Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bab 9 Pengelolaan Alat Masukan- Keluaran 3. ------------------------------------------------------------------------------ Bab 9 ------------------------------------------------------------------------------

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bab 9 Pengelolaan Alat Masukan- Keluaran 3. ------------------------------------------------------------------------------ Bab 9 ------------------------------------------------------------------------------"— Transcript presentasi:

1 Bab 9 Pengelolaan Alat Masukan- Keluaran 3

2 Bab Bab 9 PENGELOLAAN ALAT MASUKAN-KELUARAN 3 A. Monitor Tampilan 1. Fungsi Monitor tampilan pada komputer digunakan untuk menampilkan isi memori ke layar Monitor tampilan terdiri atas beberapa bentuk, mencakup Tabung sinar katoda (cathode ray tube) LCD (liquid crystal display) Plasma

3 Bab Pixel dan Layar Tampilan terdiri atas titik-titik yang dikenal sebagai pixel (picture element). Banyaknya pixel pada lebar X tinggi, mencakup VGA (Video Graphic Array) 640 x 480 pixel XGA (Extended Graphics Array) 1024 x 768 pixel SXGA (Super XGA) 1280 x 1024 pixel UXGA (Ultra XGA) 1600 x 1200 pixel QXGA (Quad XGA) 2048 x 1536 pixel WXGA (Wide XGA) 1280 x 800 pixel Dan lain-lain

4 Bab Ukuran layar tabung sinar katoda Ukuran layar LCD

5 Bab Hubungan dengan Komputer Monitor tampilan terhubung dengan kartu grafik (graphic card) pada komputer Di dalam kartu grafik biasanya terdapat dua macam penghubung yakni Penghubung ke tabung sinar katoda Penghubung ke LCD

6 Bab Hubungan dengan memori Isi setiap pixel ditentukan oleh isi di alamat memori Pada monitor monokrom (satu warna), isi setiap pixel ditentukan oleh isi satu alamat memori Pada monitor warna, isi setiap pixel ditentukan oleh isi dua alamat memori; satu alamat untuk latar depan dan satu alamat untuk latar belakang Untuk menampilkan sesuatu pada pixel tertentu alamat memori dari pixel itu dimuat dengan sesuatu

7 Bab Bit dan warna Banyaknya bit pada pixel menentukan banyaknya warna yang dapat ditampilkan Bit depth Banyaknya warna 1 2 (monochrome) 2 4 (CGA) 4 16 (EGA) (VGA) 16 65,536 (High Color, XGA) 24 16,777,216 (True Color, SVGA) 32 16,777,216 (True Color + Alpha Channel)

8 Bab Tabung Sinar Katoda (cathod ray tube) (a) Bentuk Berbentuk tabung dengan elektron dipercepat dan menabrak sisi tabung (layar) yang mengandung zat fosforesensi Tabarakan ini menimbulkan cahaya

9 Bab (b) Raster Sinar elektron yang mengenai sisi tabung bergerak dari kiri ke kanan sambil bergerak ke bawah membentuk raster Kecepatan penyegaran berupa banyaknya kali citra lengkap dalam satu detik; cukup cepat agar tidak tampak berkedip

10 Bab (c) Kerapatan titik dan Penghubung Analog Makin rapat titik makin jelas citra di layar monitor CRT bekerja dengan modus analog sedangkan isi memori adalah digital Kartu grafik dilengkapi dengan konverter digital ke analog

11 Bab LCD (Liquid Crystal Display) (a) Polarisasi cahaya Cahaya berbentuk gelombang elektromagnetik. Pada cahaya biasa, terdapat banyak bidang gelombang Pada polarisasi, hanya ada satu bidang gelombang, diperoleh melalui alat polarisasi Cahaya biasa Cahaya terpolarisasi Alat polarisasi

12 Bab (b) Kristal Cair (Liquid Crystal) Susunan kristal pada liquid crystal Susunan berubah jika ada arus listrik

13 Bab Karena cair, sumbu kristal dapat berubah jika melalui arus listrik cahaya Alat polarisasi LCD Cahaya tidak lewat Alat polarisasi LCD Cahaya lewat

14 Bab (c) Karakteristik LCD Digital Video Interface LCD bekerja secara digital sehingga tidak perlu konverter Penghubungnya adalah antarmuka video digital (digital video interface DVI) Kecerahan citra Biasanya di antara 250 sampai 350 cd/m 2 Untuk film sekitar 500 cd/m 2 Rasio kontras Dari 450 : 1 sampai 600 : 1 Kecepatan penyegaran Lebih cepat lebih baik

