Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Hanya dipergunakan untuk kepentingan pengajaran di lingkungan Telkom Applied Science School MI1264 Dasar Algoritma dan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Hanya dipergunakan untuk kepentingan pengajaran di lingkungan Telkom Applied Science School MI1264 Dasar Algoritma dan."— Transcript presentasi:

1 Hanya dipergunakan untuk kepentingan pengajaran di lingkungan Telkom Applied Science School MI1264 Dasar Algoritma dan Pemrograman Semester Ganjil – 2014/2015 Control Statement - IF Oleh : Tora Fahrudin, M.T

2 Assessment UjianMingguMateri Assessment 161.Pengenalan Alpro & Pemrograman 2.Tipe Data, Variabel & Konstanta 3.Percabangan IF 4.Percabangan Case 5.Percabangan Bersarang Assessment 2101.Perulangan While 2.Perulangan For-To-Do, Repeat-Until 3.Perulangan Bersarang Assessment 3161.Record 2.Array 3.Pemrograman Modular - Prosedur 4.Pemrograman Modular - Fungsi

3 Kendali program Control Statement  Pengendalian jalan program berdasarkan kondisi tertentu. 1.Sekuensial  Eksekusi kode program terurut berdasarkan letak kode, mulai dari baris paling atas ke baris bawahnya 2.Selection  Eksekusi satu kode diantara beberapa pilihan berdasar kepada kondisi tertentu. 3.Repetition  Eksekusi kode program secara berulang berdasar kepada kondisi tertentu.

4 PERCABANGAN Statement percabangan Digunakan untuk mengeksekusi salah satu (atau tidak sama sekali) dari beberapa statement yang ditentukan oleh sebuah (atau lebih) pengujian. [Cantù. M, Essential Pascal 4th ed] Terdapat 2 jenis statement IF THEN ELSE CASE

5 PERCABANGAN IF THEN ELSE Statement percabangan Melakukan pengecekan kondisi dan menentukan arah jalannya program. Hasil dari kondisi percabangan adalah boolean, true atau false

6 PERCABANGAN IF THEN [1] IF [kondisi] THEN Aksi jika kondisi menghasilkan nilai TRUE Contoh OUTPUT(“Input some number”); INPUT(A); if A<10 then OUTPUT(“Smaller than 10”);

7 PERCABANGAN IF THEN [1]

8 PERCABANGAN IF THEN ELSE [2] IF [kondisi] THEN Aksi ketika kondisi menghasilkan nilai TRUE ELSE Aksi ketika kondisi menghasilkan nilai FALSE Contoh OUTPUT(“Input some number”); INPUT(A); IF A<10 THEN OUTPUT(“Smaller than 10”); ELSE OUTPUT(“Greater than 10”);

9 PERCABANGAN IF THEN ELSE [2]

10 PERCABANGAN IF THEN ELSE if else [2] IF [kondisi] THEN Aksi ketika kondisi IF yg pertama menghasilkan nilai TRUE ELSE IF [kondisi] THEN Aksi ketika kondisi menghasilkan nilai FALSE dari kondisi IF yang pertama dan ketika pengecekan IF yang kedua menghasilkan nilai TRUE ELSE Aksi ketika kondisi menghasilkan nilai FALSE dari kedua kondisi pengecekan IF diatas

11 PERCABANGAN IF THEN ELSE IF [3]

12 NESTED IF Memungkinkan sebuah kondisi IF bersarang didalam IF yang lain. OUTPUT(“Input some number”); INPUT(A); IF A < 0 THEN OUTPUT(“Terlalu kecil”); ELSE BEGIN IF (A > 100) THEN OUTPUT(“Terlalu besar”); ELSE OUTPUT(“Pas mantaps!”); END

13 PERCABANGAN NESTED IF [4]

14

15 Latihan 1.Ganjil atau genap? 2.ATM Minimalis, dilemma akhir bulan… 3.Konversi, 10 maksimal sampai adalah sepuluh, 123 adalah seratus dua puluh tiga dan 789 adalah tujuh ratus delapan puluh sembilan

16 Daftar pustaka 1.Dahliar Ananda, Dasar Algoritma dan Pemrograman. FAKULTAS ILMU TERAPAN. Ganjil, Cantù. M, Essential Pascal 4 th edition, http://marcocantu.com


Download ppt "Hanya dipergunakan untuk kepentingan pengajaran di lingkungan Telkom Applied Science School MI1264 Dasar Algoritma dan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google