Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Nurul Ummi, ST.MT. DESAIN PROSES OPC (Operation Process Chart) Peta Aliran Proses Routing Sheet Multi Product Process Chart (MPPC)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Nurul Ummi, ST.MT. DESAIN PROSES OPC (Operation Process Chart) Peta Aliran Proses Routing Sheet Multi Product Process Chart (MPPC)"— Transcript presentasi:

1 Nurul Ummi, ST.MT

2 DESAIN PROSES OPC (Operation Process Chart) Peta Aliran Proses Routing Sheet Multi Product Process Chart (MPPC)

3 Tabel Waktu Siklus & Waktu Set-up NoPart Name (Output)ProcessDescriptionEquipment Setup Time/menit CT (waktusiklu s/menit) Setup + CT 1Rangka Atas (RA)MarkingMempola bahan baku Spidol, Meteran 112 2Rangka Atas (RA)Cutting IMemotong Baja Profil Mesin Cutting I Rangka Atas (RA)Cutting IIMemotong bahan baku Mesin Cutting II Rangka Samping 1 (RS- 1) MarkingMempola bahan baku Spidol, Meteran Rangka Samping 1 (RS- 1) Cutting IMemotong Baja Profil Mesin Cutting I Rangka Samping 1 (RS- 1) Cutting IIMemotong bahan baku Mesin Cutting II Rangka Samping 1 (RS- 1) FontingMelubangi bahan bakuMesin Font527 8 Rangka Samping 2 (RS- 2) MarkingMempola bahan baku Spidol, Meteran Rangka Samping 1 (RS- 2) Cutting IMemotong Baja Profil Mesin Cutting I 5510 Rangka Samping 2 (RS- 2) Cutting IIMemotong bahan baku Mesin Cutting II 5510

4 Menghitung Ws, Wn, Wb 1. Part name : Rangka Atas (RA) Mempola bahan baku Keterampilan :(Excelent) B2 : 0.08 Usaha :(Good) C2 : 0.02 Kondisi :(Average) D : 0 Kosistensi : (Good) C : Jumlah : 0.11 jadi p :( ) =1.11 Ws =2.000menit Wn = Ws x p=2.22menit Faktor kelonggaran : * Tenaga yang dikeluarkan (Sangat Ringan)=7% * Sikap kerja (Berdiri diatas dua kaki)=2% * Gerakan kerja (Normal)=0% * Kelelahan mata (Pandangan yg hampir terus menerus)=6% * Keadaan temperatur kerja (Normal)=3% * Keadaan atmosfir ( baik)=0% * Keadaan lingkungan (Bersih, Sehat Cerah, dng kebisingan rendah)=0% * Kelonggaran pribadi (Pria) =2%+ Total=20% Wb=Wn x (1 + All ) =2.22x( ) =3menit

5 Resume Tabel Ws, Wn, Wb NoPart Name (Output)ProcessDescriptionEquipmentWsWnWb 1Rangka Atas (RA)Marking Mempola bahan baku Spidol, Meteran Rangka Atas (RA)Cutting I Memotong Baja Profil Mesin Cutting I Rangka Atas (RA)Cutting II Memotong bahan baku Mesin Cutting II Rangka Samping 1 (RS-1) Marking Mempola bahan baku Spidol, Meteran Rangka Samping 1 (RS-1) Cutting I Memotong Baja Profil Mesin Cutting I Rangka Samping 1 (RS-1) Cutting II Memotong bahan baku Mesin Cutting II Rangka Samping 1 (RS-1) Fonting Melubangi bahan baku Mesin Font Rangka Samping 2 (RS-2) Marking Mempola bahan baku Spidol, Meteran Rangka Samping 2 (RS-2) Cutting I Memotong Baja Profil Mesin Cutting I Rangka Samping 2 (RS-2) Cutting II Memotong bahan baku Mesin Cutting II

6 Tabel Ecpected % Scrap Rangka Atas (RA) No Operati on Code Next Operat ion DescriptionEquipment Dimensi Awal (mm) V Dimensi Akhir (mm) V Quantit y Expecte d % Scrap PLTP1P2LT Mempola bahan baku Spidol, Meteran % Memotong besi profil Mesin Cutting I % Memotong bahan baku Mesin Cutting II % Rangka Samping 1 (RS-1) No Operati on Code Next Opera tion DescriptionEquipment Dimensi Awal (mm) V Dimensi Akhir (mm) V Qua ntity Expect ed % Scrap P1P2LTP1P2LT Ø lubang 1 Ø lubang Mempola bahan baku Spidol, Meteran % Memotong baja profil Mesin Cutting I % Memotong bahan baku Mesin Cutting II % Melubangi bahan baku Mesin Font %

7 Tabel Ecpected % Scrap Rangka Utama No Operation Code Next Operation DescriptionEquipment Berat Awal (gr) Berat Akhir (gr) Expecte d % Scrap Ass-2 (Menyambung part dengan cara mengelas) Las Listrik, electrode % Menggerinda bahan bakumesin gerinda % Mengamplas bahan bakukertas amplas % Mengecatcompressor, cat % Ass-3 (Joining)obeng listrik %

8 Routing Sheet Routing sheet berguna untuk menghitung jumlah mesin yang dibutuhkan, dan juga untuk menghitung jumlah part yang harus disiapkan dalam usaha memperoleh sejumlah produk jadi yang diinginkan. Informasi dalam pembuatan Routing Sheet terdiri dari : Nomor, nama dan jumlah part. Nomor dan urutan-urutan aktivitas. Mesin dan peralatan yang digunakan. Waktu dan jumlah produksi.

