Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 10 Kriteria keberhasilan usaha/bisnis : Keterkaitan antar aspek dalam keberhasilan suatu.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 10 Kriteria keberhasilan usaha/bisnis : Keterkaitan antar aspek dalam keberhasilan suatu."— Transcript presentasi:

1 IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 10 Kriteria keberhasilan usaha/bisnis : Keterkaitan antar aspek dalam keberhasilan suatu usaha / bisnis, dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

2 Keterkaitan antar aspek dalam keberhasilan suatu usaha / bisnis : Aspek Organisasi dan sdm Aspek Finansial Lingkungan bisnis Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek Teknis dan Teknologi

3 IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 10 Jika sebuah gagasan usaha yang direncanakan telah feasible dilihat dari aspek organisaasi dan sdm, aspek pemasaran, dan aspek teknis produksi, langkah selanjutnya adalah mengadakan penilaian dari aspek keuangan, yang meliputi : analisis usaha dan analisis kriteria investasi

4 IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 10 MENGAPA ASPEK KEUANGAN MEMEGANG PERANAN PENTING ? Keseluruhan aktivitas yang bersangkutan dengan usaha untuk mendapatkan dana (Financing Decision) dan mengalokasikan dana tersebut (InvestmentDecision) Alokasi Dana harus efisien Keuntungan maksimal Usaha berkelanjutan

5 IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 10 Aspek paling kritis dari rencana usaha adalah aspek keuangan. Dengan adanya aspek keuangan paling tidak akan diketahui :  Berapa modal yang diperlukan untuk usaha  Berapa modal minimum yang diperlukan sehingga usaha bisa berjalan dan bertahan  Apakah benar usaha tersebut menguntungkan atau tidak baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek  Bagaimana semua alokasi dana tercatat dan dikelola dengan baik

6 IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 10 Aspek keuangan meliputi :  Dana yang diperlukan untuk investasi  Sumber-sumber pembelanjaan  Taksiran penghasilan  Manfaat dan biaya secara finansial  Proyeksi keuangan

7 IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 10 Alat analisis  Metode penentuan kebutuhan dana  Metode pemilihan sumber dana  Analisis usaha  Analisis Rugi/laba  Analisis aliran kas (anggaran kas)  Analisis sumber dan penggunaan dana  Analisis kriteria investasi

8 IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 11 Analisis Usaha : Komponen yang digunakan dalam analisis usaha adalah : 1.investasi, 2.penerimaan usaha, dan 3.pengeluaran usaha. Analisis usaha ini dapat dijadikan acuan dalam membuat perhitungan dan menentukan tindakan-tindakan untuk memperbaiki dan meningkatkan keuntungan

9 IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 11 Analisis usaha dimaksudkan untuk mengetahui kekuatan pengelola secara menyeluruh dalam mengelola kekayaan perusahaan. kekayaan dapat dinilai dan digunakan sebagai jaminan atau agunan bank Informasi analisis usaha penting kaitannya dengan kredit, pajak-pajak usaha dan pajak kekayaan.

10 IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 11 MODAL :  Faktor produksi yang disalurkan, disediakan, dikelola dan dikontrol dalam suatu kegiatan ekonomi  Barang-barang yang bernilai ekonomis yang digunakan untuk menghasilkan tambahan kekayaan akan meningkatkan produksi SIFAT MODAL : 1.PRODUKTIF 2.PROSPEKTIF JENIS MODAL : 1.AKTIF 2.PASIF

11 Investasi modal yang harus dikeluarkan sebelum kegiatan usaha dimulai (Tahun ke-0 atau bulan pertama usaha) Umur investasi > 1 tahun Investasi digunakan sebagai dasar dalam menghitung biaya penyusutan. Biaya penyusutan akan digunakan dalam penghitungan (analisis) Laba-Rugi. MODAL PASIF

12 Modal Kerja adalah biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi/kegiatan usaha. Modal Kerja Biaya tetap (Fixed Cost) : biaya yang tidak berubah walaupun ada perubahan jumlah yang diproduksi, biaya yang harus tetap dikeluarkan walaupun tidak ada aktivitas Biaya Tidak Tetap (Variable Cost) : biaya yang berubah secara proporsional mengikuti jumlah yang diproduksi biaya yang dikeluarkan jika ada aktivitas. MODAL AKTIF

13 IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 11 Penyusutan adalah alokasi biaya investasi setiap tahun, sampai umur investasi 1.Straigh Line Method 1.Straigh Line Method ( Metode garis Lurus ) P = HB - NS U t ( Ue ) 2.Double Declining Balance Method Penyusutan ditentukan menurut persentase Besar Kecil

14 PERHITUNGAN PENERIMAAN USAHA TR = P x Q Keterangan : TR = Penerimaan Total (Total Revenue) (Rp) P = Harga jual (Rp/unit) Q = Jumlah penjualan (unit) IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 11

