Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

JADILAH ORANG YANG DAPAT MEWARISKAN IMAN Week of Prayer: SLA/PTASN, Pematangsiantar Jumat Pagi, 02 Nopember 2007.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "JADILAH ORANG YANG DAPAT MEWARISKAN IMAN Week of Prayer: SLA/PTASN, Pematangsiantar Jumat Pagi, 02 Nopember 2007."— Transcript presentasi:

1

2 JADILAH ORANG YANG DAPAT MEWARISKAN IMAN Week of Prayer: SLA/PTASN, Pematangsiantar Jumat Pagi, 02 Nopember 2007

3 LS. No. 129 SEDAP HARAP PADA YESUS 1.Sedap harap pada Yesus, Dan percaya firman-Nya JanjiNya tiada berobah, Demikianlah sabdaNya Ulangan: Yesus, Yesus, yang kucinta, Setiawan selamanya Yesus, Yesus yang terindah, Sedap harap padaNya

4 2.Sedap harap pada Yesus, DarahNya menyucikan Hanyalah oleh percaya, Aku dapat ampunan 3.Sedap harap pada Yesus, DihapusNya dosaku Hidup damai dan bahagia, DibrikanNya pada ku 4.Aku girang tlah berharap, Pada Engkau ya Yesus Engkau sahabat yang tetap, Serta aku slamanya

5 BER-TE-MU JURU SLA-MAT-KU SE-JAK DIA SUCI-KAN-KU KU-DA-TANG KEPA-DA YE-SUS DIA U-BAH SE-LU-RUH HI-DUP-KU Reff : DIA JA-MAH, SGNAP HI-DUP-KU DAN OH DA-MAI DI-HA-TI-KU SE-MUA TLAH B’RU-BAH DAN A-KU TAU, DIA JA-MAH KU JADI BA-RU

6 AMSAL 22:6 Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.

7 Bill Spears: Keberhasilan tanpa pewarisan adalah kegagalan

8 KHUSUS ORANGTUA: Tekunlah untuk menuntun anak-anak untuk mengenal AllahTekunlah untuk menuntun anak-anak untuk mengenal Allah (1) Berdoalah bagi anak-anak anda (2) Bersikaplah terbuka terhadap keinginan anak anda untuk menjadi orang Kristen (3) Jadwalkanlah waktu untuk menjelaskan Injil kepada anak anda Tekunlah untuk menuntun anak-anak untuk mengenal AllahTekunlah untuk menuntun anak-anak untuk mengenal Allah (1) Berdoalah bagi anak-anak anda (2) Bersikaplah terbuka terhadap keinginan anak anda untuk menjadi orang Kristen (3) Jadwalkanlah waktu untuk menjelaskan Injil kepada anak anda

9 Logo ULANGAN 6:6-9 Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu, dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.

10 Logo Ada tiga penguat dalam membina anak: 1.VERBAL – Apa yang dikatakan orang tua ikuti dengan sebaik-baiknya. 2.Mat 25:21. 3.AKTIVITAS – Sesuatu yang menyenangkan dimana orang tua mengijikan anak untuk dapat melakukannya. Wahyu 3:4. 4.PEMBERIAN HADIAH – Sesuatu yang berupa hadiah yaitusesuatu yang berharga bagia anak yang diberikan oleh orang tua.

11 Logo Sama seperti kita manusia, mengharapkan anak-anak kita menurut, demikian juga Allah rindu melihat kita anak-anakNya menurut kapada-Nya. “ Jikalau kamu mengasisihi Aku, kamu akan menuruti segala perinta-Ku.” Yohanes 14:15.

