Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Status Kepemlikan/Konsum si Kepemilkan/Konsum si Bersifat Excludable Kepemilkan/Konsum si Bersifat Non- Excludable Kepemilkan/Konsum si Bersifat Rivalitas/

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Status Kepemlikan/Konsum si Kepemilkan/Konsum si Bersifat Excludable Kepemilkan/Konsum si Bersifat Non- Excludable Kepemilkan/Konsum si Bersifat Rivalitas/"— Transcript presentasi:

1 Status Kepemlikan/Konsum si Kepemilkan/Konsum si Bersifat Excludable Kepemilkan/Konsum si Bersifat Non- Excludable Kepemilkan/Konsum si Bersifat Rivalitas/ Substractable A: Lanskap Buatan : Taman pribadi, (private p.r.) B: Lanskap Alam seperti : Jalan, sungai, air terjun, dll (quasi p.r.) Kepemilkan/Konsum si Bersifat Non- Rivalitas/ Non- substractable C: Lanskap Alam seperti: Jalan tol, jembatan toal, bus way, dll (mixed p.r.) D: Lanskap Alam seperti: Udara, Lautan, hutan lindung, view indah dll (pure common p.r.) PENDAHULUAN 1. DEFINISI LANSKAP SEBAGAI BENTANG ALAM MENCAKUP TINJAUAN EKONOMI KELEMBAGAAN SUMBER DAYA LANSKAP Dr. Setia Hadi HAL-HAL YANG DIPERHATIKAN DALAM EKONOMI SUMBER DAYA LANSKAP KARAKTERISTIK LANSKAP  KELEMBAGAAN LANSKAP  PERMASALAHAN EKSTERNALITAS  ISSU DAN KEBIJAKAN RENTANG WILAYAH YANG LUAS 2. SEBAGAI SUMBER DAYA LANSKAP TERMASUK SDA DAPAT DIPERBARUI (RENEWABLE RESORCES) 3. SDA LANSKAP ADALAH TETAP, DISISI LAIN PENDUDUK TERUS BERTAMBAH AKHIRNYA TERDAPAT KELANGKAAN 4. NILAI SUMBER DAYA LANSKAP BERBEDA-BEDA SATU SAMA LAIN --- TERGANTUNG JENIS LANSKAPNYA : LANSKAP BUATAN, LANSKAP ALAM 5. UNTUK LANSKAP ALAM TERDAPAT PERBEDAAN NILAI YANG MELEKAT PADA SUMBER DAYA TERSEBUT MENCAKUP : RICARDIAN RENT, LOCATIONAL RENT, ENVERONMENTAL RENT SUMBER DAYA LANSKAP LANSKAP PRIVAT – KEBERLANJUTANNYA DIJAMIN DENGAN ADANYA BIAYA PEMELIHARAAN DARI PERHITUNGAN NILAI PENYUSUTAN AKAN HALNYA LANSKAP ALAM YANG BERAGAM, KEBERLANJUTANNYA SANGAT DITENTUKAN OLEH JENIS LANSKAP ALAM DAN KELEMBAGAAN YANG MENGATURNYA SUDAH BANYAK KITA SAKSIKAN KERUSAKAN LANSKAP ALAM AKIBAT DARI KESALAHAN DALAM  DLL INTERAKSI KOTA-DESA INTERAKSI KOTA- DESA YANG TIDAK SERASI MENYEBABKAN KERUSAKAN LANSKAP DI KEDUA KAWASAN DI PEDESAAN KERUSAKAN SDA : DEGRADASI HUTAN, EROSI, BERKURANGNYA SUMBER AIR, LAHAN TIDAK PRODUKTIF/GUNTAI, DLL DI PERKOTAAN : POLUSI, KEMACETAN, PENGELOLAANNYA DAN TARGET MANUSIA JANGKA PENDEK (BERPIKIR KEPENTINGAN SESAAT – MYOPIC) KELEMBAGAAN SD LANSKAP-1 Tabel 1. Taksonomi sumber daya lanskap menurut derajat kepemilikanny (property right) WILAYAH KUMUH, SAMPAH, SANITASI YANG BURUK, KEMISKINAN, DLL Sumber : Anwar, Affendi (1996), Agenda penelitian P3DT kearah sistem prasarana berkelanjutan, paper. --- Dimodifikasi

2 2000 m dpl S. Ciliwung KELEMBAGAAN SD LANSKAP-2 Private Proverty Right Yang terbaik adalah mekanisme pasar QuasiKelembagaan Komunal, dimana aturan Proverty Right main diciptakan untuk ditaati bersama (nilai-nilai yang dihormati) Mixed Adanya pembatasan --- yang mampu Property Right membayar dapat menikmati Pure Common Dengan aturan yang ditetapkan pemerintah dengan melibatkan Property Right masyarakat, sehingga pemerintah dapat menegakkan klaimnya atas sumber daya Empat jenis kapital/sumber daya  SumberDaya Alam  Sumber Daya Manusia  Sumber Daya Buatan  Sumber Daya Sosial KONSEP KEBERLANJUTAN DAN KOMPOSISI SUMBER DAYA SDA SDB SDM SDS SDA SDB SDM SDS WAKTU To T1 PERTUMBUHAN EKSTERNALITAS DAMPAK YANG DITIMBULKAN OLEH SUATU AKTIVUTAS OLEH SATU PIHAK KEPADA PIHAK YANG LAIN EKSTERNALITAS BISA POSITIF, BISA PULA NEGATIF YANG MENJADI PERMASALAHAN ADALAH EKSTERNALITAS NEGATIF DIBITUHKAN KELEMBAGAAN DALAM t0t0 t3t3 Hilir Hulu t 1 Tengah t 2  Kawasan - kawasan sepanjang sungai Ciliwung (berdasarkan PP 47/1997 tentang RTRWN ) : 1.Daerah hulu : Kawasan Andalan Bopunjur dan Kawasan Tertentu Bopunjur Daerah tengah : Kawasan Andalan Penyangga DKI dan Kawasan Tertentu Jabodetabek Daerah hilir : Kawasan Andalan DKI Jakarta, JKT DPK BGR MENANGANI EKSTERNALITAS NEGATIF Latar Belakang munculnya Perencanaan Curitiba 1960’an: Pertumbuhan penduduk yang cepat Kebutuhan akan Perencanaan perkotaan yang efektif Pertumbuhan Kota yang semrawut Angkutan umum yang tidak efektif Semakin berkurangnya ruang terbuka hijau Meluasnya daerah kumuh Banjir

3 Esensi Spatial Planning di Curitiba, Brazil Radial growth Linier growth Jaringan pelayanan yang sejalan dengan Tata Guna lahan Bus NetworkLanduse Social Development Public Transportation Land Use Environment Economi Development Road Network Pusat Kota menjadi Gambar 2 Gambar 1 Penampang Melintang Struktur Kota Linier Permukiman Sampah berubah menjadi makanan sehat Sistim penanganan di wilayah kumuh Program barter barter hijau sampah Dilakukan di lokasi kumuh Jika penataan lokasi kumuh yang tidak dapat dilayani telah dilakukan, kondisi jalan oleh truk sampah sudah lebih baik, maka … krn kondisi jalan sempit … Hanya sampah Semua sampah daur ulang yang dapat dibarter Dapat dibarter


Download ppt "Status Kepemlikan/Konsum si Kepemilkan/Konsum si Bersifat Excludable Kepemilkan/Konsum si Bersifat Non- Excludable Kepemilkan/Konsum si Bersifat Rivalitas/"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google