Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara Jl. Medan Merdeka Selatan No. 13 Jakarta Pusat - 10110 SEMINAR SEHARI “MENGANTISIPASI SNI GULA KRISTAL PUTIH.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara Jl. Medan Merdeka Selatan No. 13 Jakarta Pusat - 10110 SEMINAR SEHARI “MENGANTISIPASI SNI GULA KRISTAL PUTIH."— Transcript presentasi:

1 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara Jl. Medan Merdeka Selatan No. 13 Jakarta Pusat SEMINAR SEHARI “MENGANTISIPASI SNI GULA KRISTAL PUTIH : MASALAH DAN SOLUSI PENINGKATAN KUALITAS GULA” SURABAYA, 30 APRIL 2009 KEBIJAKAN BUMN GULA DALAM MEMPRODUKSI GULA KRISTAL PUTIH Deputi Bidang Usaha Agro Industri, Kehutanan, Kertas, Percetakan dan Penerbitan

2 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PENDAHULUAN  GULA MERUPAKAN PEMANIS BERKALORI DARI PRODUK AGROINDUSTRI.  MATA RANTAI PROSES PRODUKSINYA DIMULAI DARI BUDIDAYA TEBU DI KEBUN MELALUI FOTOSINTESIS HINGGA PANEN (TEBANG-ANGKUT) DAN PENGOLAHANNYA DI PABRIK.  SETIAP AKTIVITAS DALAM MATA RANTAI MEMBERIKAN KONTRIBUSI TERHADAP PRODUK YANG DIHASILKAN.  SELAIN DIGUNAKAN UNTUK KONSUMSI LANGSUNG (DIRECT CONSUMPTION), GULA JUGA MERUPAKAN BAHAN BAKU INDUSTRI PANGAN (MAKANAN DAN MINUMAN). 2

3 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PERILAKU KONSUMEN  TERJADINYA PERUBAHAN PERILAKU KONSUMEN SEBAGAI DAMPAK MASUKNYA WHITE SUGAR IMPOR DAN GULA RAFINASI.  WARNA PUTIH CEMERLANG DIPERSEPSIKAN BERSIH DAN HYGIENIS, SEDANGKAN GULA BERWARNA COKLAT (KECUALI BROWN SUGAR) DIANGGAP KOTOR.  PREFERENSI TENTANG KUALITAS BERUBAH SEJALAN DENGAN TUNTUTAN PRODUK BERSIH DAN YANG DIHASILKAN DARI INDUSTRI RAMAH LINGKUNGAN (ENVIRONMENTALLY FRIENDLY). 3

4 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PENTINGNYA KUALITAS  KESADARAN AKAN PENTINGNYA HIDUP SEHAT DAN BERSIH MENGHARUSKAN SEMUA PRODUK MEMILIKI STANDAR TERTENTU YANG BERLAKU SECARA NASIONAL DAN GLOBAL.  SEMUA PRODUK MAKANAN DAN BAHAN PANGAN HARUS DIJAMIN BEBAS DARI PATOGEN DAN HAL-HAL LAIN YANG DIPERKIRAKAN BERDAMPAK SERIUS TERHADAP KESEHATAN DALAM JANGKA PANJANG (MISAL PENYEBAB KANKER).  MENGUATNYA TUNTUTAN DIBERLAKUKANNYA STANDAR NASIONAL INDUSTRI (SNI) 4

5 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara KUALITAS SEBAGAI BUDAYA  PRODUK BERKUALITAS TINGGI MENCERMINKAN KOMITMEN PRODUSEN DAN KONSUMEN MENCARI YANG TERBAIK.  KETERBUKAAN PASAR AKIBAT BORDERLESS WORLD MENJADIKAN PRODUK LOKAL BERKUALITAS RENDAH MAKIN KEHILANGAN SEGMEN PASAR.  BAGI PG, PENINGKATAN KUALITAS GULA HENDAKNYA MENJADI GERAKAN BUDAYA UNTUK MERAIH KEUNGGULAN KOMPETITIF DALAM LINGKUNGAN BISNIS YANG MAKIN KETAT.  TEKNOLOGI MEMUNGKINKAN DIPEROLEHNYA PRODUK BERKUALITAS TINGGI DAN HARGA POKOK PRODUKSI BERSAING. 5