12 APAKAH SAUDARA MENGASIHI YESUS DENGAN SUNGGUH- SUNGGUH? BERAPA BESARKAH KASIH SAUDARA PADANYA?

13 ABRAHAM: ORANGTUA YANG SUKSES MEWARISKAN IMANNYA Alkitab Perjanjian Lama mengisahkan seorang bapa yang sangat saya kagumi dalam hidup ini, seorang bapa yang dalam hidupnya selalu yakin terhadap jaminan dan perlindungan Allah. Kalau saya disuruh memilih, diantara orang-orang yang hidup dalam Perjanjian Lama siapakah yang engkau jadikan sebagai idolamu, maka saya akan memilih dia. Abraham, adalah seorang bapa yang tidak pernah meragukan jaminan perlindungan dan penyertaan Allah, dia selalu yakin kepada setiap janji yang keluar dari mulut Allah.

14 HIDUP ABRAHAM:  Rasul Paulus menuliskan mengenai perjalanan hidup Abraham yang dikenal sebagai bapanya orang percaya sepanjang zaman ini dalam surat Ibrani, tepatnya dalam Ibrani 11:8, 17 kita membaca:  ”Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui... Karena iman maka Abraham, takkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak, ia yang telah menerima janji, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal.”

15 Allah telah memilih Abraham menjadi leluhur umat-umat pilihan-Nya, oleh karena dia merupakan seorang yang setia diantara orang-orang lain yang hidup pada zamannya. Dia tetap setia menyembah Allah yang benar meskipun hidup di tengah-tengah orang-orang yang menyembah ilah atau allah lain. Ia tetap setia menyembah Yahweh penciptanya. Ia sangat meyakini jaminan Allah.Allah telah memilih Abraham menjadi leluhur umat-umat pilihan-Nya, oleh karena dia merupakan seorang yang setia diantara orang-orang lain yang hidup pada zamannya. Dia tetap setia menyembah Allah yang benar meskipun hidup di tengah-tengah orang-orang yang menyembah ilah atau allah lain. Ia tetap setia menyembah Yahweh penciptanya. Ia sangat meyakini jaminan Allah.

16 Dalam hidupnya, sejak sebelum meninggalkan kampung halamannya Ur Kasdim dan pergi menuju kepada suatu tempat yang tidak diketahuinya dengan pasti, Abraham selalu mempunya semboyan, ”Jehovah Jireh,” ”Allah akan menyediakan.” Menurut para ahli Alkitab dan pakar Arkheologi, kampung halaman Abraham Ur Kasdim adalah merupakan suatu wilayah yang pada zamannya, tergolong kepada wilayah yang telah maju. Bangunan-bangunan bertingkat, pelajaran matematika dan ilmu pasti lainnya telah dipelajari oleh orang-orang Ur Kasdim. Tetapi saat Allah menyuruh Abraham untuk keluar dari negeri itu, dia menurut saja. Abraham tidak pernah berkata, ”Mengapa Tuhan.?” Dia tidak pernah bertanya kepada Tuhan, ”Apakah ditempat yang baru itu nantinya aku punya pekerjaan, tempat tinggal dan apakah keluargaku akan hidup damai?” Sekali lagi semboyannya selalu, ”Jehovah Jireh,” ”God will provide,” ”Allah akan menyediakan.”

17 l Bukanlah merupakan suatu hal yang mengherankan jika Allah berkata kepadanya, Abraham, ”Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyur; dan engkau akan menjadi berkat.” Abraham, seharusnya menjadi teladan kita kalau kita masih meragukan perlindungan dan kebaikan Allah. Kita seharusnya mampu berkata seperti Abraham, ”Jehovah Jireh.”

18 Untuk menguji ketergantungan Abraham kepada Allah dan untuk melihat apakah dia memang sepenuhnya yakin terhadap janji dan jaminan Allah, maka dia perlu menghadapi beberapa ujian. Sedikitnya ada 4 ujian yang dihadapinya, antara lain:

19 UJIAN IMAN ABRAHAM Dia harus terpisah dari sahabat-sahabat dan saudara-saudaranya. Dia harus mengalami masa paceklik. Harus bersabar untuk menantikan kelahiran anak yang telah dijanjikan. Ujian untuk mempersembahkan Ishak.

