Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Referensi : 1. Dasar-dasar Manajemen, Prof Dr. Sukanto Reksohadiprodjo, M.Com, BPFE-Yogyakarta, 2000 2. Dasar-dasar Perilaku Organisasi, Drs.Supardi,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Referensi : 1. Dasar-dasar Manajemen, Prof Dr. Sukanto Reksohadiprodjo, M.Com, BPFE-Yogyakarta, 2000 2. Dasar-dasar Perilaku Organisasi, Drs.Supardi,"— Transcript presentasi:

1

2 Referensi : 1. Dasar-dasar Manajemen, Prof Dr. Sukanto Reksohadiprodjo, M.Com, BPFE-Yogyakarta, Dasar-dasar Perilaku Organisasi, Drs.Supardi, MM, dkk, UII Pres, Organisasi dan Manajemen, Fremont E.Kast, dkk, Bumi Aksara Jakarta, Total Quality Management in Education, Edward Sallis, IRCiSoD Yogyakarta, Manajemen Berbasis Sekolah dan Masyarakat, Dr. Syaifil Sagala, MPd,Nimas Multima Jakarta, Manajemen Sumber Daya Manusia,Henry Simamora, STIE YKPN,1995

3 REFERENCY LANJUTAN 7. Charles CH (1981) Elementery classroom management. A.Hanbook of execellence in teaching, longman inc publishers New York. 8. Horald G Robertand Petricia Hovel (1927) Diciplinein The Classroom Solering the Teaching Puzlle reston Publshing Company Virginia 9. Jhonson H.(1974) at all. Conceptualizing classroom manajement.Efthar offset Semarang 10. H. Entang & T Raka Joni, (1983) Pengelolaan Kelas. Dep P & K 11. Suharsimi Harikunto (1996), Pengelolaan kelas dan siswa sebuah pendekatan evaluatif. PT Raja grafindo Jakarta. 12. A.Rohani.M.Pd,Pengelolaan Kelas

4 Organisasi berasal dari bahasa Yunani ‘Organon’ yang berarti ‘alat’ dan Istilah latin “Organum” yang berarti, Bagian, Anggota atau badan. Organisasi adalah ‘frame work’ : Bentuk kerjasama manusia untuk mencapai tujuan bersama Organisasi dapat dipandang sebagai : 1. Suatu wadah 2. Suatu proses 3. Suatu sistem ORGANISASI

5 Sebagai suatu wadah, organisasi adalah tempat dimana kegiatan manajemen dijalankan Sebagai suatu proses, organisasi adalah memperhatikan dan menyoroti interaksi antar orang-orang yang menjadi anggota organisasi, dalam hal ini terdapat dua macam hubungan, yakni hubungan formil dan informil Sebagai suatu sistem, organisasi merupakan kombinasi dari pada sistem sosial, sistem fungsional, dan sistem komunikasi

6 DEFINISI O RGANISASI : SEBAGAI S TRUKTUR T ATA PEMBAGIAN K ERJA D AN S TRUKTUR TATA H UBUNGAN K ERJA A NTARA KELOMPOK O RANG P EMEGANG P OSISI, YANG B EKERJASAMA untuk MENCAPAI S UATU T UJUAN T ERTENTU

7 PENGERTIAN ORGANISASI James D. Mooney : “Organisasi adalah bentuk setiap kerjasama manusia untuk pencapaian tujuan bersama Jhon Pfiffener & S.Owen Lane : “Organisasi adalah proses penggabungan pekerjaan yang dilaksanakan oleh orang-orang atau kelompok dengan kekuasaan yang diperlukan untuk pelaksanaan itu Chester I Bernard, “Organisasi adalah suatu sistem kegiatan kerjasama dari dua orang atau lebih, bersifat tidak perseorangan,sebagian besar mengenai hal hubungan-hubungan dalam pencapaian tujuan GR.Terry, “Organisasi yaitu struktur dengan bagian-bagian yang demikian diintergrasi hingga hubungan mereka satu sama lain dipengaruhi oleh hubungan mereka dengan sistim keseluruhan Jhon M. Gaus, “Organisasi adalah tata hubungan antara orang-orang untuk dapat memungkinkan tercapainya tujuan bersama dengan adanya pembagian tugas dan tanggung jawab

8 BEKERJA SAMA

9 t TIDAK BISA KERJA SAMA

10 BENTUK-BENTUK ORGANISASI ORGANISASI GARIS (Line Organization) B entuk organisasi tertua dan sederhana (Hanry Payol) Kebaikannya : * Garis tanggung jawab & wewenang langsung bersipat sederhana serta mudah di mengerti * Disiplin dan pengawasan dipermudah karena jelasnya satuan perintah * Keputusan dapat dibuat lebih cepat * Jika digunakan secara tepat, plesibilitas terhadap perubahan. Keburukannya : * Sulit untuk memperoleh karyawan yang serba bisa * Diperlukan pemimpin karyawan yang cakap dan berpengetahuan luas * Sering terjadi kurang adanya koordinasi antar bagian secara horishontal