6 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PARADIGMA BARU  SAAT PRODUKSI LEBIH KECIL DARI KEBUTUHAN, BERAPA PUN JUMLAH GULA DIHASILKAN PG PASTI LAKU TERJUAL.  DI MASA LALU, RENDAHNYA RESPONS TERHADAP KUALITAS AKIBAT RENDAHNYA INSENTIF YANG DITERIMA PRODUSEN.  PERUBAHAN LANDSCAPE PERSAINGAN MENJADIKAN CARA-CARA LAMA DALAM MELIHAT KUALITAS TIDAK LAGI RELEVAN.  DIPERLUKAN KESADARAN KOLEKTIF DAN PARADIGMA BARU DARI SELURUH PRODUSEN YANG MELIHAT KUALITAS SEBAGAI SALAH SATU CARA MEMENANGKAN PERSAINGAN. 6

7 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PERSOALAN PG-BUMN A.SEBAGIAN BESAR PG BUMN MERUPAKAN ASET YANG DIBANGUN PADA MASA KOLONIAL. B.HANYA BEBERAPA PG BUMN YANG BERKAPASITAS BESAR (> TCD) DAN BERTEKNOLOGI MAJU. C.BAHAN BAKU BERASAL DARI TEBU RAKYAT. D.PERSAINGAN DENGAN GULA RAFINASI DENGAN KUALITAS LEBIH BAIK MAKIN TERBUKA. 7

8 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara INSTRUMEN KEBIJAKAN (1) A.REVITALISASI PG MELALUI PENINGKATAN KAPASITAS GILING, EFISIENSI, DAN KEMAMPUAN MENGHASILKAN PRODUK BERKUALITAS TINGGI. B.PENINGKATAN KAPASITAS MEMUNGKINKAN HARI GILING LEBIH PENDEK SEHINGGA SEMUA TEBU DITEBANG SAAT RENDEMEN OPTIMAL DAN SELESAINYA PUN SEBELUM MUSIM PENGHUJAN. C.MAPPING PG-PG MERUGI YANG DIAWALI KAJIAN KOMPREHENSIF UNTUK DICARIKAN SOLUSI PEMECAHAN MASALAHNYA. D.KONTRAK MANAJEMEN ANTARA DIREKSI DAN KEMENTERIAN NEGARA BUMN TERKAIT PENCAPAIAN TARGET YANG KEMUDIAN DIJABARKAN HINGGA LEVEL PG TERENDAH (MANDOR). 8

9 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara INSTRUMEN KEBIJAKAN (2) E.REVITALISASI PADA LEVEL ON-FARM DAN RESTRUKTURISASI KELEMBAGAAN PETANI YANG MEMUNGKINKAN ADOPSI TEKNOLOGI BERJALAN LEBIH CEPAT F.PEMBATASAN SEGMEN GULA RAFINASI HANYA UNTUK BAHAN BAKU INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN G.MENDORONG SEMUA PG MELAKUKAN PEMBENAHAN INTERNAL SELAMA MASA TRANSISI MENUJU SNI WAJIB H.KERJA SAMA DENGAN PUSAT PENELITIAN UNTUK MENGAKSELERASI PENINGKATAN KINERJA UNGGUL MELALUI BEST PRACTICES, MISAL PEMANFAATAN BIOTEKNOLOGI 9

