6)Negara Kartagama (7) Kitab Sotasoma (8) Babat Tanah Jawi (9) Serat Kalatida (10) Serat Centini, dll Beberapa karya besar anak bangsa (1). Mahabarata, (2) Ramayana (3) Arjuna, (4)Smaradahana (5)Bratayuda (6)Negara Kartagama (7) Kitab Sotasoma (8) Babat Tanah Jawi (9) Serat Kalatida (10) Serat Centini, dll

6 Tokoh Pergerakan Nasional Kaum muda terpelajar, ilmuwan, pemikir, tokoh agama, budayawan, politikus, serikat dagang adalah yang berada dibalik lahirnya Pergerakan Nasional 2008, yang dipimpin oleh Dr Wahidin Soediro Hoesodo Kaum muda terpelajar, ilmuwan, pemikir, tokoh agama, budayawan, politikus, serikat dagang adalah yang berada dibalik lahirnya Pergerakan Nasional 2008, yang dipimpin oleh Dr Wahidin Soediro Hoesodo Lembaga Pendidikan mereka berawal dari Sekolah Tinggi Kedokteran Stovia Jakarta. Kemduian menjelma menjadi Universitas Indonesia. ITB, IPB adalah bagian adri UI Lembaga Pendidikan mereka berawal dari Sekolah Tinggi Kedokteran Stovia Jakarta. Kemduian menjelma menjadi Universitas Indonesia. ITB, IPB adalah bagian adri UI Sebagian tokoh belajar di luar negeri, sep. M Hatta, Sutan Syahrir, Ki Hajar Dewantara, Tjito Mangunkusumo, dsbnya. Sebagian tokoh belajar di luar negeri, sep. M Hatta, Sutan Syahrir, Ki Hajar Dewantara, Tjito Mangunkusumo, dsbnya.

7 BAB II Makna Perpustakaan dan Kebangkitan Nasional

8 UU 43/2007 Tentang Perpustakaan Adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dg sistem yg baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestrarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka Adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dg sistem yg baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestrarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka Macam Perp. Perp. Nasional, Umum, Khusus, Perguruan Tinggi dan Sekolah Macam Perp. Perp. Nasional, Umum, Khusus, Perguruan Tinggi dan Sekolah Kegiatan perpustakaan, pengadaan, pengolahan, pelestarian dan pelayanan Kegiatan perpustakaan, pengadaan, pengolahan, pelestarian dan pelayanan

9 Makna Kebangkitan Nasional 1. Tampak dalam Simbol Burung Garuda 2. Melindungi bangsa dan tumpah darah Indonesia, 3. Memajukan Kesejahteraan Umum, 4. Mencerdaskan kehidupan bangsa dan 5. Ikut dalam ketertiban dunia ( UUD 1945 ) ( UUD 1945 )

10 Kilas balik sejarah Pergerakan Nasioanl Setelah 20 Mei 1908, pejuang bangsa mendirikan berbagai organisasi dan perkumpulan antara lain PNI, Perindra, NU, Muhammadiyah, dsbnya Setelah 20 Mei 1908, pejuang bangsa mendirikan berbagai organisasi dan perkumpulan antara lain PNI, Perindra, NU, Muhammadiyah, dsbnya 28 Oktober 1928 Sumpah Pemuda, 22 Oktober 1928 Kongres Wanita Indonesia, Lahirnya Yong Jawa, Yong Ambon, Yong Sumatera, Yong Seebes, dsbnya. 28 Oktober 1928 Sumpah Pemuda, 22 Oktober 1928 Kongres Wanita Indonesia, Lahirnya Yong Jawa, Yong Ambon, Yong Sumatera, Yong Seebes, dsbnya. W.R. Soepratman mencipta lagu Indonesia Raya W.R. Soepratman mencipta lagu Indonesia Raya Pucaknya 17 Agustus 1945,  Merdeka Pucaknya 17 Agustus 1945,  Merdeka

11 Komentar Penulis tidak banyak membahas pergerakan Nasional Sekitar Kemerdekaan, Masa-masa awal kemerdakaan, Beberapa Pemberontakan Daerah PRRI, Permesta, G.30.S/PKI, Orde Lama, Orde Baru, Orde Reformasi. Penulis tidak banyak membahas pergerakan Nasional Sekitar Kemerdekaan, Masa-masa awal kemerdakaan, Beberapa Pemberontakan Daerah PRRI, Permesta, G.30.S/PKI, Orde Lama, Orde Baru, Orde Reformasi.