11 ORGANISASI GARIS DAN STAF (Line – Staff Organization) biasa dipakai oleh organisasi besar (Harrington Emerson) ORGANISASI GARIS DAN STAF (Line – Staff Organization) biasa dipakai oleh organisasi besar (Harrington Emerson) Kebaikannya : * Menajer hanya memerlukan keterampilan khusus dalam bidangnya saja Dapat mewujudkan “ The right man in the right place * Semua perintah diberikan ke bawah melalui pimpinan sehingga kewibawaan pimpinan tetap terjaga *Fungsi-fungsi staf dilaksanakan oleh unit staf ahli menurut bidangnya sehingga dapat diperoleh efektivitas yang cukup tinggi sedangkan unit garis dapt memusatkan perhartiannya pada fungsi utama. Keburukannya: *Wewenang staf harus dinyatakan secara tegas tidak menimbulkan friksi, sebab seseorang staf pada mulanya hanya memberikan nasehat pada akhirnya dapat memberi perintah. *Unit staf sering dapat memaksakan sarannya pada unit garis atau dapt tidak efektif jika hanya menunggu sampai diminta untuk memberikan sarannya. *Seringkali sukar dikoordinasikan disebabkan rumit dan kompleksnya susunan organisasi

12 ORGANISASI FUNGSIONAL Kombinasi dari organ punsional dan organ garis dan staf KEBAIKANNYA : * Pembidangan tugas-tugas jelas * Memberikan kemungkinan adanya spesialisasi *Mudah untuk mengisi setiap jabatan karena masing-masing dibutuhkan keahlian tertentu * Memberikan pengawasan teknis yang lebih efektip kepada karyawean KEBURUKANNYA : * Dapat mematahkan kesatuan perintah dan tanggung jawab karena butuh menerima perintah dari beberapa atasan yang memiliki kekuasaan yang sama. *Sering kali terjadi para sepesialis (Ahl) sulit bekerja sama, karena masing-masing merasa bidang telah mementingkan bidangnya, sehingga sukar untuk dilaksanakan koordinasi.

13 Struktur organisasi

14 Prinsip-prinsip/pedoman Organisasi 1. Perumusan tujuan dengan jelas 2. Pembagian tugas 3. Delegasi kekuasaan 4. Rentang kekuasaan 5. Tingkat-tingkat pengawasan 6. Kesatuan perintah dan kesatuan tugas 7. Koordinasi

15 Ciri ciri dari sebuah Organisasi : 1. Adanya sekelompok orang-orang. 2. Antar hubungan terjadi dalam suatu kerja sama yang harmonis. 3. Adanya tujuan Dari penjelasan diatas maka Organisasi dapat didifinisikan Sbb : Organisasi adalah : Sekelompok orang orang yang bekerja sama untuk mencapai sesuatu atau beberapa tujuan tertentu. * Organisasi dalam arti bagan atau struktur adalah : Gambaran secara sekematis tentang hubungan hubungan, kerja sama dari orang orang yang terdapat dalam rangka usaha mencapaisuatu tujuan

16 CIRI-CIRI ORGANISASI ADANYA SEKELOMPOK ORANG ADANYA KERJA SAMA ADANYA TUJUAN

17  Komunikasi  Mengerti orang lain  Membina Silaturahmi (Network)

18 TIGA FAKTOR PENTING DALAM organisasi MENTALITAS MORALITAS SPRITUAL

19 Tiga Unsure-Unsure penting dalm Organisasi 1. Adanya sekelompok orang orang 2. Adanya hubungan dan kerja sama 3. Adanya tujuan bersama yang ingin dicapai. Ketiga unsure itu tidak berdiri sendiri sendiri akan tetapi saling kait mengait satu sama lain, saling berhubungan sehingga merupakan kesatuan yang utuh.

20 Organisasi dibedakan menjadi 2 bagian : Pengertian Organisasi (Arti Statis :) Berarti melihat organisasi sebagai sesuatu yang tidak bergerak/diam, Artinya memandang organisasi seperti yang tergambar dalam struktut/bagan yang beraneka ragam. Pengertian Organisasi (Arti Dinamis :) Berarti memandang Organisasi sebagai sesuatu organ yang hidup. Artinya memandang Organisasi tidak hanya dari segi bentuk dan wujudnya saja, akan tetapi juga dari segi isinya. Yaitu sekelompok orang orang yang melakukan aktifitas dalam rangka pencapaian tujuan.

21 .. Untuk mengubah nasib orgnisasi yang hampir punah diperlukan… ENERGI PENGURUS YANG MAHA DAHSYAT PERUBAHAN SIKAP DAN KEBERANIAN yang BESAR UNTUK MENGAMBIL TANGGUNG JAWAB PENUH

22 4 TANTANGAN UTAMA BAGI ORGANISASI: 1.Misi: Apa yang harus dicapai ? 2.Kompetisi: Bagaimana kita dapat berkompetisi ? 3.Kinerja: Bagaimana kita menunjukkan hasil ? 4.Perubahan : Bagaimana kita mengatasi perubahan ? GRAND STRATEGY Satu tujuan : Mencari dan mempertahankan kunci-kunci keunggulan bersaing

23 WAWASAN TUGAS ORGANISASI Merupakan pemahaman terhadap wawasan/pandangan kondisi terhadap lingkungan kerja yang mempengaruhi organisasi/unit kerja baik internal maupun eksternal Yang harus dipahami dalam wawasan tugas organisasi pemerintah : VISI dan MISI

24 VISI DAN MISI Visi : gambaran masa depan suatu organisai yang realistik Visi bagi organisasi mempunyai makna : Memberi nilai tambah Membangun komitmen Mengatasi ketakutan akan kegagalan Mengatasi setiap kemapanan yang akan merugikan Misi : suatu pengaturan komprehensif dan singkat mengenai tujuan suatu organiasi, program atau pun sub program Ciri-ciri misi Memiliki intergritas Memiliki keinginan yang menonjol Harus bermakna dan relevan Mudah dikomunikasikan Sederhana Mudah diterjemahkan

25 NILAI-NILAI BUDAYA NILAI-NILAI INSTRUMENTAL TANTANGAN SISTEM KERJA Disiplin Efektif Efisien Cepat Pasti Sopan Ramah Penolong Aman Nyaman LINGKUNGAN KERJA PENINGKATAN MUTU KERJA DALAM ORGANISASI DAN MANAJEMEN

26 12/17/ HO R E ! AKULAH PENGURUS ORGANISASI YANG HEBAT & kuat di negri ini !

