Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Modul 5: Pemulihan Penghidupan Keuangan Mikro dan Manajemen Bencana.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Modul 5: Pemulihan Penghidupan Keuangan Mikro dan Manajemen Bencana."— Transcript presentasi:

1 Modul 5: Pemulihan Penghidupan Keuangan Mikro dan Manajemen Bencana

2 SLIDE 2 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Tujuan Untuk mamahami: apa kegiatan penghidupan itu bagaimana melakukan penilaian kebutuhan setempat dan merancang kegiatan memajukan penghidupan yang sesuai pemilihan pelanggan yang sesuai berbagai argumentasi ‘pro’ dan ‘kontra’ program memajukan penghidupan bagi para penyedia keuangan mikro berbagai persoalan yang terkait dengan pemantauan dan evaluasi program memajukan penghidupan

3 SLIDE 3 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Topik - topik 1.Perkenalan 2.Perlukah LKM menyelenggarakan kegiatan memajukan penghidupan setelah bencana? 3.Penilaian konteks 4.Pemilihan pelanggan 5.Pemilihan dan pola program 6.Pemantauan dan evaluasi 7.Rangkuman

4 SLIDE 4 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION 1. Perkenalan Berbagai konsep kunci: penghidupan penghidupan berkelanjutan Kegiatan memajukan penghidupan – jangka pendek dan panjang

5 SLIDE 5 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Definisi penghidupan Penghidupan terdiri dari: kecakapan, aset (termasuk sumber daya bahan dan sosial), dan kegiatan yang dibutuhkan sebagai alat mencari nafkah. Penghidupan itu berkelanjutan apabila bisa menanggulangi dan sembuh dari ketegangan dan kekagetan, serta mempertahankan atau meningkatkan aset dan liabilitas tanpa mengikis landasan sumber daya alam. U. of Sussex, digunakan oleh DFID dan Bank Dunia

6 SLIDE 6 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Kegiatan Memajukan penghidupan Kegiatan memajukan penghidupan bertujuan membantu para penerima menjadi percaya kepada diri sendiri selama jangka panjang. Brainstorm: menurut pemikiran anda contoh mengenai memajukan penghidupan apa saja yang anda ketahui? Apakah organisasi anda terlibat dalam memajukan penghidupan? Apakah ‘keuangan mikro’ suatu kegiatan memajukan penghidupan?

7 SLIDE 7 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Kegiatan Memajukan penghidupan – Contoh-contoh Kredit, tabungan Kerja-untuk- uang Hibah uang Kuangan Bukan-keuangan Pelatihan ketrampilan Layanan penempatan kerja Layanan pemasaran Layanan pengembangan usaha Hibah barang Latihan kelas: Sortir contoh- contoh ini dalam kegiatan ‘jangka pendek’ dan ‘jangka panjang’

8 SLIDE 8 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Kegiatan Memajukan penghidupan Jangka Pendek dan Panjang Kerja-untuk- uang Hibah uang Hibah barang Jangka pendek Jangka panjang Pelatihan ketrampilan Layanan penempatan kerja Layanan pemasaran Layanan pengembangan usaha Kredit, tabungan

9 SLIDE 9 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION 2. Perlukah LKM Menyelenggarakan Melaksanakan Kegiatan Memajukan penghidupan setelah Bencana? Pertanyaan tersebut menunjuk pada kegiatan diluar tradisi ‘kunci’ keuangan mikro. 1.Kegiatan jangka panjang Apakah anda terbiasa menawarkan ‘keuangan mikro plus’? Jika ‘tidak’: Apakah ada permintaan untuk layanan ‘plus’? (lihat Topik 3 - Penilaian) Apakah organisasi lain sudah menyediakan layanan ini? Apakah organisasi anda mempunyai kecakapan / pengetahuan / kemampuan untuk melakukannya? 2.Kegiatan jangka pendek Ada tantangan soal pola yang terkait dengan kerja-untuk-uang, hibah uang dan hibah barang(lihat Topik 5 – Pemilihan dan pola program) Ada beberapa cerita sukses, tetapi lebih banyak yang gagal!