20 Logo Tiga pergumulan yang harus dilakukan: - Bertobat – Menyesali dosanya. -Diampuni – Dosa ditinggalkan/ Dibuang. -Berubah – Hidup yang lama ditinggalkan dan yang baru diperkembang.

21 Logo I. Sadarlah dan bertobatlah Kisah 3:19 Segala kebiasaan dalam hidup yang lama, seperti: Berjudi, minum minuman keras, narkoba, berkata kotor, berzinah dan dosa-dosa lainnyaa harus di BASUH DIDALAM DARAH YESUS KRISTUS.

22 Logo II. INGAT DAN SUCIKAN HARI SABAT. Keluaran 20:8-11: “ Ingatlah dan sucikan Hari Sabat…. Enam hari lamanya engkau bekerja, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat tuhan Allahmu. Yesus pelihara hari Sabat, dan hari itu tidak berobah. Tidak ada dokumen yang menyatakan bahwa hari Minggu hari sabat. Jika saudara mengasihi Yesus, tentu saudara akan menurutinya.

23 Logo Perintah untuk memelihara Sabat adalah salah satu dari sepuluh hukum itu. Dan kita di wajibkan untuk menuruti semuanya. Rasul Jakobus menyatakan, melanggar satu berari melanggar semua. “ Sebab barang siapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.” Yakobus 2:10.

24 Cinta Tanpa Syarat Dikisahkan, seorang serdadu Amerika yang pulang setelah bertempur di Vietnam. Dia menelpon orangtuanya di San Fransisco.

25 Katanya: Mama & Papa, Saya segera pulang, tapi saya punya pertanyaan. Saya punya seorang teman, saya ingin membawanya bersama dengan saya ke rumah.

26 “Tentu, kami senang bertemu dengannya” jawab kedua orangtuanya. Kemudian lanjut anak muda itu “Pa, mama ada sesuatu yang kalian harus ketahui, dia terluka parah dalam pertempuran. Dia menginjak ranjau dan kehilangan lengan dan kakinya, dia tidak punya tempat untuk pergi dan saya ingin dia tinggal bersama kita”

27 “Saya sangat sedih mendengarnya nak, kata mama dan papanya! Mungkin kita dapat membantunya nak dan mencarikan tempat tinggal baginya.”

28 “Tidak Ma, tidak Pa! Saya ingin agar dia tinggal bersama-sama dengan kita di rumah” “ Nak, kamu tidak tau apa yang kamu minta”, kata sang ayah sambil dengan sedikit marah dan kesal. “Orang yang cacat itu akan merepotkan kita. Kita punya kehidupan sendiri, dan kita tidak ingin hal seperti ini mengganggu kita. Saya rasa kamu sebaiknya pulang saja dan lupakan saja orang itu. Dia akan menemukan cara untuk hidupnya sendiri.”

29 Mendengar jawaban dari orangtuanya itu, Lalu, si anakpun segera menutup telpon. Mulai dari saat itu, orang tua itu tidak pernah lagi mendengar khabar darinya lagi. Tiba-tiba, beberapa hari kemudian, kedua orangtua itu dikagetkan dengan telepon dari kepolisian San Fransisco.

30 Mereka di beritahu bahwa putra mereka telah mati setelah jatuh dari gedung bertingkat. Polisi yakin bahwa ini adalah kasus bunuh diri. Orangtua yang sedang berduka itu terbang ke San Fransisco, dan dibawa ke kamar mayat untuk mengidentifikasi tubuh anak mereka. Mereka mengenalinya, tapi yang menakutkan mereka, mereka juga menemukan sesuatu yang tidak mereka ketahui sebelumnya, ternyata kini putranya hanya memiliki satu lengan dan satu kaki saja.