9 Data yang diperlukan dalam pembuatan routing sheet ini adalah : Kapasitas mesin (waktu standar dalam operasi) Presentase scrapt Efisiensi mesin Kegunaan Routing Sheet adalah sebagai berikut : Untuk menghitung jumlah mesin yang dibutuhkan. Untuk menghitung jumlah part yang harus disiapkan dalam usaha memperoleh sejumlah produk jadi yang diinginkan

10 Format Routing Sheet No. Opr. Deskrip si Mesin/ Alat Produk Mesin/ Jam % Scrapt Bahan Diminta Bahan Disiapkan Eff. Mesin (%) Keb. Mesin Teoritis Keb. Mesin Aktual (a)(b)(c)(d)(e)(f)(g)(h)(i)(j)

11 Cara-cara pengisian routing sheet : Kolom (a) sampai (e), masukan data dari OPC yang telah dibuat. Kolom (f) = kapasitas terpasang (dimulai dari paling bawah). Terlebih dahulu isikan jumlah produk akhir yang diinginkan pada setiap akhir aktivitas. Kolom (g) = kolom (f) / (100 % - % scrapt). Diisi dengan jumlah yang harus disiapkan pada awal aktivitas yang bersangkutan. Karena bahan yang diproses akan mengalami pengurangan material maka perlu diperhitungkan scrapt yang terbuang selama proses berlangsung (misalnya scrapt berupa geram pada proses pembubutan, bahan yang terbuang sebagai sisa dari proses pemotongan, dan sebagainya). Kolom (h) = kolom (g) / effisiensi mesin ; effisiensi mesin = n %. Kolom (i) = kolom (h) / kolom (d). Kolom (j) = pembualatan keatas (round-up) dari kolom (i).

12 Contoh Perhitungan  Komponen 100 Rangka Oven Utama  Nomor Operasi:40  Waktu Operasi:10 det  (%) Bor:0,5 % Produk per jam Produk akhir yang diminta (dm ) = 53 unit/jam ( Dilihat dari KPT ) Material yang disiapkan

13 Contoh Perhitungan Effesiesi Mesin Jumlah Mesin Teoritis

14

15 Routing sheet No Operation Code Next Operatio n DescriptionEquipment Ws (detik) Ws (menit) MPPH (3600/CT) Expected %Scrap GPRPTS Effisiensi Produk MRT Mempola bahan baku Spidol, Meteran % Memotong besi profil Mesin Cutting I % Memotong bahan baku Mesin Cutting II % Efesiensi Mesin :85% Rangka Atas (RA)

16 Kebutuhan Mesin + Operator NoEquipment Komponen Total Jumlah Operator Rangka Atas (RA) Rangka Samping 1 (RS-1) Rangka Samping 2 (RS-2) Rangka Bawah (RB) Penghub ung Rangka Samping (PRS) Penghub ung Rangka Utama (PRU) Poros (Por) Siku Penghub ung (SP) Pengunci (Png) MRT MRA 1 Mesin Cutting I NoEquipment Komponen Total Jumlah Operator Rangka Atas (RA) Rangka Samping 1 (RS-1) Rangka Samping 2 (RS-2) MRT MRA 2Mesin Cutting II

17 MPPC (Multi Product Process Chart) Multi Product Process Chart (MPPC) adalah suatu diagram yang menunjukkan urutan-urutan proses untuk masing-masing komponen yang akan diproduksi. Informasi yang dapat diperoleh dari MPPC ini adalah jumlah mesin aktual yang dibutuhkan.

18

19 NoEquipmentPart NameMRTTotal MRT Total MRA Jumlah Operator 1Mesin Cutting I Rangka Atas (RA) Rangka Samping 1 (RS-1) Rangka Samping 2 (RS-2) Rangka Bawah (RB) Penghubung Rangka Samping (PRS) Penghubung Rangka Utama (PRU) Poros (Por) Siku Penghubung (SP) Pengunci (Png) Mesin Cutting II Rangka Atas (RA) Rangka Samping 1 (RS-1) Rangka Samping 2 (RS-2) Mesin Font Rangka Samping 1 (RS-1) Engsel (Eng) Siku Penghubung (SP) Pengunci (Png) Las Listrik I RA + RS-1 + RS-2 + RB + PRS + Baut Ø


Download ppt "Nurul Ummi, ST.MT. DESAIN PROSES OPC (Operation Process Chart) Peta Aliran Proses Routing Sheet Multi Product Process Chart (MPPC)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google