15 Bab (d) Matriks Ada matriks aktif dan pasif Matriks aktif (active matrix) TFT (thin film transistor) adalah matriks aktif terdiri atas transistor dan kapasitor kecil-kecil Daya pada baris terus ada, dan daya pada lajur menentukan piksel mana yang aktif. Kapasitor menyimpan muatan listrik sampai penyegaran berikut Kebanyakan LCD adalah matriks aktif Matriks pasif (passive matrix) Menggunakan kisi-kisi logam untuk menghidupkan piksel Terlalu mahal dan lambat, jarang dipakai

16 Bab Plasma Tabung dihampakan sehingga tinggal sedikit sekali gas. Karena sedikit, molekul gas terpecah menjadi ion positif dan elektron Campuran ini dikenal sebagai plasma Di dalam tabung dipasang kisi-kisi konduktor Ada listrik Plasma di titik ini bercahaya

17 Bab Layar Tampilan Layar sebagai Jendela Layar tampilan merupakan jendela memori. Sebagian isi memori ditampilkan di layar Isi layar dapat digeser ke bagian lain isi memori atau isi layar dapat diganti dengan bagian lain isi memori layar

18 Bab Karakteristik Layar Di layar terdapat pandu (cursor) untuk menentukan letak di layar ketika ada masukan Layar dapat ditulis melalui masukan Pada tulisan, pandu dapat bergeser, menyisip tulisan, mengganti tulisan, menghapus tulisan Terdapat berbagai gerakan pandu (cursor) Pandu dapat bergerak ke atas, bawah, kiri, dan kanan Selangkah Sekata Ke ujung layar Ke ujung naskah

19 Bab Bentuk tampilan Aksara Melalui pembangkit aksara untuk mengubah sandi di dalam memori menjadi bentuk aksara Grafik Grafik garis Grafik titik berupa peta bit Graphic User Interface Seluruh tampilan berbentuk grafik, biasanya grafik peta bit

20 Bab B. Pencetak 1. Fungsi dan Jenis Fungsi Pencetak Pencetak mencetak bahan yang disimpan di dalam memori ke atas kertas atau sejenisnya Biasanya cetakan berbentuk tulisan atau gambar Cetakan terjadi pada ukuran kertas tertentu dengan kecepatan cetak tertentu Cetakan dapat berlangsung aksara demi akasara, baris demi baris, atau halaman demi halaman

21 Bab Jenis Pencetak Secara garis besar ada dua jenis besar pencetak berupa Pencetak benturan Pencetak bukan benturan Pada pencetak benturan, kertas dibentur dari seberang pita tinta, biasanya, terdiri atas Pencetak daisy wheel Pencetak dot matrix Pencetak pita aksara Pada pencetak bukan benturan, tidak terjadi benturan ke kertas, biasanya terdiri atas Pencetak ink jet Pencetak laser Pencetak panas (thermal)

22 Bab Pencetak Benturan Pencetak daisy wheel Pada pencetak daisy wheel, terdapat roda dengan kelopak huruf Roda berputar sampai aksara yang akan dicetak terletak pada alat pemukul Ketika dipukul, aksara itu mengenai pita tinta dan kertas sehingga di kerta tercetak aksara itu Jenis aksara sudah tertentu yakni jenis aksara yang terdapat pada kelopak roda Kelopak aksara

23 Bab Kelopak aksara pada daisy wheel

24 Bab Pencetak dot matrix Pada pencetak dot matrix, terdapat sejumlah jarum yang ketika bergerak maju akan memukul pita tinta dan kertas Cetakan setiap jarum berbentuk satu titik. Kombinasi jarum menyebabkan titik itu berbentuk aksara atau gambar

25 Bab Pencetak ink jet Menyemprot titik tinta ke kertas melalui catridge Ukuran titik tinta kecil sekali biasanya di antara 50 sampai 60 mikron

26 Bab Catridge tinta terpasang di pencetak Kertas lewat di bawah catridge yang menyemprot titik-titik tinta

27 Bab Cara menyemprot tinta Cara gelembung panas (thermal bubble) Resistor kecil memanaskan tinta sehingga menjadi gelembung yang didorong keluar dari nozzle Gelembung terdorong ke kertas dan pecah sehingga terjadi titik di kertas Ketika gelembung pecah, terjadi hampa sehingga muncul gelembung baru di nozzle Pencetak dapat memiliki 300 sampai 600 nozzle yang dapat menyemprot titik sekaligus Cara ini digunakan oleh pencetak Canon dan Hewlett Packard