27 PENGURUS ORGANISA SI YANG HANDAL : Bukan yang banyak omong tanpa bukti

28 TAHUKAH ANDA, APA ITU MANAJEMEN..?

29 PENGERTIAN MANAJEMEN MANAJEMEN berasal dari bahasa yunani yaitu kata MANAGIO artinya “PENGURUSAN”, atau MANAGIARE artinya “ MELATIH DALAM MENGATUR LANGKAH-LANGKAH” atau dalam bahasa inggris TO, artinya KE atau Tujuan, dan MANAGE artinya Memerintah. MANAJEMEN secara umum artinya : adalah sebagai proses pemakaian sumber daya secara efektip dan efisien untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan. MANAJEMEN sering diartikan sebag * ILMU * KIAT * PROFESI

30 1.Sebagai ilmu menurut Luther Gulick, karena manajemen dipandang sebagai suatu pengetahuan yang secara sistematis, berusaha memahami,Mengapa dan bagaimana orang bekerja 2. Sebagai kiat, menurut Follet, karena manajemen adalah alat untuk mencapai sasaran melalui cara-cara dengan mengatur orang lain dalam menjalankan tugas 3. Sebagai profesi, karena manajemen dilandasi dengan keahlian khusus, dan dituntun dalam suatu kode etik

31 MANAJEMEN sering juga diartikan sebagai : Suatu Proses Sutu Kolektivitas Suatu Ilmu dan Suatu Seni

32 1. Dalam Encylopedia of The Social Sciences dikatakan bahwa Manajemen adalah Suatu proses dengan proses mana pelaksanaan suatu tujuan tertentu diselenggarakan dan diawasi 2. Sebagai Kolektivitas adalah orang orang yang melakukan aktifitas manajemen. Jadi dengan kata lain: segenap orang orang yang melakukan aktivitas manajemen dalam suatu badan tertentu disebut manajemen, 3. Sebagai Suatu Ilmu dan Seni adalah : Charter I Bar nard dalam bukunya “The Function Of The Excecutife “ mengakui bahwa manajemen adalah “Seni” juga sebagai “Ilmu” Hendri Fayol, Arifin Brown Harold Koontz, Cyril O Donnel dan George R Trry bahwa Manajemen itu adalah “Ilmu” sekaligus “Seni”

33 Manajemen Sebagai suatu “Seni” berfungsi untuk mencapai tujuan yang nyata, mendatangkan hasil atau manfaat. Manajenen Sebagai Suatu “Ilmu” berfungsi menerangkan fenomena fenomena ( Gejala gejala), Kejadian kejadian, keadaan keadaan. Jadi memberikan penjelasan penjelasan dari unsur unsur keilmuannya.

34 Hersey & Banchard (1982) mendefinisikan manajemen sebagai proses kerjasama melalui orang-orang atau kelompok untuk mencapai tujuan organisasi diterapkan pada semua bentuk dan jenis organisasi. Sedangkan Luther Gulick (1965), mengemukakan bahwa manajemen adaslah : suatu ilmu karena mampu menuntut manajer dengan memberi kejelasan apa yang harus dilakukan

35 BEBERAPA DEFINISI TENTANG MANAJEMEN FREDERICK WINSLOW TAYLOR (1811) Manajemen adalah mengetahui secara tepat apa yang anda ingin kerjakan dan kemudian anda melihat bahwa mereka mengerjakan dengan yang terbaik dan termurah GEORGE R. TERRY (1964), manajemen adalah suatu proses yang nyata mulai dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian yang dilakukan untuk menyelesaikan sasaran yang telah ditetapkan dengan menggunakan orang dan sumber-sumber daya lainnya DAFT DAN STEERS (1996) “Manajemen adalah sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan

36 SARANA MANAJEMEN Man (SDM Yang dimilki oleh Organisasi) Money (Uang yang dapat menunjang kegiatan organisasi) Material (Bahan Stengah Jadi dan bahan Jadi) Machine (Mesin) Methode Cara Kerja untuk mempermudah memperlancar jalannya kegiatan. Market

37 FUNGSI MANAJEMEN Fungsi Manajemen diperkenalkan Henry Fayol Industriawan Perancis (awal Abad Ke 20) yaitu ada lima Fungsi Manajemen : Perencanaan/Merancang, Pengoganisasian, pengarahan, Pengendalian, Pengawasan. kelima fungsi itu dijadikan 4 (empat) Fungsi : (Merencanakan/Planing, Mengorganisir/Pengorganisasian, Mengarahkan/Directing, Pengawasan/Controling )

