Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENULISAN MODUL (disampaikan di MGMP BIO SMA Gunung Kidul, tgl 17 Okt 2009) OLEH DRS.AGUS WASISTO DDW,MPd.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENULISAN MODUL (disampaikan di MGMP BIO SMA Gunung Kidul, tgl 17 Okt 2009) OLEH DRS.AGUS WASISTO DDW,MPd."— Transcript presentasi:

1 PENULISAN MODUL (disampaikan di MGMP BIO SMA Gunung Kidul, tgl 17 Okt 2009) OLEH DRS.AGUS WASISTO DDW,MPd

2 Pengertian dan Karakteristik Modul Pengertian Modul merupakan bahan ajar cetak yang dirancang untuk dapat dipelajari secara mandiri oleh peserta pembelajaran Modul merupakan bahan ajar cetak yang dirancang untuk dapat dipelajari secara mandiri oleh peserta pembelajaran Modul merupakan alat atau sarana pembelajaran yang berisi materi, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang dirancang secara sistematis dan menarik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan sesuai dengan tingkat kompleksitasnya. Modul merupakan alat atau sarana pembelajaran yang berisi materi, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang dirancang secara sistematis dan menarik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan sesuai dengan tingkat kompleksitasnya.

3 Modul yang Baik? Self Instructional; yaitu melalui modul tersebut seseorang atau peserta belajar mampu membelajarkan diri sendiri, tidak tergantung pada pihak lain Self Instructional; yaitu melalui modul tersebut seseorang atau peserta belajar mampu membelajarkan diri sendiri, tidak tergantung pada pihak lain Self Contained; yaitu seluruh materi pembelajaran dari satu unit kompetensi atau sub kompetensi yang dipelajari terdapat di dalam satu modul secara utuh Self Contained; yaitu seluruh materi pembelajaran dari satu unit kompetensi atau sub kompetensi yang dipelajari terdapat di dalam satu modul secara utuh Stand Alone (berdiri sendiri); yaitu modul yang dikembangkan tidak tergantung pada media lain atau tidak harus digunakan bersama-sama dengan media pembelajaran lain. Stand Alone (berdiri sendiri); yaitu modul yang dikembangkan tidak tergantung pada media lain atau tidak harus digunakan bersama-sama dengan media pembelajaran lain. Adaptive; modul hendaknya memiliki daya adaptif yang tinggi terhadap perkembangan ilmu dan teknologi. Adaptive; modul hendaknya memiliki daya adaptif yang tinggi terhadap perkembangan ilmu dan teknologi.

4 User Friendly; modul hendaknya bersahabat dengan pemakainya. Setiap instruksi dan paparan informasi yang tampil bersifat membantu dan bersahabat dengan pemakainya, termasuk kemudahan pemakai dalam merespon, mengakses sesuai dengan keinginan User Friendly; modul hendaknya bersahabat dengan pemakainya. Setiap instruksi dan paparan informasi yang tampil bersifat membantu dan bersahabat dengan pemakainya, termasuk kemudahan pemakai dalam merespon, mengakses sesuai dengan keinginan

5 B. Fungsi dan Tujuan Penulisan Modul 1. Memperjelas dan mempermudah penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbal. 2. Mengatasi keterbatasan waktu, ruang, dan daya indera, baik peserta belajar maupun guru/ instruktur. 3. Dapat digunakan secara tepat dan bervariasi, seperti untuk meningkatkan motivasi dan gairah belajar; mengembangkan kemampuan dalam berin- teraksi langsung dengan lingkungan dan sumber belajar lainnya yang memungkinkan siswa atau pebelajar belajar mandiri sesuai kemampuan dan minatnya. 4. Memungkinkan siswa atau pebelajar dapat mengukur atau mengevaluasi sendiri hasil belajarnya.

6 C. Pembelajaran Menggunakan Modul Proses pembelajaran pada dasarnya adalah proses komunikasi yang diwujudkan melalui kegiatan penyampaian informasi kepada peserta didik. Proses pembelajaran pada dasarnya adalah proses komunikasi yang diwujudkan melalui kegiatan penyampaian informasi kepada peserta didik. Pembelajaran dengan modul adalah pendekatan pembelajaran mandiri yang berfokuskan penguasaan kompetensi dari bahan kajian yang dipelajari peserta didik dengan waktu tertentu sesuai dengan potensi dan kondisinya Pembelajaran dengan modul adalah pendekatan pembelajaran mandiri yang berfokuskan penguasaan kompetensi dari bahan kajian yang dipelajari peserta didik dengan waktu tertentu sesuai dengan potensi dan kondisinya Belajar mandiri adalah cara belajar yang memberikan derajat kebe- basan, tanggung jawab dan kewenangan lebih besar kepada peserta didik. Belajar mandiri adalah cara belajar yang memberikan derajat kebe- basan, tanggung jawab dan kewenangan lebih besar kepada peserta didik.

