Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pasar Faktor Produksi DR. Mohammad Abdul Mukhyi, SE., MM. 1.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pasar Faktor Produksi DR. Mohammad Abdul Mukhyi, SE., MM. 1."— Transcript presentasi:

1 Pasar Faktor Produksi DR. Mohammad Abdul Mukhyi, SE., MM. 1

2 Bagaimana kombinasi faktor produksi yang digunakan dalam menghasilkan produk dengan tingkat efisiensi yang paling optimum: a.Menganalisis pengalokasian faktor-faktor produksi secara efisien. b.Penentuan pendapatan faktor-faktor produksi dan distribusi pendapatan. Tujuan perusahaan  memaksimumkan keuntungan  (MR=MC). 2

3 jumlah tenaga kerja jumlah produksi produksi fisik marjinal harga barang hasil penjualan total hasil penjualan marjinal Hubungan antara jumlah faktor produksi dengan tambahan produksi dan hasil penjualan 3

4 4

5 MRP Hasil penjualan marjinal Jumlah tenaga kerja 5

6 jumlah tenaga kerja jumlah produks i produks i fisik marjinal harga barang hasil penjuala n total hasil penjuala n marjinal harga faktor produks i

7 Hasil penjualan marjinal Jumlah tenaga kerja Sf = MCF MRP2 = Df MRP1 = Df 7

8 Pergeseran kurva permintaan faktor produksi: 1.Perubahan permintaan terhadap barang yang diproduksi. 2.Perubahan faktor produksi yang lain. –Perubahan harga. –Perubahan produktivitas faktor –Elastisitas permintaan faktor produksi o Elastisitas permintaan dari barang yang dihasilkan  makin besar elastisitas permintaan barang yang dihasilkan, makin besar elastisitas permintaan faktor produksi o Perbandingan diantara ongkos yang dibayarkan kepada faktor produksi dengan ongkos total. o Tingkat penggantian diantara faktor produksi  makin banyak faktor produksi lainnya dapat menggantikan sesuatu faktor produksi tertentu, semakin elastis permintaan faktor produksi tersebut o Tingkat penurunan produksi fisik marginal (MPP)  makin cepat penurunan produksi fisik marjinal makin tidak elastis permintaan faktor produksi yang bersangkutan 8

9 9

10 Penentuan Upah di Pasar Tenaga Kerja Upah adalah pembayaran jasa-jasa fisik maupun mental yang disediakan oleh tenaga kerja kepada para pengusaha. Upah uang adalah jumlah uang yang diterima para pekerja dari para pengusaha sebagai pembayaran tenaga mental atau fisik para pekerja yang digunakan dalam proses produksi. Upah riil adalah tingkat upah pekerja yang diukur dari sudut kemampuan upah tersebut membeli barang-barang dan jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan para pekerja. 10

11 Tahu n Upah uang (per unit) Indeks harga konsume n Upah riil 1970Rp /100 x Rp. 700 = Rp Rp /105 x Rp = Rp Rp /150 x Rp = Rp Rp /160 x Rp = Rp Indeks harga adalah indeks yang memberikan gambaran tentang tingkat rata-rata dari perubahan harga-harga dari waktu ke waktu. Indeks harga barang konsumen digunakan untuk menaksir upah riil dari tahun ke tahun. Upah riil yang diterima tenaga kerja tergantung pada produktivitas pekerja.

12 Sumber kenaikan produktivitas: 1.Kemajuan teknologi memproduksi. 2.Pertambahan kepandaian dan ketrampilan tenaga kerja 3.Perbaikan dalam organisasi perusahaan dan masyarakat. 12 Tingkat upah WaWa WbWb SnSn E1E1 E0E0 MRP 1 = D 1 MRP 0 = D 0 Jumlah tenaga kerjaN0 Tingkat produktivitas dan upah riil

13 Penentuan upah dalam pasar persaingan: 1.Pasar persaingan sempurna, tenaga kerja maupun perusahaan tidak mempunyai persatuan. 2.Pasar monopsoni, dimana satu perusahaan merupakan pembeli tunggal dari jasa tenaga kerja yang ditawarkan. 3.Pasar monopoli, dimana pekerja bersatu dalam suatu persatuan atau serikat pekerja dalam menawarkan tenaga kerja. 4.Pasar monopoli bilateral, perusahaan adalah pembeli tunggal jasa tenaga kerja, dan tenaga kerja secara bersama menawarkan tenaga kerja. 13

14 Persaingan sempurna dalam pasar tenaga kerja: Banyak perusahaan yang memerlukan tenaga kerja dan tenaga kerja di pasar tidak menyatukan diri dalam serikat pekerja 14 Tingkat upah W Jumlah tenaga kerja 0 0 e S = MRC d = mrp D S e l L

15 Pasar tenaga kerja monopsoni : Monopsoni berarti hanya terdapat satu pembeli di pasar sedangkan penjual jumlahnya banyak. 15 jumlah tenaga kerja tingkat upah upah total tenaga kerja upah marjinal tenaga kerja (MCL) hasil penjualan marjinal (MRP)