10 SLIDE 10 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Berbagai Kegiatan ‘Pro’ dan ‘Kontra’ Pelaksanaan Kegiatan Memajukan penghidupan setelah Bencana Brainstorm: beberapa argumentasi PRO dan KONTRA apa yang anda ketahui untuk LKM menyelenggarakan ‘bukan inti’ kegiatan memajukan penghidupan setelah bencana? Pertimbangkan baik kegiatan ‘jangka pendek’ maupun ‘jangka panjang’ yang sudah dibahas.

11 SLIDE 11 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION 3. Penilaian Konteks Dibutuhkan penilaian lengkap dari konteks SEBELUM merancang kegiatan memajukan penghidupan. Tim penilai harus mempunya keahlian dalam pengembangan ekonomi. LKM perlu memahami kekuatan dan kelemahannya sendiri, yang menentukan apa saja yang bisa dan tidak bisa dilakukan. Ketika melakukan penilaian, penting untuk mempertimbangkan:  para pelanggan  para pemasok  lingkungan

12 SLIDE 12 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Contoh: Penilaian sebuah ‘Keuangan Mikro’ SiapaPersoalan Para pelanggan  Rakyat miskin aktif ekonomi  Pelaku usaha berpengalaman  Pendapatan/pengeluaran rumahtangga  Jenis usaha  Kemampuan membayar kembali Para pemasok  Rentenir  LKM lain  Bank  Koperasi, kelompok swadaya  Siapa saja para pelanggan mereka?  Wilayah mana saja yang mereka cakup?  Apa saja produk mereka? Lingkungan  Pemerintah  Bank sentral  Kantor urusan statistik  Peraturan tentang mobilisasi tabungan?  Persayaratan cadangan minimum?  Persyaratan pendaftaran?

13 SLIDE 13 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Latihan Penilaian Konteks Kegiatan kelompok: 1.Bagilah para peserta kedalam beberapa kelompok 2.Masing-masing kelompok memilih kegiatan memajukan penghidupan yang berbeda (pelatihan ketrampilan, hibah barang, hibah uang, layanan penempatan kerja, dll.) 3.Masing-masing kelompok membahas bagaimana melakukan penilaian atas kegiatan memajukan penghidupan. Isilah tabel pada handout.

14 SLIDE 14 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Contoh: Penilaian ‘Pelatihan Ketrampilan’ SiapaPersoalan Para pelanggan  Tunakarya, usia produktif, mampu secara fisik  Kecakapan apa saja yang tersedia di masyarakat?  Bidang dan kecakapan apa saja punya potensi untuk pekerjaan tambahan? Para pemasok  Lembaga pelatihan  Universitas  Usaha swasta, perorangan  Asosiasi perdagangan  Pelatihan apa saja yang ditawarkan?  Berapa biaya partisipasi?  Persyaratan partisipasi?  Surat kepercayaan (credentials) dari para instruktur? Lingkungan  Peraturan perundang-undangan  Standar  Apakah membutuhkan lisensi dari pemerintah?  Siapa yang memantau / mengatur standar?

15 SLIDE 15 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Contoh: Penilaian ‘Hibah Barang’ SiapaPersoalan Para pelanggan  Perorangan yang mampu mendistribusikan barang dengan baik  Ketrampilan yang dibutuhkan untuk mengerjakan produk?  Kemampuan para pelanggan untuk membeli produk – misalnya untuk pinjam dan bayar kembali)? Para pemasok  Para produsen lokal  Para importir lokal  Harga dan mutu barang hasil produksi lokal  Permintaan untuk dan pasokan dari barang hasil produksi lokal Lingkungan  Misalnya untuk hibah ternak – intansi pengatur (Departemen Pertanian)  Misalnya tindakan kesehatan seperti vaksinasi, karantina