38 . Prencanaan Mengorganisir Mengarahkan Pengawasan

39 Fungsi2 Manajemen menurut para tokoh-tokoh 1. Louis A. Allen : Leading, Planing, Organizing, Controlling. 2. Prajudi Atmosudirdjo : Planing, Organizing, Directing, Actuating, Contolling. 3. John Robert Beishline, Ph. D : Perencanaan, Organisasi, Komando, Kontrole. 4. Henry Fayol : Planing, Organizinh, Commanding, Coordinating, Controlling. 5. Luther Gulich : Paning, Organizing, Staffing, Diecting, Coordinating, Roforting, Budgeting. 6. Koontz dan O”donnel : Organizing, Staffing, Directing, Planing, Controlling. 7. William H. Newman : Planing, Organizing, Assembling, Resources, Direkting, Controlling. 8. Dr. S. P. Siagian, MPA : Planing, Organizing, Actuating, Controlling. 9. Wilim Spriegel: Planing, Organizing, Contoling 10. George R. Terry : Planig, Organizing, Actuating, Controlling. 11. Lindral F. Urwick : Forecosting, Paning, Organizing, Commanding, Coordinating, Controlling. 12. Dr. Winasdi, SE : Planing, Organizing, Coordinating, Actuating, Leading, Comunication, Controling. 13. The Liang Gie : Planing, Decision making, Directing, Coordinating, Controlling, Improving.

40 Kombinasi keseluruhan 1. Forecasting/Meramalkan /Menaksirkan 2. Stafing, Assembling Reseurces/Penyusunan 3. Organizing/Pengelompokan 4. Direkting, Commanding/Bimbingan 5. Leading/mengambil keputusan 6. Reporting/Menyampaikan perkerembangan atau hasil kegiatan

41 JENJANG/TINGKATAN MANAJEMEN 1. Manajemen Lini Pertama/Lou Manajer (Operasional) meliputi Supervisor, Manajer Shift,Manajer Area, Mandor (Foreman). 2. Manajemen Tingkat Menengah/Meddel Manajer (Ka.Bagian, Pimpinan proyek, Manajer Pabrik, Manajer Devisi) 3. Manajemen Tingkat Puncak/Top Manajer (CEO (Chief Exekutif Officer)

42 JENJANG MANAJEMEN MANAJEMEN PUNCAK Presiden Direktur, Direktur, Eksekutif, Konsultan MANAJEMEN MENENGAH Kepala Bagian, Kepala Seksi, Koordinator Penjualan MANAJEMEN PERTAMA Supervisor, Mandor

43 Tokoh-tokoh Manajemen * Frederich Winslor Taylor (FW. Taylor ) Bapak manajemen * Hendri Payol ( ) Tokoh ternama * Robet Owen ( ) * Charles Babage ( ) * Kapten Henry Matcalfe ( ) * Hendry Robinson Towne ( ) Hendry Laurence Gantt ( ) * Russel Robb ( ) * Harrington Emerson ( )

44 TEORI MANAJEMEN Manajemen Ilmiah (Scientific Manajemen) dipopulerkan oleh FW.Taylor Tahun yang terkenal dengan tahun lahirnya manajemen modern Berdasarkan pengalaman Taylor membuat sebuah pedoman ttg meningkatkan Efisiensi produksi al : * kembangkan ilmu bagi tiap-tiap unsur pekerjaan seseorang * secara ilmiah latihlah,ajarilah atau kembangkan pekerja tersebut. * Bekerja samalah dengan para pekerkja untuk menjamin bahwa para pekerja dapat bekerja dengan sungguh-sungguh sesuai dengan prinsip-prinsip ilmu yang dikembangkan tadi. * Bagilah pekerjaan & tanggung jawab secara merata antara manajemen dan para pekerja

45 PRINSIP MANAJEMEN 1. Pembagian Kerja (Devision of work) 2. Wewenang dan Tanggung Jawab (Authority and responsibility) 3. Disiplin (Discipline) 4. Kesatuan Perintah (Unity of Command) 5. Kesatuan Pengarahan( Unity of Direction) 6. Mengutamakan kepentingan organisasi diatas kepentingan sendiri 7. Penggajian Pegawai 8. Pemusatan (centralization) 9. Hirarki,ketertiban,keadilan dan kejujuran,stabilitas kondisi karyawan 10. Prakarsa 11. Semangat Kesatuan.

46 PRINSIP DASAR MANAJEMEN Menjalankan fungsi perencanaan,pelaksanaan, dan pengendalian menjadi suatu rangkaian kegiatan pengambilan keputusan yang bersifat mendasar dan menyeluruh dalam suatu proses pendayagunaan segala sumber daya dikelola secara efektip dan efisien disertai penetapan cara pelaksanaannya oleh seluruh jajaran dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasinya

47 KETERAMPILAN MANAJER ROBERT L. KATZ Tahun 1970 minimal ada 5 keterampilan manajer : 1.Keterampilan Konseptual (Conceptual Skills) ide, Kiat kiat, gagasan gagasan yang dapat dijabarkan dalam suatu rencana kegiatan 2.Ketemapilan berkomunkasi (Comunication Skills) 3. Keterampilan kemanusiaan (Human Skills) 4 Keterampilan Administrasi (Administrative Skills) 5.Keterampilan Teknik (Technical Skills)

48 MENGAPA MANAJEMEN DIBUTUHKAN ? Suatu alat untuk mencapai tujuan Untuk menjaga keseimbangan apabila terjadi perbedaan pendapat yang saling bersebrangan Untuk efektip dan efisien

49 MANAJEMEN Adalah Ilmu dan Seni merencanakan, Mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat alat (Sumber daya) untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

50 1. Mengenal Diri 2. Penguasaan Diri 3. Percaya Diri 4. Komitmen 5. Fleksibelitas 6. Integritas

