Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PT PLN (Persero) PEMBANGKITAN SUMATERA BAGIAN SELATAN RAKOR TW3 – 2013 Tarahan, 22 Oktober 2013.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PT PLN (Persero) PEMBANGKITAN SUMATERA BAGIAN SELATAN RAKOR TW3 – 2013 Tarahan, 22 Oktober 2013."— Transcript presentasi:

1 PT PLN (Persero) PEMBANGKITAN SUMATERA BAGIAN SELATAN RAKOR TW3 – 2013 Tarahan, 22 Oktober 2013

2 NKO KITSBS s.d TW3 2013

3 Rekap Kinerja Teknis s.d TW3 2013

4 PEMETAAN KONDISI OPERASIONAL TEKNIS PEMBANGKIT SEKTOR PLTU TARAHAN (STAR)

5 PEMETAAN KONDISI OPERASIONAL TEKNIS PEMBANGKIT SEKTOR PLTD/G JAMBI

6 PEMETAAN KONDISI OPERASIONAL TEKNIS PEMBANGKIT SEKTOR PLTA BUKIT TINGGI

7 PEMETAAN KONDISI OPERASIONAL TEKNIS PEMBANGKIT SEKTOR PLTU BUKIT ASAM (SBAM)

8

9

10

11

12 OPI, HTS, PLN Bersih, CorpU, Leadership Mendukung Upaya Mewujudkan Visi Mindset, Kompetensi Leadership Proses Bisnis Kinerja Teknis Efisien Andal Berkualitas OPIOPI TS MI MCL HTS Integritas Data Budaya Kualitas Integritas Personal Leadership Training CorpU

13 Tahapan Program Sumatera Program Utama: 1.Integritas Data 2.PLN Satu 3.Leadership 4.PLN Bersih, No-Suap Komitmen: - IIIIIIIV Program akan dirumuskan pd Nov 2013 Silahkan Unit2 mempersiapkan programnya setelah Rakor ini Pemetaan Masalah Kelistrikan dan Solusinya - Technical System - Process System - People System 1.Perang Padam Sumatera 2.Kemampuan Eksekusi 3.OPI & Kreativitas Komitmen: - Hasil: - Hasil: -

14 NoPROGRAMURAIAN INDIKATOR TARGET TW3 TARGET TW4 PIC 1TECHNICAL SYSTEM Meningkatkan KeandalanEFOR (%) SdOF (x/unit) SOF (%) MPRO 2MANAGEMENT INFRASTRUCTURE Implementasi IMAP SBAMMaturity Level MENJ Optimalisasi Tim Pemeliharaan Terpadu untuk SBAM/SOMB Pelaksanaan Asessment trafo mandiri 50%100%MPRO Life extension Boiler STARKajian & program HAR 50%100%MENJ Penyempurnaan SOP Har STAR dengan adanya implementasi Metal Clay SOP PM, PDM & Gangguan Tube Leak berkurang 50%100% SOP/IK MENJ Program Unggulan SM II

15 NoPROGRAMURAIAN INDIKATOR TARGET TW3 TARGET TW4 PIC 3MINDSET CAPABILITIES LEADERSHIP Peningkatan Kompetensi Pemeliharaan Mampu Asessment Trafo Mandiri 50%100% 1 Sektor (SOMB) MSUM Management Walking Arround Jumlah CMC1x1 x (Kantor Induk & Sektor) GM, MB & MS Program Unggulan SM II

16 Pemetaan Masalah Kelistrikan dan Solusinya I. Pemetaan Masalah & Solusi : Pemetaan Sisi Teknis (Technical System) Recovery Instalasi existing –Recovery pembangkit yang Non-reliable, Non-available, Inefficient –Recovery transmisi yang Non-reliable, Non-available –Recovery jaringan dan gardu distribusi Non-standar, Non-reliable Pemetaan Proses Bisnis (Process System) –Spesialisasi kontraktor : Yantek, Pemasang SR & Meter dll –Pengawasan kontraktor dan mandor line transmisi Pemetaan Sisi People (People System) –Empowering : Manajer Mengajar, CoC, OPI –Integritas tenaga OS II. Rencana pengembangan kelistrikan 5 tahun kedepan –Dari sisi Operasi Kit, Trans, Dist. Keseimbangan growth beban vs pasokan dan jaringan –Menyangkut Technical System, Process System dan People System –Program dibahas lebih detail pd Nov 2013