10 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara ICUMSA TAHUN 2008 A.PTPN IX PG PANGKA (211 IU) – PG RENDENG (450 IU) B.PTPN X PG TJOKEIR (105 IU) – PG NGADIREDJO (285 IU) C.PTPN XI PG KANIGORO (140 IU) – PG REDJOSARIE (256 IU) D.PT RAJAWALI NUSANTARA INDONESIA PG REDJOAGUNG BARU (180 IU) – PG KARANGSUWUNG (276 IU) 10

11 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara SASARAN TAHUN 2009 MUTU GULA 11 ICUMSA MAKSIMUM 200 IU GRAIN 1,2 MM MOISTURE 0,05% GULA RAFINASI SEBAGAI PERBANDINGAN (ACUAN UNTUK PROGRAM JANGKA MENENGAH) ICUMSA 50 IU GRAIN 0,8 MM MOISTURE 0,05%

12 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PENINGKATAN RENDEMEN PENATAAN KOMPOSISI VARIETAS TEBU APLIKASI AGRO-INPUTS PEMANFAATAN BIOKOMPOS PEMELIHARAAN OPTIMAL MANAJEMEN TEBANG-ANGKUT PRIMA 12 C. INSENTIF D. PENETAPAN RENDEMEN INDIVIDUAL SEBAGAI SARANA MEMOTIVASI CARA TERMURAH YANG DAPAT DILAKUKAN A. DIMULAI DARI BUDIDAYA DI KEBUN :

13 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara UPAYA PENINGKATAN KUALITAS A. EFISIENSI BAHAN PEMBANTU. 13 SULFITASI – KARBONATASI – SEMI RAFINASI SACHARAT PADA DEFEKASI B. ALIH PROSES PEMURNIAN C. KONDISI PROSES. D. KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA. ASAM FOSFAT KAPUR DAN BELERANG SESUAI pH

14 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara TANTANGAN KE DEPAN A.PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN HPP BERSAING. B.SELAIN SNI WAJIB, ANTISIPASI TERHADAP SERTIFIKASI PRODUK YANG MAKIN RUMIT. C.INOVASI DAN KREATIVITAS UNTUK MENCARI TEROBOSAN TEKNOLOGI YANG KNOWLEDGE BASED D.TEKNOLOGI INFORMASI DAPAT MEMBANTU PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS GULA 14

15 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PENUTUP  PENINGKATAN KUALITAS MERUPAKAN PROGRAM YANG TIDAK PERNAH BERHENTI DAN BERLANGSUNG TERUS MENERUS.  MENGANTISIPASI PEMBERLAKUAN SNI WAJIB DAN SERTIFIKASI PRODUK YANG MAKIN RUMIT, DIPERLUKAN INOVASI DAN KREATIVITAS TINGGI DARI SETIAP INSAN PERGULAAN BUMN.  PENINGKATAN MUTU HARUS MERUPAKAN GERAKAN BUDAYA. 15

16 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara LAMPIRAN 16

17 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PT PERKEBUNAN NUSANTARA II (PERSERO) 17

18 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PT PERKEBUNAN NUSANTARA VII (PERSERO) 18

19 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX (PERSERO) 19

20 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX (PERSERO) 20

21 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (PERSERO) 21

22 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (PERSERO) 22

23 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PT PERKEBUNAN NUSANTARA X (PERSERO) 23

24 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PT PERKEBUNAN NUSANTARA XI (PERSERO) 24

25 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PT PERKEBUNAN NUSANTARA XI (PERSERO) 25

26 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PT PERKEBUNAN NUSANTARA XI (PERSERO) 26

27 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PT PERKEBUNAN NUSANTARA XI (PERSERO) 27

28 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PT RAJAWALI NUSANTARA INDONESIA (PERSERO) 28

29 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara PT RAJAWALI NUSANTARA INDONESIA (PERSERO) 29


Download ppt "Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara Jl. Medan Merdeka Selatan No. 13 Jakarta Pusat - 10110 SEMINAR SEHARI “MENGANTISIPASI SNI GULA KRISTAL PUTIH."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google