12 Bab III Perpustakaan Dalam Sejarah Indonesia

13 Zaman Belanda 1778 berdiri lembaga perpustakaan Bataviasch Genootschap van Kunsten en Wetenschapen, yang kini adalah Museum Pusat Jl. Merdeka Barat Jakarta, 1778 berdiri lembaga perpustakaan Bataviasch Genootschap van Kunsten en Wetenschapen, yang kini adalah Museum Pusat Jl. Merdeka Barat Jakarta, Setelah merdeka menjadi Lembaga Kebudayaan Indonesi Setelah merdeka menjadi Lembaga Kebudayaan Indonesi 17 Mei 1980 menjadi bagian Perustakaan Nasional RI. 17 Mei 1980 menjadi bagian Perustakaan Nasional RI.

14 Perpustakaan Nasional RI Gabungan dari (1) Perpustakaan Museum Pusat, (2) Perpustakaan Sejarah dan Politik, (3)Perpustakaan Wilayah DKI Jakarta dan (4),Kantor Bibliografi Nasional Gabungan dari (1) Perpustakaan Museum Pusat, (2) Perpustakaan Sejarah dan Politik, (3)Perpustakaan Wilayah DKI Jakarta dan (4),Kantor Bibliografi Nasional Keppres 11/1989, seluruh Perpustakaan di Propinsi menjadi bagian dari Peropustakaan Nasional, termasuk Pusat Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan. Keppres 11/1989, seluruh Perpustakaan di Propinsi menjadi bagian dari Peropustakaan Nasional, termasuk Pusat Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan. Awal berdirinya masih dalam lingkungan Depdibud, kemudian menjadi LPND Awal berdirinya masih dalam lingkungan Depdibud, kemudian menjadi LPND

15 Komentar Penulis tidak terlalu banyak membahas perkembangan perpustakaan pada tahun 50-an, 60- an, 70-an dstnya. Lebih terkait erat dengan Perpusnas RI. Penulis tidak terlalu banyak membahas perkembangan perpustakaan pada tahun 50-an, 60- an, 70-an dstnya. Lebih terkait erat dengan Perpusnas RI.

16 PENENTU KEBANGKITAN PERPUSTAKAAN 1. LEMBAGA PERPUSTAKAAN 2. ASOSIASI PUSTAKAWAN 3. PENDIDIKAN PERPUSTAKAAN

17 Lembaga Perpustakaan 1950-an Pertumbuhan perp. Di Indonesia bermula setelah tahun 50-an. Pertumbuhan perp. Di Indonesia bermula setelah tahun 50-an. Kantor Bibliografi adalah lembaga deposit terbitan Indnesia didirikan 1954 Kantor Bibliografi adalah lembaga deposit terbitan Indnesia didirikan 1954 Beberapa Perguruan Tinggi melengkapi lembaganya dengan perpustakaan, seperti UI, ITB, UGM, dsbya. Beberapa Perguruan Tinggi melengkapi lembaganya dengan perpustakaan, seperti UI, ITB, UGM, dsbya. Perpustakaan Khusus seperti: Perp. Bilogi dan Pertanian di Bogor, terbaik dalam bidang tanaman tropis-  kini dikenal dg PUSTAKA = Perpustakaan Khusus seperti: Perp. Bilogi dan Pertanian di Bogor, terbaik dalam bidang tanaman tropis-  kini dikenal dg PUSTAKA =

18 1950-an Perpustakaan Negara Jakarta, Yogya, Padang, Jakarta (1956--) Perpustakaan Negara Jakarta, Yogya, Padang, Jakarta (1956--) Perpustakaan Yayasan Hatta Yogyakarta, Perpustakaan Yayasan Idayu Jakarta, Perpustakaan dan Dokumenyasi HB Yasin Jakarta, Perpustakaan Indonesia- Amerika, Perp. British Council, Perpustakaan Yayasan Jepang, dsb, Perpustakaan Yayasan Hatta Yogyakarta, Perpustakaan Yayasan Idayu Jakarta, Perpustakaan dan Dokumenyasi HB Yasin Jakarta, Perpustakaan Indonesia- Amerika, Perp. British Council, Perpustakaan Yayasan Jepang, dsb, Perpustakaan Umum Tipe A, B, dan C (Kecamatan, Kabupaten, Propinsi) Perpustakaan Umum Tipe A, B, dan C (Kecamatan, Kabupaten, Propinsi) Pusat Pembinaan Perpustakaan Depdikbud adalah lembaga yang membina dan mengembangkan Perp di Indonesia Pusat Pembinaan Perpustakaan Depdikbud adalah lembaga yang membina dan mengembangkan Perp di Indonesia