7 Implikasi utama kegiatan belajar mandiri adalah perlunya mengopti- malkan sumber belajar dengan tetap memberikan peluang otonomi yang lebih besar kepada peserta didik dalam mengendalikan kegiatan belajarnya. Implikasi utama kegiatan belajar mandiri adalah perlunya mengopti- malkan sumber belajar dengan tetap memberikan peluang otonomi yang lebih besar kepada peserta didik dalam mengendalikan kegiatan belajarnya. Tujuan pembelajaran menggunakan modul untuk mengurangi keragaman kecepatan belajar peserta didik melalui kegiatan belajar mandiri. Tujuan pembelajaran menggunakan modul untuk mengurangi keragaman kecepatan belajar peserta didik melalui kegiatan belajar mandiri.

8 PRINSIP DAN PROSEDUR PENULISAN MODUL PRINSIP PENULISAN MODUL Peserta belajar perlu diberikan secara jelas hasil belajar yang menjadi tujuan pembelajaran. Peserta belajar perlu diberikan secara jelas hasil belajar yang menjadi tujuan pembelajaran. Peserta belajar perlu diuji untuk dapat menentukan apakah mereka telah mencapai tujuan pembelajaran Peserta belajar perlu diuji untuk dapat menentukan apakah mereka telah mencapai tujuan pembelajaran Bahan ajar perlu diurutkan sedemikian rupa sehingga memudahkan peserta didik untuk mempelajarinya Bahan ajar perlu diurutkan sedemikian rupa sehingga memudahkan peserta didik untuk mempelajarinya Peserta didik perlu disediakan umpan balik sehingga mereka dapat memantau proses belajar dan mendapatkan perbaikan bilamana diperlukan. Peserta didik perlu disediakan umpan balik sehingga mereka dapat memantau proses belajar dan mendapatkan perbaikan bilamana diperlukan.

9 5. Peserta didik perlu didorong bekerja sama dalam mempelajari modul. 6. Belajar perlu dibuat bermakna bagi peserta didik.

10 Prosedur Penulisan Modul 1. Analisis Kebutuhan Modul Analisis kebutuhan modul merupakan kegiatan menganalisis kompetensi/ tujuan untuk menentukan jumlah dan judul modul yang dibutuhkan untuk mencapai suatu kompetensi tersebut 2. Penyusunan Draft 2. Penyusunan Draft Penyusunan draft modul merupakan proses penyusunan dan pengor- ganisasian materi pembelajaran dari suatu kompetensi atau sub kompetensi menjadi satu kesatuan yang sistematis. Penyusunan draft modul merupakan proses penyusunan dan pengor- ganisasian materi pembelajaran dari suatu kompetensi atau sub kompetensi menjadi satu kesatuan yang sistematis. 3. Uji Coba Uji coba draft modul adalah kegiatan penggunaan modul pada peserta terbatas, untuk mengetahui keterlaksanaan dan manfaat modul dalam pembelajaran sebelum modul tersebut digunakan secara umum Uji coba draft modul adalah kegiatan penggunaan modul pada peserta terbatas, untuk mengetahui keterlaksanaan dan manfaat modul dalam pembelajaran sebelum modul tersebut digunakan secara umum

11 4. Validasi Validasi adalah proses permintaan persetujuan atau pengesahan terhadap kesesuaian modul dengan kebutuhan Validasi adalah proses permintaan persetujuan atau pengesahan terhadap kesesuaian modul dengan kebutuhan 5. Revisi Revisi atau perbaikan merupakan proses penyempurnaan modul setelah memperoleh masukan dari kegiatan uji coba dan validasi. Revisi atau perbaikan merupakan proses penyempurnaan modul setelah memperoleh masukan dari kegiatan uji coba dan validasi.