51 SESEORANG YANG DIBERI JABATAN KETUA/KEPALA DALAM SEBUAH ORGANISASI PEMIMPIN : SIPAT/WATAK YANG DIMILIKI SESEORANG UNTUK DAPAT MEMBIMBING/MENGATUR ORANG LAIN KEPEMIMPINAN : PRESTASI ATAU KEBERHASILAN/KEGAGALAN YANG TERDAPAT PADA SESEORANG YANG DITUNJUK SBG SEORANG PIMPINAN PIMPINAN :

52 TUGAS UTAMA SEORANG PEMIMPIN  Bagai mana mengelola Organisasi yang berhasil saat ini > Bagai mana merancang bangun ulang Organisasi untuk berhasil dimasa yang akan datang

53 . 10 KIAT SUKSES Jagalah kesehatan Cintailah diri sendiri Cintailah sesamamu Hiduplah dimasa kini Berpikirlah secara proporsional Punyailah sikap memaafkan Hadapilah setiap problem Punyailah banyak minat Kayakan suatu sebagai hobby Sematkan suatu harapan

54 APA ITU MANAJEMEN SDM

55 Manajemen SDM Adalah : Ilmu dan seni mengatur hubungan dan peran tenaga kerja agar efektif dan efisien membantu terwujudnya tujuan perusahaan. FUNGSINYA Adalah : Untuk merencanakan, Pengorganisasian, Pengarahan, pengendalian, Pengadaan, Pengembangan kompensasi, Pemeliharaan, kedisiplinan, dan pemberhentian. TUJUANNYA : Agar perusahaan mendapatkan rentabilitas laba

56 Manfaat MSDM Menambah pengetahuan dan keterampilan untuk bekerja melalui orang lain. Manajemen SDM adalah : Ilmu dan Seni mengatur proses pemanpaatan sumberdaya manusia dan sumber daya lainnya secara efektif dan efisien untuk mrncapai tujuan. MANAJEMEN SDM Terdiri 5 Unsure. Man, Money, Methode, Machines, Market

57 Peran MSDM Mengatur dan menetapkan program kepegawaian yang mencakup : 1. Menetapkan jumlah, kualitas, dan penempatan tenaga kerja efektip sesuai dengan kebutuhan perusahaan/Jobspecipication, Job requirement, Job evaluation. 2. Menetapkan penarikan, seleksi da penempatan karyawan berdasarkan asas The right manin the right place, the right man in the right job  Menetapkan program kesejahteraan, pengembangan promosi, dan pemberhentian  Meramalkan penewaran dan permintaan SDM pada masa yang akan datang.  Memonitor dengan cermat undan undang perburuhan dan kebijaksanaan pemberian balas jasa pada perusahaan sejenis.  Mengatur mutasi baik Vertikal maun Horizontal  Mengatur pensiun, Pemberhentian, dan pesangonnya

58 Fungsi-fungsi Manajemen sumber daya Manusia 1. Perencanaan Sumber daya Manusia 2. Rekrutmen 3. Seleksi 4. Orientasi 5. Latihan dan Pengembangan 6. Penilaian tenaga Kerja 7. Pemeliharaan Tenaga kerja 8. Kompensasi 9. Pemberhentian

59 Manfaat Utama MSDM Sebagai ilmu terapan, adalah kemungkinan penerapan prisip-prinsip pokok dalam kehidupan perusahaan, sehingga dapat terwujud satuan kerja yang efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan

60 Ruang lingkup MSDM Pengadaan, Pengembangan dan pemanpaatan SDM. Inti pengadaan SDM adalah menyediakan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh organisasi secara kuantitatif dan secara kualitatif.

61 Perkembangan MSDM Perkembangan MSDM didorong oleh kemajuan peradaban, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan tuntutan daya saing produksi barang dan jasa yang dihasilkan. MSDM sudah ada sejak adanya kerja sama dan pembagian kerja diantara dua orang atau lebih dalam pencapaian tujuan tertentu. Para ahli pada abad ke 20 mengembangkan MSDM menjadi suatu bidang studi yang khusus mempelajari peran dan hubungan manusia dalam mencapai tujuan organisasi. Perkembangan MSDM didorong oleh masalah masalah Ekonomis, Politis, dan Sosial. Seperti Masalah Ekonomi : 1. Semakin terbatasnya faktor-faktor produksi menuntut MSDM dapat bekerja lebih efektif dan efisien. 2. Semakin disadari bahwa Sumber daya Manusia paling berperan dalam mewujudkan tujuan perusahaan 3. Karyawan dapat meningkatkan moral kerja, kedisilinan, dan prestasi kerjanya. 4. Para karyawan makin menuntut keamanan ekonominya pada masa depan

62 Masalah Politis : 1. Hak asasi manusia semakin mendapat perhatian, dan kerja paksa tidak diperkenankan lagi 2. Organisasi buruh semakin banyak dan semakin kuat mengharuskan perhatian yang lebih baik terhadap SDM. 3. Campur tangan pemerintah semakin banyak 4. Adanya persamaan hak dalam memperoleh kesempatan kerja. 5. Emansipasi wanita yang menuntut kesamaan hak dalam memperoleh pekerjaan

63 Masalah Sosial : 1. Timbulnya pergeseran nilai didalam masarakat akibat pendidikan dan teknologi 2. Semakin banyak pekerja wanita yang karena kodratnya perlu mendapat pengaturan dengan perundang undangan 3. Kebutuhan manusia yang semakin beraneka ragam, material non material yang harus dipenuhi oleh perusahaan. MSDM ini akan terus berkembang sesuai dengan kemajuan Peradaban, Teknologi, dan Perundang undangan didunia.