15 Analisis Keuntungan : Analisis keuntungan bertujuan untuk mengetahui komponen input dan output yang terlibat didalamnya dan besar keuntungan yang diperoleh dari usaha yang dilakukannya. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui besarnya keuntungan yang diperoleh dari usaha yang dilakukan. Menurut Lipsey et al (1995), konsep analisis pendapatan usaha ialah sebagai berikut : Keuntungan (Π) = Penerimaan Total – Biaya Total Dengan kriteria usaha sebagai berikut : Penerimaan total > biaya total, usaha untung Penerimaan total = biaya total, usaha tidak untung dan tidak rugi Penerimaan total < biaya total, usaha dikatakan rugi IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 11

16 Analisis R/C adalah analisis yang bertujuan untuk melihat seberapa jauh setiap nilai rupiah biaya yang digunakan dapat memberikan sejumlah nilai penerimaan sebagai manfaatnya. Rumus R/C adalah sebagai berikut : R/C = Kriteria usaha : R/C > 1, usaha menguntungkan R/C = 1, usaha pada titik impas R/C < 1, usaha merugikan BiayaTotal TotalPenerimaan

17 Analisis payback Period (PP) digunakan untuk mengetahui berapa lama waktu yang diperlukan untuk menutup investasi yang ditanamkan atau berapa lama investasi yang ditanamkan dapat kembali. Rumus Payback Period adalah: PP = x 1 tahun Keuntungan I nvestasi

18 Break Even point = BEP ( Perhitungan Pulang Pokok ) BEP (Rp) = Biaya Tetap Biaya variabel/ Penjualan 1 - BEP (Unit) = Biaya Tetap Harga / unit - Biaya variabel / unit HPP = Harga Pokok Produksi Total Biaya Produksi (VC) : Total Produksi Harga Jual = HPP + Biaya Pemasaran + Laba IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 11

19 ANALISIS USAHA * Investasi * Biaya Biaya Tetap Biaya variabel Biaya Total * Penerimaan * Keuntungan ^ R/C ^ PP ^ BEP (unit) ^ BEP (Rp) IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 11

20 MINGGU 12

21 Tahun 1Tahun2Tahun3 Penjualanxxx HPPxxx _____ - Laba kotorxxx Biaya Operasi  Beban Penjualanxxx  Beban adm dan umum (FC)xxx ______ - Laba Usahaxxx Bungaxxx Pajakxxx ______ - Laba bersihxxx PROYEKSI RUGI / LABA IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 12

22 NPV (Net Present Value) : merupakan manfaat bersih tambahan (nilai kini bersih) yang diterima proyek selama umur proyek pada tingkat discount factor tertentu. ANALISIS FINANSIAL/ ANALISIS KRITERIA INVESTASI IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 12

23 NET PRESENT VALUE (NPV) Keterangan : NPV= Nilai bersih sekarang Bt= Penerimaan pada periode t Ct= Biaya pada periode t i= Tingkat suku bunga (%) t= Periode (0,1,2,3,...) n= Umur proyek (0,1,2,3,...) Kriteria keputusan:  jika NPV adalah positif, diterima.  jika NPV adalah negatif, ditolak. IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 12

24 IRR (Internal Rate of Return) merupakan tingkat pengembalian internal yaitu kemampuan suatu proyek menghasilkan return (satuannya %) IRR ini merupakan tingkat discount rate yang membuat NPV proyek = 0 INTERNAL RATE OF RETURN (IRR) IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 12

25 Keterangan : i 1 = Discount rate yang menghasilkan NPV positif i 2 = Discount rate yang menghasilkan NPV negatif NPV 1 = NPV yang bernilai positif NPV 2 = NPV yang bernilai negative - Jika IRR > tingkat discount rate yg berlaku maka rencana bisnis (proyek) layak (go) utk dilaksanakan. - Jika IRR < tkt discount rate yg berlaku, maka rencana bisnis (proyek) tdk layak (not go) utk dilaksanakan. IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 12

26 Net B/C merupakan manfaat bersih tambahan yg diterima proyek dari setiap 1 satuan biaya yg dikeluarkan (Net B/C tanpa satuan) NET BENEFIT-COST RATIO (Net B/C) IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 12

27 NET BENEFIT-COST RATIO (Net B/C), untuk Keterangan : Bt= Manfaat (benefit) pada saat tahun ke-t Ct= Biaya (cost) pada tahun ke-t (Rp) n= Umur proyek i= Discount Rate (%) IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 12

28 PAYBACK PERIOD (Periode Pengembalian) Jumlah tahun yang dibutuhkan untuk menutupi pengeluaran awal. Berapa lama waktu yang dibutuhkan projek untuk menghasilkan arus kas yang cukup untuk membayar pengeluaran awal. IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 12

29 PAYBACK PERIOD (Periode Pengembalian) IO ACFt PP= Keterangan : PP = Payback Period IO = Investasi Awal ACFt = Arus kas bersih tahunan (Annual Cash Flow) IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 12


Download ppt "IKN 305 Perencanaan Bisnis Perikanan dan Kelautan TATAP MUKA – 10 Kriteria keberhasilan usaha/bisnis : Keterkaitan antar aspek dalam keberhasilan suatu."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google