31 Orang tua dalam cerita ini mirip dengan kebanyakan dari kita. Kita biasanya mudah mencintai orang yang tampan dan menyenangkan, tapi kita tidak menyukai orang yang menyusahkan atau yang membuat kita tidak nyaman

32 Kita akan memilih menjauhi orang yang tidak sesehat, secantik, atau sepintar kita.

33 Untunglah, ada seseorang yang tidak akan memperlakukan kita seperti itu. Seseorang yang mencintai kita tanpa syarat, yang menganggap kita saudara, tanpa memperdulikan seberapa berantakannya kita.

34 ♫ Turn on your speakers! CLICK TO ADVANCE SLIDES Diadaptasikan dari artikel Curtis Peter Van Gorder

35 Segala sesuatu yang Yesus katakan di Salib adalah merupakan pernyataan lain dari kasih-Nya. Kata-kata yang telah diucapkan Yesus itu masih menggerakkan manusia sampai saat ini. Segala sesuatu yang Yesus katakan di Salib adalah merupakan pernyataan lain dari kasih-Nya. Kata-kata yang telah diucapkan Yesus itu masih menggerakkan manusia sampai saat ini.

36 Bagaimana Yesus bisa mengatakan bahwa orang-orang itu tidak mengetahui apa yang telah mereka perbuat? Untuk beberapa hal mereka memang mengetahui apa yang telah mereka perbuat, tetapi mereka tidak menyadari perbuatan jahat yang telah mereka lakukan—bahwa mereka telah membunuh anak Allah. Dalam memohon kepada Bapa-Nya untuk memaafkan orang-orang yang telah menghina dan membawa DIA kepada penganiayaan, Yesus sebenarnya berbicara untuk membela mereka, dan membuktikan apa telah diajarkan-NYA yaitu untuk “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Matius 5:44). Sekarang DIA mau agar kita memiliki kasih yang limpah dan mengampuni dengan limpah.

37 Yesus mengatakan hal itu kepada pencuri yang bertobat yang disalibkan di sebelahnya. Kisah nyata berikut ini menyatakan pengaruh dari perkataan Yesus dalam zaman kita ini. Diceritakan, sepasang suami istri di Mexico dirampok, seluruh credit cards mereka, surat-surat berharga yang mereka miliki, dan uang kontan mereka ludes di sikat. Kemudian beberapa orang temannya mendoakan mereka, dan berharap agar mereka dapat kuat menghadapi trauma ini dan kemudian berdoa juga agar perampok itu bertobat. Satu minggu kemudian pasangan suami istri itu menerima sepucuk surat yang isinya semua barang-barang berharga mereka yang telah dirampok sebelumnya. Di dalam envelope itu juga ada suatu tulisan “Dari seorang perampok yang telah bertobat.” Dalam surat itu juga terdapat gambar 3 salib, dan salib yang disebelah kanan dilingkari.

38 Yesus mengucapkan perkataan ini kepada ibunya dan kepada Yohanes, murid-Nya yang paling dekat dengan-Nya, pada saat Dia melihat kepada mereka dari atas salib. Yesus memahami bahwa apabila Dia mengakhiri hidupnya di dunia ini, mereka akan kesepian, itulah sebabnya Yesus menganjurkan agar mereka saling memperhatikan satu sama lain. Yesus sangat mengasihi mereka, sehingga meskipun di tengah-tengah penderitaan-Nya dan menjelang kematian-Nya, Dia melihat kebutuhan orang-orang yang dikasihi-Nya. it. Itulah sebabnya, Yohanes sangat peduli kepada Maria sebagai ibunya dan Maria mengasihi Yohanes seperti anaknya sendiri.

39

40 “Yang menyebabkan Yesus mengalami penderitaan yang sangat berat di salib, bukanlah dosa-dosa kita, sebab Dia tahu bahwa kita akan diampuni dan akan diselamatkan. Yang paling menghancurkan hatinya ialah “heterpisahanNya dengan Allah Bapa.” Puji Tuhan kita tidak akan mengalami penderitaan Yesus, kita tidak lagi mengalami keterpisahan dengan BAPA sebab Yesus sudah mengambil tempat kita.