16 16 MCL S = w D =MRP D Jumlah tenaga kerja Tingkat upah

17 Penentuan upah di pasar monopoli dan monopoli bilateral: 1.Menuntut upah yang lebih tinggi dari yang dicapai pada ekuilibrium permintaan dan penawaran. 2.Membatasi penawaran tenaga kerja 3.Menjalankan usaha-usaha yang bertujuan menaikkan permintaan tenaga kerja 17 w0w0 w1w1 L2L2 L0L0 L1L1 0 D S e Tingkat upah Jumlah tenaga kerja Gambar : upah dimana serikat buruh mempunyai kekuatan monopoli

18 18 S1S1 S0S0 E1E1 E0E0 D = MRP w1w1 w0w0 0 Jumlah tenaga kerja L1L1 L0L0 Tingkat upah Gambar meningkatkan upah dengan membatasi penawaran

19 19 L0L0 D0D0 S0S0 w1w1 w0w0 D1D1 L1L1 Tingkat upah Jumlah tenaga kerja 0 Gambar menaikkan upah dan penggunaan tenaga kerja dengan menaikkan penerimaannya

20 20 D = MRP MCL S = w w2w2 w0w0 w1w1 0 L1L1 L0L0 Jumlah tenaga kerja Tingkat upah Tingkat upah dalam pasar tenaga kerja monopoli bilateral

21 Faktor yang menimbulkan perbedaan upah: 1.Perbedaan jenis pekerjaan. 2.Perbedaan kemampuan, keahlian dan pendidikan. 3.Pertimbangan bukan keuangan dalam memilih pekerjaan. 4.Ketidak-sempurnaan dalam mobilitas tenaga kerja. 21

22 Pendapatan faktor-faktor produksi lain: sewa, bunga dan keuntungan Sewa Ekonomi: Sewa ekonomi adalah harga yang harus dibayar atas penggunaan tanah dan faktor-faktor produksi lain yang jumlah penawarannya tidak dapat ditambah, atau bagian pembayaran faktor produksi yang melebihi pendapatan yang diterimanya dari pilihan terbaik dari pekerjaan-pekerjaan lain yang mungkin dilakukan: a.Pendapatan pindahan ( transfer earning ): bagian dari pendapatan yang digunakan untuk mencegah faktor produksi tersebut digunakan untuk kegiatan ekonomi yang lain. b.Sewa ekonomi: perbedaan diantara pendapatan yang diterima dan pendapatan pindahan. 22

23 Tanah dan sewa ekonomi 23 D1D1 D2D2 D0D0 S R2R2 R1R1 R0R0 0Jumlah tenaga kerja Sewa tanah

24 24 D = MRPS E w w1w1 0 L Tingkat upah Jumlah tenaga kerja Sewa ekonomi dan pendapatan pindahan Sew ekonomi Pendapatan pindahan

25 Modal dan tingkat bunga: 1.faktor yang menentukan permintaan para pengusaha atas modal. 2.Faktor utama yang menentukan penawaran tabungan oleh masyarakat. 3.Teori-teori yang menerangkan tentang penentuan tingkat upah.  Sebab-sebabnya terdapat beberapa tingkat bunga  Menerangkan perbedaan antara tingkat bunga nominal dan tingkat bunga riil 25

26 Produktivitas modal dan permintaan modal: Investasi : pengeluaran sektor perusahaan untuk membeli atau memperoleh barang-barang modal baru untuk menggantikan barang-barang modal lama Faktor yang menentukan produktivitas modal: -Menentukan besarnya pendapatan rata-rata tahunan netto. - presentase dari modal yang ditanamkan - tingkat pengembalian modal 26

27 27 DmDm K0K0 K1K1 Stok modal Tingkat bunga (persen)

28 28 SmSm S0S0 S1S1 Jumlah tabungan Tingkat bunga (persen) S S S1S1 S0S0 Y0Y0 Y1Y1 Y2Y2 Pendapatan Nasional Tabungan

29 Penentuan tingkat bunga: Klasik : tingkat bunga ditentukan oleh permintaan dan penawaran tabungan 29 D” m DmDm DmDm E E1E1 E2E2 r1r1 r0r0 r2r2 l0l0 l2l2 l1l1 0Jumlah investasi Tingkat bunga

30 Keynes : tingkat bunga tergantung pada jumlah uang yang beredar dan preferensi likuiditet. Preferensi likuiditet adalah permintaan masyarakat atas uang yang tergantung pada tiga motif: a.Untuk transaksi. b.Untuk berjaga-jaga. c.Untuk spekulasi. 30 r0r0 r1r1 0 M0M0 M1M1 LP Jumlah uang Tingkat bunga

31 Faktor yang menyebabkan adanya beberapa tingkat bunga : -Perbedaan resiko -Jangka waktu pengembalian -Biaya administrasi pinjaman Tingkat bunga nominal dan tingkat bunga riil: Tingkat bunga nominal : digunakan sebagai ukuran untuk menentukan besarnya bunga yang harus dibayar oleh pihak peminjam dana. Tingkat bunga riil : persentase kenaikan nilai riil dari modal ditambah bunganya dalam setahun 31


Download ppt "Pasar Faktor Produksi DR. Mohammad Abdul Mukhyi, SE., MM. 1."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google