16 SLIDE 16 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION 4. Pemilihan Pelanggan Pada dasarnya profil pemilihan pelanggan untuk kegiatan memajukan penghidupan adalah serupa dengan pemilihan pelanggan keuangan mikro. Role play Client A Client B Downtown 60km Client C

17 SLIDE 17 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Profil ‘Inclusion’ Pelanggan Keuangan Mikro Pengalaman telah menunjukkan bahwa para pelanggan keuangan mikro terbaik adalah para pengusaha miskin yang, sebagai contoh: menjalankan usaha kecil di pasar aktif meminjam dari sumber tak resmi untuk maksud usaha beroperasi daerah berpenduduk padat dan luas tinggal dilingkungan sosial yang cukup stabil

18 SLIDE 18 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Profil ‘Exclusion’ Pelanggan Keuangan Mikro Keuangan mikro bukan program ‘jaring pengaman’, jadi adalah normal untuk tidak melibatkan orang setelah mengetahui profil mereka. Sebagian orang miskin tidak dilibatkan karena, misalnya:  mereka bukan pengusaha miskin, yaitu, mereka tidak menjalankan usaha mikro  mereka tinggal didaerah terpencil dengan jumlah penduduk sedikit dan kepadatan penduduk yang rendah  ada kas ekonomi minimum  mereka tinggal dilingkungan sosial yang kurang stabil Sasaran biasanya tidak melibatkan mereka yang tidak miskin, karena mereka sudah punya akses atas jasa keuangan umum (misalnya yang disediakan oleh bank-bank resmi).

19 SLIDE 19 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Profil ‘Inclusion’ Pelanggan penghidupan Pada dasarnya profil pemilihan pelanggan untuk banyak kegiatan memajukan penghidupan adalah serupa dengan pemilihan pelanggan keuangan mikro. Sasaran utama untuk kegiatan memajukan penghidupan dengan orientasi perusahaan adalah para pengusaha miskin.  Pengecualian yang ada termasuk ‘pelatihan ketrampilan’ dan ‘layanan kerja’ yang ditujukan kepada mereka yang bukan golongan pengusaha Oleh karena keuangan mikro dan banyak kegiatan memajukan penghidupan lain punya profil pelanggan serupa sebagai sasaran, maka berbagai layanan ini berjalan seiring dan bisa saling mendukung.

20 SLIDE 20 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION 5. Pemilihan dan Pola Program Bacalah skenario studi kasus pada handout, dan buat beberapa catatan perihal praktek yang bagus versus yang buruk. Brainstorm: Pertimbangkan masing-masing kegiatan memajukan penghidupan yang tercantum pada slide berikut, dan bahaslah apakah menurut pemikiran anda intervensi tersebut akan membawa dampak yang positif, negatif atau tanpa dampak terhadap kegiatan keuangan mikro anda, dan mengapa.

21 SLIDE 21 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Dampak Intervensi penghidupan terhadap Program KM (1) IntervensiDampak terhadap Program KM  Kerja-untuk-uang  Hibah uang  Hibah barang  Pelatihan ketrampilan  Layanan pemasaran  Layanan konsultasi usaha  Layanan penempatan kerja

22 SLIDE 22 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION IntervensiDampak terhadap Program KM  Kerja-untuk-uang  Sering negatif … tergantung pola  Hibah uang  Sering negatif … tergantung pola  Hibah barang  Sering negatif … tergantung pola  Pelatihan ketrampilan  Positif …bisa menunda keberlanjutan  Layanan pemasaran  Positif …bisa menunda keberlanjutan  Layanan konsultasi usaha  Positif …bisa menunda keberlanjutan  Layanan penempatan kerja  Netral …bukan pelanggan sama Dampak Intervensi penghidupan terhadap Program KM (2)

23 SLIDE 23 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Hibah dan Kredit dalam Perbaikan penghidupan Pada dasarnya profil pemilihan pelanggan untuk banyak kegiatan memajukan penghidupan adalah serupa dengan untuk pemilihan pelanggan keuangan mikro. Walaupun ada keprihatinan dari masyarakat keuangan mikro, hibah seringkali diberikan kepada para pengusaha mikro setelah suatu bencana alam. Tantangan bagi para instansi penolong dan penyedia keuangan mikro adalah merancang berbagai intervensi ini agar supaya:  Mereka menyumbang secara positif kepada perbaikan penghidupan, tanpa menciptakan ketergantungan, dan tanpa mengikis berbagai upaya untuk menyediakan jasa keuangan berdasarkan pasar secara berkelanjutan untuk jangka panjang.