41 Apa yang sudah selesai? Sore hari Jumat pada saat Yesus disalibkan itu, Domba paskah telah dikorbankan. Sama seperti darah domba, telah menyelamatkan orang- orang Ibrani dari kehancuran di Mesir, darah Yesus – Domba Paskah yang Sebenarnya – telah menyelamatkan kita dari kuasa dosa dan kematian. Pada saat Yesus mati di Salib, pekerjaan-Nya teah selsai, dan keselamatan kita telah menang!

42 Yesus, bantulah kami untuk mempercayakan hidup kami sepenuhnya kepada-Mu, seperti Engkau mempercayakan hidup-Mu kepada BAPA dan hidup untuk menyenangkan DIA.

43 LS No. 144 BAWALAH YANG HILANG 1.Ku dengar suara Gembala, Dari padang belantara Memanggil semua yang sesat, Kembali ke kandang slamat Ulangan: Bawalah yang hilang, Dari dunia yang berdosa Bawalah yang hilang, Kepada Tuhan Yesus

44 2.Siapakah hendak menolong, Mencari domba yang hilang Siapakah mau bawa pulang, Agar terlindung di kandang 3.Dengarlah seruan Tuhan, yang ditujukan padamu Pergilah cari domba Ku, Bawalah pulang ke kandang

45 BERTEMU JURU SLAMAT KU

46 SEJAK DIA SUCIKANKU

47 KUDATANG KEPADA YESUS

48 DIA UBAH SELURUH HIDUPKU

49 DIA JAMAH, SGNAP HIDUPKU

50 DAN OH DAMAI DIHATIKU

51 SEMUA TLAH BERUBAH

52 DAN AKU TAU, DAN AKU TAU,

53 DIA JAMAH KU JADI BARU

54 AKU SESAT DARI TUHAN, SKARANG KU PULANG

55 LAMA KU BUAT KEJAHATAN, SKARANG KU PULANG LAMA KU BUAT KEJAHATAN, SKARANG KU PULANG

56 KU PULANG KE RUMAH, TAKKAN MENYIMPANG

57 YA TUHAN KU TRIMALAH, SKARANG KU PULANG

58 AKU SUDAH LAMA HILANG, SKARANG KU PULANG

59 AKU BERTOBAT YA TUHAN SKARANG KU PULANG

60 KU PULANG KE RUMAH TAKKAN MENYIMPANG

61 YA TUHAN KU TRIMALAH, SKARANG KU PULANG

62 LS No. 90 PERCAYA YANG MENANG 1. Dalam dunia banyak amat, Pencobaan kita Kekuatan kita tak dapat, Mengalahkan dosa Tetapi pada Almasih, Adalah kuasa Bangunlah hai orang saleh, Pakaikan percaya Ulangan: Percaya yang menang, percaya yang menang Ajaiblah percaya, Yang alahkan dunia

63 2.Orang saleh umat Tuhan, Dulu dari kita Pegang teguh pengharapan, Lantaran percaya Meski tajam panah setan, Mau membunuh kita Dapat kita lawan setan, Asalkan percaya 3.Kanan kiri ada musuh, Yang menyerang kita Majulah jangan bertangguh, tetaplah setia Pakailah ketopong slamat, Dan lawanlah setan Kuasa Tuhan akan dapat, Musuh dialahkan 4.Semua orang yang menang, Dapat jubah putih Namanya slalu di depan, Almasih yang suci Nyalakanlah percayamu, Dan branikan hati Haraplah pada Almasih, Yang patut dipuji


Download ppt "JADILAH ORANG YANG DAPAT MEWARISKAN IMAN Week of Prayer: SLA/PTASN, Pematangsiantar Jumat Pagi, 02 Nopember 2007."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google