64 MANAJEMEN KELAS

65 Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini dengan seksama maka, pembelajar akan mampu : 1. Menjelaskan pengertian manajemen Kelas 2. Menjelaskan Tujuan manajemen Kelas 3. Menyebutkan aspek aspek didalam kelas yang harus dikelola untuk menciptakan belajar dan pembelajaran yang kondusip 4. Menjelaskan tifs dalam pengelolaan kelas yang baik

66 Pengertian Manajemen Kelas Pengelolaan / Manajement Kelas menurut Suandi (2008:107) terdiri dua kata, yaitu “Manajemen” dan “Kelas”. Manajemen artinya pengelolaan. Diartikan sebagai Ilmu dan Seni, Merencanakan, Mengorganisasikan, Menyusun, Mengarahkan dan Mengawasi daripada sumber daya Manusia dan sumberdaya lainnya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pengertian Kelas ( Menurut Hamalik ) adalah sekelompok orang yang melakukan kegiatan belajar bersama - sama untuk mendapatkan pelajaran dari guru. Menurut Suharsimi Kelas berarti sekelompok siswa dalam waktu yang sama menerima pelajaran dari guru yang sama. Menurut Mulyasa Manajemen kelas merupakan keterampilan Guru untuk menciptakan Iklim pembelajaran yang kondusif, dan mengendalikannya jika terjadi gangguan dalam pembelajaran.

67 Pengertian kelas Ruang yang dibatasi oleh empat dinding tempat sejumlah Orang orang berkumpul untuk proses pembelajaran( sec sempit ) Suatu masy terkecil merupakan bagian masy sekolah sbg satuan yang diorganisir menjadi unit kerja yang dinamis untuk mencapai tujuan pendidikan( Luas ) Suatu kelompok orang yang melakukan kegiatan belajar bersama yg mendapat pengajaran dari seorang guru/tenaga pendidik( oemar hamalik )

68 67 Penciptaan Atmosfir Belajar Pengaturan Meja & Kursi Pengaturan Ruang Kelas Pengelolaan Aktivitas Belajar Pengelolaan waktu

69 68 Menyenangkan Mengasyikkan Mencerdaskan Menguatkan Hidup & Memberi Kebebasan

70 69 Aktif Menyenangkan Hidup Kreatif

71 70 Hindari waktu terbuang. Mulai pembelajaran pada waktunya. Hindari menghentikan PBM sebelum waktunya. Hindari terjadinya hal-hal yang dapat mengganggu selama proses pembelajaran. Tingkatkan time on-task setiap siswa untuk mengikuti setiap sesi pembelajaraan. Pertahankan momentum belajar.

72 Beberapa unsur manajemen kelas Kemampuan & keterampilan bertindak Kemampuan & keterampilan menyeleksi dan menggunakan alat. Kemampuan dan keterampilan mengembangkan kerjasama dan dinamika kelas yang stabil Kemampuan dan keterampilan menciptakan memperbaiki dan memelihara organisasi kelas shg siswa dapat memanfaatkan kemampuan, bakat dan minat

73 Tujuan lain manajemen kelas 1. Menciptakan kondisi yang kondusip dlm kelompok 2. Menyediakan kls sesuai dengan tujuan yg diinginkan 3. Menyediakan fasilitas yg beraneka ragam utk kegiatan belajar. 4. Terciptanya suasana sosial yang memberikan kepuasan, suasana disiplin, perkembangan intelektual, emosional,sikap serta apresiasi para siswa.

74 Ruang lingkup manajemen kelas 1. PENATAAN SISWA DIDALAM KELAS a. Organissasi siswa b. Penugasan kelas c. Pembimbingan siswa d. Kenaikan kelas 2. PENATAAN RUANGAN & ALAT PEMBELAJARAN a. Penataan tempat duduk siswa b. Penataan alat-alat praga & kelengkapan kelas c. Penataan keindahan dan kebersihan kelas d. Ventilasi, tata cahaya dan tata warna

75 Beberapa prinsip manajemen kelas 1. Kehangatan ( Keantusiasan ) 2. Tantangan 3. Berpariasi 4. Luwes 5. Penekanan pada hal-hal positif 6. Penanaman disiplin diri

76 1.Tata tertib sebelum pelajaran dimulai a. Siswa yg piket hrs membereskan dan menyediakan perlengkapan yg diperlukan b.Setelah bel siswa berbaris kemudian masu dg tertib c. Siswa mengdkn upacara bendera d. Sebelum belajar berdoa terlebih dahulu e. Siswa yg terlmbt melapor kepd kepsek utk mngikuti pelajaran f. Guru mengabsen siswa dan ditulis dipapan presensi bg yg izin, sakit,alpa

77 2. Selama pelajaran berlangsung 1. Siswa duduk dg rapi dan mengikuti pelajara dg seksma 2. Bila tidak memahami, diperkenankan untuk bertanya tentang pelajaran yg diberikan 3. Siswa tdk diperbolehkan meninggalkan kelas tanpa seizin guru dan kep sek 4. Siswa tidak diperboleh mengerjakan pekerjaa selain belajar. 5. Dilarang makan dan minum, merokok mengotori ruangan sewaktu belajar berlangsung. 6. Siswa harus sopan dan hormat terhdp sesama siswa

78 3.Selama waktu istirahat 1. Semua siswa hrs meninggalkan ruangan kelas 2. Siswa hendaknya betul-betul memanfaatkan waktu istirahat utuk beristirahat. 3. Siswa tdk bleh meninggal lingkungan sekolah tanpa seizin guru atau kepsek. 4. Siswa tdk boleh melakukan hal-hal yg membahayakan.