17 Isue-isue penting 1.Recovery kondisi defisit Sumatera. 1.Recovery sementara dg sewa genset. 2.Pemeliharaan tepat waktu pembangkit2 existing 3.Dibuat kajian kebutuhan kapasitas pasokan th dan usulannya Lampung 200 MW, Jambi 50 MW 4.Penyelesaian SUTT oleh UIP dibantu oleh Area setempat 2.Membangun mitra kerja yang profesional dan credible 1.Pelelangan terbuka dan transparan 2.Bangun kekuatan lokal, jangan bergantung dg Haleyora saja. 3.Buat raport kontraktor semesteran utk dasar reward & punishment 4.Terapkan triple Audit sejalan dg penerapan prakualifikasi kontraktor 3.Roadmap BUMN Bersih  PLN harus bisa sebagai pelopor BUMN Bersih. 4.Mempertahankan DSCR (Debt Service Covenant Ratio) > 1,5  Tanpa mengurangi anggaran investasi dan pemeliharaan untuk keandalan  Penghematan 8 T

18 Jakarta - Wilayah Sumatera mengalami krisis listrik dan seringkali terjadi pemadaman alias byar pet. Untuk mengatasinya, PLN mendatangkan genset berkapasitas 150 megawatt (MW) dari Singapura dan Timur Tengah (Timteng). "Genset-genset tersebut kita sewa, total kapasitas genset yang disewa sebesar 150 megawatt," kata Direktur Utama PLN Nur Pamudji ketika berbincang dengan detikFinance, seperti dikutip Kamis (17/10/2013). PLN Sewa Genset dari Singapura dan Timteng Untuk Atasi Krisis Listrik Sumatera Rista Rama Dhany - detikfinance Kamis, 17/10/ :41 WIB

19 Atasi Krisis Listrik, PLN Juga Sewa Genset Untuk Riau Feby Dwi Sutianto - detikfinance Jumat, 11/10/ :42 WIB Jakarta - Tak hanya untuk wilayah Sumatera Utara, PT PLN (Persero) juga akan menyewa genset untuk mengatasi krisis listrik di wilayah Riau. Kedua provinsi ini memang tengah mengalami defisit pasokan listrik dan sering terjadi pemadaman. Hal ini disampaikan Direktur Utama PLN Nur Pamudji kepada wartawan di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (11/10/2013). "Masalah sama dengan Sumut. Cadangannya nggak cukup. Saat musim kemarau terjadi penerununan kapasitas PLTA. Kasus di Riau dipadamkan siang hari. PLTA hanya cukup beroperasi di malam hari," ucap Nur. PLN menyewa genset berkapasitas hingga 50 megawatt (MW). Ditargetkan pada awal November 2013 ini krisis pasokan listrik di Riau teratasi. "Melihat persoalan ini. Kita tambah diesel 50 MW di Riau. Selesai dipasang bulan November. Itu langsung ditangani unit setempat," sebutnya. (feb/dnl)

20 Apa yang perlu kita lakukan? PLN, menurunkan biaya pokok penyediaan (BPP): Perbaikan AF dan CF pembangkit Menurunkan susut jaringan Efisiensi pengadaan barang dan jasa Efisiensi biaya operasi, working capital, investasi dan pendanaan Percepatan eksekusi proyek PLN, menurunkan biaya pokok penyediaan (BPP): Perbaikan AF dan CF pembangkit Menurunkan susut jaringan Efisiensi pengadaan barang dan jasa Efisiensi biaya operasi, working capital, investasi dan pendanaan Percepatan eksekusi proyek Pemerintah: Kenaikan tarif tenaga listrik Tambahan margin PSO Tambahan modal disetor DMO batubara dan ketersediaan gas Penjaminan pinjaman dan viabilitas keuangan Regulasi dan kebijakan ketenagalistikan Pemerintah: Kenaikan tarif tenaga listrik Tambahan margin PSO Tambahan modal disetor DMO batubara dan ketersediaan gas Penjaminan pinjaman dan viabilitas keuangan Regulasi dan kebijakan ketenagalistikan Kombinasi antara efisiensi internal dan kenaikan tarif tenaga listrik secara bertahap akan memperkuat kemandirian keuangan PLN dan mengurangi beban subsidi listrik bagi negara