19 Tahun 60-an + 70-an Masalah dalam negeri antara PRRI/Permesta, Trikora, Dwikora, dan G.30.S PKI menabkibatkan perkembangan perpustakaan agak terhenti. Masalah dalam negeri antara PRRI/Permesta, Trikora, Dwikora, dan G.30.S PKI menabkibatkan perkembangan perpustakaan agak terhenti. Setelah Orde Baru, Perpustakaan tumbuh dan berkembang. Masuk dalam Repelita, Pengadaan Buku untuk sekolah dan daerah Setelah Orde Baru, Perpustakaan tumbuh dan berkembang. Masuk dalam Repelita, Pengadaan Buku untuk sekolah dan daerah

20 1980an-1990an 17 Mei 1980 lahir Perpustakaan Nasional RI, 17 Mei 1980 lahir Perpustakaan Nasional RI, Perpustakaan berkembang, kuantitas dan kualitas. Perpustakaan berkembang, kuantitas dan kualitas. Perpustakaan Sekolah melalui Inpres dikirim minimal 100 judul / sekolah Perpustakaan Sekolah melalui Inpres dikirim minimal 100 judul / sekolah Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) juga mendapat perhatian pemerintah. Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) juga mendapat perhatian pemerintah Presiden Suharto mencanangkan Perpustakaan Masjid di seluruh Inodnesia 1983 Presiden Suharto mencanangkan Perpustakaan Masjid di seluruh Inodnesia 1988 Pustakawan diakui sebagai Jabatan Fungsional, Tahun 1992 keluar tunjangan 1988 Pustakawan diakui sebagai Jabatan Fungsional, Tahun 1992 keluar tunjangan

21 SEKILAS TENTANG ASOSIASI PUSTAKAWAN INDONESIA

22 IPI DAN SEJARAHNYA Lahir 6 Juli 1973, di Ciawi Bogor Zaman Penjajahan Zaman Penjajahan Zaman Merdeka : Zaman Merdeka : 1. Era PraIPI (1950an – 1960an) 2. Era IPI (1970an, 1980an, 1990an) Zaman Reformasi Zaman Reformasi Era IPI dan Era Reformasi Era IPI dan Era Reformasi

23 ZAMAN PENJAJAHAN 1916 – 1920  Org. Pustakawan 1916 – 1920  Org. Pustakawan Vereeniginng tot Bevordering van het Bibliotheweze Vereeniginng tot Bevordering van het Bibliotheweze Prakarsa : Dr H,J, van Lummel (Ketua) Prakarsa : Dr H,J, van Lummel (Ketua) Tujuan: Memajukan Perpustakaan di Hindia Belanda Tujuan: Memajukan Perpustakaan di Hindia Belanda

24 ZAMAN PRA IPI 4 Juli 1953  API (Asosiasi Perpustakaan Indonesia) 4 Juli 1953  API (Asosiasi Perpustakaan Indonesia) 27 JUli 1954  PAPSI (Asosiassi Ahli Perpustakaan Seluruh Indonesia) 27 JUli 1954  PAPSI (Asosiassi Ahli Perpustakaan Seluruh Indonesia) 6 April 1956  PAPADI (Perhimpunan Ahli Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Indonesia) 6 April 1956  PAPADI (Perhimpunan Ahli Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Indonesia) 15 Juli 1962  APADI (Asosiasi Arsip dan Dokumentasi Indonesia) 15 Juli 1962  APADI (Asosiasi Arsip dan Dokumentasi Indonesia) 5 Desember 1969  HPCI (Himpunan Pustakawan Chusus Indonesia 5 Desember 1969  HPCI (Himpunan Pustakawan Chusus Indonesia

25 ERA IPI (‘70,’80,’90an) Lahir 7 Juli 1973 di Ciawi Bogor 1. PB IPI = Tingkat Pusat 2. PD IPI = Tingkat Provinsi 3. PC IPI = Tingkat Kabupaten / Kota Sejak Kongres IX Batu Malang  PB IPI menjadi PP IPI, dan PD /PC –menjadi PD IPI Provinsi dan PD IPI Kota Sejak Kongres IX Batu Malang  PB IPI menjadi PP IPI, dan PD /PC –menjadi PD IPI Provinsi dan PD IPI Kota

26 ERA REFORMASI (>2000an) Di samping IPI muncul: Forum-Forum 12 Agustus 2000  FPPTI (Forum Perp. Perg. Tinggi Indonesia) 12 Agustus 2000  FPPTI (Forum Perp. Perg. Tinggi Indonesia) 18 November 2000  FPKI (Forum Perp. Khusus Indonesia) 18 November 2000  FPKI (Forum Perp. Khusus Indonesia) 4 Juni 2002  FPUI (Forum Perp. Umum Indonesia) 4 Juni 2002  FPUI (Forum Perp. Umum Indonesia) 8 Agustus 2002  FPSI (Forum Sekolah Indonesia) 8 Agustus 2002  FPSI (Forum Sekolah Indonesia) 13 November 2006  ISIPII (Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia) 13 November 2006  ISIPII (Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia)