79 4.Sesudah pelajaran berakhir 1. Siswa hendaknya memberi hormat kep guru. 2. Sisiwa diharuskan berdoa, pimpinan oleh ketua murid. 3. Sebelum guru keluar, siswa tidak boleh mendahului meninggalkan kelas. 4. Sebelum pulang, para siswa harus meneliti perlengkapan pelajarannya, jgn sampai ada barang yg tertinggal. 5. Petugas piket kembali hrs membereskan kembali alat- alat pengajaran yg digunakan dan menyimpannya pd tempat semula.

80 Ketentuan-ketentuan lain-lain 1. Siswa berpakaian rapi dan sopan, sesuai deng seragam yang telah ditentukan 2. Apabila ada kegiatan upacara, setiap siswa harus mengikutinya dengan perlengkapan yang diperlukan. 3. Setiap siswa hrs mengikuti senam massal, kecuali sakit dan menurut keterangan dokter tidak diperbolehkan. 4. Siswa yang tidak hadir baik krn sakit atau krn ada kepentingan yang lain dihrs memberitahu kep ketua kelas, guru, atau kepsek

81 copy MENCIPTAKAN DISIPLIN KELAS A. Bentuk pelanggaran disiplin kelas secara individual 1. Tingkahlaku menguasai orang lain 2. Tingkahlaku menarik perhatian orang lain. 3. Tingkahlaku membalas dendam 4. Peragaan ketidak mampuan padahal dia mampu

82 B. Pendekatan–pendekatan pengelolaan disiplin kelas 1.Pendekatan manajerial a.Kontrol otoriter b.Kebebasan liberal c.Kebebasan terbimbing 2.Pendekatan Psikologis a.Pendekatan modifikasi tingkahlaku b.Pendekatan iklim sosio emosional c.Pendekatan proses kelompok

83 Ada 2 faktor yang mempengaruhi manajemen kelas. 1. Faktor intern yaitu yang berkaitan dengan emosional siswa yaitu perasaan, bakat, minat, pikiran, prilaku, kemampuan yang menyebabkan perbedaan siswa. 2. Faktor eksteren.yaitu berkaitan dengan masalah lingkungan belajar, penempatan siswa, jumlah siswa.

84 Tujuan Manajemen Kelas : Upaya untuk menciptakan berlangsungnya kegiatan belajar dan pembelajaran baik didalam ruangan maupun diluar ruangan secara PAIKEM ( Produktif, Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan )

85

86

87 Guru Aktif memantau kegiatan belajar siswa : Memberi umpan balik Mengajukan pertanyaan yang menantang Mempertanyakan gagasan siswa Siswa aktif :  Membangun konsep bertanya  Mengemukakan gagasan  Mempertanyakan gagasan  Melakukan kegiatan

88 Guru Kreatif : Mengembangkan kegiatan yang menarik dan beragam Membuat alat bantu belajar Memanfaatkan lingkungan Siswa kreatif : Merancang/ membuat sesuatu Menulis/ mengarang

89 Pembelajaran : Mencapai tujuan pembelajaran Siswa : Mencapai kompetensi yang diharapkan

90 Pembelajaran Tidak membuat anak takut:  takut salah  takut ditertawakan  takut dianggap sepele Membuat anak:  berani mencoba/berbuat  berani bertanya  berani mengemukakan pendapat/ gagasan  berani mempertanyakan gagasan orang lain

91 Dalam Pembelajaran PAKEM siswa:

92 Berpusat pada Guru PENDEKATAN PEMBELAJARAN Berpusat pada Siswa

93 Berpusat pada Guru Guru sebagai pengajar Penyampaian melalui ceramah Guru menentukan apa yang mau diajarkan dan bagaimana cara siswa mendapatkan informasi yang akan mereka pelajari

94 Berpusat pada Siswa Guru sebagai fasilitator, bukan penceramah Fokus pembelajaran pada siswa bukan guru. Siswa belajar aktif. Siswa mengontrol proses belajar dan menghasilkan karya mereka sendiri, tidak mengutip dari guru.

95 17/12/2014 Strategi Kognitif 94 TUGAS, PERAN DAN KOMPETENSI GURU DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR Proses Belajar-mengajar merupakan inti dari proses pendidikan secara keseluruhan Proses belajar-mengajar merupakan serangkaian perbuatan guru dan siswa atas dasar hubungan timbal balik untuk mencapai suatu tujuan tertentu Proses belajar-mengajar mempunyai makna yang lebih luas dari pada pengertian mengajar Dalam Proses belajar-mengajar tersirat adanya satu kesatuan kegiatan yang tidak terpisahkan antara siswa yang belajar dan guru yang mengajar

96 12/17/2014 Teori Belajar & Konsep Mengajar 95 PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN 1. DEMONSTRATOR 2. PENGELOLA KELAS 3. MEDIATOR & FASILITATOR 4. EVALUATOR