12 Penulisan draft modul dapat dilaksanakan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut 1. Tetapkan judul modul 2. Tetapkan tujuan akhir yaitu kemampuan yang harus dicapai oleh peserta didik setelah selesai mempelajari satu modul 3. Tetapkan tujuan antara yaitu kemampuan spesifik yang menunjang tujuan akhir 4. Tetapkan garis-garis besar atau outline modul 5. Kembangkan materi pada garis-garis besar 6. Periksa ulang draft yang telah dihasilkan

13 Kegiatan penyusunan draft modul hendaknya menghasilkan draft modul yang sekurang-kurangnya mencakup: Kegiatan penyusunan draft modul hendaknya menghasilkan draft modul yang sekurang-kurangnya mencakup: 1. Judul modul; menggambarkan materi yang akan dituangkan di dalam modul; 2. Kompetensi atau sub kompetensi yang akan dicapai setelah menyelesai- kan mempelajari modul; 3. Tujuan terdiri atas tujuan akhir dan tujuan antara yang akan dicapai peser- ta didik setelah mempelajari modul;

14 5. Materi pelatihan yang berisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari dan dikuasai oleh peserta didik; 6. Prosedur atau kegiatan pelatihan yang harus diikuti oleh peserta didik untuk mempelajari modul; 7. Soal-soal, latihan, dan atau tugas yang harus dikerjakan atau diselesaikan oleh peserta didik; 8. Evaluasi atau penilaian yang berfungsi mengukur kemampuan peserta didik dalam menguasai modul; 9. Kunci jawaban dari soal, latihan dan atau pengujian

15 TEKNIK PENULISAN MODUL PERTANYAAN PENTING UNTUK MENGARAHKAN MODUL 1. Siapa pebelajar modul ini? 2. Apa maksud dan tujuan modul? 3. Apa materi pelajaran dalam modul? 4. Bagaimana struktur materi pelajaran akan diurutkan dalam modul? 5. Metoda dan media pengajaran apa yang akan digunakan? 6. Bagaimana pembelajaran akan dinilai? 7. Bagaimana pembelajaran akan dievaluasi dan diperbaiki?

16 Karakteristik Pebelajar (Pengguna Modul) 1. Demografik. 2. Motivasi. 3. Faktor yang terkait dengan kegiatan belajar 4. Latar Belakang terkait isi pelajaran

17 Maksud dan Tujuan Pembelajaran Maksud merupakan pernyataan mengenai pembelajaran yang diharapkan meliputi apa yang akan dicapai, bagaimana mencapainya, dan bagaimana menilai ketercapaiannya. Maksud merupakan pernyataan mengenai pembelajaran yang diharapkan meliputi apa yang akan dicapai, bagaimana mencapainya, dan bagaimana menilai ketercapaiannya. Tujuan pembelajaran ialah pernyataan mengenai kemampuan peserta belajar yang dapat dicapai setelah pembela- jaran. Tujuan pembelajaran ialah pernyataan mengenai kemampuan peserta belajar yang dapat dicapai setelah pembela- jaran.

18 Identifikasi Isi Bahan Ajar Isi bahan ajar meliputi uraian mengenai topik-topik utama, konsep, dan prinsip. Isi bahan ajar meliputi uraian mengenai topik-topik utama, konsep, dan prinsip. Berdasarkan pendekatan yang beorientasi pada subyek pengajaran, isi bahan ajar dapat diidentifikasi melalui cara-cara berikut. Berdasarkan pendekatan yang beorientasi pada subyek pengajaran, isi bahan ajar dapat diidentifikasi melalui cara-cara berikut. 1. Mempelajari silabus yang relevan dengan pembelajaran yang akan dikembangkan. 2. Me-review pengetahuan yang dikuasai mengenai topik yang akan ditulis- kan ke dalam modul. 3. Mendiskusikan dengan pakar yang menguasai subyek materi yang akan dikembangkan ke dalam bentuk modul.

19 4. Menganalisis topik yang serupa yang sudah ditawarkan pihak lain. 5. Mempelajari buku teks yang sesuai dengan materi pembelajaran yang akan dituangkan dalam bentuk modul. 6. Mengidentifikasi dan menganalisis konsep kunci pada subyek yang akan diajarkan melalui modul.

20 Struktur Materi Pelajaran Struktur Materi Pelajaran Model pengurutan isi modul Urutan Berdasarkan Topik Urutan Berdasarkan Topik Urutan Kronologis Urutan Kronologis Urutan Tempat. Urutan Tempat. Lingkaran Sepusat. Lingkaran Sepusat. Urutan Sebab-Akibat. Urutan Sebab-Akibat. Struktur Logis. Struktur Logis. Urutan Berpusat Pada Masalah Urutan Berpusat Pada Masalah Urutan Spiral Urutan Spiral

21 Struktur Penulisan Modul Penstrukturan modul bertujuan untuk memudahkan peserta belajar mempelajari materi. Penstrukturan modul bertujuan untuk memudahkan peserta belajar mempelajari materi. BAGIAN PEMBUKA BAGIAN PEMBUKA 1. Judul Judul modul perlu menarik dan memberi gambaran tentang materi yang dibahas. Judul modul perlu menarik dan memberi gambaran tentang materi yang dibahas.