24 SLIDE 24 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Hibah tidak cocok untuk segala situasi bencana. Jangan mencampuradukkan kredit dengan hibah dalam satu perjanjian/kontrak. Dimana mungkin, berikan hibah melalui mitra penolong dan kredit melalui LKM. Bersikaplah terbuka dengan kritera pemilihan penerima hibah. Berikan hibah hanya untuk waktu sangat pendek. Hibah seharusnya satu kali saja, dan harus ada proses ‘ peningkatan ’ ke mekanisme berdasarkan pasar seperti kredit mikro. Persyaratkan partisipasi penerima untuk penggantian aset. Lihat FDC Brief 3, ‘Hibah dan pinjaman untuk pemulihan penghidupan setelah bencana alam’ Pedoman untuk Hibah dan Kredit

25 SLIDE 25 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION Berbagai kegiatan memajukan penghidupan yang berbeda punya berbagai kerangka waktu yang berlainan. Beberapa adalah jangka panjang; beberapa adalah jangka pendek dan sementara. Kegiatan jangka pendek biasanya dapat dilaksanakan lebih cepat. Namun demikian, pengalaman telah menunjukkan bahwa organisasi yang merencanakan strategi mereka secara menyeluruh, baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka panjang, dapat mengembangkan tanggapan yang lebih masuk akal terhadap bencana dan menghasilkan dampak yang lebih positif. Kapan Memulai Kegiatan Memajukan penghidupan

26 SLIDE 26 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION 6. Pemantauan dan Evaluasi ‘Kepuasan pelanggan = dampak’ adalah perkiraan umum diantara para praktisi penghidupan. Namun demikian, untuk kegiatan bebas biaya atau bersubsdi, kepuasan pelanggan saja tidak mencukupi. Pada fase pola, anda perlu memasukkan berbagai indikator pemantauan yang spesifik, bisa diukur, bisa dicapai, relevan dan tepat waktu. Brainstorm: organisasi anda menggunakan indikator apa saja untuk mengukur efisiensi, keberlanjutan dan dampak dari kegiatan LKM anda? Beberapa indikator apa saja yang mungkin bisa digunakan untuk mengukur dampak kegiatan memajukan penghidupan yang lain?

27 SLIDE 27 of 27– MODULE 5: LIVELIHOOD RESTORATION 7. Rangkuman Kegiatan memajukan penghidupan bertujuan untuk memajukan kepercayaan pada diri sendiri dalam bidang ekonomi. Terdapat intervensi baik keuangan/bukan keuangan maupun jangka pendek/jangka panjang. Mencampuradukkan hibah dengan kredit adalah berbahaya. Dengan adanya begitu banyak organisasi pemberi pertolongan, para pelanggan menjadi bingung dan sering menghasilkan pengaruh negatif pada disiplin pembayaran kembali. Adalah penting dalam konteks bencana jika berbagai organisasi yang menjalankan keuangan mikro membedakan diri mereka dari berbagai kegiatan pertolongan lainnya. Berbagai organisasi harus merancang program penghidupan mereka dengan serempak untuk memastikan bahwa program-program yang ada saling melengkapi. Jangan lupa untuk memantau dan mengukur dampak serta kemajuan – jumlah peserta saja tidak cukup!


Download ppt "Modul 5: Pemulihan Penghidupan Keuangan Mikro dan Manajemen Bencana."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google