97 17/12/2014Strategi Kognitif96 PERAN GURU DALAM PROSES BELAJAR – MENGAJAR 1. Guru Sebagai Demonstrator –H–Harus menguasai bahan pelajaran –M–Meningkatkan kemampuannya dalam ilmu yang dimiliki –M–Mampu dan terampil dalam merumuskan Tujuan pembelajaran 2. Guru Sebagai Sumber Belajar –T–Terampil dalam memberikan informasi –M–Mampu membantu perkembangan anak didik untuk bisa menerima, memahami serta menguasai ilmu pengetahuan 3. Guru Sebagai Pengelola kelas –M–Mampu memimpin kegiatan belajar yang efektif serta efisien dengan hasil yang optimal –M–Mampu membimbing siswa untuk pencapaian tujuan yang diharapkan

98 17/12/2014Strategi Kognitif97 5. Guru Sebagai Moderator dan Fasilitator –M–Memiliki pengetahuan dan pema-haman yang cukup tentang media Pendidikan –M–Memiliki keterampilan memilih dan menggunakan sertamengusahakan media dengan baik –M–Memiliki pengetahuan tentang tentang bagaimana siswaberinteraksi dan berkomunikasi 6. Guru Sebagai Evaluator –U–Untuk mengetahui tercapai atau tidaknya tujuan yang telah dirumskan –M–Mengetahui kedudukan siswa di dalam kelas atau di kelompoknya –M–Mendapatkan informasi sebagai umpan balik terhadap proses belajar-mengajar

99 Guru berceramah – menyampaikan informasi Siswa mendengarkan

100 Perbedaan individu kurang diperhatikan

101 Suasana Ruang Kelas banyak sumber belajar: a.l. buku, majalah, koran, dan benda nyata; banyak alat bantu belajar: a.l. batu, lidi, tanaman, alat peraga; banyak hasil karya siswa: a.l. gambar, puisi, laporan percobaan, alat hasil kerajinan. Kesan siswa sebagai produsen

102 101 Kepala sekolah tangguh adalah kepala sekolah yang memiliki: 1.Visi, misi, strategi 2.Kemampuan mengkoordinasikan, menyerasikan sumberdaya dengan tujuan 3.Kemampuan mengambil keputusan secara terampil 4.Toleransi terhadap perbedaan pada setiap orang, tetapi tidak toleran terhadap orang-orang yang meremehkan kualitas, prestasi standar, dan nilai-nilai.

103 102 LINGKUNGAN KELAS YANG MERANGSANG BELAJAR KREATIF A. PENGATURAN FISIK : * TATA FISIK KELAS CUKUP LUWES * DAPAT DI DESAIN SESUAI DENGAN KEBUTUHAN SESAAT B. DIAWALI DGN KEGIATAN PEMANASAN (WARMING UP): MEMBERIKAN PERTANYAAN * MEMBUAT SISWA TERDORONG UNTUK MENGAJUKAN PERTANYAAN C. MENCIPTAKAN KESIBUKAN DIDALAM KELAS : * SISWA BERSIBUK DIRI SECARA KREATIF * GURU SEBAGAI FASILITATOR * MENDORONG SISWA BELAJAR MANDIRI * MENERIMA GAGASAN SISWA * MENGHINDARI HUKUMAN DAN CELAAN * MENERIMA PERBEDAAN ANTAR SISWA KEPIA WAIAN GURU

104 Beberapa pertimbangan perlunya manajemen kelas Merupakan upaya mendayagunakan potensi kelas Kelas mempunyai peranan dan fungsi dalam menunjang keberhasilan. Kelas memberikan dorongan dan ransangan terhdap siswa belajar. Perlu menciptakan kondisi kelas yang ideal

105

106 Soal 2 ujian 1. Jelas perbedaan antara manajemen, manajer, manajerial. 2. Ada 3 pengertian kelas jelas satu persatu 3. Menurut saudara apa hakekat manajemen kelas dan apa perbedaannya dengan manajemen pembelajaran 4. Ada 4 unsur manajemen kelas jelaslah satu persatu. 5. Ada 4 tujuan manajemen kelas jelas satu persatu 6. Ada 2 cara dalam memelihara/menciptakan disiplin kelas 7. Jelaskanlah apa yang dimasuk dengan pendekatan elektif 8. Ada 4 pertimbangan perlunya manajemen kelas dan jelaskanlah satu pelu satu. 9. Ada 4 macam pelanggaran disipin kelas yang dilakuan secara individual jelaskanlah. 10. Ada 6 pelanggaran disiplin kelas yang dilakukan secara kelompok jelaskan satu persatu 11. Jelaskan 4 tatatertib kelas dan poin-poinnya. 12. Pendekatan manajerial dalam menjaga disiplin kelas ada 3 macam jelaskan satu persatu. 13. Jelaskan satu persatu 4 pendekatan psykologis

107 Manajemen kelas : keterampilan bertindak seorang guru atas dasar sifat & tujuan,menciptkan situasi belajar yang baik yg memotivasi siswa untuk belajar dgn baik dan sungguh2

108 Sukses berarti pertumbuhan dan pertumbuhan berarti perubahan Saat untuk berubah ketika segala sesuatu berjalan lancar Buatlah perubahan lebih awal sebelum perubahan itu dipaksakan kepadamu Sumber: Berwirausaha,

109

110

111

112 Kuala Daik airnya tenang, Disitu biduk banyak berhenti, Mana yang baik bawalah pulang, Mana yang buruk beritahu kami Terima kasih Semoga bermanfaat Dan insya allah bertemu kembali pada mata kuliah berikutnya.


Download ppt "Referensi : 1. Dasar-dasar Manajemen, Prof Dr. Sukanto Reksohadiprodjo, M.Com, BPFE-Yogyakarta, 2000 2. Dasar-dasar Perilaku Organisasi, Drs.Supardi,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google