27 ORGANISASI LAINNYA 1. KPI (Klub Perpustakaan Indonesia) 2. BPPMI ( Badan Pembina Perp. Masjid Indonesia) 3. GPMB (Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca) 4. KPBA (Klub Pecinta Bacaan Anak) 5. MPPS (Masyarakat Pengelola Perp. Sekolah) 6. PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) 7. SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) 8. APII (Asosiasi Pekerja Informasi Indonesia) 9. IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) 10. PTBI (Persatuan Toko Buku Indonesia )

28 BEDA IPI & ORG PERP. LAIN Keanggotaan IPI adalah individu dan lembaga, sedangkan Forum keanggotaannya institusi/lembaga Keanggotaan IPI adalah individu dan lembaga, sedangkan Forum keanggotaannya institusi/lembaga IPI mengikat semua pustakawan, tanpa membedakan tempat bekerja dan latar belakang pendidikan IPI mengikat semua pustakawan, tanpa membedakan tempat bekerja dan latar belakang pendidikan Diakui secara nasional, regional dan Internasional. IPI (nasional  CONSAL (regional)-  IFLA (internasional) Diakui secara nasional, regional dan Internasional. IPI (nasional  CONSAL (regional)-  IFLA (internasional)

29 SEKILAS TENTANG PENDIDIKAN PUSTAKAWAN INDONESIA

30 1950-AN 20 Oktober 1952 – 1955 : Kursus Pendidikan Pegawai Perpustakaan (2 tahun). Pimpinan A.H. Hebraken (Belanda) 20 Oktober 1952 – 1955 : Kursus Pendidikan Pegawai Perpustakaan (2 tahun). Pimpinan A.H. Hebraken (Belanda) : Kursus Pendidikan Ahli Perpustakaan (2,5 tahun) : Kursus Pendidikan Ahli Perpustakaan (2,5 tahun) 1959 menjadi Sekolah Perpustakaan (3 tahun) 1959 menjadi Sekolah Perpustakaan (3 tahun)

31 1960-an 1961 Masuk Universitas Indnesia menjadi Jurusan Ilmu Perpustakaan pada FKIP – UI (Sarjana Muda) 1961 Masuk Universitas Indnesia menjadi Jurusan Ilmu Perpustakaan pada FKIP – UI (Sarjana Muda) 1963 Masuk Fakultas Sastra UI (karena FKIP menjadi IKIP) 1963 Masuk Fakultas Sastra UI (karena FKIP menjadi IKIP) 1969– mulai pendidikan Sarjana (S1) 1969– mulai pendidikan Sarjana (S1) 1966 sempat menghasilkan 4 orang Sarjana Ilm Pepustakaan 1966 sempat menghasilkan 4 orang Sarjana Ilm Pepustakaan

32 1970an 1975 Ikip Bandung membuka Pendidikan Ilmu Perpustakaan (guru pustakawan) 1975 Ikip Bandung membuka Pendidikan Ilmu Perpustakaan (guru pustakawan) 1978 Unhas, Makassar membuka Program Diploma Perpustakaan (3 th 1978 Unhas, Makassar membuka Program Diploma Perpustakaan (3 th

33 1980-an Perguruan Tinggi yg mebuka Pendidikan Ilmu Perpustakaan a,l: Perguruan Tinggi yg mebuka Pendidikan Ilmu Perpustakaan a,l: USU Medan(S1), IPB Bogor (D3), Unpad Bandung (S1), Uninus Bandung (S1), Unair Surabaya (D3), UGM Yogyakarta (D3) UI Jakarta (D2/D3 Perp) dan D3 Kearsipan USU Medan(S1), IPB Bogor (D3), Unpad Bandung (S1), Uninus Bandung (S1), Unair Surabaya (D3), UGM Yogyakarta (D3) UI Jakarta (D2/D3 Perp) dan D3 Kearsipan

34 1990-an UI Jakarta S2 Ilmu Perpustakaan, Univ. Lancang Kuning P Baru (D3), UniV. Yarsi Jkt (D3/S1), Unsrat Manado (D3), UT (D2) UI Jakarta S2 Ilmu Perpustakaan, Univ. Lancang Kuning P Baru (D3), UniV. Yarsi Jkt (D3/S1), Unsrat Manado (D3), UT (D2)

35 2000-an Terdapat 24 PTN/PTS menidirikan Program Studi Ilmu Perpustakaan. Sebagian Besar Program Diploma. Terdapat 24 PTN/PTS menidirikan Program Studi Ilmu Perpustakaan. Sebagian Besar Program Diploma.