21 Efisiensi Operasi 1.Pengendalian BBM 7,3 juta KL  realisasi H sebesar 3,8 juta KL 2.Penjadwalan ulang time delivery dari material yang akan digunakan pada Q agar tidak menumpuk di gudang 3.Pengadaan barang dan jasa: Menurunkan cost per unit, bukan mengurangi program dan/atau menurunkan kualitas 4.Working capital: Rata-rata umur persediaan perusahaan sejenis (TNB, EGAT, KEPCO dan HK Energi) adalah 19 hari (Barclays) Best practice, saldo persediaan < 3% dari total biaya operasi (Accenture) UraianSatuan Batubara: Saldo persediaan real Rata-rata umur persediaan Rp.tn Hari 2,2 27,6 1,5 41,6 3,4 39,4 3,7 45,5 Bahan Bakar Minyak: Saldo persediaan real Rata-rata umur persediaan Rp.tn Hari 4,7 35,5 4,6 30,6 6,4 22,2 6,3 32,9 Persediaan Non Bahan Bakar: Saldo persediaan real Rata-rata umur persediaan Rp.tn Hari 2,9 108,0 4,0 113,2 6,0 95,1 6,9 98,5 Potensi efisiensi dalam modal kerja pada 2013  sebesar >Rp9 triliun (Inventory telah turun sebesar Rp3,7 triliun selama semester 1 tahun 2013)

22 1.BBM: a.Menurunkan usia persediaan rata-rata BBM menjadi 9-12 hari b.Memindahkan BBM dari pembangkit yang standby 2.Batubara: Pengaturan jadwal pemesanan dan kedatangan batubara, untuk memastikan bahwa stok akhir tahun lebih rendah dari akhir tahun lalu untuk menjaga umur rata-rata persediaan hari. 3.Material: Menggeser jadwal delivery material pemeliharaan yang akan digunakan pada triwulan I Pemeliharaan: a.Mundurnya jadwal pemeliharaan mesin yang jam operasinya belum tercapai b.Menunda pemeliharaan minor asset transmisi dan distribusi c.Tidak menggunakan sisa anggaran pemeliharaan untuk program lain yang belum dianggarkan dalam RKAP d.Mengoptimalkan pemanfaatan material gudang 5.Meningkatkan pemakaian energi dari excess power 6.Meningkatkan upaya penagihan piutang dan optimalisasi program P2TL 7.Efisiensi biaya administrasi Program Kerja Efisiensi Operasi 2013

23 TECHNICAL INITIATIVE EWC KIT-SBS

24

25

26

27

28

29 Untuk memenuhi kebutuhan Sub Sistem Lampung diusulkan Persetujuan Direksi : 1.Tambahan kapasitas pembangkit PLTMG 200 MW di 2 lokasi dengan opsi milik PLN, BOT atau sewa dan akan didiskusikan lebih lanjut antara DIVKITSUM, DIVSIS dan DIVKEU. Rencana COD 100 MW di GI Sribawono pada Juni 2014 dan 100 MW di GI Sutami pada September Percepatan COD peaker lampung 200 MW dari 2016 menjadi DIVGBM memastikan pasokan gas untuk kebutuhan pembangkit 200 MW diatas sebagai base load dan 200 MW sebagai peaker. 4.Percepatan pembangunan SUTT 150 kV Menggala – Seputih Banyak, UIP III berkoordinasi dengan GM Distribusi Lampung. 5.Perpanjangan sewa PLTD HSD sebesar 80 MW s.d 2014 di 6 lokasi tersebar.6 lokasi tersebar TECHNICAL INITIATIVE UNTUK SUB SISTEM LAMPUNG

30 TECHNICAL INITIATIVE UNTUK SUB SISTEM JAMBI 1.Dalam rangka optimalisasi pemanfaatan gas di Payo Selincah Jambi diusulkan Persetujuan Direksi penambahan sewa pembangkit PLTMG 50 MW selama 5 tahun dengan target COD Juni Untuk menunjang kebutuhan Sistem diperlukan percepatan COD Pembangkit Peaker Jambi 100 MW dari 2016 ke awal 2015.

31 Terima Kasih


Download ppt "PT PLN (Persero) PEMBANGKITAN SUMATERA BAGIAN SELATAN RAKOR TW3 – 2013 Tarahan, 22 Oktober 2013."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google