Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kalkulus Predikat (First Order Logic / FOL). Kalkulus Predikat Logika proposional mengasumsikan dunia berisi fakta Kalkulus predikat (seperti bahasa alami)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kalkulus Predikat (First Order Logic / FOL). Kalkulus Predikat Logika proposional mengasumsikan dunia berisi fakta Kalkulus predikat (seperti bahasa alami)"— Transcript presentasi:

1 Kalkulus Predikat (First Order Logic / FOL)

2 Kalkulus Predikat Logika proposional mengasumsikan dunia berisi fakta Kalkulus predikat (seperti bahasa alami) mengasumsikan dunia berisi: –Objek: orang, rumah, angka, warna, permainan baseball, perang, … –Relasi: bagian dari, berasal dari, lebih besar dari, … –Fungsi: ayah dari, teman baik, lebih banyak satu daripada, …

3 Sintaks KonstantaKingJohn, 2,... PredikatBrother, >,... FungsiSqrt, LeftLegOf,... VariabelX, Y, A, B,... Konektif , , , ,  Kesamaan= Quantifier , 

4 Kalimat Atomik Kalimat atomik =predikat (term 1,...,term n ) atau term 1 = term 2 Term =fungsi (term 1,...,term n ) atau konstanta atau variabel Contoh: Brother(John,Richard) Married(Father(Richard),Mother(John))

5 Kalimat Kompleks Kalimat kompleks dibuat dari kalimat- kalimat atomik dengan menggunakan konektif  S, S 1  S 2, S 1  S 2, S 1  S 2, S 1  S 2, Contoh: Sibling(KingJohn,Richard)  Sibling(Richard,KingJohn) >(1,2)  ≤ (1,2) >(1,2)   >(1,2)

6 Kebenaran dalam FOL Kalimat benar jika berkaitan dengan model dan interpretasi Model berisi objek-objek dan relasi antar objek Interpretasi menspesifikasikan : Simbol konstanta → objek Simbol predikat → relasi Simbol fungsi →relasi fungsional Sebuah kalimat atomik predikat(term 1,...,term n ) benar jika dan hanya jika objek-objek yang menjadi acuan bagi term 1,...,term n berada dalam relasi-relasi yang diacu oleh predikat

7 Kuantifikasi: Universal  Semua mahasiswa Stttelkom pintar:  x Mahasiswa(x,Stttelkom)  Pintar(x)  x P bernilai benar dalam sebuah model m iff P bernilai benar untuk setiap objek pada m Ekivalen dengan konjungsi dari instansiasi P: Mahasiswa(Inten, stttelkom)  Pintar(Inten)  Mahasiswa(Dian, stttelkom)  Pintar(Dian)  Mahasiswa(Dewi, stttelkom)  Pintar(Dewi) ...

8 Kuantifikasi: Eksistensi  Beberapa mahasiswa STT Telkom pintar:  x Mahasiswa(x,STTTelkom)  Pintar(x)  x P bernilai benar pada model m iff P bernilai benar untuk beberapa objek pada m Ekivalen dengan disjungsi dari instansiasi P Mahasiswa(Inten, Stttelkom)  Pintar(Inten)  Mahasiswa(Dian, Stttelkom)  Pintar(Dian)  Mahasiswa(Dewi, Stttelkom)  Pintar(Dewi) ...

9 Kesalahan  konektif utama untuk  kesalahan: menggunakan  sebagai konektif utama dengan , contoh:  x Mahasiswa(x,Stttelkom)  Pintar(x) berarti “Setiap orang mahasiswa Stttelkom dan setiap orang pintar”  konektif utama untuk  kesalahan: menggunakan  sebagai konektif utama untuk   x Mahasiswa(x,Stttelkom)  Pintar(x) bernilai benar jika ada yang bukan mahasiswa Stttelkom

10 Quantifier  x  y sama dengan  y  x  x  y sama dengan  y  x  x  y tidak sama dengan  y  x  x  y Loves(x,y) –“There is a person who loves everyone”  y  x Loves(x,y) –“Everyone is loved by at least one person” Quantifier duality: kalimat dapat diekspresikan dengan kalimat lain  x Likes(x,IceCream)  x  Likes(x,IceCream)

11 Kesamaan term 1 = term 2 bernilai benar jika term 1 dan term 2 mengacu ke objek yang sama Contoh: definisi Sibling dengan menggunakan predikat Parent:  x,y Sibling(x,y)  [  (x = y)   m,f  (m = f)  Parent(m,x)  Parent(f,x)  Parent(m,y)  Parent(f,y)]

12 Penggunaan FOL Keterkaitan domain: Brothers are siblings  x,y Brother(x,y)  Sibling(x,y) One's mother is one's female parent  m,c Mother(c) = m  (Female(m)  Parent(m,c)) “Sibling” is symmetric  x,y Sibling(x,y)  Sibling(y,x)

13 Penggunaan FOL The set domain:  s Set(s)  (s = {} )  (  x,s 2 Set(s 2 )  s = {x|s 2 })  x,s {x|s} = {}  x,s x  s  s = {x|s}  x,s x  s  [  y,s 2 (s = {y|s 2 }  (x = y  x  s 2 ))]  s 1,s 2 s 1  s 2  (  x x  s 1  x  s 2 )  s 1,s 2 (s 1 = s 2 )  (s 1  s 2  s 2  s 1 )  x,s 1,s 2 x  (s 1  s 2 )  (x  s 1  x  s 2 )  x,s 1,s 2 x  (s 1  s 2 )  (x  s 1  x  s 2 )

14 KB Kasus Wumpus Persepsi –  t,s,b Percept([s,b,Glitter],t)  Glitter(t) Refleks –  t Glitter(t)  BestAction(Grab,t)

15 Deduksi  x,y,a,b Adjacent([x,y],[a,b])  [a,b]  {[x+1,y], [x-1,y],[x,y+1],[x,y-1]} Properties of squares:  s,t At(Agent,s,t)  Breeze(t)  Breezy(s) “Squares are breezy near a pit” –Diagnostik ---menyimpulkan sebab dari akibat  s Breezy(s)   r Adjacent(r,s)  Pit(r) –Kausal ---menyimpulkan akibat dari sebab  r Pit(r)  [  s Adjacent(r,s)  Breezy(s)]


Download ppt "Kalkulus Predikat (First Order Logic / FOL). Kalkulus Predikat Logika proposional mengasumsikan dunia berisi fakta Kalkulus predikat (seperti bahasa alami)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google