Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

STMIK PALANGKARAYA Oleh : Suparno Blog : Trouble Shooting Booting Matakuliah – Dasar Komputer.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "STMIK PALANGKARAYA Oleh : Suparno Blog : Trouble Shooting Booting Matakuliah – Dasar Komputer."— Transcript presentasi:

1 STMIK PALANGKARAYA Oleh : Suparno Blog : Trouble Shooting Booting Matakuliah – Dasar Komputer

2 Komputer Restart Berulang-Ulang Penyebab : Driver Tidak Kompatibel : Terjadi setelah menambahkan/install driver tertentu. –Solusi booting dengan Safe Mode –Hapus/Remove driver penyebabnya Hardware Bermasalah : Hardware memang rusak –Coba cek satu persatu hardware yang diduga rusak misalnya hardisk, power supply, RAM, kabel-kabel, dll

3 Komputer Restart Berulang-Ulang Virus : Boot Sector terinfeksi virus –Beri perintah : Shutdown –a –Lakukan Scan dengan antivirus yang update Hardisk Bad Sector : Terjadi karena proses menutup windows tidak wajar, bisa dikarenakan tidak dishutdown, mati lampu, hang, dll –Lakukan Scandisk dengan tools check media –Lakukan Defrag dengan Disk Defragmenter

4 Check Media (Scandisk) Buka Window Explorer Click Kanan pada Drive yang akan di Check Pilih Properties Pada Jendela Properties click tab Tools Pada bagian Error-checking clicklah Check Now Pada dialog Check Disk, pilih semua check box yang ada, click Start untuk memulai

5 Check Media (Scandisk)

6 Disk Cleanup Untuk membersihkan file-file yang tidak diguna- kan (temporary, sisa install dll)

7 Disk Defragmenter Menyatukan kembali urutan data yang terpisah pada sector yang sesuai Lakukan Scandisk dan Defrag secara berkala dan teratur

8 Masalah yang Sering Dihadapi 1.Komputer tidak mau booting Tunggu beberapa saat lalu kemudian hidupkan lagi. Cek kabel power. 2.PC tidak mau booting setelah penambahan HW Lepas kabel power. Cek posisi HW baru, benar atau belum. Pasang kembali kabel power dan coba booting lagi.

9 Masalah yang Sering Dihadapi 3.Pesan CMOS Checksum Failure/Real Time Clock Failure Penyebab utama baterai CMOS telah habis. Gangi baterai CMOS dengan yang baru. Jika belum bisa, kemungkinan ada kerusakan chip CMOS. 4.Pesan RAM Bad/Memory Parity Error XXX Penyebabnya ada pada RAM. Cek posisi RAM, apakah menancap pada socket dengan tepat. Cek apakah aturan-aturan dalam pemasangan RAM telah terpenuhi, seperti : Pemasangan harus dimulai dengan socket pertama Tes kondisi RAM dengan memasang satu persatu.

10 Masalah yang Sering Dihadapi 5.Pesan Keyboard Bad Penyebabnya adalah pada Keyboard. Periksa koneksi kabel keyboard di belakang PC. Coba ganti dengan keyboard lain. Jika masih tidak bisa, Kerusakan ada pada chip keyboard motherboard. 6.Pesan Data Error Reading Drive X Penyebabnya ada pada hardisk. Coba booting ulang beberapa kali dan jika berhasil, segera selamatkan data yang ada. Cek koneksi kabel data dari hardisk ke motherboard dan ke power supply.

11 Masalah yang Sering Dihadapi 7.Pesan Disk Configuration Error/DMA Error On Boot Kemungkinan motherboard tidak mendukung hardisk. Ganti dengan hardisk lain/Pasang pada komputer lain. 8.Pesan FDD Cotroller Failure Penyebabnya pada floppy disk drive. Masuk ke Setup BIOS, Disable-kan drive A atau B, simpan dan booting. Jika belum bisa, cek koneksi kabel pada FDD. Coba ganti dengan FDD yang lainnya.

12 Masalah yang Sering Dihadapi 9.Pesan Internal Chace Test Failed Buka buku manual motherboard. Periksa apakah prosesor kompatibel dengan motherboard. Jika tidak kompatibel harus mengupgradenya. 10.Pesan Disk Configuration Error/DMA Error On Boot Mungkin motherboard tidak mendukung hardisk baru. Jika mungkin ganti dengan motherboard yang sesuai. 11.Pesan Unlock System/Unit Keylock Penyebabnya karena sistem sedang terkunci. Lihat buku manual, cari tempat kunci tersebut, Buka dan booting kembali.

13 Basic Input Output System (BIOS) Sekumpulan rutin perangkat lunak yang fungsinya : 1.Untuk Inisialisasi dan pengujian terhadap perang- kat keras, disebut POST (Power On Self Test) 2.Memuat dan menjalankan sistem operasi 3.Mengatur konfigurasi dasar komputer (tanggal, waktu, media penyimpan, boot sequence, dan kestabilan komputer) 4.Membantu SO dalam pengaturan perangkat keras menggunakan BIOS Runtime Services.

14 BIOS <> CMOS Istilah BIOS dan CMOS sering dicampuraduk, padahal keduanya memiliki arti yang berbeda. BIOS adalah software Firmware low level CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) adalah memory yang digunakan untuk semua setting BIOS. Untuk menyimpan data ini, CMOS membutuhkan baterai yang terdapat pada motherboard (Type CR2032).


Download ppt "STMIK PALANGKARAYA Oleh : Suparno Blog : Trouble Shooting Booting Matakuliah – Dasar Komputer."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google