28 Bab Cara piezoelektrik Di belakang tempat tinta pada setiap nozzle terdapat kristal Dengan muatan listrik kecil, kristal itu bergetar Pada saat bergetar ke dalam, setitik tinta keluar dari nozzle dan titik tinta itu mengenai kertas Pada saat bergetar ke luar, tinta disedot ke tempat tinta pada nozzle dan siap keluar Cara ini digunakan pada pencetak Epson

29 Bab Pengendali Pencetakan melibatkan banyak kegiatan, meliputi gerakan kertas, kecepatan gerak, dan sebagainya Berbagai kegiatan ini diatur oleh pengendali yang terditi atas rangkaian dengan prosesor

30 Bab Memori Penampung Tersedia memori penampung untuk menampung pekerjaan yang akan dicetak Lebih dari satu pekerjaan cetakan dapat ditampung di dalam memori penampung ini Dari memori penampung, cetakan dilaksanakan oleh pencetak secara antrian Makin besar memori penampung makin banyak pekerjaan cetakan yang dapat ditampung Karena sudah ditampung di memori penampung maka, sambil menunggu dicetak, prosesor sudah dapat mengerjakan pekerjaan lain

31 Bab Pencetak Laser jet Fungsi Mencetak bahan dari memori ke atas kertas melalui sistem optik dan listrik

32 Bab Cara kerja Photoreceptor berbentuk drum terbuat dari bahan photoconductive yang muatan listriknya dapat diberi muatan negatif oleh cahaya Mula-mula photoreceptor diberikan mutan listrik positif (atau negatif, boleh pilih) Isi memori yang mau dicetak diubah menjadi cahaya serta menyinari photoreceptor sehingga bagian terang banyak kehilangan muatan listrik

33 Bab Dengan demikian, pada photoreceptor terdapat gambar listrik negatif dari bahan cetakan; karena cahaya berasal dari tulisan maka tulisan menjadi negatif Hal yang sama terjadi pada gambar; gambar gelap menjadi negatif Selanjutnya toner diberi muatan positif dan dilabur ke photoreceptor; makin negatif bagian photoreceptor makin banyak toner yang melekat Kemudian kertas diberi muatan negatif yang kuat dan dilewatkan ke photoreceptor sehingga toner pihdah dari photoreceptor ke kertas Terakhir, kertas dengan toner dipanasi pada fuser sehingga toner meleleh dan melekat di kertas Toner terdiri atas bubuk plastik dicampur zat warna

34 Bab C. Modem Modem adalah singkatan dari kata modulasi demodulasi Modem digunakan untuk menghubungkan komputer melalui jaringan telefoni Ada modem di dalam komputer (internal) dan ada modem di luar komputer (eksternal)

35 Bab Telefoni menyalurkan sinyal suara melalui gelombang elektromagnetik dengan frekuensi tertentu Komputer memiliki informasi berbentuk 0 dan 1 dan informasi ini mau disalurkan melalui jaringan telefoni Modulasi adalah mengubah-ubah sinyal telefoni sesuai dengan sinyal komputer, lalu dikirim Demodulasi adalah mengambil kembali sinyal komputer dari sinyal telefoni yang diterima Jika yang diubah adalah amplituda sinyal telefoni maka terjadilah modulasi amplituda Jika yang diubah adalah frekuensi sinyal telefoni maka terjadilah modulasi frekuensi Demikian seterusnya dengan berbagai cara ubahan

36 Bab Acoustic Coupler Dahulu hubungan komputer ke telefoni dilakukan melalui suara yang dinamakan acoustic coupler Dijaga agar tidak ada suara luar ikut masuk

37 Bab Modulasi Digital Ada beberapa cara modulasi: ASK, FSK, BPSK Amplitude-shift-keying (ASK) Sinyal ditumpangkan ke amplituda gelombang suara 1  ada amplituda 0  tidak ada amplituda

38 Bab Frequency-shift-keying (FSK) Sinyal mengubah frekuensi gelombang suara 1  frekuensi lebih rendah 0  frekuensi lebih tinggi

39 Bab Binary Phase-shift-keying (BPSK) Sinyal mengubah fasa gelombang suara 0 dan 1  fasa saling terbalik

40 Bab Demodulasi Demodulasi adalah kebalikan dari modulasi Ubahan pada gelombang suara diambil kembali menjadi sinyal asal Kecepatan sinyal Kecepatan sinyal (signal rate) adalah banyak kalinya parameter (amplituda, frekuensi, fasa) berubah per detik Kecepatan sinyal diukur dengan baud; satu baud adalah satu perubahan per detik Pada ASK, FSK, BPSK kecepatan baud sama dengan kecepatan bit


Download ppt "Bab 9 Pengelolaan Alat Masukan- Keluaran 3. ------------------------------------------------------------------------------ Bab 9 ------------------------------------------------------------------------------"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google