22 2. Daftar isi Daftar isi menyajikan topik-topik yang dibahas. Daftar isi menyajikan topik-topik yang dibahas. 3. Peta Informasi Modul perlu menyertakan peta Informasi. Modul perlu menyertakan peta Informasi. 4. Daftar Tujuan Kompetensi Penulisan tujuan kompetensi membantu pembelajar untuk mengetahui pengetahuan, sikap, atau keterampilan apa yang dapat dikuasai setelah menyelesaikan pelajaran Penulisan tujuan kompetensi membantu pembelajar untuk mengetahui pengetahuan, sikap, atau keterampilan apa yang dapat dikuasai setelah menyelesaikan pelajaran 5. Tes Awal Pembelajar perlu diberi tahu keterampilan atau pengetahuan awal apa saja yang diperlukan untuk dapat menguasai materi dalam mod Pembelajar perlu diberi tahu keterampilan atau pengetahuan awal apa saja yang diperlukan untuk dapat menguasai materi dalam mod

23 BAGIAN INTI BAGIAN INTI 1. Pendahuluan/Tinjauan Umum Materi (1) memberikan gambaran umum mengenai isi materi modul; (1) memberikan gambaran umum mengenai isi materi modul; (2) meyakinkan pembelajar bahwa materi yang akan dipelajari dapat bermanfaat bagi mereka; (2) meyakinkan pembelajar bahwa materi yang akan dipelajari dapat bermanfaat bagi mereka; (3) meluruskan harapan pembelajar mengenai materi yang akan dipelajari; (3) meluruskan harapan pembelajar mengenai materi yang akan dipelajari; (4) mengaitkan materi yang telah dipelajari dengan materi yang akan dipelajari; (4) mengaitkan materi yang telah dipelajari dengan materi yang akan dipelajari; (5) memberikan petunjuk bagaimana memelajari materi yang akan disajikan. (5) memberikan petunjuk bagaimana memelajari materi yang akan disajikan.

24 2. Hubungan dengan materi atau pelajaran yang lain 3. Uraian Materi Uraian materi merupakan penjelasan secara terperinci tentang materi pembelajaran yang disampaikan dalam modul Uraian materi merupakan penjelasan secara terperinci tentang materi pembelajaran yang disampaikan dalam modul Pemberian judul atau penjudulan merupakan alat bantu bagi pembaca modul untuk mempelajari materi yang disajikan dalam bentuk teks tertulis. Pemberian judul atau penjudulan merupakan alat bantu bagi pembaca modul untuk mempelajari materi yang disajikan dalam bentuk teks tertulis. Struktur penjudulan mencerminkan struktur materi yang dikembangkan oleh penulis modul. Struktur penjudulan mencerminkan struktur materi yang dikembangkan oleh penulis modul.

25 Kegiatan Belajar 1 Pengertian, Tujuan, dan Jenis- jenis Asimilasi Tujuan Kompetensi Uraian Materi Tes Formatif Tugas Rangkuman Kegiatan Belajar 2 Asimilasi Carbon(C) Tujuan Kompetensi Uraian Materi Tes Formatif Tugas Rangkuman dst.

26 Di dalam uraian materi setian Kegiatan Belajar, baik susunan dan penempatan naskah, gambar, mapun ilustrasi diatur sedemikian rupa sehingga informasi mudah mengerti Di dalam uraian materi setian Kegiatan Belajar, baik susunan dan penempatan naskah, gambar, mapun ilustrasi diatur sedemikian rupa sehingga informasi mudah mengerti 4. Penugasan Penugasan dalam modul perlu untuk menegaskan kompetensi apa yang diharapkan setelah mempelajari modul 5. Rangkuman Rangkuman merupakan bagian dalam modul yang menelaah hal-hal pokok dalam modul yang telah dibahas

27 BAGIAN PENUTUP: 1. Glossary atau daftar isitilah Glossary berisikan definisi-definisi konsep yang dibahas dalam modul 2. Tes Akhir Tes-akhir merupakan latihan yang dapat pembelajar kerjakan setelah mempelajari suatu bagian dalam modul. 3. Indeks Indeks memuat istilah-istilah penting dalam modul serta halaman di mana istilah tersebut ditemukan


Download ppt "PENULISAN MODUL (disampaikan di MGMP BIO SMA Gunung Kidul, tgl 17 Okt 2009) OLEH DRS.AGUS WASISTO DDW,MPd."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google