36 BAB IV FAKTA, TANTANGAN DAN HARAPAN Penulis memamparkan kemajuan perpustakaan bbrp Perp. P.T Penulis memamparkan kemajuan perpustakaan bbrp Perp. P.T Namun Perp. Umum, Sekolah dan Khusus masih terbatas baik mutu, maupun jumlah. Namun Perp. Umum, Sekolah dan Khusus masih terbatas baik mutu, maupun jumlah. Sejalan dengan 1 abad Kebangkitan Nasioanl diharapkan Perpustakaan di Indonesia juga bangkit. Sejalan dengan 1 abad Kebangkitan Nasioanl diharapkan Perpustakaan di Indonesia juga bangkit.

37 Komentar dan Penutup (1) 1. Dalam membahas kebangkitan Nasional, penulis banyak memaparkan tokoh-tokoh yang berada dibelakangnya, Tetapi dalam menulis kebangkitan perpustakaan, sama sekali tidak dipaparkan tokoh-tokoh pustakawan yang ada di belakang kebangkitan perpustakaan di Indonesia. 2. Paling tidak pustakawan yang ada sekarang ini dapat dikatakan generasi ke-2 dan ke-3. Generasi pertama sebagian sudah almarhum.

38 Komentar dan Penutup (2) 3. Kebangkitan perpustakaan di Indonesia, ditopang oleh “Pustakawan” dari 3 lembaga yg sangat dominan, yaitu. 4. Kantor Bibliografi Nasional dan Pusat Pembinaan Perpustakaan, tokohnya antara lain:M. Sidarjoen Siswomartojo, A.S. Nasution, Dr Soekarman K, WW Sayangbati-Dengah, Mastini Hardjoprakoso, dll 5. Jurusan Ilmu Perpustakaan, UI, tokohnya: Mr. Hebraken, Soewati Somersidik, Is Prayogo, Murtini Pendit, Basyaral Hamidi Harahap, Royani, Rusina Syahrial, L.K. Somadikarta, Soenarti Soebadio, dll 6. PDII-LIPI (dulu PDIN-LIPI), tokohnya Winarti Partaningrat, Luwasih Pringgoadisurjo, Zultanawar, Hernandono, Kosasih, dll.

39 Komentar dan Penutup (3) 7. Secara langsung tidak ada hubungan antara Kebangkitan Nasional dengan Kebangkitan Perpustakaan. Namun perp. sangat berperan dalam menyediakan literatur dan bagi tokoh-tokoh pergerakan bangsa

40 Komentar dan Penutup (4) 1. Muncul media elektronik, rendahnya minat baca dan terbatasnya akses merupakan tantang bagi pustakawan. 2. Sistem pembelajaran yang belum berbasis bacaan menjadi perpustakaan sepi pengunjung. 3. Teknologi Informasi adalah sarana yang dapat dimanfaatkan untuk meningkat mutu layanan. 4. SDM yang profesional merupakan kunci keberhasilan layanan perpustakaan. Karena itu perpustakaan harus dikelola oleh ahlinya  berlatar belakang pendidikan ilmu Perpustakaan,

41 Komentar dan Penutup (5) BANGKIT atau TENGGELAM? Penggabungan Perpustakaan dan Arsip di Prop., Penggabungan Perpustakaan dan Arsip di Prop., Kab. / Kota merupakan tantangan Kab. / Kota merupakan tantangan Bila tidak dikelola secara profesional, (oleh ahlinya) KEBANGKITAN yg diharapkan tidak terwujud. Bila tidak dikelola secara profesional, (oleh ahlinya) KEBANGKITAN yg diharapkan tidak terwujud.Nauzubillah.

42 BUKU Adalah teman yg tidak suka memujimu dan menyeretmu pd kejahatan, Ia sahabat yg tidak membuatmu bosan, ia tetangga yg tidak mengancam keselamatanmu, Ia sahabat yg tidak berniat memeras kebaikan dirimu dg rayuan, dan ia tidak akan menipumu dg kepalsuan dan dusta ( Aljahizh dalam Don’t be Sad, 2005 p. 159)

43 -Wassalam-


Download ppt "Bedah Buku 1 Abad Kebangkitan Nasional & Kebangkitan Perpustakaan Karya Dr. Sutarno NS Oleh Drs Zulfikar Zen, MA Dosen Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google